cover
Contact Name
Sukardin
Contact Email
jurnalprima8@gmail.com
Phone
+6887765978484
Journal Mail Official
jurnalprima8@gmail.com
Editorial Address
Sukardin MNS Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram Jln. Asri VI no.136 BTN Perum Elit Kota Mataram Phone: +6287765978484 Email: jurnalprima8@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 24770604     EISSN : 26215152     DOI : -
Core Subject : Health,
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is research articles in the field of health professions The Focus and Scope of Your Healthy Journal are as follows: - Basic nursing - Health care - Health Knowledge - Midwifery - Public health - Health education if the articles out of the listed scope will be automatically rejected by the editorial team before going into the review stage.
Articles 215 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI PASIEN PASCA STROKE DALAM MELAKUKAN LATIHAN REHABILITASI MEDIK DI POLIKLINIK RSUD PROVINSI NTB TAHUN 2019 Ernawati -
Jurnal PRIMA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v6i1.164

Abstract

Rehabilisasi Stroke merupakan bagian yang sangat penting dari upaya pemulihan pada pasien pasca Stroke.Rehabilisasi Stroke dapat membantu pasien Stroke dalam banyak hal yaitu membangun kekuatan, koordinasi, daya tahan atau ketahanan dan rasa percaya diri.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan motivasi pasien pasca stroke dalam melakuakan rehabilitasi medik. Desain Penelitian adalah design korelatif dengan jumlah sampel 50 orang. Penelitian ini dilakukan di Poliklinik Rehabilitasi Medik RSUD Provinsi NTB pada bulan Juli 2019. Alat pengumpul data pada penelitian ini adalah kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan responden memiliki dukungan keluarga yang baik sebanyak 33 (66%) dan memiliki motivasi yang baik sebanyak 30 (60%) dan berdasarkan uji analisis Spearman Rank didapatkan P Value 0.000 yang artinya α < 0.1 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Dukungan Keluarga dengan Motivasi Pasien Pasca Stroke dalam Melakukan Latihan Rehabilitasi Medik di Poliklinik RSUD Provinsi NTB Tahun 2019. Saran diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memperkaya perkembangan ilmu khususnya dalam bidang keperawatan
Perbedaan Pengaruh Terapi Kompres Hangat Dan Teknik Slow-Stroke Back Massage Terhadap Perubahan Intensitas Nyeri Pada Lansia Yang Mengalami Penyakit Osteoarhritis Di Panti Sosial Tresna Werdha “Puspakarma” Mataram Eva Marvia
Jurnal PRIMA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i1.24

Abstract

Menua adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti dan mempertahankan fungsi normalnya sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan yang diderita. Masalah-masalah kesehatan akibat penuaan terjadi pada berbagai system tubuh adalah penyakit yang paling tinggi prosentasenya adalah osteoartritis. Salah satu cara non farmakologi untuk mengatasi osteoartritis ini adalah dengan pemberian stimulasi kulit dengan tehnik slow-stroke back massage dan kompres hangat. Mekanisme kerja slow-stroke back massage adalah menurunkan intensitas nyeri menggunakan prinsip teori gatecontrol dan teori endorphin sedangkan Kompres hangat merupakan tindakan keperawatan dengan memberikan kompres hangat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan rasa nyaman dan mengurangi rasa nyeri.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian pra-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest desain. Data yang terkumpul kemudian dianalisa dengan menggunakan uji hipotesis t tes dan uji hipotesis regresi. Populasinya adalah lansia yang mengalami nyeri osteoarhritis di Panti Sosial Tresna Werdha ”Puspakarma” Mataram. Sampel yang digunakan sebanyak 20 responden dengan teknik pengambilan  total sampling. Berdasarkan uji statistic t test dan uji regresi dengan α = 0,05 di dapatkan hasil uji t test pada kompres hangat p value < α (0,01 < 0,05) sedangkan pada slow-stroke back massage p value < α (0,26 < 0,05) dan hasil uji regresi pada kompres hangat p value < α (0,00 < 0,05) sedangkan pada slow-stroke back massage p value > α (0,82 > 0,05). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedua terapi tersebut mempunyai pengaruh terhadap nyeri osteoarhritis pada lansia di Panti Sosial Tresna Werda ”PUSPAKARMA” mataram akan tetapi ada perbedaan yang lebih signifiktan antara kedua terapi tersebut.
PENGARUH AROMATERAPI MAWAR TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA DI BALAI SOSIAL LANJUT USIA MANDALIKA NTB Ni Made Sumartyawati
Jurnal PRIMA Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v3i2.82

Abstract

Masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia adalah gangguan tidur atau insomnia. Seorang lansia akan membutuhkan waktu lebih lama untuk memulai tidur serta memiliki waktu sedikit untuk tidur nyenyak dan pemenuhan tidur secara kualitas menurun. Tujuan peneliti untuk mengetahui apakah ada pengaruh aromaterapi mawar terhadap kualitas tidur lansia di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang mengalami insomnia di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB, sampel 22 responden dengan teknik sampling porvosive sampling, pengambilan data menggunakan wawancara mengunakan kuisioner. Analisa yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa sesudah pemberian aromaterapi mawar Kualitas tidur kurang ada 2 orang (9,09%), kualitas tidur cukup ada 6 orang (27,27%), kualitas tidur baik ada 14 orang (59,09%), dan kualitas tidur buruk 22 (100.0%). Dan dari hasil analisa data menggunakan uji wilcoxon didapatkan Kualitas Tidur Post dan Kualitas Tidur Pre-4.122 Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 dengan tingkat kemaknaan < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwah ada pengaruh aromaterapi mawar terhadap kualitas tidur lansia di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB. Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB pemberian aromaterapi mawar dapat meningkatkan kualitas tidur pada lansia.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS ANTARA PEMBERIAN TEPID SPONGE BATH DAN KOMPRES PLESTER TERHADAP PERUBAHAN SUHU TUBUH ANAK BATITA YANG MENGALAMI DEMAM DI RUANG ANAK RSUD dr. R. SOEDJONO SELONG LOMBOK TIMUR Ageng Abdi Putra
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.115

Abstract

Demam adalah suhu tubuh di atas batas normal biasa, dapat di sebabkan oleh zat toksin yang mempengaruhi pusat pengaturan suhu, penyakit-penyakit bakteri, tumor otak atau dehidrasi. Demam bukanlah penyakit, melainkan tanda dari penyakit. Mayoritas penyebab demam pada anak adalah infeksi, baik karena bakteri maupun virus. Perawat sangat berperan untuk mengatasi demam melalui peran mandiri ataupun kolaborasi, seperti tepid sponge bath dan kompres plester. Penelitian ini dilakukan pada 22 sample yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok tepid sponge bath dan kompres plester dengan menggunakan teknik acidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Pengolahan data menggunakan uji wilcoxon mann-whitney u test. Hasil uji statistik didapatkan hasil bahwa ada perbedaan efektivitas antara pemberian tepid sponge bath dan kompres plester terhadap perubahan suhu tubuh anak batita yang mengalami demam di ruang anak RSUD dr. R. Soedjono Selong dengan nilai p value
PENGARUH TERAPI PIJAT EFFLEURAGE TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI LINGKUNGAN BATU RINGGIT SELATAN KELURAHAN TANJUNG KARANG KOTA MATARAM Baiq Nova Aprilia Azamti
Jurnal PRIMA Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v5i2.151

Abstract

Usia lanjut sangat berkaitan dengan berbagai perubahan akibat proses menua seperti perubahan anatomi/fisiologi dan berbagai penyakit atau keadaan patologik sebagai akibat penuaan. Salah satu perubahan fisik yang terjadi pada lansia adalah meningkatnya tekanan darah atau hipertensi. Berdasarkan data Posyandu Lansia di Batu Ringgit Selatan dari 115 lansia terdapat 42 lansia (36,5%) yang menderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh terapi pijat effleurage terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Designs One Group Pretest-Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 42 Lansia. Jumlah sampel 38 orang dengan teknik pengambilan Purposive Sampling. Pengambil data menggunakan lembar observasi dan dianalisis dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian terapi, dimana terjadi penurunan jumlah hipertensi fase 1 dari 68.42% menjadi 44.74% dan pada hipertensi fase II terjadi perubahan dari 2.63% menajdi 0%. Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh terapi pijat effleurage terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di lingkungan Batu Ringgit kelurahan Tanjung Karang Kota Mataram. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah semakin sering diberikan terapi pijat effleurage terhadap lansia yang menderita hipertensi, maka akan sangat membantu untuk meringankan penyakit hipertensi.
PENGARUH PEMBERIAN MASSAGE PETRISSAGE TERHADAP PENURUNAN DISMENOREA PADA SISWI MAN 2 SUMBAWA BESAR Eti Sumiati
Jurnal PRIMA Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v3i1.67

Abstract

Angka kejadian nyeri haid di dunia sangat besar. Rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap negara mengalami nyeri haid. Diperkirakan 55% perempuan Indonesia usia produktif mengalami nyeri haid. Salah satu tindakan nonfarmakologi untuk menurunkan dismenorea (nyeri haid) adalah pemberian massage petrissage yang dapat membantu meningkatkan aliran darah dan meningkatkan relaksasi fisik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian massage petrissage terhadap penurunan dismenorea pada siswi MAN 2 Sumbawa Besar. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest-postest. Subyek penelitian adalah siswi MAN 2 Sumbawa Besar yang mengalami dismenorea. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Jumlah sampel sebanyak 30 responden. Analisis data yaitu menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian massage petrissage dapat menurunkan rasa nyeri pada responden karena sebelum diberikan massage petrissage sebanyak 23 (76,7%) responden mengalami nyeri haid akan tetapi turun menjadi 2 (6,7%) responden setelah diberikan massage petrissage. Hasil analisis data dengan uji t diperoleh taraf signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), artinya terdapat pengaruh yang bermakna antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan perlakuan massage petrissage pada siswi MAN 2 Sumbawa Besar. Kata-kata kunci: Massage petrissage, dismenorea, remaja
HUBUNGAN PELAKSANAAN SUPERVISI DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT PELAKSANA DI INSTALANSI RAWAT INAP RSUD PATUT PATUH PATJU KABUPATEN LOMBOK BARAT Ni Made Sumartyawati
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.105

Abstract

Supervisi keperawatan merupakan kegiatan pengawasan dan pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan oleh supervisor, ditujukan untuk mengawasi seluruh staff keperawatan menjalankan tugasnya dengan baik, memperbaiki proses keperawatan yang sedang berlangsung, serta memberikan kepuasan kerja perawat pelaksana yang disupervisi. Kepuasan kerja perawat pelaksana dapat meningkatkan motivasi bekerja perawat lebih baik, sehingga tercapai kualitas. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampling dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana yang bertugas di instalansi rawat inap kelas III (IRNA III, IRNA Paru, dan IRNA Anak) RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat sebanyak 30 orang, dengan tehnik sampling yang digunakan adalah total sampling. Isntrumen yang digunakn adalah lembar kuesioner dan analisa datanya menggunakan Uji Spearman Rank dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian diperoleh nilai Pvalue = 0,000 (Pvalue < α), hal ini berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, dengan kekuatan hubungan (derajat korelasi) kuat dan arah positif (koefisien rho = 0,623). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pelaksanaan supervisi kepala ruang dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat. Rekomendasi yang diajukan dari penelitian ini adalah bagi pihak manajemen rumah sakit untuk dijadikan bahan pertimbangan agar semakin meningkatkanperbaikan sistem manajemen terutama untuk pelaksanaan supervisi.
PENGARUH TERAPI SSBM TERHADAP PERUBAHAN TD PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI BSLU MANDALIKA NTB Citra Sepriana
Jurnal PRIMA Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v5i2.141

Abstract

Being old is the phase of life that every single human at the age of 60 or above faces. The more the age, the more problem of physical problem, mental change and psychological change as the process of being old. This research is aimed at determining the effect of slow stroke back massage therapy on the change of blood pressure of elderly with hypertension in Elderly Social House of Mandalika NTB. 20 respondents had hypertension were elected as samples through total sampling. This research is designed to use pre-experimental one group pretest-posttest. Research instruments using observation sheets, needle sphygmomanometers, stethoscopes and SSBM guidelines. The data were collected through observation sheet and analyzed with wilcoxon signed ranks. The results showed that most were at the age of 60-74 years, mostly female genders, and most were not in school, treatment was administered for 7 days in respondents, most of the respondents had changed Decrease in blood pressure, and a small part suffered permanent blood pressure because the respondent is not in the situation of relaxation when administered therapy. It is inferred that there is effect of slow stroke back massage therapy on the change of blood pressure of elderly with hypertension in Elderly Social House of Mandalika NTB.
Pengaruh Pemberian Kompres Es Batu Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Anak Usia Pra Sekolah yang Dilakukan Prosedur Pemasangan Infus di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Endah Sulistiyani
Jurnal PRIMA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v1i1.15

Abstract

Distress is a negative effect during hospitalization on children. Invasive procedures, separation anxiety and painful which cause considerable child distress. Invasive procedures during hospitalization continuesly distress. Intrusive procedures such as venipuncture are Well understood as a stressfull event for children. Pain management were pharmacological and non pharmacological. Cutaneus stimulation is a non pharmacological theraphy to reduce venipuncture related pain and can be performed by nurses. Ice cube is cutaneus stimulation. The purpose ofthis study was determining the effect of ice cube prior to venipuncture on pain related responses in preschool age child. This study is quasi experiment with nonequivalent control group after only design. The subject were 64 preschool child selected by purposive sampling. Two groups were chosen for this study: 32 the test and 32 control group. Pain responses were measured using Wong Baker faces Pain Scale and confounding factor were measured using quesionaire. After homogeneity test this study analyzed with chi square. Result showed that ice cube reduced pain on preschool age child who were venipuncture, 813% mild pain with ice cube and I6, 7% mild pain Without ice cube onp:0. 01, a <0, 05. Ice cube efficient and effective for cutaneus stimulation. Pediatric nurse could apply ice cubefor atraumatic care on venipuncture procedures. Sex, ethnic, member offamily present, and child experience did not effect pain relieve in chidren. Child fear significantly effect for pain relieve in preschool ege child.Key word : ice cube, pain management, pain scale, venipuctur references : 41 ( 1995 2009 )
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSJ PROVINSI NTB Ni Made Sumartyawati
Jurnal PRIMA Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v3i1.58

Abstract

Kualitas pelayanan di rumah sakit sangat dipengaruhi oleh sumber daya manusia yang ada di dalamnya, salah satunya adalah tenaga keperawatan. Kepuasan kerja perawat merupakan sasaran penting dalam manajemen sumber daya manusia. Faktor yang mempengaruhi kepuasaan kerja adalah kepemimpinan, lingkungan kerja, dan motivasi kerja. Motivasi penting karena diharapkan dengan motivasi setiap tenaga kerja mau bekerja keras dan antusias untuk mencapai produktivitas kerja tinggi. Desain penelitian survey cross sectional. Penelitian dilaksanakan tanggal 1 Juni 2014 sampai 3 Juni 2014 terhadap 65 orang perawat di ruang rawat inap RSJ Propinsi NTB, menggunakan kuesioner penelitian. Rata-rata motivasi 88.83 dan kepuasan kerja 73.54. Terdapat hubungan positif hubungan positif kuat antara motivasi dengan kepuasan kerja perawat, nilai r = 0.734 dan p = 0.000. Ada hubungan antara motivasi dengan kepuasan kerja. Saran: Diharapkan RSJ Propinsi NTB mengoptimalkan sistem manajemen yang dapat meningkatkan motivasi, sehingga dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat. Kata Kunci : Motivasi, Kepuasan Kerja

Page 10 of 22 | Total Record : 215