cover
Contact Name
Muhammad Fadhli
Contact Email
fadhlikhan88@gmail.com
Phone
+6281361619291
Journal Mail Official
journal.jetl@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Education and Teaching Learning
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 26560283     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Education and Teaching Learning (JETL) invites lecturers, scholars, researchers, and students to contribute the results of their studies and research in fields related to education, which include textual and field studies with various perspectives, Education Management, Education Policy, Technology Education, Educational Psychology, Curriculum Development and Learning Strategies as well as the results of contemporary research in the field of Education. Scope Kategori pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 216 Documents
Membaca Resitatif sebagai Pendekatan Berorientasi Stabilitas untuk Mengembangkan Otomatisasi Pelafalan pada Pembelajar EFL Dhoni Tata Priya Pradita; Arif Suryo Priyatmojo
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3427

Abstract

Reading in EFL classrooms has increasingly shifted toward interactive and learner-centered approaches; however, contemporary pedagogy often prioritizes novelty and variation over stability and repetition, potentially overlooking essential processes in skill development. This article aims to conceptually examine the role of recitational reading as a stability-oriented pedagogical approach in fostering pronunciation automaticity among high school EFL learners. Adopting a conceptual research design, this study does not involve human respondents but instead synthesizes existing literature and cognitive theories, particularly Skill Acquisition Theory, to explain how repeated and structured oral reading contributes to language development. The analysis highlights that recitational reading, through repeated exposure and oral performance, strengthens the relationship between decoding and phonological processing, reduces cognitive load, and facilitates the gradual emergence of automaticity. Findings from prior studies indicate that reading aloud improves phonological accuracy, reading fluency, and comprehension, while also supporting learners’ confidence and engagement. Furthermore, pronunciation is positioned not merely as an isolated linguistic skill but as a foundational component underlying fluent reading and meaning construction. This study argues that stability, achieved through repetition and guided practice, precedes learners’ ability to process linguistic novelty effectively. Therefore, reading aloud should be reconceptualized as a cognitive-pedagogical mechanism rather than a conventional classroom activity. The study implies that EFL instruction should revalue repetition-based practices as theoretically grounded and pedagogically essential strategies for developing pronunciation automaticity, fluency, and overall reading proficiency.
Implementasi Pembelajaran Aktif dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI Di Sekolah Dasar Apta Fathul Aini Prasya; Dwi Putri Achliyanda; Tito Parta Wibowo; Desiawan Budi Eko Sanjaya; Yudi Ismanto; Zulfah Zulfah
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3432

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar yang menyebabkan hasil belajar belum optimal. Proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru membuat siswa cenderung pasif dan kurang berpartisipasi dalam kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode pembelajaran aktif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Bulakan 1 Cilegon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian terdiri atas guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas VI yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran aktif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran aktif mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan diskusi, kerja kelompok, tanya jawab, dan presentasi kelas. Sekitar 79% siswa terlibat aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, hasil dokumentasi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 72 menjadi 83 setelah penerapan pembelajaran aktif. Guru menyatakan bahwa suasana kelas menjadi lebih interaktif dan siswa lebih antusias mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode pembelajaran aktif efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa guru perlu menerapkan pembelajaran aktif secara konsisten untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan berpusat pada siswa.
Chatbot as a Speaking Partner: an Applied Linguistics Study on AI Interaction in Enhancing English Speaking Ability Chairunnissa Chairunnissa; Nazli Fahada; Saidatul Hanim; Insan Utama Sinuraya
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3441

Abstract

This study investigates the role of ChatGPT Voice as an AI-mediated speaking partner in enhancing English speaking ability among EFL learners from an Applied Linguistics perspective. The research employed a descriptive qualitative approach involving undergraduate students who experienced difficulties in spontaneous oral communication, low speaking confidence, and limited access to speaking partners. Data were collected through classroom observation, transcript documentation, and semi-structured interviews during several chatbot-assisted speaking sessions. The findings revealed significant improvement in five major indicators: fluency improvement, confidence increase, vocabulary expansion, response length, and speaking anxiety reduction. Learners gradually produced more continuous speech, longer responses, richer vocabulary, and greater interactional participation during human–AI conversation. The study also found that ChatGPT created a low-pressure communicative environment that encouraged learners to speak more freely without fear of negative judgment. In addition, AI-generated follow-up questions and conversational prompts stimulated discourse continuity and lexical development. The findings support communicative interaction theory, technology-mediated language learning, and AI-assisted willingness to communicate frameworks, which emphasize that oral proficiency develops through sustained and meaningful interaction. This study contributes a new perspective by positioning chatbot not merely as instructional technology, but as an autonomous communicative scaffold that facilitates human–AI interaction in speaking development. Therefore, chatbot-assisted communication can serve as an effective alternative for English speaking rehearsal in contexts where learners have limited opportunities for authentic conversational practice with native speakers.
Strategi Adaptasi Pembelajaran di Pesantren pada Fase Pemulihan Pasca Bencana Banjir Ahmad Zaki; Lia Ariska Ritonga
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan strategi adaptasi pembelajaran di pesantren pada fase pemulihan pasca bencana banjir, dengan studi kasus di Pondok Pesantren Al-Qisra Lubuk Sidup, Aceh Tamiang. Bencana banjir tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu keberlangsungan proses pendidikan serta kondisi sosial dan psikologis santri. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan adaptasi yang efektif dalam mengelola kembali pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi pembelajaran berlangsung secara bertahap dan dinamis, melalui penyesuaian ruang belajar, fleksibilitas jadwal, serta penggunaan metode pembelajaran yang kontekstual. Strategi manajemen yang diterapkan meliputi optimalisasi sumber daya, penyesuaian kurikulum, dan penguatan koordinasi internal. Selain itu, santri dan ustadz memaknai pengalaman pasca banjir sebagai ujian spiritual yang memperkuat solidaritas dan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi pembelajaran di pesantren pasca bencana merupakan proses multidimensional yang melibatkan interaksi antara faktor struktural, kultural, dan spiritual. Temuan ini memperkaya kajian manajemen pendidikan Islam dengan mengintegrasikan perspektif manajemen bencana dan teori adaptasi, serta memberikan implikasi praktis bagi pengelola pesantren dalam merancang strategi pemulihan pembelajaran yang adaptif dan berkelanjutan.
The Correlation Between Familiarity with Biak Folklore and English Reading Comprehension Competence Among Senior High School Students in Biak Papua Putri Anugraheli Ramba Orun; Iin Sulastri Ode Ami; Miftahul Jannah
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3425

Abstract

This study is based on the issue that English reading materials used in schools are often not connected to students’ local cultural backgrounds, making it difficult for learners to relate texts to their prior knowledge and daily experiences. In Biak, Papua, folklore remains an important cultural resource that is familiar to students and has the potential to support English reading comprehension through cultural familiarity and schema activation. This study aims to identify students’ familiarity with Biak folklore, assess their English reading comprehension competence, and examine the correlation between these two variables. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The participants consisted of 120 senior high school students in Biak, Papua. The instruments were a Biak folklore familiarity questionnaire and an English reading comprehension test adapted to the local cultural context. The data were analyzed using descriptive statistics and correlation analysis. The findings show that students had a fairly high familiarity with Biak folklore, with a mean score of 43.38, and a high English reading comprehension competence, with a mean score of 43.25. The correlation analysis revealed a positive and significant relationship between familiarity with Biak folklore and English reading comprehension competence, with a Pearson correlation coefficient of 0.518. It can be concluded that students who are more familiar with Biak folklore tend to have better English reading comprehension. This study implies that local folklore can be integrated into English reading materials to create contextual and culturally responsive learning.
Pengalaman Santriwati Kelas XI sebagai Peer Mentoring dan Dampaknya terhadap Psychological Well Being Aisyah Maulani Niken Cahyanti; Muhammad Farid Ilhamuddin
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3445

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran santriwati kelas XI di Pondok Pesantren Al-Amanah Junwangi yang tidak hanya menjalankan tugas organisasi, tetapi juga berperan sebagai pendamping bagi santriwati junior melalui praktik peer mentoring. Peran tersebut menghadirkan berbagai dinamika psikologis yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis (psychological well-being) santriwati. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengalaman santriwati kelas XI sebagai peer mentor serta kontribusinya terhadap psychological well-being di lingkungan pesantren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Partisipan penelitian terdiri atas lima santriwati kelas XI yang berperan sebagai pengurus organisasi santriwati. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman sebagai peer mentor memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan psikologis santriwati. Melalui proses membimbing junior, santriwati mengalami peningkatan kepercayaan diri, tanggung jawab, kemampuan mengelola emosi, serta keterampilan membangun hubungan interpersonal yang positif. Pengalaman tersebut juga mendukung perkembangan enam dimensi psychological well-being, yaitu self-acceptance, positive relations with others, autonomy, environmental mastery, purpose in life, dan personal growth. Selain itu, peran sebagai peer mentor turut mendukung pemenuhan kebutuhan psikologis dasar berupa autonomy, competence, dan relatedness. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peer mentoring merupakan sarana pembelajaran sosial yang mendukung perkembangan diri dan kesejahteraan psikologis santriwati. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan program peer mentoring sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan karakter santriwati di lingkungan pesantren.
Gambaran Kesejahteraan Psikologis pada Santri Korban Bullying Di Pondok Pesantren X Kota Surabaya Genya Mardha Putri; Muhammad Farid Ilhamuddin
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3446

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama memiliki intensitas interaksi sosial yang tinggi, yang di satu sisi mendukung pembentukan karakter, namun di sisi lain berpotensi memunculkan dinamika negatif seperti bullying. Fenomena ini menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis santri, terutama bagi korban yang mengalami tekanan secara berulang dalam lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesejahteraan psikologis pada santri korban bullying di Pondok Pesantren X Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap beberapa santri yang memiliki pengalaman sebagai korban bullying. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan untuk memahami makna pengalaman subjek secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korban bullying mengalami berbagai dampak psikologis seperti penurunan kepercayaan diri, perasaan takut, kecenderungan menarik diri, serta kesulitan dalam menjalin hubungan sosial. Namun demikian, beberapa santri juga menunjukkan adanya proses pemulihan melalui penerimaan diri, dukungan sosial, dan penguatan nilai religius yang membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka. Kesimpulannya, bullying memiliki dampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis santri, namun proses adaptasi dan dukungan lingkungan berperan penting dalam pemulihan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peran pesantren dalam menciptakan lingkungan yang aman serta menyediakan layanan pendampingan psikologis bagi santri korban bullying.
Makna Kesejahteraan Psikologis bagi Santri Minoritas Bahasa di MTS Al-Azhar Menganti Gresik Hanim Masruroh; Muhammad Farid Ilhamuddin
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3447

Abstract

Perbedaan bahasa dan dialek di lingkungan pesantren dapat menjadi tantangan bagi santri yang berasal dari daerah berbeda. Kondisi sebagai kelompok minoritas bahasa berpotensi menimbulkan hambatan komunikasi, kesulitan beradaptasi, serta memengaruhi kesejahteraan psikologis santri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna kesejahteraan psikologis pada santri minoritas bahasa di Pesantren Al-Azhar Menganti Gresik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan penelitian berjumlah empat santri berusia 14 tahun yang berasal dari Makassar, Madura, dan Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi tema-tema esensial yang muncul dari pengalaman partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase awal, perbedaan bahasa dan dialek menyebabkan rendahnya penerimaan diri, terbatasnya hubungan sosial, kesulitan dalam penguasaan lingkungan, berkurangnya orientasi tujuan hidup, serta terhambatnya pertumbuhan pribadi dan kemandirian. Setelah pelaksanaan psikoedukasi dan meningkatnya dukungan teman sebaya, para santri menunjukkan perkembangan positif pada seluruh dimensi kesejahteraan psikologis. Dukungan sosial dalam bentuk empati, bantuan komunikasi, kerja sama, dan motivasi belajar berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan adaptasi, hubungan interpersonal, serta optimisme terhadap masa depan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesejahteraan psikologis santri minoritas bahasa berkembang melalui proses adaptasi yang didukung oleh lingkungan sosial yang inklusif. Implikasinya, pesantren perlu mengembangkan program psikoedukasi dan penguatan dukungan sosial untuk menciptakan lingkungan yang menghargai keberagaman serta mendukung kesejahteraan psikologis seluruh santri.
Instruksi Guru EFL dalam Menerapkan MARSI untuk Meningkatkan Strategi Membaca Siswa Revalina Ulia Agustin Rofieq; Galuh Kirana Dwi Areni
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3454

Abstract

Reading comprehension is an essential skill in EFL learning, and students need appropriate reading strategies to support their understanding of texts. However, limited studies have examined how teachers implement metacognitive reading strategies during classroom instruction and how these strategies relate to students’ reading behavior. This study investigated the implementation of MARSI-based reading strategies in an EFL classroom and explored the relationship between teacher instruction and students’ reported reading strategies across the stages of the Genre-Based Approach (GBA). A descriptive qualitative design was employed involving one English teacher and eleventh-grade students in an advanced English class. Data were collected through lesson plan analysis, classroom observation, teacher interviews, and students’ questionnaire adapted from the MARSI framework. The data were analyzed based on the three MARSI categories: Global Reading Strategies (GRS), Problem-Solving Strategies (PSS), and Support Reading Strategies (SRS). The findings revealed that although MARSI-based strategies were not explicitly stated in the lesson plan, the teacher implemented all three categories during classroom instruction. Problem-Solving Strategies and Support Reading Strategies appeared more frequently during reading activities. Students also reported using strategies that were commonly reinforced by the teacher, such as rereading difficult sections, taking notes, identifying important information, and using dictionaries to understand unfamiliar words. These findings indicate that teacher instruction plays an important role in fostering students’ strategic reading behavior and metacognitive awareness in EFL classrooms. The study suggests that integrating metacognitive reading strategies into reading instruction may help students develop more effective and independent reading practices.
Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar: A Systematic Literature Review Siti Nurhayati; Sutrisni Andayani; Garianto Garianto
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis berbagai penelitian mengenai supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru sekolah. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengadopsi pedoman PRISMA 2020. Proses penelusuran artikel dilakukan melalui database Scopus, Google Scholar, Crossref, ERIC, dan GARUDA pada rentang publikasi Januari 2021 sampai Maret 2026 menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan supervisi akademik, kompetensi pedagogik guru, dan sekolah dasar. Berdasarkan proses identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi artikel, diperoleh 38 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis lebih lanjut. Data dianalisis menggunakan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola temuan, kecenderungan penelitian, model supervisi akademik, dan kontribusinya terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran, mengelola kelas, menerapkan strategi pembelajaran inovatif, dan melakukan asesmen autentik. Novelty penelitian ini terletak pada sintesis konseptual mengenai transformasi supervisi akademik modern dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru sekolah dasar, khususnya dalam konteks Kurikulum Merdeka dan pembelajaran berbasis deep learning.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 8 No 1 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 7 No 3 (2025): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 7 No 1 (2025): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 6 No 3 (2024): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol. 6 No. 3 (2024): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 6 No 1 (2024): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol. 6 No. 1 (2024): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 5 No 3 (2023): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol. 5 No. 3 (2023): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 4 No 3 (2022): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol. 4 No. 2 (2022): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 4 No 2 (2022): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 4 No 1 (2022): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 3 No 3 (2021): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 3 No 2 (2021): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 3 No 1 (2021): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 2 No 3 (2020): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 2 No 2 (2020): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 2 No 1 (2020): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 1 No 3 (2019): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 1 No 2 (2019): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) Vol 1 No 1 (2019): Journal of Education and Teaching Learning (JETL) More Issue