KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini
Focus and Scope of Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini accepts unpublished, original manuscripts in Indonesia or English, based on research from quantitative, qualitative, mixed research methodology, or any methodology related with early childhood education include; Early childhood development Early childhood teaching and learning Early childhood education character Early childhood and care Early childhood education innovative media Early childhood and parenting Management of early childhood education Early childhood with special needs Entrepreneurship of early childhood Technology and early childhood learning media Early childhood and religious values And various fields related to early childhood education
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 1 (2021)"
:
10 Documents
clear
Pendidikan Seks AUD sebagai Upaya Preventif untuk Menghindarkan Anak dari Bahaya Child Sexual Abuse
Siti Rohmaturrosyidah Ratnawati
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/kiddo.v2i1.3554
Fenomena pelecehan seksual pada anak (child sexual abuse) merupakan permasalahan yang terus menghantui siapapun, khususnya para orang tua. Kepolosan dan ketidaktahuan anak-anak merupakan salah satu sebab mengapa mereka seringkali menjadi sasaran tindakan pelecehan seksual. Untuk itu, pendidikan seks menjadi hal yang tak kalah penting untuk diberikan kepada anak sejak dini. Melalui makalah ini, penulis akan mengkaji secara mendalam tentang pendidikan seks untuk anak usia dini dengan memfokuskan kajiannya pada dua poin pembahasan, yaitu: materi dan strategi pendidikan seks pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seks untuk anak usia dini dapat dilakukan dengan memberikan materi pendidikan seks melalui beberapa strategi yang diantaranya adalah mengenalkan anggota tubuh beserta fungsinya, mengajarkan anak untuk bisa membersihkan area intim mereka sendiri, memahamkan bagian tubuh yang tidak boleh dilihat dan disentuh orang lain, mengajarkan konsep perbedaan jenis kelamin, memotivasi anak untuk berani berkata “tidak” saat ada orang lain yang menyentuh bagian tubuh mereka yang terlarang dan berani meminta tolong dan melaporkan kepada orang tua ketika hal tersebut terjadi. Selain itu, orang tua juga perlu membekali anak-anak dengan literasi digital yang positif saat mereka mulai mengenal atau dekat dengan gadget, internet, dan media sosial. Perhatian dan pengawasan maksimal dari orang tua dan pendidik juga merupakan hal yang tidak boleh terlupakan untuk memaksimalkan proses pendidikan seks bagi anak.
Implementasi dan Problematika Pemberlakuan Kurikulum 2013 PAUD Terhadap Pembelajaran PAUD (Studi Di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan)
Musayyadah Musayyadah;
Norma Gupita;
Danang Prastyo
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/kiddo.v2i1.3611
Curriculum implementation should be able to embody the vision, mission and the purpose of national education gradually, but in fact faced the problem and challange. It also applies to curriculum implementation 2013. On learning early childhood education is still have some problem. The purpose of this research is giving knowledge about the curriculum 2013 and explained the problem of faced by the school, the teacher and head of the school. Methods used in this study is to use the descritive kualitatif. The results of 20 intituation early chlidhood education in Sumenep and Pamekasan found problem that diverse.
Penerapan Reward untuk Meningkatkan Disiplin Anak dalam Belajar
Umi Latifatun Nafisah;
Dhinuk Puspita Kirana
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/kiddo.v2i1.3612
Reward merupakan salah satu cara guru dalam mengapersiasi siswa atas perbuatannya yang patut dipuji. Dalam suatu kelas terdapat siswa yang rajin belajar, ada juga yang kurang rajin dalam belajar, selain itu ada juga siswa yang patuh pada guru, ada juga yang melakukan pelanggaran di dalam proses pembelajaran baik disengaja maupun tidak. Oleh karena itu diperlukan suatu metode atau strategi yang digunakan untuk mendisiplikan siswa khususnya dalam belajar. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menerapkan reward. Dengan menerapkan reward ini diharapkan dapat meningkatkan sikap disiplin siswa dalam belajar, sehingga proses belajar mengajar dalam berjalan secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pelaksanaan reward, kendala yang dihadapi serta implikasinya dalam meningkatkan sikap disiplin dalam belajar siswa MIN 1 Ponorogo.Penelitian ini merupakan jenis kualitatif dengan metode study kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Teknik pelaksanaan reward di kelas 2 Uways Al Qorny MIN 1 Ponorogo dalam bentuk ucapan pujian, tepuk tangan, dan dalam bentuk point/angka. Untuk akumulasi point dilakukan di akhir tahun pelajaran. Untuk siswa yang mendapatkan akumulasi point penghargaan minimal 50 point dalam satu tahun akan mendapatkan piagam penghargaan dari madrasah. (2) Implikasi penerapan reward di kelas 2 Uways Al Qorny MIN 1 Ponorogo yaitu siswa menjadi lebih disiplin dalam belajar misalnya tepat waktu dalam mengerjakan tugas, siswa lebih aktif, pembelajaran lebih menyenangkan. (3) Kendala dalam penerapan reward di kelas 2 Uways Al Qorny MIN 1 Ponorogo yaitu siswa lebih mementingkan reward daripada kegiatan belajar, siswa menjadikan reward sebagai perlombaan sehingga terjadi kecemburuan antar siswa.
Efektivitas Model Permainan Kartu Indeks (Index Card Match) Terhadap Hasil Pembelajaran Perkembangan Kognitif Dan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Al-Harits
Fatmawati Fatmawati
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/kiddo.v2i1.3616
This study aims to determine the effectiveness, index card match card game. Cognitive and emotional development of children aged 5-6 years at TK AL-Harits. Using qualitative methods and data collection techniques using interviews and direct field observations and observations of events that occur in the field. The population is all children as many as 40 people. The data analysis used was phenomenal analysis with interviews and observations for children and teachers. The results showed that the effectiveness, index card match card game Cognitive and emotional development of children aged 5-6 years can form a child's mindset in solving a problem and be more sensitive in making a decision for himself and on his own wishes in the form of examples, practices, and responsibilities. from the teacher. It can be concluded that with this index card game children can make their independence in solving a problem that occurs to themselves and children are more responsible for the decisions that have been made by themselves.
Penerapan Media Loose Part untuk Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun
Dewi Safitri;
Anik Lestariningrum
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/kiddo.v2i1.3645
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan anak dalam berkreasi menuangkan ide gagasannya secara mandiri tanpa bantuan guru. Hal ini terlihat dari kurangnya anak dalam menyelesaikan keterampilan dalam membuat suatu karya bebas. Karena pembelajaran masih terdominasi pada buku panduan atau LKA. Tujuan penelitian akan menguraikan secara deskriptif kualitatif pembelajaran dalam penerapan media loose parts terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun.. Desain penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jumlah subjek penelitian 24 anak yang terdiri dari 9 anak perempuan dan 15 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui media loose parts dapat meningkatkan kreativitas anak. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada guru PAUD dalam meningkatkan kreativitas anak dapat mengunakan media media loose parts menggunakan bahan dari lingkungan sekitar anak
Profil Perkembangan Motorik Halus Pada Pembelajaran Anak Kelompok A (Usia 4-5 Tahun) di Sentra Bahan Alam
Mutiara Sari Dewi
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/kiddo.v2i1.3939
Penelitian ini memaparkan profil perkembangan moto-rik halus anak A2 pada disentra bahan alam. Populasi penelitian menggunakan anak kelompok A di RA Musli-mat NU 15 sebanyak 60 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan purpose sampling dengan meli-batkan 23 anak terpilih. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumen-tasi. Instrumen penelitian yang digunakan dalam observasi 1. Gambar potong dan tempel makanan yang disukai 2. Buat gelang dari daun singkong, 3. Permainan pasir ajaib untuk membentuk benda (mainan) kesukaanku. Hasil dari penelitian ini adalah tentang keterampilan motorik halus, yakni keterampil-an menggunakan media dengan koordinasi antara dua tangan. Keterampilan motorik halus pada tangan me-ngembangkan kemampuan anak untuk menggunakan jari-jarinya, terutama ibu jari dan telunjuk. Keteram-pilan motorik halus pada anak usia dini sangat penting untuk dilatih, distimulasi dan dikembangkan terus menerus dalam mempercepat proses kemandirian anak.
Guru Kreatif dalam Mengembangkan Alat Permainan Edukatif untuk Anak Usia Dini di TK Pamardi Siwi Depok Sleman
Aniyawati Aniyawati
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/kiddo.v2i1.4136
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui guru kreatif dalam mengembangkan alat permainan edukatif untuk anak usia dini di TK Pamardi Siwi Depok Sleman. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yaitu suatu proses penelitian yang dilakukan secara wajar dan natural sesuai kondisi yang ada objektif dilapangan tanpa ada manipulasi data atau inforamasi. serta jenis data yang dikumpulkan diutamakan data kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, simpulan. Hasil penelitian ini berdasarkan dari ciri-ciri guru kreatif yang peneliti lakukan dan sudah melakukan observasi dan wawancara maka peneliti menyimpulkan bahwa guru-guru yang ada di TK Pamardi Siwi Depok Sleman dari ketiga guru yang ada di TK Pamardi Siwi yang memiliki ciri-ciri guru kreatif hanyalah ibu N.R. Produk kreativitas pengembangan alat permainan edukatif yang telah dibuat ibu N.R adalah anyaman, bulatan warna warni, menjahit, kota raba, tempat hidup binatang, bulatan warna-warni, kubus, menyusun bentuk menara dengan gelas warna-warni, kartu gambar dan kartu huruf, bentuk-bentuk geometri.
Analisis Penataan Lingkungan Main Indoor yang Mendukung Kemampuan Problem Solving pada Anak
Salma Azzah Azahra Zein;
Muniroh Munawar;
Nila Kusumaningtyas
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/kiddo.v2i1.4147
The low ability of problem solving in children requires stimulation efforts in early childhood education, one of which is through the management of the maximum play environment that educators can do in optimizing problem solving abilities in children. The problem in this study is about the implementation of learning with a play environment that raises problem solving abilities in children aged 5-6 years. This research was conducted at the Center of Excellence Paud Taman Belia Candi, Semarang City. This type of research is qualitative research in descriptive form. Researchers use a naturalist approach, namely the presence of researchers directly in the field. This study discusses the analysis of indoor play environment that supports problem solving abilities in children aged 5-6 years. The results showed that the problem-solving ability of children aged 5-6 years could be improved through structuring the play environment in such a way as that at the Center of Excellence PAUD Taman Belia Candi Semarang. In order for children to achieve maximum development in the aspects of cognitive development in the scope of problem solving development, it is necessary to organize an environment that stimulates or invites children (inviting classroom), facilitates multi-sensory children and provides opportunities for activities for children. Based on the results of this study, the suggestion that can be conveyed is that in each learning process, the teacher can add knowledge and skills in arranging the indoor learning environment through various sources so that the center room is arranged in an optimal state for the learning process.
Penerapan Metode Tilawati dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur'an pada Anak Usia Dini di RA Darul Ulum Mani'an Majungan Pademawu Pamekasan
Selfi Yatul Aini
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/kiddo.v2i1.4215
This study aims to determine the implementation of the Tilawati Method in learning to read al-Qur’an in early childhood and the advantages and disadvantages of inhibiting and supporting factors in the RA Darul Ulum Mani’an Majungan Pademawu Pamekasan.This research uses a descriptive qualitative approach in the form of written words.Source of data used to obtain data through observation, interview and documentation. Interview is a question and answer session with face to face interviewed about the problem under study.Observation is a data collection technique that is done by conducting careful research and systematic recording. Documentation can be done by researchcers to obtain supporting data about the findings obtained in the field. Analysis of the data in this study researchers through several stages, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions. While checking the data is done through an extension of participation, research perseverance and triangulation. In this study, researchers used source triangulation because there was not enough information to obtain one source.The results of this study indicate that:first, the application of the Tilawati method in RA Darul Ulum went well even though in fact there were still inhibiting factors but it did not become a major barrier to the application of the Tilawati method. Secondly, advantages the application of the tilawati method, namely balancing the learning approach classically and individually. The drawback is that for those who do not pass smoothly it will also take a long time because this method of passing is not determined by the month or year. Third, (a) supporting factor, easy method so that it does not make the child depressed. (b) inhibiting factors, lack of facilities so that using only one approach.
Pengaruh Penggunaan Media Plastisin/Playdough Terhadap Kreativitas Anak Usia Dini di TK Mabdaul Falah Kelompok B Pesisir Kaduara Timur Sumenep
Evin Oktania Ariska
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/kiddo.v2i1.4216
This study aims to determine the effect of the uses of plasticine / playdough media on the creativity of young children in kindergarten Mabdaul Falah group B East Kaduara Coastal Sumenep and how much influence on children's creativity. This type of research is a Quantitative Research method of product moment correlation, because product moment correlation is method used to determine the level of relationship between two or more variables. Data collection techniques from this research are Questionnaire and Test. The location of this research was conducted in Mabdaul Kindergarten Falah Coastal East Kaduara Sumenep. The subjects of this study were group B with 17children, consisting of 5boys and 12 girls.The results showed that there was an influence of the use of plasticine / playdough media on children's creativity. This is indicated by obtaining a positive value of r work value of 0.655. Value of "r"work which is equal to 0.655 is greater than r criticism of product moment both in 95% confidence interval and 99% confidence interval, where the 95% confidence interval is 0.482 and in the 99% confidence interval is 0.606. So "r"work>"r"table and indicate that the work is significant, where there is an influence of the use of plasticine / playdough media on children's creativity. And it is also known that the value of "r"work which is worth 0.655 is between 0.40-0.70. This means that variable X (Use of Plasticine / Playdough Media) and variable Y (Child Creativity) have sufficient relationships / correlations.