cover
Contact Name
Djihad
Contact Email
matematika@ung.ac.id
Phone
+6285255745923
Journal Mail Official
matematika@ung.ac.id
Editorial Address
Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo Jl. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Moutong, Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo 96119, Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Mathematics Education
ISSN : -     EISSN : 27217477     DOI : https://doi.org/10.34312/jmathedu.v1i1
Core Subject : Education,
Jambura Journal of Mathematics Education (JMathEdu) is a peer-reviewed journal published by the Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo. This journal is available online and highly respects the publication ethic and avoids any type of plagiarism. JMathEdu is a national journal intended as a communication forum for mathematicians and other scientists from many practitioners who use mathematics in the research. JMathEdu disseminates new research results in all areas of mathematics education. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of mathematics education topics, including: Mathematics Learning Model Media and multimedia of Mathematics Learning Didactical Design of Mathematics Learning Mathematical Tools Mathematics Learning Theory Mathematics Education Curriculum Assessment and Evaluation of Mathematics Teaching and Learning Professional Development of Teachers of Mathematics
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1: Maret 2021" : 5 Documents clear
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Pada Materi Pola Bilangan Kartin Usman; Hamzah B Uno; Franky A Oroh; Raviani Mokolinug
Jambura Journal of Mathematics Education Vol 2, No 1: Maret 2021
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jmathedu.v2i1.10260

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada materi pola bilangan. Penelitan dilaksanakan di SMPN 2 Suwawa pada Tahun Ajaran 2020/2021 denga subjek penelitian adalah siswa kelas VIII.  Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes dan wawancara, tes digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis matematis siswa, sementara wawancara digunakan untuk melengkapi dan memperkuat informasi tambahan yan diperlukan. Kemampuan berpikir kritis diukur dengan 4 indikator, yaitu: 1. Memberikan penjelasan sederhana, 2. Membangun keterampilan dasar, 3. Menyimpulkan, 4. Mengatur strategi dan taktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMPN 2 Suwawa termasuk dalam kategori kurang yaitu sebesar 53,35%.
Deskripsi Penggunaan Media E-Learning dalam Pembelajaran Matematika di Masa Pandemi Covid-19 Evi Hulukati; Novianita Achmad; Muhammad Afdal Bau
Jambura Journal of Mathematics Education Vol 2, No 1: Maret 2021
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jmathedu.v2i1.10061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penggunaan  media e-learning dalam pembelajaran matematika di masa pandemi (Covid-19). Penelitian ini adalah penelitian deskriptif  kuantitatif dengan populasi seluruh peserta didik kelas IX SMP N 4 Kota Gorontalo yang berjumlah 217 peserta didik. Sampel dalam penelitian sebanyak 22 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Data penelitian diperoleh dari lembar pengamatan guru dan peserta didik terkait penggunaan media e-learning ( Zoom, Whatsapp, Google Classroom), tes hasil belajar angket respon peserta didik  serta wawancara guru dan peserta didik tentang penggunaan media  e-learning dalam pembelajaran matematika di masa pandemi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media e-learning dalam pembelajaran matematika di masa pandemi berada pada kategori kurang baik  yang ditunjukan dengan Kegiatan Guru memperoleh rata-rata presentase 54,4%, kegiatan Peserta didik memperoleh rata-rata 60%, respon peserta didik memperoleh rata-rata 73,6%, dan tes hasil belajar presentase peserta didik yang tuntas adalah 45.4% dan peserta didik yang tidak tuntas sebesar 54,5%.
Deskripsi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Melalui Pembelajaran Daring pada Materi Persamaan Kuadrat Siti Zakiyah; Kartin Usman; Adelia Pratiwi Gobel
Jambura Journal of Mathematics Education Vol 2, No 1: Maret 2021
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jmathedu.v2i1.10268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi persamaan kuadrat melalui pembelajaran daring. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 10 Gorontalo dengan metode deskriptif yang melibatkan 21 orang siswa sebagai sampel penelitian yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data penelitian ini diperoleh dari tes kemampuan pemecahan masalah dengan melibatkan 4 indikator, yaitu : (1) memahami masalah, (2) membuat strategi, (3) melaksanakan strategi dan (4) menginterpretasikan hasil. Data yang diperoleh dianalisis dalam bentuk persentase kemudian dikategorikan berdasarkan kriteria penilaian. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa termasuk dalam kategori rendah yang ditunjukkan dengan persentase skor yang dicapai oleh siswa adalah sebesar 60,89%.
Meningkatkan Kompetensi Guru Matematika dalam Menerapkan Model PAKEM melalui Supervisi Klinis Arwin Jaini
Jambura Journal of Mathematics Education Vol 2, No 1: Maret 2021
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jmathedu.v2i1.9277

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan mengetahui perubahan kompetensi guru matematika dalam menerapkan model PAKEM setelah mendapatkan supervisi klinis. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan memanfaatkan data deskriptif. Penelitian ini menghasilkan dua temuan yakni: (1) secara keseluruhan kompetensi guru mata pelajaran Matematika dalam menerapkan model PAKEM dapat ditingkatkan pada proses pembelajaran. (2) Supervisi klinis terhadap guru akan mampu meningkatkan kompetensi guru mata pelajaran Matematika dalam menerapkan model PAKEM dalam proses pembelajaran.
Analisis Kesulitan Guru Matematika dalam Menerapkan Proses Pembelajaran Jarak Jauh (Distance Learning) Perry Zakaria; Abas Kaluku; Ferdy Rontos
Jambura Journal of Mathematics Education Vol 2, No 1: Maret 2021
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jmathedu.v2i1.10003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan merumuskan kesulitan-kesulitan yang dialami guru matematika SMP di kota Gorontalo dalam menerapkan proses pembelajaran jarak jauh (distance learning). Serta merumuskan penyebab kesulitan guru matematika SMP di kota Gorontalo dalam menerapkan proses pembelajaran jarak jauh (distance learning). Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan jenis penelitian survei yang populasinya seluruh guru matematika SMP di kota Gorontalo, berjumlah 52 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh menggunakan angket kesulitan guru matematika SMP di kota Gorontalo selama masa distance learning, dan juga menggunakan studi dokumentasi. Dalam penelitian ini data di analisis per responden dan per indikator mengguna analisis presentase kemudia hasil keduanya dikaitkan untuk menemukan kesulitan yang dialami guru. Kemudian setiap kesulitan itu dianalisis lagi menggunakan analisis presentase deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penggunaan alat peraga selama masa distance learning 45% guru cukup kesulitan, 35% sedikit kesulitan, dan hanya 20% yang tidak kesulitan. Dalam penggunaan metode pembelajaran juga guru cukup kesulitan (40 %) dan bahkan ada 7,5% yang merasa sangat kesulitan. Sementara hanya 15% yang tidak kesulitan. Kemudian dalam hal mengelolah kelas, 42,5% guru matematika SMP di kota Gorontalo cukup kesulitan bahkan ada 7,5% yang merasa sangat kesulitan, sementara hanya 12,5% yang merasa tidak kesulitan. Dari data hasil penelitian diperoleh juga beberapa penyebab kesulitan yang dialami oleh sebagian besar guru matematika SMP di kota Gorontalo selama masa distance learning yaitu kurangnya fasilitas penunjang pembelajaran matematika, kesulitan mengembangkan metode yang sesuai dengan kondisi pembelajaran di masa distance learning, lingkungan belajar siswa yang kurang kondusif, dan ketidak tersediaan gawai/komputer/leptop siswa. Berdasarkan data dari penelitian ini diperoleh beberapa kesulitan yang dialami guru matematika SMP di kota Gorontalo pada masa distance learning yaitu kesulitan dalam penggunaan alat peraga, kesulitan dalam penggunaan metode, dan kesulitan mengelolah kelas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5