cover
Contact Name
Sentra Cendekia
Contact Email
info@ivet.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
info@ivet.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur I, Bendan Duwur, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50235, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sentra Cendekia
Published by Universitas IVET
ISSN : -     EISSN : 27223094     DOI : https://doi.org/10.31331/sc
Core Subject : Education,
The focus of Sentra Cendekia is research, study, and analysis that related to early childhood include.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2022): Juni" : 6 Documents clear
Peranan Orang Tua Dalam Pemenuhan Gizi Seimbang Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia 4-5 Tahun Hidayatu Munawaroh; Nafis Khoirun Nada; Akaat Hasjiandito; Vava Imam Agus Faisal; Heldanita Heldanita; Irna Anjarsari; Muhammad Fauziddin
Sentra Cendekia Vol 3 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i2.2149

Abstract

Orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam pemenuhan gizi anak, agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai tahap usianya dan terhindar dari masalah gizi salah satunya stunting. Adapun tujuan penelitian: 1) untuk mengetahui peranan orang tua terhadap pemenuhan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting pada anak usia 4-5 tahun, 2) untuk mengetahui zat-zat gizi yang diperlukan dalam pemenuhan gizi seimbang untuk mencegah stunting pada anak usia 4-5 tahun, 3) untuk mengetahui peran orang tua dalam pemenuhan gizi dengan status gizi anak usia 4-5. Desain penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini dipilih secara purposive sampling yaitu kepala sekolah, orang tua yang berjumlah 8 orang dan 8 anak usia 4-5 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verivikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)Peranan orang tua terhadap pemenuhan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting pada anak usia 4-5 tahun sebagai educator, organizator serta fasilitator dengan memberikan edukasi pemenuhan gizi seimbang selama dirumah, melakukan penyusunan menu yang bervariasi, pemilihan kualitas bahan makan yang baik, pengolahan bahan makanan yang tepat, penyajian hidangan yang menarik, serta melakukan pemantauan tumbuh kembang dengan rutin datang ke posyandu. Sedangkan Kepala sekolah berperan sebagai motivator, educator, fasilitator serta evaluator dengan memberikan motivasi serta pemahaman tentang gizi seimbang dan upaya pencegahan stunting kepada anak dan orang tua, memberikan program PMT, serta mengevaluasi tumbuh kembang anak untuk memberikan tindak lanjut apabila terjadi masalah pada tumbuh kembang anak. 2) Zat-zat gizi yang diperlukan dalam pemenuhan gizi seimbang pada anak usia 4-5 tahun meliputi zat pengatur berupa sumber karbohidrat, zat tenaga berupa sumber protein, dan zat pengatur berupa sumber vitamin dan mineral, untuk mendapatkan hasil maksimal dari penerapan pola gizi seimbang kepala sekolah dan orang tua berperan dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, melakukan aktivitas fisik dan pemantauan tumbuh kembang secara rutin. 3) Dari hasil observasi menggunakan kuesioner pra skrinning perembangan 8 anak usia 4-5 tahun memiliki perkembangan normal yang sesuai dengan tahap usianya, untuk penilaian status gizi menunjukkan dua anak memiliki status gizi pendek, lima anak normal dan 1 anak tinggi. Anak yang memiliki status gizi pendek disebabkan karena gizinya yang kurang terpenuhi, anak yang gizinya terpenuhi memiliki status gizi normal dan tinggi. Selain faktor pemenuhan gizi tinggi badan orang tua dan pekerjaan orang tua juga berpengaruh terhadap status gizi anak.
Permainan Tradisional Dakon Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kecerdasan Matematika Anak Usia Dini Abdul Wahid; Soraya Rosna Samta
Sentra Cendekia Vol 3 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i2.2148

Abstract

Permainan tradisional merukan salah satu media pembelajaran yang di gunakan dalam proses pendidikan di anak usia dini. Permaianan tradisional yang tepat untuk meningkatkan kemampuan pada anak untuk kecerdasan matematika yakni menggunakan perminan tradisional dakon. Selain melestarikan permainan tradisional, kegiatan tersebut juga menstimulasi beberapa perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskritif untuk menghasilan hasil yang relevan, yang dilakukan di TK Permata dengan jumlah 15 anak. Dengan menggunakan permainan dakon memudahkan anak untuk belajar mengenal berhitung selain itu anak dapat belajar melalui benda konkrit sehingga anak akan mudah memahami atau mengaitkan pembelajaran dengan benda sekitar. melalui permainan tradisional dakon dapat mengembangkan kecerdasan anak, yang mana kecerdasan yang terkait dengan kecerdasan matematika-logika adalah membilang, mengenal konsep matematika secara sederhana, dan mengenal konsep logika matematika sederhana
Manfaat Media Pembelajaran Balok Kayu untuk Meningkatkan Kreatifitas Anak di KB Ulul Albab II Hanifatun Nisak; Fika Dwi Nurcahyani; Sri Setiyo Rahayu; Soraya Rosna Samta; Budi Dyah Lestari
Sentra Cendekia Vol 3 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i2.2150

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode bermain balok dalam meningkatkan kreativitas anak di KB Ulul Albab II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data dan analisa melalui kajian-kajian reflektif, partisipatif, dan kolaboratif. Pengembangan program didasarkan informasi siswa dan guru. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di KB Ulul Albab II melalui 2 siklus. Siklus pertama sebagian anak belum terbiasa dalam kegiatan pembelajaran bermain balok. Pada siklus pertama ketentuan belajar anak memperoleh 40% (tidak tuntas) dari jumlah 20 anak dan pada siklus ke dua meningkat menjadi 80% (tuntas). Begitu pada pengamatan aktivitas anak mengalami peningkatan 67% meningkatkan menjadi 91%. Peningkatan ini sangat signifikan dan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode bermain balok dapat meningkatkan kreativitas anak kelompok B KB Ulul Albab II.
Strategi Pengembangan Moral Agama Anak Pada Era Pandemi Di Pos Paud Pelita Mandiri Pagerejo Frida Citra Cuacicha; Soraya Rosna Samta
Sentra Cendekia Vol 3 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i2.2151

Abstract

Pendidikan sebagai upaya pelestarian moralitas bangsa untuk mencetak generasi yang bermutu. Guru berperan dalam mendidik anak usia dini dengan memberikan bimbingan dan pengenalan mengenai nilai agama dan moral kepada anak sejak awal masa pertumbuhan. Pengembangan nilai-nilai agama dan moral yang menjadi fokus penelitian untuk memperbaiki karakter, kepribadian dan moral anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di Pos PAUD Pelita Mandiri Pagerejo. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan studi dokumen dengan observasi secara langsung. Hasil akhir pada penelitian ini dapat diketahui bahwa pembelajaran tatap muka di era pandemi merupakan salah satu kemampuan afektif dalam pengembangan nilai agama dan moral di Pos PAUD Pelita Mandiri Pagerejo. Strategi yang di pergunakan guru lebih kepada teknik SOFTEN.
Mengembangkan Nilai Agama Moral Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Singkongan Di Tk Santa Anna Mei Rosaria; Sri Setiyo Rahayu
Sentra Cendekia Vol 3 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i2.2152

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan nilai agama moral anak melalui permainan tradisional.Jenis permainan tradisional yang diambil adalah Singkongan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Data yang diambil dalam penelitian ini berupa data perkembangan nilai agama moral anak melalui metode observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kelompok B TK Santa Anna Girisonta. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus, setiap siklus 2 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukan adanya pengembangan nilai agama moral anak melalui permainan tradisional.Pengembangan tersebut yaitu pada prasiklus sebesar 47% pada siklus I mencapai 62 % dengan pengembangan dari prasiklus sebesar 15%. Pada siklus II rata-rata pencapaian anak sebesar 81% dengan pengembangan dari siklus I sebesar 19%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah permainan tradisional singkongan dapat mengembangkan nilai agama moral anak kelompok B TK Santa Anna Girisonta
Dampak Belajar Dari Rumah (BDR) Pada Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Kemampuan Literasi Membaca Anak Usia Dini Muryani, Arlis; Mubaroq, Akhmad Khusni; Agustiningrum, Maria Denok Bekti; Wirahno, Dewi Nugrahastuti
Sentra Cendekia Vol 3 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i1.2003

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadi keadaan luar biasa yang menimbulkan dampak pada jenjang PAUD. Pelaksanaan pembelajaran yang awalnya menggunakan sistem tatap muka harus diubah menjadi pendidikan jarak jauh yang disebut Belajar Dari Rumah (BDR). Pelaksanaan BDR ini merupakan kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pendekatan dan jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif desktiptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan sejumlah dampak BDR terhadap kemampuan literasi membaca Anak Usia Dini (AUD). Subjek penelitian ini adalah guru dan orang tua peserta didik kelas B di TK IT Al-Hikmah 2 Semarang. Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat tiga temuan, yaitu (1) BDR yang berkualitas dipengaruhi oleh penguasaan guru dalam penggunaan teknologi dan kolaborasi yang baik antara peserta didik, guru, dan orang tua, (2) kemampuan literasi membaca AUD mengalami penurunan sebanyak 91,6% selama BDR, (3) BDR menimbulkan dampak negatif pada AUD antara lain (1) anak cepat marah dan bosan, (2) anak kecanduan hp, (3) anak merasa sendirian, (4) anak kurang disiplin, (5 ) penurunan kemampuan literasi membaca AUD, dan (6) belum tercapainya tujuan pembelajaran. Dengan demikian, adanya hasil penelitian ini dapat dijadikan kajian evaluasi dalam pelaksanaan BDR di PAUD.

Page 1 of 1 | Total Record : 6