cover
Contact Name
Eny Qurniyawati
Contact Email
eny.qurniyawati@fkm.unair.ac.id
Phone
+6285785028088
Journal Mail Official
mgk@journal.unair.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Kampus C, Mulyorejo, Surabaya-60115, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Media Gizi Kesmas
Published by Universitas Airlangga
ISSN : 23017392     EISSN : 27458598     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Media Gizi Kesmas (MGK) is a scientific journal under the auspices of Universitas Airlangga that uses a peer review system and is published by the Faculty of Public Health, Universitas Airlangga. It is published twice a year, in June and December. Articles published in MGK include original research articles, literature reviews, and case studies. The scope of MGK includes Nutrition (Public Health Nutrition, Community Nutrition, Clinical Nutrition, Dietetics, Food and Nutrition, Food Service Management), Public Health (Health Policy and Administration, Occupational Health and Safety, Environmental Health, Biostatistics, Epidemiology, Health Promotion and Behavioral Science, Reproductive Health), and current issues in nutrition and public health.
Articles 459 Documents
Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Remaja di SMA Muhammadiyah 7 Sutorejo Surabaya Purwaningsih, Galuh; Sumarmi, Sri
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.399-406

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi pada remaja masih terjadi di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Menurut Riskesdas 2018, status gizi dengan indeks IMT/U pada remaja usia 16-18 tahun di provinsi ini masih tinggi, dengan prevalensi status gizi kurus 6,8%, gemuk 11,3% dan obesitas 5,1%. Proses pertumbuhan dan perkembangan pada masa remaja yang terjadi secara cepat menyebabkan peningkatan kebutuhan energi dan zat gizi. Jika hal ini tidak terpenuhi maka akan timbul masalah gizi.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pola makan, dan aktivitas fisik dengan gizi lebih pada remaja di SMA Muhammadiyah 7 Sutorejo, Surabaya.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross-sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 36 orang diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melaluiwawancara dengan menggunakan food frequency questionnaire (FFQ), food recall 2x24 jam, kuesioner recall aktivitas fisik 2x24 jam dan pengukuran antropometri untuk mengetahui Berat Badan dan Tinggi Badan. Analisis data menggunakan uji chi-square melalui program IBM SPSS Statistics v23. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi normal (77%), namun prevalensi status gizi gemuk masih tergolong tinggi (14,8%). Terdapat hubungan antara kecukupan energi (p=0,03), karbohidrat (p=0,000), protein (p=0,04) dan lemak (p=0,04), serta aktivitas fisik (p=0,041) dengan status gizi siswi. Kesimpulan: penelitian ini adalah terdapat hubunan antara kecukupan zat gizi dan aktivitas fisik dengan status gizi siswi. Diharapkan responden dapat selalu menjaga berat badan idealnya dan salahsatunya dengan menambah aktivitas fisik.Kata kunci: masalah gizi, pola makan, aktivitas fisik, status gizi, remaj
The Relationship of Sleep Duration, Excersise Habits, Physical Activity and Eating Frequency to Nutritional Status of Students of SMAN 22 Surabaya During The Pandemic Covid-19 Zuhar, Reza Farhana
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.500-507

Abstract

Background: The COVID-19 pandemic that has spread throughout the country has caused changes in behavior patterns due to social restrictions. This has resulted in activities outside the home and in open spaces being limited and even abolished and replaced with online activities (in the network). Students who usually take part in teaching and learning activities and do sports and extracurricular activities that they like at school turn into online activities at home. Teenagers cannot socialize with their friends and their space becomes limited during the Covid-19 pandemic so they tend to play social media and get a lot of sleep disorders and experience depression. In addition to changing activities, adolescents' eating patterns and sleep duration also change due to changes in daily routines. This condition affects the nutritional status of adolescents.Objectives: This study was conducted to analyze the relationship between sleep duration, exercise habits, physical activity and eating frequency with the nutritional status of the students of SMAN 22 Surabaya.Method: This research is an analytical observational study conducted at SMA Negeri 22 Surabaya with 170 respondents aged 15-17 years. The measurements taken included the respondent's nutritional status, anthropometry, sleep duration, exercise habits, physical activity and adolescent eating frequency during the pandemic. Statistical analysis used to test the hypothesis of this study using the chi-square test.Result: The nutritional status of non-obese as many as 94 students, and nutritional status of obesity as many as 76 students. Respondents with short sleep duration were 53 students, adequate sleep duration was 105 students, and long sleep duration was 12. Respondents with regular exercise habits were 45 students, and non-routine exercise habits were 125 students. Respondents with light physical activity were 75 students, moderate physical activity was 49 students, and high physical activity was 45 students. Respondents with low eating frequency were 113 students, 37 students had moderate eating frequency and 20 students had high meal frequency.Conclution: nutritional status is related to sleep duration, exercise habits, and eating frequency during the pandemic.
GAP Analysis Model Servqual Program Pemberian Permakanan Lansia di Kota Surabaya Muchlis, Dilalatul Urfiah
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.528-536

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi rentan terjadi pada lanjut usia diantaranya adalah masalah kesehatan akibat proses degeneratif yang dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga rentan terkena infeksi penyakit menular. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan program permakanan diantaranya untuk lanjut usia dari keluarga fakir miskin. Kriteria lanjut usia yang masuk dalam program permakanan yaitu seseorang berusia 60 tahun atau lebih yang berhak mendapatkan permakanan berdasarkan hasil penjangkauan (outreach) Perangkat Daerah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara pelayanan yang diberikan dengan pelayanan yang diharapkan oleh lansia dalam Program Pemberian Permakanan Lansia di Kota Surabaya.Metode: Jenis penelitian yaitu observasional analitik dengan menggunakan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebesar 401 lansia, 30 petugas Karang Werdha dan 30 petugas kirim dipilih menggunakan metode simple random sampling. Kuesioner Analysis Model Servqual digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan petugas program permakanan . Uji statistik menggunakan uji independent T-test.Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai GAP dimensi keandalan (reliability) -0,30, ketanggapan (responsiveness) -0,18, jaminan (assurance) -0,18, empati (emphaty) -0,20 dan bukti fisik (tangible) -0,21.Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan kualitas layanan yang diberikan tidak terpenuhi. Lima dimensi memiliki nilai negatif kesenjangan antara harapan dan ekspektasi lansia.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Orang Dengan Hiv/Aids (ODHA) kolbi, vindi elok latifatul
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.643-653

Abstract

Latar Belakang: Seluruh Dunia masih dihadapkan oleh permasalahan yang sama yakni HIV/AIDS. Penyakit yang tak kunjung usai ini cukup membahayakan mengingat belum adanya obat untuk penyakit ini hanya ada Anti Retro Viral (ARV) yang merupakan obat untuk membekukan virus dan mempertahankan hidup Data terakhir sampai Maret 2021, seperti dilaporkan oleh Ditjen P2P, Kemenkes RI, tanggal 25 Mei 2021, menunjukkan jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS di Indonesia sebanyak 558.618 yang terdiri atas 427.201 HIV dan 131.417 AIDS. Tujuan: tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi Kualitas Hidup Orang Dengan Hiv/Aids (ODHA). Metode: Metode yang digunakan dalam analitik ini adalah systematic literatur review, mengenai factor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup Orang Dengan Hiv/Aids(ODHA)  menggunakan modifikasi Population, Intervensi, Outcom (PICO) dengan database elektronik garuda, google schooler dan neliti. Menggunakan kata kunci. Kriteria inklusi dan eksklusi artikel dengan tahun terbit 2013-2021, responden seluruh Orang Dengan Hiv/Aids (ODHA) yang terdampingi, menggunakan metode RATER, artikel full text. Ulasan: menunjukkan 7 jurnal dengan berbagai variable diukur pengaruhnya dimana 4 jurnal dengan variable sama dan 3 jurnal variable berkaitan dihasilkan 7 variabel tidak berpengaruh dan lainnya memiliki pengaruh signifikan. Berdasarkan 7 jurnal tersebut didapatkan  dengan hasil akhir 9 variabel berhubungan dengan 2 barkaitan memiliki pengaruh tertinggi terhadap kualitas Hidup Orang Dengan Hiv/Aids (ODHA). Kesimpulan: Kesimpulan yang dapat diambil bahwasannya dukungan social merupakan factor yang paling berpengaruh terhadap Kualitas hidup Odha. Setelah itu disusul oleh factor kepatuhan dalam minum obat juga memiliki pengaruh yang cukup tinggi. Dalam hal ini peran keluarga sangat diperlukan. Factor depresi memiliki pengaruh 10 kali lipat disbanding jrnis kelamin, status marital serta stadium penyakit terhadap kualitas hidup Orang Dengan Hiv/Aids (ODHA). Saran yang dsebaiknya dibutuhkan adalah peran social, peran pemerintah dalam membuat kebijakan, layanan kesehatan dalam memprhatikan pasien HIV/AIDS, serta control pandangan masyarakat terhadap Orang Dengan Hiv/Aids (ODHA). Factor lain yang juga mempengaruhi kualitas hidup Orang Dengan Hiv/Aids (ODHA) adalah pendidikan, pengetahuan, status marital serta jenis kelamin.  
Mengoptimalkan Asupan Zat Gizi sebagai Upaya Preventif dalam Mengatasi Masalah Kesehatan Mental Kristy Alimin, Nadila Cahyaningtyas
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.548-555

Abstract

Latar Belakang: Zat gizi memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan mental seseorang. Hasil studi menjelaskan bahwa ketika seseorang dengan kondisi kesehatan mental yang tidak baik, akan sering mengalami kekurangan zat gizi tertentu, vitamin essensial, mineral, asam amino dan asam lemak omega-3. Dalam beberapa penelitian juga membuktikan bahwa semakin banyak seseorang mengonsumsi suatu makanan yang kaya akan buah-buah dan sayuran, tinggi lemak sehat, kacang-kacangan dan ikan serta rendah makanan olahan, maka semakin seseorang akan terlindungi dari gangguan mental. Tujuan: Studi ini dilakukan untuk mengetahui upaya preventif dalam mengatasi masalah kesehatan mental dengan mengoptimalkan asupan zat gizi. Metode: Literatur yang digunakan dari referensi article, e-book dan research selama 10 tahun terakhir, yaitu 2013-2021, dengan menggunakan kata kunci asupan zat gizi, kesehatan mental, peranan dan upaya preventif. Ulasan: : Berdasarkan literatur yang digunakan dari referensi article, e-book dan research selama 10 tahun terakhir, yaitu 2013-2021, didapatkan hasil bahwa adanya pengaruh pengaturan pola konsumsi makanan yang sehat dengan menambah asupan-asupan zat gizi, seperti asam lemak omega-3, asam folat, asam amino (protein), vitamin B12, vitamin A, C, D dan E, Selenium, Zinc, dan Probiotik terhadap kesehatan mental seseorang. Kesimpulan: Kofaktor zat gizi dalam mikronutrien dapat memainkan peran penting dalam mengarahkan proses metilasi DNA dan regulasi epigenetik telah banyak terlibat dalam perkembangan otak dan kesehatan mental. Dengan demikian, pengoptimalan asupan zat gizi, seperti asam lemak omega-3, asam folat, asam amino (protein), vitamin B12, vitamin A, C, D dan E, Selenium, Zinc, dan Probiotik, dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan oleh masyarakat sebagai upaya preventif dalam mengatasi masalah kesehatan mental.
Pengaruh Seduhan Kopi Robusta Sebagai Antioksidan Terhadap Kadar Malondialdehyde (MDA) pada Tikus Wistar Jantan Pratiwi, Endah
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.394-398

Abstract

Latar Belakang: Pola tidur jaga terbalik merupakan perilaku dimana pelaku tidak melakukan istirahat malam sebagai mana mestinya yang dilakukan oleh banyak orang, namun justru siang hari digunakan untuk istirahat malam/tidur. Untuk mencegah semua itu, diperlukan antioksidan yang mampu mencegah stress oksidatif. Ternyata sebuah penelitian membuktikan bahwa terdapat kandungan antioksidan flavonoid yang ada didalam kopi robusta (Coffea robusta) sebesar 10,90 µg/g, kandungan kafein sebesar 2,4%, protein sebesar 7,5%, dan kandungan chlorogenic acid (CGA) sebesar 6,4% sebagai antioksidan.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh seduhan kopi robusta terhadap kadar Malondialdehyde (MDA) pada tikus wistar jantan Metode PenelitianAlat dan Bahan : Kandang tikus, tempat minum, vakum, sonde lambung, timbangan elektronik, spuit, gunting bedah, pinset, dan spektrofotometri, Pakan standart tikus putih jantan strain wistar, aquadest, seduhan kopi robusta, larutan HCL, Reagensia untuk pengukuran kadar MDA, dan larutan kloroform.Rancangan Penelitian : Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pendekatan Randomized Post Test Only Control Group Design. Pengukuran MDA dilakukan dengan pereaksi thiobarbituric acid (TBA).Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil uji T independent, dengan jumlah sampel 6 dari masing masing kelompok (kontrol dan perlakuan) memiliki rata-rata konsentrasi MDA pada kelompok perlakuan (PI,P2,P3) sebesar 11.69 ± 15.49 nmol/mg) jika dibandingkan dengan kelompok kontrol (K12,K2) sebesar 12.83± 20.10 nmol/mg. Ini mengindikasikan bahwa dengan kelompok perlakuan stress psikologis yang diberikan seduhan kopi robusta mampu menurunkan kadar MDA sebagai penanda stress oksidatif.Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan konsentrasi MDA antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kata kunci : Pola tidur terbalik, Antioksidan, Stress oksidatif, Kopi Robusta 
Uji Kandungan Zat Pengawet Formalin pada Buah Impor di Pasar Tradisional Kabupaten Gresik Zulfatiswada, Agista -
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.508-513

Abstract

Latar Belakang: Buah-buahan memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang tidak salah jika masyarakat mengkonsumsi buah-buahan untuk meningkatkan imunitas. Di era globalisasi fenomena dimana semakin banyak pedagang buah impor baik di pasar tradisional maupun di pasar modern. Buah impor membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sampai di Indonesia sehingga untuk mempertahankan kualitas tidak sedikit produsen yang menggunakan formalin atau Formaldehyde sebagai bahan dasar pengawet.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan zat pengawet formalin pada buah impor di pasar tradisional Kabupaten Gresik.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Pengujian kandungan zat pengawet formalin menggunakan tes kit formalin dengan dua kali pengujian. Penelitian hanya fokus pada tiga jenis buah impor yang meliputi buah apel merah, buah apel fuji dan buah anggur merah. Lokasi penelitian dilakukan di pasar tradisional A dan pasar tradisional B Kabupaten Gresik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam sampel yang diuji terdapat dua sampel positif yang mengandung formalin dan empat sampel lainnya yang dinyatakan negatif.Kesimpulan: Kedua buah yang positif mengandung formalin yaitu buah apel merah dari New Zeland dan buah anggur merah dari Amerika dimana kedua jenis buah tersebut dibeli di pasar tradisional B Kabupaten Gresik sehingga diharapkan pemerintah lebih memperketat kembali pengawasan masuknya buah impor ke Indonesia dengan tujuan mengantisipasi masuknya buah impor berbahaya yang mengandung formalin.
Peran Kader Dalam Proses Pemberdayaan Pada Kegiatan Desa Siaga Aktif di Desa Ujung Piring, Kramat, Sembilangan dan Kamal Kabupaten Bangkalan skm, zainab
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.556-560

Abstract

Latar Belakang: Pemberdayaan adalah proses pemberian informasi secara terus menerus dan berkelanjutan kepada individu, keluarga, atau kelompok yang dapat membantu berubah dari tidak tahu menjadi tahu atau sadar dan menjadi mau atau mampu melaksanakan apa yang di perkenalkan. Adanya proses pemberdayaan akan membantu peran kader dalam pengembangan Desa Siaga Aktif. Tujuan: Mengetahui Peran Kader dalam proses pemberdayaan pada kegiatan desa siaga aktif di desa Ujung Piring, Kramat, sembilangan dan desa Kamal Kabupaten Bangkalan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan wawancara mendalam. Hasil: Kader Ujung Piring, Kramat, sembilangan dan desa Kamal dalam menjalankan menjalankan perannya dinilai sudah memenuhi harapan. Dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat kader ujung piring, kramat dan sembilangan masih di dampingi oleh bidan desa, Kader desa kamal dalam melakukan penyuluhan kepada masyarakat sudah tidak didampingi oleh bidan desa. Kesimpulan: Peran kader  sudah cukup baik, namun dalam melaksanakan kegiatan diperlukan dukungan dari berbagai pihak yaitu bidan desa, petugas promosi kesehatan puskesmas, tokoh masyarakat, kepala desa dan masyarakat desa. Kata kunci: Peran, Kader, Desa Siaga Aktif, Pemberdayaan
Hubungan Antara Indeks Masa Tubuh Dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorders (Studi Kasus pada Pekerja Operator Container Crane PT. X Surabaya) Minna Rika, Atik Kholish
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.365-370

Abstract

Latar Belakang: Di era globalisasi seperti saat ini mempengaruhi beberapa aspek terutama pada bidang ekonomi perdagangan yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi timbulnya suatu permasalahan kesehatan pada pekerja. Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan penyakit akibat kerja terbesar kedua yang banyak dialami pekerja karena timbulnya keluhan atau gangguan pada bagian-bagian otot rangka. Di Indonesia tingkat prevalensi keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) sebesar 24,7%. Salah satu pekerjaan yang berisiko mengalami keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) yaitu tenaga kerja bongkar muat terutama Operator Container Crane. Penyebab gangguan musculoskeletal dapat diakibatkan dari faktor internal dan faktor eksternal, salah satunya yaitu factor indeks masa tubuh. Kelebihan berat badan (Overweight) dan obesitas dapat mempercepat kerusakan stuktur tulang karena menyangga berat badan yang terlalu berat sehingga terjadi penekanan pada bantalan saraf tulang belakang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan indeks masa tubuh pekerja operator container crane di PT. Terminal Petikemas Surabaya terhadap keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Metode: Desain penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat Cross-sectional kepada 61 responden. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dari hasil observasi dan analisis kuisioner serta lembar penilaian Nordic Body Maps (NBM). Data penelitian kemudian dianalisis menggunakan uji non parametrik korelasi spearmen menggunakan aplikasi SPSS. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan sebanyak (59%) responden memiliki indeks masa tubuh gemuk (overweight). Berdasarkan uji korelasi spearmen yaitu tidak terdapat hubungan antara indeks masa tubuh dengan keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) dengan nilai signifikasi (p= 0,585). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan uji statistik tersebut maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antra indeks masa tubuh dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Meskipun begitu hal ini harus tetap diwaspadai agar tidak terjadi penyakit akibat kerja. Disarankan untuk tetap menjaga konsumsi makan yang seimbang, aktifitas fisik yang cukup serta olahraga yang teratur.
Literature Review: Potensi Umbi Garut sebagai Pangan Alternatif untuk Penderita Diabetes Melitus NUR MAHWITA ADI SETYANINGRUM, WITA
Media Gizi Kesmas Vol 11 No 2 (2022): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2022)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v11i2.2022.595-603

Abstract

Latar Belakang: International Diabetes Federation (IDF) (2021) menyebutkan pada tahun 2021 diperkirakan bahwa 537 juta orang menderita diabetes, angka tersebut diproyeksikan akan mengalami peningkatan mencapai 643 juta orang pada tahun 2030 dan 783 juta orang pada tahun 2045. Salah satu pengaturan pola makan untuk membantu mengendalikan kenaikan glukosa darah adalah dengan memilih sumber pangan yang memiliki indeks glikemik (IG) yang rendah. Umbi garut memiliki kandungan indeks glikemik yang rendah serta senyawa bioaktif seperti polisakarida larut air, serat pangan, dan diosgenin yang berpotensi dalam penurunan kadar gula darah Tujuan: Tujuan penulisan literature review ini adalah untuk memberikan informasi dan gambaran tentang kandungan gizi dan senyawa bioaktif pada umbi garut yang memiliki pengaruh positif terhadap penurunan gula darah, serta pemanfaatannya yang diolah menjadi berbagai jenis masakan. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah study literature dengan menggunakan desain Systematic Literature Review Artikel dicari dengan menggunanakan database Google Scholar. Setelah dilakukan screening, 11 artikel memenuhi syarat dan kriteria. Ulasan: Berdasarkan beberapa hasil penelitian diketahui umbi garut segar dan olahannya memiliki indeks glikemik di bawah 55 yang tergolong rendah. Tepung garut mengandung 1,12% serat pangan larut air, 1,49% serat pangan tidak larut air 3,98% polisakarida larut air, serta 2,16 mg/100 g diosgenin. Kesimpulan: Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini yaitu umbi garut memiliki potensi sebagai makanan pokok alternatif untuk penderita diabetes melitus karena kandungan indeks glikemiknya yang rendah dan mudah diolah menjadi berbagai jenis makanan.