cover
Contact Name
Iik Sartika
Contact Email
iiksartika.8@gmail.com
Phone
+6285645184557
Journal Mail Official
jikemb.fkm.univet@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyrakat, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. Jl. Letjend Sujono Humardani No.1, Jombor, Kec. Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala
ISSN : 27145670     EISSN : 27458903     DOI : https://doi.org/10.32585/jikemb.v2i1
Core Subject : Health,
Jurnal JIKeMB mempublikasikan artikel berdasarakan hasil penelitian orisinil yang terkait dengan kesehatan masyarakat dan atau disiplin ilmu yang terkait namun belum pernah dimuat serta dipublikasikan di media manapun. Cakupan ilmu artikel yang diterbitkan di jurnal ini meliputi : Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Biostatistik, Epidemiologi, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lingkungan dan Artikel yang masih terkait dengan kesehatan masyarakat
Articles 119 Documents
Hubungan Antara Penilaian Visual Baliho Dengan Keyakinan Melakukan Protokol Kesehatan budi kristianto; Nadya Puspita Adriana; El Kartika Sari
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3693

Abstract

Penanggulangan penyakit menular dan penyakit tidak  menular antara lain dilakukan melalui upaya promosi kesehatan. Penyampaian pesan kesehatan prioritas melalui penayangan media luar ruang menjadi salah satu alternatif media promosi kesehatan dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat di saat pandemi Covid19.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas komunikasi perubahan perilaku pencegahan Covid19 melalui media luar ruang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dan menggunakan metode survey. Populasi  penelitian adalah masyarakat yang ada di sekitar tempat penayangan visual baliho. Adapun Teknik sampel yang digunakan adalah teknik sampling insidental. Sampel penelitian ini adalah masyarakat yang berada di sekitar tempat penayangan visual baliho dengan kriteria bersedia menjadi responden penelitian dan berusia minimal 17 tahun. Jumlah sampel yang akan diambil sebanyak 40 responden.Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square dengan taraf kepercayaan 95%,  tujuannya untuk mengetahui ada atau tidak ada hubungan yang signifikan antara penilaian visual baliho dengan keyakinan melakukan protokol kesehatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 total responden, sebagian besar responden adalah pria, usia rata-rata 46 tahun dan tingkat Pendidikan SMP. Terdapat hubungan antara penilaian visual baliho dengan keyakinan mampu melakukan protocol Kesehatan (memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menjaga jarak) dengan p value <0,05.Kata Kunci : Efektivitas, media luar, baliho.
HUBUNGAN PENCAHAYAAN DAN POSTUR KERJA SERTA IKLIM KERJA DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISOSDERS PADA PEKERJA BAGIAN HELPER DI PT. SEMARANG AUTOCOMP MANUFACTURING INDONESIA (SAMI) SEMARANG Watiningsih, Setyo
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 6 No 1 (2024): MAY 2024
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v6i1.1876

Abstract

  Musculoskeletal Disorders merupakan akumulasi cidera serta nyeri yang terjadi pada sistem muskuloskeletal yang ditandai oleh luka pada otot, tendon, kartilago, ligamen, rangka, sistem vaskular, dan saraf. Aktifitas Pemindahan kabel secara manual di PT. SAMI, memiliki potensi untuk kejadian MSDs pada pekerjanya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Octaviani (2017) bahwa pekerja sopir bus antar provinsi di Bandar Lampung mengalami keluhan MSDs sebesar 73,3 %. Hasil penelitian juga dilakukan oleh Fuady (2013) didapatkan bahwa ada hubungan antara risiko pekerjaan dengan MSDs pada pengrajin sepatu di Perkampungan Industri Kecil (PIK) Penggilingan Kecamatan Cakung 2013. Sedangkan menurut penelitian Khoffiya et al (2019) ada hubungan antara iklim kerja dan postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja baggage handling service di Kokapura Ahmad Yani Semarang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan menggunakan kuesioner Nordic Body Map yang melibatkan 22 responden, ditemukan 45% responden mengalami Musculoskeletal Disorders (MSDs).Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pencahayaan dan postur kerja serta iklim kerja dengan keluhan Musculoskeletal disorders di PT SAMI Semarang. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan desain Cross Sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2020. Populasi berjumlah 22 orang pekerja helper dengan jumlah sampel sama 22 orang pekerja dikarenakan menggunakan metode total sampling. Pada pengumpulan data, peneliti menggunakan Checksheet REBA, Nordic Body Map (Data Keluhan MSDs, bersifat subjektif), Heatstress Meter merk Extech Instruments Seri HT 30 (data iklim kerja), dan  Luksmeter LT Lutron seri  LM-810 (Data Pencahayaan). Analisis statistik bivariat menggunakan uji Chi- Square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik.Hasil penelitian menunjukkan pencahayaan sesuai standar atau >300 lux 95,5%, postur kerja sedang sebanyak 54,5%, iklim kerja sesuai NAB 95,5%, dan karyawan mengalami keluhan musculoskeletal disosder 77,3%. Tidak ada hubungan pencahayaan dengan keluhan musculoskeletal disosder (p-value=0,579, C=0,118). Ada hubungan postur kerja dengan keluhan musculoskeletal disosder (p-value=0,003, C=0,583). Tidak ada hubungan iklim kerja dengan keluhan musculoskeletal disosder (p-value=0,579, C=0,118). Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh adalah postur kerja (OR=2.008.089.806,039).Perusahaan harus melaksanakan sosialisasi dan edukasi aktif kepada pekerja helper mengenai cara bekerja dan postur kerja yang tepat sesuai dengan prinsip ergonomi. Memberikan exercise selama 5 - 10 menit sebelum mulai pekerjaan dan saat istirahat disela – sela pekerjaan. Kata kunci: Pencahayaan, Postur kerja, Iklim Kerja, Keluhan Musculoskeletal Disorders 
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Perawat Sebagai Garda Terdepan Dalam Menangani Covid-19 Di Rsud Waikabubak , Sumba Barat-Ntt sekarwati, novita
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.2858

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menimbulkan banyak kerugian, salah satunya yaitu timbulnya gangguan kesehatan mental seperti kecemasan. Perawat beresiko mengalami tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan masyarakat umum karena bertugas sebagai garda terdepan dalam menangani wabah COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kecemasan perawat di RSUD Waikabubak sebagai garda terdepan dalam menangani COVI-19.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimental dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah proportionate stratified random sampling dengan sampel sebanyak 139 perawat RSUD Waikabubak, Sumba Barat-NTT. Pengambilan data menggunakan kuesioner Zung-Self Anxiety Rating Scale (ZSAS). Analisa data menggunakan uji  Mann WhitneyHasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara status perkawinan (p=0.18); ketersediaan APD (p=0.00) dengan kecemasan dan tidak ada hubungan yang bermakna antara usia  (p=0.159); jenis kelamin (p=0.452); pendidikan (p=0.818) dengan kecemasan perawat RSUD Waikabubak, Sumba Barat dalam menangani COVID-19Terdapat hubungan yang bermakna antara status perkawinan dan ketersediaan APD dengan kecemasan perawat RSUD Waikabubak dalam menangani COVI 
Kajian Literatur Pengendalian Kecoa Jerman (Blattella germanica) dengan Bioinsektisida Febriyanti, Wardatun; Porusia, Mitoriana
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3337

Abstract

ABSTRAK Telah dilaporkan bahwa kecoa Blattella germanica dinilai sebagai vektor mekanis potensial pembawa penyakit pada manusia, dan telah terbukti menyebabkan alergi rumah tangga dan entomofobia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan berbagai artikel kontrol dengan bahan tanaman yang efektif dalam mengendalikan penyakit. Populasi kecoa Blattella germanica. Metode dengan mendapatkan artikel dari Google Scholar, dengan menggunakan kata kunci “Blattella germanica cockroach control with bioinsektisida”. Kriteria inklusi jurnal dapat diakses dalam bentuk teks lengkap, diterbitkan dalam 10 tahun terakhir, jurnal terindeks ISSN atau Scopus, dan jurnal dapat diakses secara gratis. Meringkas lima jurnal terpilih, menganalisis, dan menarik kesimpulan. Hasil ditemukan bahwa semua jurnal menggunakan tanaman yang berbeda menghasilkan efek positif pada kematian kecoa Blattella germanica. Dari kelima jurnal tersebut, konsentrasi terendah yang paling efektif digunakan untuk biolarvisida kecoa Blattella germanica adalah EO Geranium 0,02983 mg/L, EO Bergamot 0,09474 mg/L, NP Geranium 0,01391 mg/L, NP Bergamot 0,05918 mg/L dengan LC50. Kesimpulannya menyatakan bahwa Geranium maculatum dan Bergamot dengan LC50 merupakan biolarvisida terbanyak yang membunuh kecoa Blattella germanica. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah perlu penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan konsentrasi larutan ekstrak menjadi konsentrasi letal 90 dengan metode yang lebih aplikatif dan mudah diterapkan dalam pengendalian kecoa jerman (Blattella germanica).
Factors Related to Traffic Accidents for Two-Wheel Motorcycle Riders Sugiarto, Sugiarto; Fitri, Nur; Hilal, T. Samsul
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 6 No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3460

Abstract

Two-wheeled vehicle traffic accidents in Jambi City were from 327 cases to 358 cases. In 2021 it is known that Kota Baru District is the sub-district with the highest number of two-wheeled accidents, which is 75 cases. This study aims to determine the factors associated with traffic accidents on two-wheeled motorcycle drivers in Jambi City. The study used a cross sectional design. This research was conducted in Jambi City from 11 May to 29 June 2022. The sample of the research was 97 motorcycle riders in Jambi City. The sampling technique used accidental sampling technique. The research instrument is a questionnaire. The data were analyzed using the chi square test. A total of 36.1% of respondents had experienced a traffic accident, 39.2% of respondents with poor driving behavior, 38.1% of respondents with poor vehicle factors, 40.2% of respondents stated that environmental factors were not good and 34.0% of respondents not good at using personal protective equipment. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between driving behavior (p = 0.038), vehicle factors (p = 0.000), environmental factors (p = 0.030) and the use of personal protective equipment (0.040) with traffic accidents on two-wheeled motorcycle riders.
Determinan Perilaku Pencegahan COVID-19 Wardani, Rosita Kusuma
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3607

Abstract

Background: The impact that occurred during the COVID-19 pandemic was a change in people's behavior who tried to implement the COVID-19 prevention protocol, namely wearing masks, washing hands and keeping their distance. So that the existing prevention behavior must be the key to implementation in health services and the community. Research objective: to find out the factors related to COVID-19 prevention behavior. Methods: This study used a cross-sectional design with a total sample of 100 respondents. The instrument used is a questionnaire. The independent variables studied were age, gender, education level, type of work, knowledge, perceptions, attitudes. The dependent variable studied was the behavior of preventing COVID-19. Data analysis was carried out univariately and bivariately, using the chi squarogistic regression (? = 0.05). Results: There is a relationship between prevention behavior for the transmission of COVID-19 age (0.016), gender (0.019), level of education (0.023, knowledge (0.036), perception (0.015), attitude (0.04). There is no relationship between prevention behavior transmission of COVID-19 by type of work (0.83). Conclusion: There is a significant relationship between age, gender, education level, knowledge, perceptions, attitudes, and behavior to prevent transmission of COVID-19.
Hubungan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Pernapasan Dengan Keluhan Gangguan Pernapasan Di Aria Mebel Surakarta Praditya, Enggar; Darnoto, Sri
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3626

Abstract

Industri pengolahan kayu merupakan salah satu industri yang pertumbuhanya sangat pesat. Salah satu dampak negatif dari industri pengolahan kayu adalah timbulnya pencemaran udara oleh debu hasil industri tersebut. Pekerja industri mebel memiliki risiko besar mengalami keluhan gangguan pernapasan karena paparan debu kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan penggunaan alat pelindung pernapasan dengan keluhan gangguan pernapasan di Aria Mebel Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan total sampel sebanyak 36 pekerja. Uji statistik menggunakan uji korelasi chisquare. Pada penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara kepatuhan penggunaan alat pelindung pernapasan dengan keluhan gangguan pernapasan diperoleh nilai p-value 0,001<0,05. Untuk itu, pekerja disarankan untuk meningkatkan kepatuhan dalam penggunaan alat pelindung pernapasan saat bekerja serta sesama pekerja saling mengingatkan apabila pekerja lain tidak menggunakan alat pelindung pernapasan
Sikap Pengetahuan Masyarakat Untuk Pencegahan TBC di Puskesmas Kota Surakarta Aji, Sulistyani Prabu; Nugroho, Farid Setyo
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5 No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i2.3687

Abstract

ABSTRAKTuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang tak tertahankan, disebabkan adaMycobacterium tuberculosis. Sebagian besar mikroorganisme TBC menyerang paru-paru, tetapi juga dapat mempengaruhi berbagai organ tubuh. Alasan penelitian ini adalah untuk menentukan derajat informasi, cara pandang, dan aktivitas pasien tentang penyakit TBC. Teknik pemeriksaan yang digunakan adalah konsentrat ekspresif terencana dengan memberikan polling kepada pasien TBC. Responden yang digunakan sebagai tes adalah individu yang memenuhi langkah-langkah penggabungan. Informasi yang diperoleh kemudian dirinci dengan memastikan sirkulasi kualitas responden (orientasi, usia, sekolah, pekerjaan, gaji dan jangka waktu TBC) serta jawaban survei yang mencakup (informasi, perspektif dan kegiatan). Dilihat dari hasil tinjauan bahwa individu yang memiliki informasi yang baik tentang tuberkulosis dan upaya penanggulangannya adalah 36 responden (69,23%) dan masyaraat individu yang memiliki informasi kurang sebanyak 16 responden (30,77%). Informasi responden tentang tuberkulosis sangat baik mengingat responden telah mendapatkan data tentang tuberkulosis melalui berbagai komunikasi yang luas. Selanjutnya diamati bahwa terdapat 16 responden (30,77%) yang memiliki mentalitas negatif terhadap tuberkulosis. Kata kunci: Sikap, Pengetahuan, Pencegahan TBC 
PENTINGNYA PENGETAHUAN DALAM TINDAKAN PENCEGAHAN TERKAIT TBC Aji, Sulistyani Prabu; Nugroho, Farid Setyo
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3688

Abstract

ABSTRAKTuberkulosis tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di banyak negara berkembang dan merupakan kausa primer kematian di seluruh dunia pada orang yang hidup dengan imunokompromised. Pengetahuan sangat lah penting dalam penaganan dan pencegahan transmisi TBC. Desain penelitian ini menggunakan Systematic Review dengan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Kesimpulan yang didapat yaitu bahwa ada hubungan dan keterikatan yang signifikan antara pengetahuan pencegahan tuberkulosis paru pada pasien aktif maupun non-aktif.Kata kunci: Pengetahuan, Pencegahan, TBC
Hubungan Antara Penilaian Visual Baliho Dengan Keyakinan Melakukan Protokol Kesehatan kristianto, budi; Adriana, Nadya Puspita; Sari, El Kartika
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3693

Abstract

Penanggulangan penyakit menular dan penyakit tidak  menular antara lain dilakukan melalui upaya promosi kesehatan. Penyampaian pesan kesehatan prioritas melalui penayangan media luar ruang menjadi salah satu alternatif media promosi kesehatan dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat di saat pandemi Covid19.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas komunikasi perubahan perilaku pencegahan Covid19 melalui media luar ruang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dan menggunakan metode survey. Populasi  penelitian adalah masyarakat yang ada di sekitar tempat penayangan visual baliho. Adapun Teknik sampel yang digunakan adalah teknik sampling insidental. Sampel penelitian ini adalah masyarakat yang berada di sekitar tempat penayangan visual baliho dengan kriteria bersedia menjadi responden penelitian dan berusia minimal 17 tahun. Jumlah sampel yang akan diambil sebanyak 40 responden.Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square dengan taraf kepercayaan 95%,  tujuannya untuk mengetahui ada atau tidak ada hubungan yang signifikan antara penilaian visual baliho dengan keyakinan melakukan protokol kesehatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 total responden, sebagian besar responden adalah pria, usia rata-rata 46 tahun dan tingkat Pendidikan SMP. Terdapat hubungan antara penilaian visual baliho dengan keyakinan mampu melakukan protocol Kesehatan (memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menjaga jarak) dengan p value <0,05.Kata Kunci : Efektivitas, media luar, baliho.

Page 9 of 12 | Total Record : 119