cover
Contact Name
Iik Sartika
Contact Email
iiksartika.8@gmail.com
Phone
+6285645184557
Journal Mail Official
jikemb.fkm.univet@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyrakat, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. Jl. Letjend Sujono Humardani No.1, Jombor, Kec. Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala
ISSN : 27145670     EISSN : 27458903     DOI : https://doi.org/10.32585/jikemb.v2i1
Core Subject : Health,
Jurnal JIKeMB mempublikasikan artikel berdasarakan hasil penelitian orisinil yang terkait dengan kesehatan masyarakat dan atau disiplin ilmu yang terkait namun belum pernah dimuat serta dipublikasikan di media manapun. Cakupan ilmu artikel yang diterbitkan di jurnal ini meliputi : Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Biostatistik, Epidemiologi, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lingkungan dan Artikel yang masih terkait dengan kesehatan masyarakat
Articles 119 Documents
Analisis Kadar Kromium Air Sumur di Lingkungan Industri Batik “Rifky” Dusun Sendang Desa Sendangmulyo Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri. Nine Elissa Maharani; Fiqi Nurbaya; Himawan Jusuf Baiquni
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB)-November 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i2.3268

Abstract

Kadar limbah cair industri batik dapat berupa zat organik, zat padat tersuspensi, fenol, kromium (Cr), minyak lemak dan warna. Kromium (Cr) adalah salah satu logam berat yang dapat mencemari air. Keberadaan kromium di perairan dapat menyebabkan penurunan kualitas air serta membahayakan lingkungan dan organisme akuatik. Dampak yang ditimbulkan bagi organisme akuatik yaitu terganggunya metabolisme tubuh akibat terhalangnya kerja enzim dalam proses fisiologis. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kadar Kromium air sumur di lingkungan industri batik “Rifky” Dusun Sendang Desa Sendangmulyo Kecamatan Tirtomoyo Kabupaten Wonogiri”. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode uji laboratorium. Teknik sampling penelitian menggunakan teknik sampling jenuh yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi dijadikan sampel. Dalam penelitian ini  total populasi  adalah 10 sumur, sehingga semua populasi dijadikan sampel sebanyak 10 sumur yang digunakan oleh warga. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yaitu menggambarkan hasil perbandingkan data kualitas air hasil uji laboratorium dengan PERMENKES No. 32 Tahun 2017. Kesimpulan hasil pengujian 10 sumur didapat hasil uji Krom Total (Cr-T) yang telah belum sesuai dengan baku mutu PERMENKES No. 32 Tahun 2017  dengan nilai yaitu sungai sumur 1 sebesar 0,166 mg/L, sumur 2 sebesar 0,189 mg/L, sumur 3 sebesar 0,178mg/L, sumur 4 sebesar 0,0,172 mg/L, sumur 5 sebesar 0,178 mg/L, sumur 6 sebesar 0,185 mg/L, sumur 7 sebesar 0,205 mg/L, sumur 8 sebesar 0,255 mg/L, sumur 9  sebesar 0,197mg/L, sumur 10 sebesar 0,284  mg/L. Berdasarkan kesimpulan tersebut disarankan agar Pemerintah Desa Sendangmulyo membuat regulasi peratuiran desa  untuk setiap kegiatan industri
Determinan Perilaku Pencegahan COVID-19
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3607

Abstract

Background: The impact that occurred during the COVID-19 pandemic was a change in people's behavior who tried to implement the COVID-19 prevention protocol, namely wearing masks, washing hands and keeping their distance. So that the existing prevention behavior must be the key to implementation in health services and the community. Research objective: to find out the factors related to COVID-19 prevention behavior. Methods: This study used a cross-sectional design with a total sample of 100 respondents. The instrument used is a questionnaire. The independent variables studied were age, gender, education level, type of work, knowledge, perceptions, attitudes. The dependent variable studied was the behavior of preventing COVID-19. Data analysis was carried out univariately and bivariately, using the chi squarogistic regression (α = 0.05). Results: There is a relationship between prevention behavior for the transmission of COVID-19 age (0.016), gender (0.019), level of education (0.023, knowledge (0.036), perception (0.015), attitude (0.04). There is no relationship between prevention behavior transmission of COVID-19 by type of work (0.83). Conclusion: There is a significant relationship between age, gender, education level, knowledge, perceptions, attitudes, and behavior to prevent transmission of COVID-19.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN STRES KERJA DOSEN K3 DI JAWA TENGAH DIY Nur Ani; Wartini Wartini; Nine Elissa Maharani; Fiqi Nurbaya; Iik Sartika
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3851

Abstract

Beban kerja adalah besaran pekerjaan yang harus dipikul oleh suatu jabatan/unit organisasi dan merupakan hasil kali antara volume kerja dan norma waktu. Stres kerja merupakan kondisi ketegangan yang berpengaruh terhadap emosi, jalan pikiran, dan kondisi fisik seseorang. Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan kegiatan yang menjamin terciptanya kondisi kerja yang aman, terhindari atas gangguan fisik dan mental. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh dosen K3 se-Jawa-DIY sebanyak 32 responden. Teknik sampling dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel yang digunakan meliputi variabel bebas, beban kerja, sedangkan variabel terikat adalah stres kerja. Uji analisis bivariat menggunakan uji person product moment, dimana sebelumnya dilakukan uji normalitas dengan menggunakan uji Shapiro-Wilk. Hasil penelitian ini diketahui menunjukkan bahwa tingkat beban kerja sedang sebesar 94%, dan tingkat stres kerja sebesar 72%. Sementara itu, hasil analisis nilai hubungan uji person product-moment diperoleh p-value 0,000 dengan nilai korelasi person 0,617 yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara beban kerja dengan stres kerja.Kata Kunci : Beban Kerja, Stres Kerja, Dosen
Hubungan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Pernapasan Dengan Keluhan Gangguan Pernapasan Di Aria Mebel Surakarta Enggar Praditya; Sri Darnoto
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3626

Abstract

Industri pengolahan kayu merupakan salah satu industri yang pertumbuhanya sangat pesat. Salah satu dampak negatif dari industri pengolahan kayu adalah timbulnya pencemaran udara oleh debu hasil industri tersebut. Pekerja industri mebel memiliki risiko besar mengalami keluhan gangguan pernapasan karena paparan debu kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan penggunaan alat pelindung pernapasan dengan keluhan gangguan pernapasan di Aria Mebel Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan total sampel sebanyak 36 pekerja. Uji statistik menggunakan uji korelasi chisquare. Pada penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara kepatuhan penggunaan alat pelindung pernapasan dengan keluhan gangguan pernapasan diperoleh nilai p-value 0,001<0,05. Untuk itu, pekerja disarankan untuk meningkatkan kepatuhan dalam penggunaan alat pelindung pernapasan saat bekerja serta sesama pekerja saling mengingatkan apabila pekerja lain tidak menggunakan alat pelindung pernapasan
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Perawat Sebagai Garda Terdepan Dalam Menangani Covid-19 Di Rsud Waikabubak , Sumba Barat-Ntt novita sekarwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.2858

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menimbulkan banyak kerugian, salah satunya yaitu timbulnya gangguan kesehatan mental seperti kecemasan. Perawat beresiko mengalami tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan masyarakat umum karena bertugas sebagai garda terdepan dalam menangani wabah COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kecemasan perawat di RSUD Waikabubak sebagai garda terdepan dalam menangani COVI-19.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimental dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah proportionate stratified random sampling dengan sampel sebanyak 139 perawat RSUD Waikabubak, Sumba Barat-NTT. Pengambilan data menggunakan kuesioner Zung-Self Anxiety Rating Scale (ZSAS). Analisa data menggunakan uji  Mann WhitneyHasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara status perkawinan (p=0.18); ketersediaan APD (p=0.00) dengan kecemasan dan tidak ada hubungan yang bermakna antara usia  (p=0.159); jenis kelamin (p=0.452); pendidikan (p=0.818) dengan kecemasan perawat RSUD Waikabubak, Sumba Barat dalam menangani COVID-19Terdapat hubungan yang bermakna antara status perkawinan dan ketersediaan APD dengan kecemasan perawat RSUD Waikabubak dalam menangani COVI 
PENTINGNYA PENGETAHUAN DALAM TINDAKAN PENCEGAHAN TERKAIT TBC Sulistyani Prabu Aji; Farid Setyo Nugroho
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3688

Abstract

ABSTRAKTuberkulosis tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di banyak negara berkembang dan merupakan kausa primer kematian di seluruh dunia pada orang yang hidup dengan imunokompromised. Pengetahuan sangat lah penting dalam penaganan dan pencegahan transmisi TBC. Desain penelitian ini menggunakan Systematic Review dengan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Kesimpulan yang didapat yaitu bahwa ada hubungan dan keterikatan yang signifikan antara pengetahuan pencegahan tuberkulosis paru pada pasien aktif maupun non-aktif.Kata kunci: Pengetahuan, Pencegahan, TBC
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Christina Mikhaela Ramba
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3741

Abstract

Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana merupakan wilayah yang menempati urutan ketiga dengan kasus penyakit DBD terbanyak setelah Oesapa dan Oepoi. Adanya kasus DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana disebabkan karena perilaku masyarakat yang buruk dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun di luar rumah. Penyakit ini bisa dikatakan sebagai penyakit yang dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Dilakukannya penelitian ini adalah dengan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik, dan pendekatan case control yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui distribusi dan hubungan antar variabel yang diteliti, bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan itu terjadi, dan membandingkan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol berdasarkan status paparannya yang kemudian disajikan dalam bentuk deskripsi menggunakan angka. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita DBD yang tercatat dalam catatan medis di Puskesmas Sikumana pada Januari-Desember 2021 dengan jumlah kasus sebanyak 77 orang. Pengambilan sampel akan dibagi menjadi sampel kasus dan sampel kontrol, yaitu sampel kasus pada penelitian ini adalah penderita DBD, sedangkan sampel kontrol adalah yang bukan penderita DBD dengan perbandingan 1:1 dengan total 154 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kebiasaan menguras TPA, penggunaan insektisida anti nyamuk, penggunaan kelambu, keberadaan kawat kasa pada ventilasi, dan keberadaan jentik pada TPA dan Non TPA dengan kejadian DBD.
Kajian Literatur Pengendalian Kecoa Jerman (Blattella germanica) dengan Bioinsektisida Wardatun Febriyanti; Mitoriana Porusia
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3337

Abstract

ABSTRAKTelah dilaporkan bahwa kecoa Blattella germanica dinilai sebagai vektor mekanis potensial pembawa penyakit pada manusia, dan telah terbukti menyebabkan alergi rumah tangga dan entomofobia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan berbagai artikel kontrol dengan bahan tanaman yang efektif dalam mengendalikan penyakit. Populasi kecoa Blattella germanica. Metode dengan mendapatkan artikel dari Google Scholar, dengan menggunakan kata kunci “Blattella germanica cockroach control with bioinsektisida”. Kriteria inklusi jurnal dapat diakses dalam bentuk teks lengkap, diterbitkan dalam 10 tahun terakhir, jurnal terindeks ISSN atau Scopus, dan jurnal dapat diakses secara gratis. Meringkas lima jurnal terpilih, menganalisis, dan menarik kesimpulan. Hasil ditemukan bahwa semua jurnal menggunakan tanaman yang berbeda menghasilkan efek positif pada kematian kecoa Blattella germanica. Dari kelima jurnal tersebut, konsentrasi terendah yang paling efektif digunakan untuk biolarvisida kecoa Blattella germanica adalah EO Geranium 0,02983 mg/L, EO Bergamot 0,09474 mg/L, NP Geranium 0,01391 mg/L, NP Bergamot 0,05918 mg/L dengan LC50. Kesimpulannya menyatakan bahwa Geranium maculatum dan Bergamot dengan LC50 merupakan biolarvisida terbanyak yang membunuh kecoa Blattella germanica. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah perlu penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan konsentrasi larutan ekstrak menjadi konsentrasi letal 90 dengan metode yang lebih aplikatif dan mudah diterapkan dalam pengendalian kecoa jerman (Blattella germanica).
Practice of exclusive breastfeeding and nutritional status of infants aged 6 months Reflina Grace Temomona; Luluk Yuliati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3833

Abstract

Malnutrition in infants can occur when babies do not get enough nutrition or do not get the balanced nutrition needed for healthy growth and development. Exclusive breastfeeding has an important role in preventing malnutrition in infants. This study was conducted to determine the relationship between exclusive breastfeeding and the nutritional status of infants aged 6 months.This research is an observational analytic research by applying the approach cross sectional, the population used was all infants aged 6 months in the Work Area of the Lelilef Health Center, with a total sample of 30 respondents selected based on purposive sampling technique. The results of the research data were analyzed using nonparametric analysis with Fisher's Exact Test. The results showed that almost all mothers (83,3%) gave exclusive breastfeeding, and almost all babies had normal nutritional status (83,3%). This study shows that there is a relationship between exclusive breastfeeding and the nutritional status of infants aged 6 months with value p=0,022. This good practice in exclusive breastfeeding can be achieved with the mother's persistence in breastfeeding and full support from the family and health workers.
Factors Related to Traffic Accidents for Two-Wheel Motorcycle Riders Sugiarto Sugiarto
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v5i1.3460

Abstract

Two-wheeled vehicle traffic accidents in Jambi City were from 327 cases to 358 cases. In 2021 it is known that Kota Baru District is the sub-district with the highest number of two-wheeled accidents, which is 75 cases. This study aims to determine the factors associated with traffic accidents on two-wheeled motorcycle drivers in Jambi City. The study used a cross sectional design. This research was conducted in Jambi City from 11 May to 29 June 2022. The sample of the research was 97 motorcycle riders in Jambi City. The sampling technique used accidental sampling technique. The research instrument is a questionnaire. The data were analyzed using the chi square test. A total of 36.1% of respondents had experienced a traffic accident, 39.2% of respondents with poor driving behavior, 38.1% of respondents with poor vehicle factors, 40.2% of respondents stated that environmental factors were not good and 34.0% of respondents not good at using personal protective equipment. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between driving behavior (p = 0.038), vehicle factors (p = 0.000), environmental factors (p = 0.030) and the use of personal protective equipment (0.040) with traffic accidents on two-wheeled motorcycle riders.

Page 8 of 12 | Total Record : 119