cover
Contact Name
Charis Fathul Hadi
Contact Email
chariselektro@gmail.com
Phone
+6285649231296
Journal Mail Official
chariselektro@gmail.com
Editorial Address
Prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik , Universitas PGRI Banyuwangi Jl.Ikan Tongkol No. 22 Banyuwangi 68416, Jawa Timur
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Journal Zetroem
ISSN : 2656081X     EISSN : 2656081X     DOI : -
jurnal zetroem yang dapat dimuat dalam jurnal ini meliputi bidang keilmuan Teknik Elektronika, Teknik Kendali, Sistem Tenaga, Telekomunikasi, Informatika, Sistem Distribusi. Makalah dapat berupa ringkasan laporan hasil penelitian atau kajian pustaka ilmiah. Makalah yang akan dimuat hendaknya memenuhi format yang telah ditentukan.
Articles 145 Documents
Implementasi Rancangan Sistem Informasi Geografis Lokasi Penginapan Di Desa Doulu Nova Mayasari; Chairul Rizal; Fitri Wulandari
ZETROEM Vol 5 No 1 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v5i1.2713

Abstract

Desa Doulu merupakan Desa yang terletak di Kecamatan Brastagi Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara yang cukup di kenal karena memiliki objek wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Sistem informasi yang menyajikan informasi objek wisata di Desa tersebut hanya menampilkan gambar dan namanya saja yang disajikan dalam bentuk peta, media iklan surat kabar dan web yang belum menyajikan petunjuk langsung ke lokasi wisata yang dituju. Permasalahan yang didapat dari informasi media tersebut bagi wisatawan adalah tidak mendapatkan pentunjuk langsung lokasi objek wisata letak posisi secara geografisnya. Hal ini dibutuhkan teknologi yang dapat menyajikan infromasi objek wisata yaitu Sistem informasi geografis (SIG) Seperti hal dengan informasi yang memberi penjelasan dalam informasi wisata harus meliputi data dan gambar yang nyata dan benar. Sehingga para wisatawan yang ingin bepergian ke Desa Doulu tetapi masih belum tahu lokasi atau tempat objek wisata yang menarik untuk dikunjungi dapat diketahui oleh wisatawan yang akan berkunjung. Untuk mengatasi masalah tersebut penulis menggunakan pendekatan pada model pemetaan digital berupa SIG(Sistem Informasi Geografis) dengan berbasis mobile android memanfaatkan google maps sebagai peta digital. Metode yang di pakai dalam peneltian ini dengan menggunakan UML (Unifed Modeling Language), program PHP, java dan database MySQL sebagai penyimpanan data. Sistem informasi Geografis (SIG) objek wisata alam ini memiliki dua program yaitu program admin untuk mengelola data wisata berbasis web dan program user untuk menampilkan objek wisata berbasis mobile android. Sistem informasi geografis ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kecepatan kepada masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai Objek Wisata Alam di Desa Doulu.
Monitoring Suhu Dan Kelembapan Tanah Pada Kebun Buah Naga Berbasis Sensor DS18B20 Dan YL69 Charis Fathul Hadi; Hasyim As’ari; Ikwanul Qiram
ZETROEM Vol 5 No 1 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v5i1.2715

Abstract

Di tahun 2017 Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi mencatat luas lahan pertanian buah naga di kawasan Banyuwangi selatan mencapai 2.800 Ha. Namun, 90% dari luas lahan pengelolaan budidaya buah naga tersebut masih dilakukan dengan cara tradisional yang hanya menggantungkan pada siklus panen saja. Mulailah tahun 2017 – 2019 secara drastis banyak petani buah naga memanfaatkan energi listrik sebagai penyinaran kebunbuah naga guna untuk membantu meningkatkan kapasitas panen di luar musim. Optimilasisi hasil panen buah naga duluar musim di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor suhu pencahaayaan,kadar kelembapan tanah, irigasi, Pada proses penyinaran kebun buah naga terdapat kendala yaitu belum mengetahui berapakah optimalisasi suhu yang di hasilkan, serta berapa optimalisasi kelembapan tanah dalam mendapatkan produktifitas panen yang maksimal. Dari segi ini peran teknologi Pengaplikasian elektronika dalam bidang pertanian yaitu sebagai monitoring suhu dan kelembapan tanah berbasis sensor DS18B20 dan YL69 pada penyinaran kebun buah naga. Perkombinasian arduino, mikrokontroller serta sensor DS18B20 dan YL69 dan LCD sebagai menampilakan suhu dan kelembapan pada kebun buah naga untuk memonitoring berapakah suhu dan kelembapan tanah guna untuk mendapatkan hasil panen buah naga yang maksimal di luar musim. Pada penelitian ini memiliki 7 tahapan. Tahapan (1) Analisis kebutuhan.Tahap (2) perancanan. Tahap (3) pembuatan alat monoting. Tahap (4) uji coba alat, Tahap (5) perbaikan jika ada kekurangan atau error alat. Tahap (6) proses pengambilan data.Tahap (7) kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan Tahun 2020. Proses pembuatan alat di lakukan di Lab Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi. Sedangkan Pengambilan data di perkebunan buah naga desa kedungwungu kecamatan tegaldlimo kabupaten banyuwangi dari hasil penelitian di dapat suhu dan kelembapan tanah yang optimum mendapatkan hasil panen buah naga sebanyak 16 buah naga setiap pohonya pada nilai suhu 350 C serta kelembapan tanah 89%. Sedangkam hasil panen minimum menghasilkan 4 buah naga dengan suhu 24 0 C dan kelembapan tanah 69%.
Prototype Sistem Monitoring Suhu Dan Kelembapan Udara Pada Tanaman Cabai Berbasis (IOT) Arif Fahmi; Charis Fathul Hadi; Ahmad Martin Yusa
ZETROEM Vol 4 No 2 (2022): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang Bangun Sistem Monitoring Suhu dan Kelembapan Udara untuk Budidaya Tanaman Cabai dengan Konsep Smart Farming Berbasis Internet of Things (IoT) merupakan inovasi untuk melakukan pemeliharaan tanaman cabai dengan cara pemantuan suhu dan kelembapan udara otomatis. Perancangan sistem ini menggunakan sebuah alat teknologi Microcontroller yaitu sensor DHT11 yang dapat digunakan untuk mengukur suhu dan kelembapan udara suatu ruangan. Perancangan sistem ini menggunakan Metode Research and Development. Metode tersebut memiliki tahapan-tahapan yang akan menjadi acuan dalam pembuatan sistem yang kemudian dianalisa dan digambarkan menggunakan flowchart. Hasil yang diharapkan dengan adanya sistem rancang bangun monitoring ini adalah membantu petani tanaman cabai dalam pemantauan suhu dan kelembapan udara dimanapun tanpa perlu datang kelokasi greenhouse. Alur untuk membuat rancang bangun sistem monitoring ini yang pertama adalah tahapan inisialisasi, kemudian dilanjutkan dengan tahan set up wifi dan platform Thingspeak, lalu dilanjutkan pada tahap menampilkan data visual. Maka dari itu, rangkaian sistem monitoring perawatan tanaman cabai dengan konsep smart farming yaitu menggunakan sensor DHT11 dapat mengetahui nilai suhu udara pada ruangan greenhouse budidaya tanaman cabai. Uji coba menampilkan nilai rata-rata suhu yang optimal untuk pertumbuhan tanaman cabai rawit, yaitu 24,9°C, sehingga petani dapat memantau suhu dan kelembaban udara suatu ruangan greenhouse secara fleksibel dan stabil serta dapat meminimalisir waktu para petani tanaman cabai dalam melakukan pemantauan.
Klasifikasi Helm Keselamatan Mengunakan Metode Convolutional Neural Network (CNN) Aldiana Nugroho Mianah; Diah Arie Widhining K; Farrady Alif Fiolana
ZETROEM Vol 5 No 2 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v5i2.2765

Abstract

Dunia industri yang menggunakan sumber daya manusia, sepenuhnya terkait dengan proses produksi yang membutuhkan penerapan teknologi mutakhir. Kemampuan teknologi untuk meningkatkan proses produksi juga bisa berbahaya jika digabungkan dengan kondisi, prosedur, dan sistem kerja yang tidak aman. Selain itu, baik pengusaha maupun karyawan biasanya mengabaikan adanya bahaya untuk mencapai tujuan produksi. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah diterapkan di setiap bisnis untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, proses kerja, dan sistem kerja. Sehingga dibuatkanlah sistem tahap awal yang nantinya bisa membedakan pekerja yang memakai helm atau tidak, yang nantinya bisa memudahkan para pekerja sebagai pengingat untuk memakai helm keselamatan. Menggunakan Arsitektur CNN untuk mengklasifikasi citra pekerja yang memakai helm atau tidak, memberikan hasil dari penelitian yaitu pertama menganalisa hasil konvolusi pada salah satu citra dan menampilkan seluruh kernel yang digunakan pada proses konvolusi membuah hasil yaitu citra output memberikan visual yang cukup jelas dengan citra awal, kedua yaitu Evaluasi Arsitektur CNN dengan menggunakan Confusion Matrix memberikan hasil accuracy sebesar 81% dan Mean Square Error sebesar 18,8%. Pengujian Terakhir yaitu menguji prediksi gambar lainnya.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Penyakit Menggunakan Metode Akupuntur Pada Telapak Tangan Ahmad Irfan Al Farasyi; Farrady Alif Fiolana; Diah Arie Widhining K
ZETROEM Vol 5 No 2 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v5i2.2942

Abstract

Setiap orang ketika sedang menderita suatu penyakit, sel didalam tubuh akan mengalami kerusakan. Jika hal ini sudah terjadi, maka akan terjadi suatu proses regenerasi sel yang baru. Metode yang digunakan untuk mendeteksi sel yang rusak dengan cara teknik akupuntur yaitu mengalirkan arus tegangan kecil pada titik akupuntur yang ada di telapak tangan. Jika titik akupuntur dapat dialiri listrik, maka terdapat gangguan atau masalah pada organ yang diwakili oleh titik akupuntur tersebut. Proses berjalannya pendeteksian penyakit pada telapak tangan pasien yang dialiri arus listrik tegangan kecil untuk mendapatkan nilai threshold sebagai titik acuan rangsang di tubuh pasien dan dilakukan pendeteksian penyakit melalui titik akupuntur pada telapak tangan dengan hasil yang akan ditampilkan dilayar PC. Pada penelitian ini menggunakan metode research and development yaitu hasil yang akan digunakan untuk pengembangan suatu penelitian. Dalam hal ini, pasien sebagai objek penelitian dan penyakit pasien digunakan sebagai sampel. Penelitian ini dilakukan pada 5 orang yang berbeda dengan 3 kali pendeteksian, sehingga didapatkan persentase kesesuaian pendeteksian penyakit sebesar 73% dan ketidaksesuaian pendeteksian sebesar 27%.
Perancangan Generator Axial Fluks 3 Phasa Pada Pembangkit Listrik Tenaga Ombak (PLTO) Muhammad Hasan Basri; Sulistiyanto; Ach. Najihuddin
ZETROEM Vol 5 No 2 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v5i2.2943

Abstract

Perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini berimbas pada peningkatan kebutuhan energi listrik yang sangat besar. Pada penelitian ini energi listrik adalah salah satu elemen paling mendasar dari kehidupan di dunian. Teknologi yang sedang marak dikembangkan adalah pembangkit listrik tenaga ombak (PLTO), PLTO menggunakan generator sebagai pengubah energi mekanis menjadi energi listrik. Pada perancangan generator axial fluks 3 phase ini dilakukan beberapa cara diantaranya 1) Mendesain Generator, 2) Mempersiapkan bahan dan alat, 3) Merancang dan mencoba, 4) Menguji dan menganalisa. Dari hasil perancangan, pembuatan, pengujian, dan analisis penilitian dapat diperoleh kesimpulan, Perancangan generator Axial Fluks 3 Phasa yang dirancang bisa menghasilkan daya listrik pada pembangkit listrik tenaga ombak yang rendah, dapat dibuktikan melalui pengambilan data selama 2 hari yang dilakukan pada jam 08:30 – 10:45 wib. Pada saat pengambilan data hari pertama dapat diketahui tegangan 16,06 volt, arus 0,66 Amper, rpm puly 10,59, rpm motor 39,8, dan daya listrik 10,60 watt, ini semua data dari hari pertama yang paling tinggi. Dan di hari ke 2 didapatkan hasil tegangan 16,2 volt, arus 0,65 Amper, rpm puly 141,5, rpm motor 192,2, dan daya listrik 10,53. Dengan rotor yang dibuat 12 buah kumparan 5000 lilitan yang mampu menghasilkan arus DC rata-rata 11,8 A, dengan menggunakan massa pelampung.
Rancang Bangun Proteksi Transmisi Listrik terhadap Multi Gangguan Agus Kiswantono Agus Kiswantono
ZETROEM Vol 5 No 2 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v5i2.2999

Abstract

Energi listrik merupakan energi yang tidak terlihat oleh kasat mata maka dari itu dibutuhkan sebuah media untuk monitoring dan pengaman terhadap segala perubahan yang terjadi. Jurnal ini dibuat untuk membahas sebuah rancang bangun alat untuk memproteksi drop tegangan, tegangan lebih, dan arus lebih pada jalur transmisi listrik 15 KV, yang di monitoring melalui aplikasi LabVIEW menggunakan perangkat hardware Arduino Uno. Tujuan dari monitoring ialah, agar dapat memantau besaran-besaran listrik baik tegangan maupun arus yang sedang dialirkan ke beban secara real time. Arduino Uno berfungsi sebagai media komunikasi antara PC dan sensor-sensor yang mengukur tegangan dan arus. Pembacaan sensor tegangan menggunakan modul khusus untuk membaca listrik DC dan sensor arus menggunakan ACS712 5A. Arus sensor ACS712 5A mampu mengukur arus hingga 5 ampere. Output tegangan yang dihasilkan oleh sensor sebesar 185 mV/A. ACS712 memiliki karakteristik yaitu posisi tanpa beban telah menghasilkan output sebesar 2,5 Volt.. Diperlukan sebuah program berupa Graphic User Interface (GUI) dalam aplikasi LabVIEW, sedangkan pada board Arduino Uno telah terprogram Lifa Base , yaitu program dasar pada hardware agar GUI dapat memproses tiap masukan dari sensor-sensor. Hasil yang diharapkan adalah mampu memproteksi Drop Tegangan, Over Voltage, dan Over Current sesuai dengan besaran-besaran yang bisa kita tentukan secara manual.
Penentuan Penjualan Barang Berdasarkan Pengelompokan Produk dengan K-Means Clustering Metode CRISP-DM Pada CV Sembako Dina Narayana Sakti Aji; Fauzan Natsir; Siti Istianah
ZETROEM Vol 5 No 2 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v5i2.3041

Abstract

CV Sembako Dina adalah perusahaan distributor bahan pokok yang menjual produk berupa produk makanan dan non makanan. Penjualan barang memerlukan analisis hasil penjualan sebagai peningkatan penjualan. CV Sembako Dina dalam menentukan penjualan barang masih belum menggunakan metode khusus sebagai landasan untuk memetakan barang berdasarkan pengelompokan daya jual produk. Pemetaan produk yang tidak seimbang mengakibatkan penjualan yang disusun tidak merata sehingga menyebabkan adanya penumpukan stok barang sehingga melebihi kapasitasnya. Selain itu ketidakrataan penjualan bisa juga mengakibatkan tidak adanya barang yang terjual sehingga menurunkan profit perusahaan. Pada penelitian ini dengan metode bisnis CRISP-DM menggunakan model algoritma K-Means sebagai salah satu algoritma yang digunakan untuk mengklaster produk untuk mendapatkan model pengelompokan produk. K-Means banyak dipakai karena kemudahan dan kesederhanaan algoritmanya. Kelompok produk yang dibentuk divalidasi dengan evaluasi Davies-Bouldin Index untuk mendapatkan model kelompok yang optimal. Hasil penelitian didapatkan jumlah kelompok yang optimal yaitu 3 kategori. Penjualan barang dan manajemen stok selanjutnya dipetakan berdasarkan 3 kategori tersebut sesuai kebijakan perusahan dalam meningkatkan penjualan.
Implementasi Sistem Pemeringkatan Pegawai dengan Metode SAW pada Instansi Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan Arif Rahman Hakim; Fauzan Natsir; Fery Rahmawan Asma
ZETROEM Vol 5 No 2 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v5i2.3068

Abstract

Kebutuhan akan teknologi terbilang penting, karena dengan adanya teknologi pekerjaan yang dilakukan secara umum dapat diselesaikan lebih mudah dan terhitung cepat. Dalam kehidupan sehari-hari kita seringkali menemukan permasalahan dalam pengambilan keputusan. Masalah yang muncul akan sangat berpengaruh pada hasil keputusan yang diambil terlebih lagi dalam sebuah organisasi. Sehingga saat ini terdapat sebuah sistem yang dapat membantu menentukan alternatif dalam suatu permasalahan yaitu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dimana terdapat alternatif, kriteria dan pembobotan yang digunakan untuk menentukan solusi yang terbaik. Dalam hal proses pemeringkatan pegawai, di BPKP saat ini masih menggunakan cara yang tidak terukur dan belum memadai secara sistem. Terdapat beberapa pimpinan unit kerja yang menentukan peringkat pegawai hanya berdasarkan preferensi pribadi tanpa melihat kinerja dan kontribusi nyata dari pegawai tersebut. Kemudian adanya human error saat perhitungan penilaian pun menjadi kendala dalam menentukan peringkat pegawai di unit kerja. Berdasarkan permasalahan di atas, maka diperlukan sebuah sistem pemeringkatan pegawai yang berbasis sistem pendukung keputusan sehingga dapat membantu menentukan peringkat pegawai yang ada di lingkungan BPKP. Salah satu model yang akan digunakan untuk membangun sebuah sistem pendukung keputusan adalah Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena metode ini memiliki beberapa keunggulan antaranya mudah dipahami, sangat fleksibel serta dapat memecahkan masalah yang kompleks berdasarkan pengetahuan dan pengalaman manusia. Sehingga diharapkan sistem pemeringkatan pegawai dengan metode SAW ini dapat membantu dan memudahkan pimpinan dalam pengambilan keputusan untuk pemeringkatan pegawai di BPKP.
Tata Kelola Manajemen Kas Masjid Al-Anwar Dengan Metode PIECES Chandra Faris Abdurrahman; Fauzan Natsir
ZETROEM Vol 5 No 2 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v5i2.3070

Abstract

Pada era globalisasi dan moderen seperti sekarang teknologi imformasi semakin berkembang dengan cepat dan pesat, terutama bagi organisasi atau perusahaan. Pemanfaatan teknologi ini tentunya juga dapat digunakan untuk kepengurusan masjid, salah satunya dalam mengurus keuangan masjid, keuangan masjid berasal dari masyarakat yang secara sukarela menyalurkan dana pada masjid, maka dalam mengelola keuangan sangat dibutuhkan konsep akuntabilitas dan transparasi. Keuangan masjid sendiri bisa meliputi beberapa hal seperti anggaran, sumber, dana, laporan keuangan, informasi tersebut tentunya perlu disampaikan pada jama’ah masjid Al-Anwar Bekasi. Dengan alasan tersebut maka pemanfaatan teknologi ini diperlukan pada manajemen keuangan masjid, sehingga informasi tersebut mudah disampaikan pada jamaah atau masyarakat melalui media penyimpanan atau penyimpanan informasi secara elektronik yang dapat diakses dengan mudah oleh bendahara Masjid Al-Anwar Bekasi.

Page 7 of 15 | Total Record : 145