cover
Contact Name
Sukardin
Contact Email
jurnalprima8@gmail.com
Phone
+6887765978484
Journal Mail Official
jurnalprima8@gmail.com
Editorial Address
Sukardin MNS Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram Jln. Asri VI no.136 BTN Perum Elit Kota Mataram Phone: +6287765978484 Email: jurnalprima8@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 24770604     EISSN : 26215152     DOI : -
Core Subject : Health,
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is research articles in the field of health professions The Focus and Scope of Your Healthy Journal are as follows: - Basic nursing - Health care - Health Knowledge - Midwifery - Public health - Health education if the articles out of the listed scope will be automatically rejected by the editorial team before going into the review stage.
Articles 215 Documents
PENGARUH LATIHAN FISIK I DAN II TERHADAP KEMAMPUAN MENGONTROL PERILAKU KEKERASAN PADA PASIEN PERILAKU KEKERASAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA MUTIARA SUKMA Ni Made Sumartyawati
Jurnal PRIMA Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v5i2.147

Abstract

Violent behavior is a response of stressor faced by someone by sowing particular actual violent behaviour to either himself, other people or environment in either verbal or non verbal means to physically or psychologically injure others. The therapy may help such patients is physical exercise I and II. This research is aimed at determining the effect of physical exercise I and II on the ability to control violent behaviour. The research is using method of Pre-Experimental study designed with post-test study with one group pre-test and post-test. This research involved 30 respondents with violent behavior treated in Inpatient room of Mutiara Sukma Mental Hospital, selected through purposive sampling. The data were collected through observation and interview. The data then were statistically examined using Wilcoxon Signed Rank Test within α= 0.05. The research showed that before of relaxation therapy the ability to control violent behaviour, 20 respondents (67%) of them were categorized as poor (unable to control), 10 respondents (33%) were fair (simply able enough to control. This is percentage showed that they are categorized as unable to control the violent behaviour. After they were provided with phisical exercise I and II, 27 of the respondents (90%) were categorized as good or able to fully control violent bihaviour, this is due to the interest of the respondents to follow the physical exercise therapy I and II. It is inferred that physical exercise therapy I and II had significant effect in controlling the violent behaviour. It is suggested that nurses providing the therapy work in appropriate procedure within to reach the fulfilment of the available indicators.
ANALISIS USAHA KESEHATAN MASYARAKAT BERDASARKAN MANAJEMEN UMUM YANG BERKWALITAS DI PUSKESMAS Muslim Tasim
Jurnal PRIMA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v6i1.174

Abstract

Usaha Kesehatan Masyarakat merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat tingkat pertama yang mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Penenitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha Kesehatan masyarakat berdasarkan managemen umum yang berkwalitas di Puskesmas. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, wawancara dan studi literatur berdasarkan kebijakan dan dokumen yang terkait dengan Upaya Kesehatan Masyarakat di Puskesmas. Dokumen yang digunakan sebagai literatur adalah pedoman, kebijakan dan/atau peraturan yang berlaku terkait Upaya Kesehatan Masyarakat di Puskesmas. , Puskesmas memiliki peran sebagai gerbang pertama yang diharapkan bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara komprehensif, tidak hanya melakukan pelayanan kepada perseorangan tetapi juga kepada masyarakat yang lebih luas. Di harapkan Dinas Kesehatan memberikan pelatihan dan bimbingan kepada tim perencana puskesmas dan tenaga struktural Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sehingga mampu juga memberikan bimbingan yang berkesinambungan kepada pemegang program
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS RENDAM KAKI AIR HANGAT DAN AROMATERAPI MAWAR TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA DI BALAI SOSIAL LANJUT USIA MANDALIKA NTB Ageng Abdi Putra
Jurnal PRIMA Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v3i1.63

Abstract

Sleeping is a basic need of human being that should be fulfilled. Sleeping disorder may cause serious problem or even the decrease of life quality. This is often faced by elderly which cause the decrease of sleep quality. The therapy of foot soaking in warm water and the rose aromatherapy are non-pharmacological therapy that is useful to overcome the sleep problem. This research is aimed at determining the effectiveness comparison between foot soaking in warm water and rose aromatherapy on the sleeping quality of elderly in Mandalika Social House for Elderly West Nusa tenggara. This research was designed to be quasi-experimental study (two-group comparison pretest and post test design). The samples were 22 respondents selected through purposive sampling. The instrument to measure the sleep quality is Pittsburgh Sleep Quality Index. The data were analyzed with mann Whitney U. Based on the statistic test with the value of significance is 0.136 > 0.05 showing that Ha is rejected and H0 is accepted which means that there is difference between foot soaking in warm water and rose aromatherapy on the sleeping quality of elderly. The research inferred that there is the effectiveness between foot soaking in warm water and rose aromatherapy on the sleeping quality of elderly. So that both foot soaking in warm water and rose aromatherapy could be considered as alternative treatment to help elderly from sleep disorder of elderly. Keywords : sleeping need, elderly, relaxation deep breathing
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU POST PARTUM DENGAN SIKAP IBU DALAM MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS KOTARAJA LOMBOK TIMUR Ni Nyoman Santi TU
Jurnal PRIMA Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i1.101

Abstract

Pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif sangat diperlukan sampai usia 6 bulan dan tetap mempertahankan pemberian ASI yang dilanjutkan bersama makanan pendamping sampai 2 tahun. Permasalahan utama dalam pemberian ASI eksklusif adalah kurangnya pengetahuan dan sikap ibu. Hal ini dikarenakan rendahnya status pendidikan, kurangnya kesadaran akan pentingnya ASI, ibu bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu post partum dengan sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Puskesmas Kotaraja Lombok Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post partum di Puskesmas Kotaraja Lombok Timur, jumlah sampel sebanyak 35 ibu post partum dengan menggunakan teknik sampling accidental smpling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Analisis data yang digunakan adalah chi square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu post partum dengan sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Analisa data menggunakan chi square menunjukan bahwa uji statistic dengan nilai p= 0,003< p= 0,05 yang menyatakan ada hubungan antara pengetahuan ibu post partum dengan sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEJERUK Lani Ingga Budiarsih
Jurnal PRIMA Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v5i1.137

Abstract

Asi eksklusif memiliki kontribusi yang besar terhadap tumbuh kembang anak dan daya tahan tubuh anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif adalah pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan tingkat pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Pejeruk. Design penelitian ini adalah deskripsi analitik korelasi dengan pendekatan “Cross Sectional”. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah 100 responden. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 26 Februari 2019-4 Maret 2019, dengan menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji spearman rank dengan α= 0,05. Hasil Uji statistik spearman rank menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan pemberian ASi eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Pejeruk dengan nilai p=0,001 (p < α). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diharapkan dapat memberikan informasi bagi masyarakat dan fasilitas kesehatan setempat untuk lebih meningkatkan penyuluhan tentang ASI Eksklusif di Wilayah kerja Puskesmas Pejeruk
Studi Fenomenologi : Kesiapan Perawat Pada Fase Respon Bencana Banjir Sambelia di Nusa Tenggara Barat Antoni Eka Fajar Maulana
Jurnal PRIMA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v1i1.11

Abstract

WestNusa T en ggara has a lot potential for disaster. The earthquake was recorded as the most frequent disaster; but floods are disasters that give the most serious impact. Sambeliafloods occur almost every year, but the Worst occurred in 2012. Disaster Response Team or teams of health requires the involvement of the majority o_/"nurses to meet the needs of individuals, groups or communities. To perform its role_ fully, the nurse must be able to prepare themselves physically and mentally. Most nursesfelt confusion, anxiety, and emotional tension while in the disaster area. Thepurpose ofthis study was to explore the readiness o/‘nurses in the response phase ofthe_ flood disaster in Nusa Tenggara Barat.Penelitian Sambelia uses qualitative research design Hermeneutics Phenomenology approach. Participants who participated in this study as many as jive people Belanting PHC nurses who have had the experience ofbeing the health team Sambeliajlood. The results o/interview transcripts were analyzed using analysis ofhermeneutic according Diekelmann, et. al (1 989). The analysisfinds 7 themes, namely positivefeelings toward the task, negative jeelings about the task, the nurse 's perception about the assignment, the assignment as a form of responsibility, a form of awareness, preparation necessary, this research is expected pengobatan.Berdasarkan services services institutions and agencies can plan repairs and improvements disasterpreparedness, especially to maximize the role of nurses through the policies of local governments with clear regulations.Keywords .' Readiness Nurse, Phase Response, Flood.
Hubungan Waktu Pengenalan Mp-Asi Dengan Pertumbuhan Anak Balita Usia 7-24 Bulan Di Kelurahan Menala Wilayah Kerja Puskesmas Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Dian Sukma Astuti
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.41

Abstract

   Waktu pengenalan Mp-Asi yang baik dapat menunjang pertumbuhan balita. Pertumbuhan pada anak balita seharusnya mencapai angka kumulatif sebesar 60% dari pencapaian target 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu pengenalan Mp-Asi dengan pertumbuhan anak balita usia 7-24 bulan di kelurahan Menala Wilayah kerja Puskesmas Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat.   Penelitian ini merupakan survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional menggunakan instrument kuesioner badan alat timbang badan. Populasi sebanyak 169 anak balita dan sampel sebanyak 44 anak balita di Kelurahan Menala wilayah kerja Puskesmas Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Uji Chi-Square dengan Alternative fisher’s exact.   Dari hasil penelitian menunjukkan Waktu Pengenalan Mp-Asi tidak ada hubungan dengan pertumbuhan anak balita usia 7-24 bulan di Kelurahan Menala Wilayah Kerja Puskesmas Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat, di buktikan dengan hasil uji Fisher’s exact didapatkan nilai p=0,589 > α=0,05.   Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bila waktu pengenalan Mp-Asi tepat, maka belum tentu anak balita pertumbuhannya baik. Karena pertumbuhan anak balita tidak hanya dipengaruhi oleh waktu pengenalan Mp-Asi, namun bisa disebabkan oleh faktor lain yaitu genetik, emosi, hormon ataupun lingkungan.
HUBUNGAN KEPADATAN HUNIAN TEMPAT TINGGAL DENGAN KEJADIAN ISPA ANAK BALITA ( 1 - 5 TAHUN) DI DESA SESELA LOMBOK BARAT NUSA TENGGARA BARAT Endy Bebasari Ardhana Putri
Jurnal PRIMA Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i1.92

Abstract

Diketahui dari data Puskesmas Gunung Sari Lombok Barat, di Desa Sesela angka kejadian ISPA (Infeksi Saluran Nafas Akut) pada anak balita merupakan kasus tertinggi pada tahun 2017. ISPA dapat disebabkan oleh kepadatan hunian yang tinggi sehingga menyebabkan pertukaran udara yang tidak sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kepadatan hunian tempat tinggal dengan status ISPA anak balita usia 1 sampai 5 tahun di Desa Sesela Lombok Barat. Sampel penelitian berjumlah 89 anak yang diambil secara random sampling dari total populasi 825 anak di Desa Sesela. Rancangan studi yang digunakan adalah cross sectional dan uji analisis yang digunakan adalah Uji korelasi Pearson Chi Square dengan α=0.10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 9 anak (10%) pernah terkena ISPA pada 14 anak (16%) dengan kepadatan hunian tidak memenuhi syarat dan dari 36 tempat tinggal (40%) yang memenuhi syarat terdapat 30 anak (34%) tidak ISPA. Kepadatan hunian tempat tinggal tidak berhubungan dengan kejadian ISPA anak balita di Desa Sesela Lombok Barat (p=0.599). Faktor lingkungan sebagai penyebab lainnya adalah luas ventilasi dan paparan asap dalam rumah. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah meneliti faktor lingkungan lain sebagai penyebab ISPA anak balita karena kejadian ISPA di Desa Sesela Lombok Barat masih menduduki penyakit tertinggi pada anak balita.
PENGARUH TERAPI BERMAIN HOSPITAL STORY TERHADAP KECEMASAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI RUANG RAWAT INAP RSUD PATUT PATUH PATJU KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2018 Indah Putri Noviyanti
Jurnal PRIMA Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v5i1.128

Abstract

Kecemasan merupakan kondisi emosional yang tidak menyenangkan dan tidak diketahui jelas sebabnya seperti dampak dari hospitalisasi yakni anak akan menolak tindakan perawatan dan pengobatan, untuk mengurangi dampak tersebut diperlukan suatu media yang dapat mengungkapkan rasa cemasnya, salah satunya adalah terapi bermain. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh terapi bermain hospital story terhadap kecemasan anak usia prasekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan one group pretest and post tess design yaitu dilakukannya pretest terlebih dahulu kemudian setelah diberi intervensi dilakukan post test. Polulasinya adalah semua anak usia prasekolah yang dirawat di IRNA Anak RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat dengan estimasi 19 orang, sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 19 orang. Hasil penelitian menggunakan Analisis statistik uji parametrik didapatkan nilai p = 0,000 (
PENGARUH PEMBERIAN SELF HYPNOSIS TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN TIDUR PADA LANSIA DI LINGKUNGAN GEDUR BARU MATARAM I Made Eka Santosa
Jurnal PRIMA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v6i1.165

Abstract

Usia lanjut adalah faktor yang paling sering berhubungan dengan peningkatan prevalensi gangguan tidur. Tingginya masalah pemenuhan kebutuhan tidur yang terjadi pada lansia memerlukan penanganan yang sesuai untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan tidur. Gangguan tidur dimanifestasikan dengan perasaan lelah, gelisah, palpebra nampak hitam, kelopak mata bengkak, konjungtiva merah, sakit kepala dan sering menguap dan mengantuk. Kualitas tidur sangat penting bagi kesehatan lansia secara umum.Salah satu tindakan non farmakologis yang dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan tidur pada lansia adalah dengan melakukan self Hypnosis. Self hypnosis merupakan bagian dari hypnotherapy yang menekankan pada penggunaan kalimat-kalimat sugesti yang memberikan efek menenangkan dan relaksasi maksimal otot-otot tubuh sehingga memudahkan lansia untuk tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self hypnosis terhadap pemenuhan kebutuhan tidur pada lansia di Lingkungan Gedur Baru MataramDesain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah disain pra eksperimental dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah lansia yang mengalami gangguan pemenuhan kebutuhan tidur yang berjumlah 33 lansia dengan menggunakan Total Sampling. Analisa data dilakukan dengan Uji Paired T-Test. Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 > Alfa = 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh self hypnosis terhadap pemenuhan kebutuhan tidur pada lansia sehingga dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi keperawatan mandiri untuk membantu lansia yang mengalami gangguan pemenuhan kebutuhan tidur.