cover
Contact Name
Asrar Aspia
Contact Email
jppg@umsu.ac.id
Phone
+6281361147192
Journal Mail Official
jppg@umsu.ac.id
Editorial Address
Jalan Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP
ISSN : -     EISSN : 27217795     DOI : 10.3059
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian, studi mendalam, pemikiran kreatif, inovatif atau karya-karya dalam pendidikan, pengajaran. Fokus jurnal adalah karya inovatif yang terkait dengan pengembangan media pembelajaran, pengembangan proses pembelajaran dan analisa kesulitan dalam pembelajaran serta penerapan e-learning yang dapat secara efektif dalam memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan lembaga pendidikan tinggi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 10 Documents clear
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Di SMP Negeri 12 Tanjungbalai Triska Wulan Siregar; Endi Zunaedy Pasaribu
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i1.7108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas 7 SMP Negeri 12 Tanjungbalai dengan lima kegiatan pembelajaran yaitu: menggunakan media power point untuk materi mengenal sudut, menggunakan alat peraga “Hubantsuka” untuk materi hubungan antar sudut matematika, membuat poster tentang materi melukis sudut istimewa, menggunakan kartu “bandar” untuk materi jenis dan sifat segiempat dan membuat lembar kerja untuk materi keliling dan luas segiempat. Adapun pelaksanaan penelitian ini dilakukan melalui pembelajaran Daring dengan penggunaan grup messenger dan pesan berantai.Penelitian ini saya lakukan sebagai salah satu tugas dalam mengikuti LATSAR CPNS Tahun 2019. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7.2 ( tujuh ) yang berjumlah 21 orang. Setelah melakukan lima kegiatan pembelajaran yang telah dirancang didapat bahwa meningkatnya hasil belajar matematika peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media power point untuk materi mengenal sudut, menggunakan alat peraga “Hubantsuka” untuk materi hubungan antar sudut matematika, membuat poster tentang materi melukis sudut istimewa, menggunakan kartu “bandar” untuk materi jenis dan sifat segiempat dan membuat lembar kerja untuk materi keliling dan luas segiempat dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas 7 SMP Negeri 12 Tanjungbalai. 
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Dan Hasil Belajar Siswa Rosdiana Saragih; Dian Novianti Sitompul
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i1.6533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak tindakan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa kelas X OTKP (Otomatisasi dan Komputerisasi Perkantoran) SMK Negeri 1 Kota Tebing Tinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X OTKP 1 dengan sampel berjumlah 45 orang siswa, dimana jumlah siswa dalam populasi secara keseluruhan menjadi sampel penelitian (Convenience Sampling). Instrumen yang digunakan yaitu Lembar Observasi dan Lembar Evaluasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan komperatif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Keaktifan peserta didik mengalami peningkatan, pada pra tindakan kelas keaktifan hanya 39%, pada siklus I keaktifan meningkat menjadi 72,39%, dan pada siklus II keaktifan meningkat lagi menjadi 82,36%. (2) Rata-rata hasil tes evaluasi belajar siklus I yaitu 82 dengan ketuntasan klasikal 79%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 83 dengan ketuntasan klasikal 86%.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Akuntansi Keuangan Pada Siswa XII Akuntansi Smkn 44 Jakarta Mufiendah Fitri Fitriana
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i1.7308

Abstract

Penelitian tindakan kelas secara umum bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) diharapkan mampu meningkatkan  hasil belajar pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan untuk peserta didik kelas XII Akuntansi SMKN 44 Jakarta. Adapun tujuan penelitian adalah (1) Mendeskripsikan kegiatan aktivitas peserta didik selama proses kegiatan belajar mengajar melalui kelas virtual atau daring; (2) Mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran dan pengelolaan kelas  oleh guru melalui kelas virtual atau daring; dan (3) Mengetahui hasil belajar peserta didik yang mengacu pada metode pembelajaran berbasis masalah atau problem based learning. Penelitian ini dilaksanakan peneliti dalam dua siklus, masing-masing siklus ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan, dan tahap refleksi. Siklus I terdiri dari satu pertemuan (satu kali tatap muka), demikian pula halnya dengan penelitian pada Siklus II. Dimana data aktivitas peserta didik digali dengan menggunakan Lembar Pengamatan Aktivitas Peserta Didik, dan data Pengelolaan Pembelajaran oleh Guru digali dengan menggunakan Lembar Pengamatan Pengelolaan Pembelajaran, sedangkan data hasil belajar peserta didik digali dengan menggunakan Tes Hasil Belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas peserta didik kelas XII Akuntansi SMKN 44 Jakarta tahun pembelajaran 2020/2021 yang mengacu kepada model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan materi Menerapkan Asset Tetap, di siklus I maupun siklus 2 penelitian tindakan kelas ini berada pada kategori BAIK; (2) Pengelolaan pembelajaran oleh guru di kelas XII Akuntansi SMKN 44 Jakarta tahun pelajaran 2020/2021 pada mata pelajaran akuntansi keuangan materi menerapkan asset tetap dengan model pembelajaran problem based learning di siklus 1 maupun siklus 2 penelitian tindakan kelas ini juga berada pada kategori BAIK; dan (3) Hasil belajar peserta didik kelas XII Akuntansi SMKN 44 Jakarta tahun pembelajaran 2020/2021 pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan Materi Menerapkan Aset Tetap mengalami peningkatan setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning.
Home Visit Sebagai Solusi Tepat Untuk Menyelamatkan Siswa Bermasalah Ira Wati Sembiring
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i1.6988

Abstract

Dilihat dari kompetensinya, guru di SDN Paya Gambar kurang maksimal dalam mengoperasikan komputer, mengenal IT, dan menggunakan smartphone sebagai media pembelajaran online. Oleh karena itu, guru-guru tersebut sangat sulit mengimplementasikan pembelajaran dalam jaringan/online kepada anak didik.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis strategi home visit yang dilakukan oleh guru sebagai solusi menyelamatkan siswa bermasalah pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode atau pendekatan kualitatif. Subjek Penelitian kali ini adalah Guru kelas  SDN 101867 Paya Gambar yang berjumlah 6 Orang, Siswa bermasalah 60 orang, dan orang tua murid. Dalam pendekatan ini penulis mengumpulkan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kata-kata dan tindakan wali murid yang kemudian dicatat sebagai dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan guru mengimplementasikan strategi home visit pada pembelajaran pada masa pandemi. Adapun tahapannya yakni: 1) tahap persiapan; 2) tahap pelaksanaan; 3) tahap kegiatan lanjutan; dan 4) tahap monitoring dan evaluasi. Strategi home visit  menjadi solusi bagi guru untuk menyelamatkan siswa bermasalah selama masa pandemi .Kata Kunci: pembelajaran online ; home visit; siswa bermasalah.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Di Smkn 1 Pangkatan Ade Irma Effendi Siregar
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i1.7293

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa SMKN 1 Pangkatan melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) di kelas XI SMKN 1 Pangkatan Tahun Pelajaran 2019/2020. Adapun Subjek penelitian  ini  adalah  siswa  kelas  XI TKR 2 SMK  tahun  ajaran  2019/2020,  subjek  ditentukan berdasarkan  rekomendasi  guru dan wali kelas yaitu  sebanyak  33  siswa  dan berjenis kelamin laki-laki semua. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukan Pembelajaran Berbasis Masalah, dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dari Siklus I ke Siklus II dengan empat indikator yaitu : berpikir lancar (fluency), berpikir luwes (flexibility), berpikir asli (Originality), dan berpikir merinci (elaborasi). Kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi program linier pada tes awal berada pada kategori cukup kreatif pada Siklus I kemampuan berpikir Kreatif meningkat menjadi  kreatif dengan persentase (51,51%) dan (12,12%) sangat kreatif. Kondisi ini mengalami peningkatan di Siklus II dimana, kemampuan berpikir kreatif siswa berada pada berpikir kreatif dengan persentase (63,64%) dan (21,21%) sangat kreatif. Perolehan nilai tersebut menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa. Data ini didapatkan dari jawaban siswa yang telah dianalisis sesuai dengan rubrik jawaban dan pedoman penskoran yang mencakup aspek fluency, flexibility, originality dan elaboration.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Produk Kreatif Dan Kewirausahaan Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Ahmad Risqie Amri
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i1.6998

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh nilai hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Kurangnya kemampuan guru dalam merancang dan menerapkan metode, menjadi kendala dalam keberhasilan anak dalam proses belajar matematika. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa terhadap pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), proses penelitian dilakukan sebanyak Dua siklus yang sebelumnya melakukan tindakan tahap siklus, setiap siklusnya meliputi 4 tahap yaitu : 1) tahap perencanaan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap observasi, 4) tahap refleksi.Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan penelitian terlihat adanya peningkatan, ini terlihat dari hasil jawaban siswa pada hasil evaluasi pembelajaran siswa dan terjadinya peningkatan dalam keaktifan siswa dalam hal tanya jawab dikelas dan cara berpikirnya lebih aktif dan kritis. Demikian juga hasil belajar dari setiap tindakan menunjukan peningkatan, yakni nilai rata-rata tes pada tindakan pertama adalah 72, sedangkan pada tahap siklus 2 nilai rata-ratanya adalah 84. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pemecahan masalah pada pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan berdasarkan hasil penelitian ternyata dapat meningkatkan hasil belajar Produk Kreatif dan Kewirausahaan dan seyogyanya para guru dapat mencoba menerapkan metode ini agar siswa aktif dan termotivasi dalam pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan
Pengajaran Remedial Dalam Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Siswa Pada Pokok Bahasan Garis-Garis Pada Segitiga Di Kelas VIII SMP Negeri 32 Medan Ernawati Tampubolon
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i1.7279

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan siswa dan apakah pengajaran remedial dapat mengatasi kesulitan belajar siswa dalam menyelesaikan soal pada pokok bahasan Garis-Garis pada Segitiga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 32 Medan. Metode pengumpul datanya berupa observasi, tes diagnostik, wawancara dan tes hasil belajar. Karena ditemukannya kesulitan siswa, maka diadakan pengajaran remedial. Jika dalam satu kelas, siswa lebih banyak mengalami kesulitan belajar (tidak memenuhi kriteria ketuntasan belajar secara klasikal) maka siswa diberikan pengajaran remedial tugas dan sebaliknya jika siswa lebih sedikit mengalami kesulitan (sudah memenuhi kriteria ketuntasan belajar) maka siswa diberikan pengajaran individu. Pengajaran remedial dilakukan setelah diketahui penyebab kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal Garis-Garis pada Segitiga dan pemberian pengajaran remedial dilakukan selama satu hari. Setelah siswa mendapatkan pengajaran remedial baik pemberian tugas dan pengajaran individu, maka diberikan tes hasil belajar untuk mengetahui apakah pengajaran remedial pemberian tugas dan pengajaran individu dapat mengatasi kesulitan siswa dalam meyelesaikan soal Garis-Garis pada Segitiga. Dari tes hasil belajar diperoleh bahwa masing-masing kesulitan dalam satu kelas siswa telah memenuhi lebih dari atau sama dengan 80% telah menjawab dengan benar dari banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal Garis-Garis pada Segitiga maka dapat disimpulkan bahwa pengajaran remedial dapat mengatasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal Garis-Garis pada Segitiga.
Perbedaan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Himpunan Menggunakan Teknik Think-Pair-Share Dan Jigsaw Di Kelas VII Smp Negeri 7 Medan Tahun Ajaran 2020/2021 Martini M
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i1.7068

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang terdiri dari dua kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa pada pokok bahasan himpunan menggunakan tipe Think-Pair-Share lebih tinggi daripada tipe Jigsaw di SMP Negeri 7 Medan tahun ajaran 2020/2021. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas 7 SMP Negeri 7 Medan. Sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini ada dua kelas, yaitu kelas VII-7 dan VII-6. Banyak siswa untuk masing –masing kelas adalah 40 orang. Instrument dalam penelitian ini terdiri dari tes pilih berganda sebayak 25 soal sebelum dilakukan uji coba validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda soal. Dari hasil uji coba tes tersebut ternyata diperoleh sebanyak 20 soal valid dan 5 soal tidak valid. Sebelum pengujian hipotesis, terlebih dahulu di uji normalitas dan homogenitas. Dari pengujian ini diperoleh bahwa sampel berasal dari populasi yang memiliki varians yang homogen dan berdistribusi normal. Dari analisis data diperoleh rata-rata dan simpangan baku pada kelas eksperimen A untuk data pretest 4,925 dan 1,22 sedangkan untuk data postest 6,5375 dan 1,59. Untuk nilai rata-rata dan simpangan baku kelas eksperimen B untuk data pretest 4,86 dan 1,56 sedangkan untuk data post test 5,58  dan 1,42. Dari analissi data dengan menggunakan uji-t pada taraf α=0,05 diperoleh thitung=2,88 sedangkan ttabel=1,6671 ternyata thitung>ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima.Dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar siswa pada pokok bahasan himpunan menggunkan tipe Think-Pair-Share lebih tinggi daripada tipe Jigsaw dikelas VII SMP Negri 7 Medan tahun ajaran 2020/2021.
Penerapan Model Pace Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Pada Smp Nurul Hasanah Mimi Maisyarah; Devi Afriyanti; Asrar Aspia Manurung
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i1.7078

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui begaimana penggunaan model pembelajaran PACE dalam meningkatkan asil belajar matematika pada siswa SMP Nurul Hasanah T.P 2017/2018. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adala siswa kelas VII-3 yang berjumla 33 orang siswa. Instrument dalam penelitian ini adala tes dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data dari tes belajar siswa pada pokok baasan aritmatika sosial menggunakan model PACE adalah diperoleh rata-rata tes awal adalah 63,78 sedangkan rata-rata tes siklus I adalah 68,93 dan rata-rata tes siklus II 79,84. Begitu juga dari data observasi menunjukkan peningkatan disetiap siklusnya. Pada observasi siklus I data menunjukkan rata-rata kelas sebesar 1,68 (cukup) dan pada observasi siklus II data menunjukkan rata-rata kelas sebesar 2,46 (baik). Dari data siswa diperoleh bahwa klas VII-3 mengalami peningkatan hasil belajar matematika dengan menggunakan model PACE. Kesimpulan dalam penelitan ini adalah: model PACE dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.Kata kunci:Model PACE, Hasil Belajar Siswa
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika Di Kelas VIII.B Melalui Model Belajar Penemuan (Discovery) di Kelas VIIIb Smp Negeri 3 Sibolga Semester II T.P. 2018/2019 Rahmi Utami Panjaitan
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v2i1.7070

Abstract

Salah satu program yang tercantum dalam   kurikulum  SMP Negeri 3 Sibolga adalah mutu pembelajaran harus dapat dilaksanakan dalam berbagai mata pelajaran termasuk mata pelajaran matematika. Oleh karena itu,  guru perlu melakukan inovasi pembelajaran di kelas, sehingga  siswa  senang dan termotivasi untuk belajar. Siswa betah ketika dilingkungan sekolah dan tidak merasa pembelajaran membosankan dan ingin cepat pulang. Tetapi kenyataannya, guru  sering menjumpai  beberapa kendala yang dapat menghambat kemajuan belajar jika hambatan itu tidak diselesaikan. Pengalaman penulis mengajar   di kelas VIII  sering menemukan hambatan-hambatan untuk mencapai  tujuan pembelajaran.   Tujuan penelititan tindakan kelas ini adalah Untuk perbaikan kinerja guru dalam proses pembelajaran, peningkatkan hasil  belajar  matematika   materi Lingkaran  di kelas VIII.B di SMP Negeri 3 Sibolga semester genap  Tahun Pelajaran 2018/2019 dan untuk mengetahui dampak dari model pembelajaran Penemuan (Discovery)  dalam  pembelajaran di kelas  VIII.B SMP Negeri 3 Sibolga semester genap  Tahun Pelajaran 2018/2019. Model Penelitian yang digunakan dalam PTK ini adalah model Kemmit dan Taggart (1988).  Menurut mereka dalam PTK  terdiri dari tahap-tahap  yakni  perencanaan, melakukan tindakan, observasi dan evaluasi. Refleksi dalam tahap siklus dan akan berulang kembali pada siklus-siklus berikutnya

Page 1 of 1 | Total Record : 10