PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is research articles in the field of health professions The Focus and Scope of Your Healthy Journal are as follows: - Basic nursing - Health care - Health Knowledge - Midwifery - Public health - Health education if the articles out of the listed scope will be automatically rejected by the editorial team before going into the review stage.
Articles
215 Documents
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP PERUBAHAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG KARANG
Marvia, Eva
Jurnal PRIMA Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v3i1.57
Lanjut usia merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan dimana seseorang mengalami perubahan secara biologis, psikologis, maupun sosial. Peningkatan jumlah Lanjut Usia yang tinggi berpotensi menimbulkan berbagai macam permasalahan salah satunya penyakit degeneratif yaitu penyakit kronik menahun yang banyak mempengaruhi kualitashidup serta produktivitas seseorang, dimana progresivitas penyakit akan bertambah seiring bertambahnya usia penderita seperti penyakit diabetes melitus. Data WHO menyebutkan bahwa tahun 2000 terdapat sekitar 171 juta orang pasien DM di dunia dan di perkirakan jumlah ini akan meningkat menjadi 366 juta orang tahun 2030. Di Indonesia jumlah pasien DM sekitar 8 juta orang dan diperkirakan akan mengalami peningkatan pada tahun 2030 menjadi sekitar 21 juta orang. Pengendalian diabetes untuk menjaga gula darah tetap terkontrol salah satunya dengan pemberian rebusan daun kelor bagi penderita diabetes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap perubahan kadar glukosa darah pada lansia penderita diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja puskesmas tanjung karang. Desain penelitian ini adalah Pra-Eksperiment dengan pendekatan One Group Pre-Test dan Post-Test Design. Sampel yang digunakan adalah lansia penderita diabetes melitus tipe II. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan uji statistik menggunakan T Test. Kata kunci : “Diabetes melitus tipe II, Rebusan Daun kelor, Kadar glukosa darah “
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOBILITAS TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONJERUK KABUPATEN LOMBOK TENGAH TAHUN 2017
Hardiani, Sri
Jurnal PRIMA Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v4i1.95
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan, pengetahuan dan mobilitas terhadap penggunaan kontrasepsi di Wilayah Kerja Puskesmas Bonjeruk Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita kawin usia dini pada 5 tahun terakhir yaitu tahun 2012 - 2016 yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Bonjeruk Kabupaten Lombok Tengah menggunakan teknik stratifide propotional random sampling. Data sebanyak 179 responden dengan menggunakan perhitungan jumlah sampel Lameshow. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat dengan menggunakan uji chi square dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis bivariat, variabel yang signifikan berhubungan terhadap penggunaan kontrasepsi yaitu pengetahuan (p0,05). Pada analisis multivariat, variabel yang memenuhi syarat pengujian (p
HUBUNGAN PERASAAN KESEPIAN DENGAN PERILAKU BERISIKO TERTULAR HIV/AIDS PADA TENAGA KERJA INDONESIA (TKI) DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Santosa, I Made Eka
Jurnal PRIMA Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v5i1.131
Salah satu kelompok populasi yang rawan terhadap penularan HIV/AIDS di Kabupaten Lombok Timur adalah para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mengingat Kabupaten Lombok Timur adalah pengirim TKI terbesar kedua di Indonesia. Mobilitas dan migrasi pada TKI dapat menciptakan kondisi rentan tertular HIV yang didukung oleh perilaku berisiko tinggi untuk tertular HIV/AIDS. Penularan HIV pada TKI sangat mungkin diakibatkan karena perilaku berisiko tinggi terhadap penularan HIV/AIDS. Selain diakibatkan oleh rendahnya pengetahuan dan sikap terhadap penularan HIV/AIDS, beberapa faktor yang menyebabkan lebih tingginya risiko pada pekerja migran antara lain : mobilitas tinggi, perpisahan dengan pasangan yang menimbulkan perasaan kesepian, terjerumus dalam industri seks, kesulitan beradaptasi dengan kondisi tempat tujuan sehingga rawan stres dan terjebak dalam penggunaan narkoba. Dari beberapa faktor diatas peneliti ingin mengetahui hubungan antara perasaan kesepian dengan perilaku berisiko tertular HIV/AIDS pada TKI di Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional analytic, tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 461 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kuesioner dan pedoman wawancara yang dimodifikasi dari Survey Surveilans Perilaku (SSP) tahun 2005 dan UCLA Loneliness Scale. Dari hasil pengolahan data statistik didapatkan nilai korelasi Chi-Squared sebesar 0,013 yang berarti lebih kecil dari nilai Alfa 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan ada hubungan antara kesepian dengan perilaku berisiko tertular HIV/AIDS pada TKI di Kabupaten Lombok Timur. Hubungan bersifat positif yang berarti semakin tinggi tingkat perasaan kesepian, semakin tinggi pula perilaku berisiko tertular HIV/AIDS pada TKI di Kabupaten Lombok Timur.
PENGARUH PENERAPAN FAMILY CENTERED CARE TERHADAP PELAKSANAAN PERSONAL HYGIENE (MEMANDIKAN)
Putra, Ageng Abdi
Jurnal PRIMA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v6i1.168
Kebersihan sangat penting bagi setiap individu. Jika sedang sakit atau dirawat di rumah sakit, kebersihan diri seseorang sering kali terabaikan. Berdasarkan kondisi tersebut saat ini dicanangkan sistem pelayanan yang berpusat pada pasien dan keluarga (patien and family centered care) untuk meningkatkan mutu pelayanan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan family centered care terhadap pelaksanaan personal hygiene (memandikan) di ruang rawat inap anak RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat.Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen (one group pretest and post test) dengan jumlah populasi 74 orang. Sampel penelitian diambil menggunakan tehnik accidental sampling dan diperoleh sampel penelitian sebanyak 46 orang. Pengambilan data mengunakan lembar observasi (SPO memandikan pasien dirumah sakit). Analisa data menggunakan uji wilcoxon signed ranks test.Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan personal hygiene sebelum penerapan family centered care dalam katageri Cukup 11 orang responden dan Kurang 35 orang responden, setelah pelaksanaan personal hygiene terdapat peningkatan keberhasilan yakni tergolong dalam katageri Baik 7 orang responden, katagori Cukup 28 orang responden dan Kurang 11 orang responden.Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh penerapan family centered careter hadap pelaksanaan personal hygiene (memandikan) di Ruang Irna Anak. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dilihat juga adanya peningkatan keberhasilan orang tua dari sebelum penerapan family centered care dengan setelah penerapan family centered care tentang personal hygien (memandikan) anaknya selama berada di RS. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan orang tua menjadi lebih mandiri dan berani ikut serta dalam perawatan anaknya saat sakit, juga dapat menjadi masukan maupun informasi tambahan untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.
Pengaruh Teknik Manajemen Stress Terhadap Penurunan Tingkat Stress Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma Mataram
Santosa, I Made Eka
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v2i2.32
Lansia yang tinggal di Panti memiliki latar belakang kehidupan dan alasan yang berbeda-beda. Latar belakang, alasan, dan kondisi yang saat ini di panti masing-masing memberikan sumbangan sebagai stresor atau sumber stres dialami para lansia panti. Tindakan dalam mengatasi atau menurunkan stres salah satunya degan cara memberikan pemahaman pada lansia dalam mengontrol tingkat stres dengan memberikan teknik manajemen stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik manajemen stres terhadap penurunan tingkat stres pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma Mataram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pra Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design (pra-pasca tes dalam satu kelompok). Sampel yang dipakai adalah 26 lansia yang mengalami stres mengikuti teknik manajemen stres. Penelitian ini dilakukan selama 14 hari. Subjek penelitian mempunyai tingkat stres dengan kategori ringan dan sedang. Analisis statistik yang digunakan adalah dengan uji Paired T-Tets dengan taraf kemaknaan 5 %.Hasil Uji Paired T-Test terhadap 26 responden didapatkan perubahan pada lansia yang mengalami stres yaitu dengan nilai t-hitung = 14,387 dan nilai t-tabel = 1,70814 dengan nilai rata-rata Pre-test = 20,34 dan nilai rata-rata Post-Test = 16,57 sehingga dapat di interprestasi bahwa (t-hitung > t-tabel) yang artinya terdapat penurunan tingkat stres yang bermakna pada lansia yang mengalami stres.Kesimpulan dari penelitian ini adalah teknik manajemen stres berpengaruh terhadap penurunan tingkat stres pada lansia yang mengalami stres. Adapun saran dari peneliti adalah diharapkan pada lansia untuk memilih teknik manajemen stres yang tepat dalam hal mengurangi atau mengatasi tingkat stres guna untuk meningkatkan kesehatan psikologis pada lansia di panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma Mataram.
PENGARUH PEMBERIAN JUS MUNTINGIA CALABURA (KERSEN) TERHADAP PERUBAHAN KADAR ASAM URAT PADA LANSIA DENGAN ARTHRITIS DI BSLU MATARAM
Astuti, Febriati
Jurnal PRIMA Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v3i2.86
Penuaan merupakan proses fisiologis dalam kehidupan dengan gambaran sebagai kondisi yang mengalami penurunan daya tahan dan fungsi tubuh sehingga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan baik secara fisik, mental, spiritual, maupun sosial ekonomis. Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia adalah penyakit asam urat. Asam urat adalah hasil dari metabolisme tubuh oleh salah satu protein (purin) dalam ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus Muntingia Calabura (kersen) terhadap perubahan kadar asam urat pada lansia dengan arthritis di BSLU Mataram. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia di BSLU Mataram sebanyak 76 responden dan jumlah sampel sebanyak 24 responden. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Rancangan penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan desain penelitian Pre test – Post test with control group design. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi dan alat UASure. Pengolahan data menggunakan Mann Whitney. Hasil penelitian sebelum diberikan perlakuan pemberian jus Muntingia calabura, kadar asam urat lansia baik pada kelompok kontrol maupun perlakuan berada pada kategori tinggi. Hasil penelitian setelah diberikan perlakuan pada kelompok kontrol dengan kategori normal sebanyak 5 orang (42%) dan kategori tinggi sebanyak 7 orang (58%), sedangkan pada kelompok perlakuan dengan kategori normal sebanyak 9 orang (75%) dan kategori tinggi sebanyak 3 orang (25%). Berdasarkan analisa uji statistik Mann Whitney didapatkan nilai p value 0,817 > 0,05. Nilai tersebut berpengaruh terhadap penolakan Ha, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian jus Muntingia Calabura (Kersen) terhadap perubahan kadar asam urat.
HUBUNGAN JUMLAH KONSUMSI ZAT BESI DARI FOOD RECALL 24 JAM DENGAN KADAR HB REMAJA PUTRI DI LINGKUNGAN JEMPONG BARAT KOTA MATARAM
Putri, Endy Bebasari Ardhana
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v4i2.119
Di Indonesia, status gizi remaja putri pada umumnya kurang zat gizi makro meliputi karbohidrat, protein, dan lemak, serta kurang zat gizi mikro yaitu vitamin dan mineral salah satunya zat besi. Pola konsumsi yangssalah pada remaja putri akan mengakibatkan kekurangan zat besi. Zat besi dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pembentukan hemoglobin (Hb) darah sehingga dapat mencegah anemia. Anemia pada remaja putri akan berdampak buruk bagi pertumbuhan dan kecerdasannya, serta lambat laun berdampak pada status kesehatannya saat hamil kelak. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat ada tidaknya hubungan mengkonsumsi zat besi dari recall 24 jam dengan kadar Hb remaja putri di Kelurahan Jempong Barat Kota Mataram.gPenelitian dilakukan menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik cross scetional dengan jumlah sampel 89 orang dari umur 12-21 tahun yang belum menikah. Uji analisis yang dipakai menggunakan uji statistik chi square dengan tingkat kesalahan 10% dan bantuan SPSS 16. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri yang memiliki jumlah konsumsi zat besi dalam kategori sedang pada angka kecukupan gizi (69%) dan kadar Hb di bawah normal atau dikatakan menderita Anemia sebanyak (46%). Kadar Hb rendah pada remaja putri dapat disebabkan salah satunya oleh jumlah konsumsi zat besi yang kurang dari kebutuhan sehari-hari. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa ada hubungan jumlah konsumsi zat besi dengan kadar Hb remaja putri di Lingkungan Jempong Barat Kota Mataram (p=0.000).
ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN RESPON TIME PERAWAT DALAM PELAKSANAAN TRIAGE DI IGD RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MATARAM
Maulana, Antoni Eka Fajar
Jurnal PRIMA Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v5i2.157
Instalasi Gawat darurat sebagai pintu gerbang utama penanganan kasus gawat darurat di rumah sakit memegang peranan penting dalam upaya penyelamatan hidup klien. Wilde (2009) telah membuktikan secara jelas tentang pentingnya waktu tanggap (respon time) bahkan pada pasien selain penyakit jantung. (Kemenkes,2009). Sistem triase merupakan salah satu penerapan sistem manajemen resiko di Instalasi Gawat Darurat sehingga pasien yang datang mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat sesuai dengan kebutuhannya dengan menggunakan sumberdaya yang tersedia. Penelitian bertujuan untuk menganalisa hubungan tingkat pengetahuan dengan respon time dalam pelaksanaan triage di IGD RSUD Kota Mataram. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat yang terdaftar sebagai perawat di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram yang berjumlah 27 orang dengan menggunakan total sampling, maka keseluruhan menjadi responden dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan SPSS, uji statistic menggunakan uji ANOVA one way didapatkan nilai p value lebih kecil dari nilai α sehingga Ha diterima, n atau jumlah data penelitian adalah sebanyak 27 responden, kemudian nilai sign adalah 0,037 yang berarti nilai p value lebih kecil dari nilai alpha 0,005 (p
HUBUNGAN BREASTFEEDING FATHER DENGAN KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI DESA RUMBUK TIMUR WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAKRA
Fithriana, Dina
Jurnal PRIMA Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v3i2.76
Pemberian ASI eksklusif adalah memberikan ASI saja tanpa tambahan cairan atau makanan lain kecuali vitamin dan obat sejak bayi dilahirkan sampai usia 6 bulan. Ada dua faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif yaitu faktor internal meliputi; usia, kondisi kesehatan, pengetahuan dan persepsi dan faktor eksternal meliputi; pendidikan, dukungan petugas kesehatan, dukungan suami/breastfeeding father, promosi susu formula, budaya, status pekerjaan dan tempat bersalin. Salah satu faktor eksternal yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif yaitu breastfeeding father, breastfeeding father merupakan dukungan penuh yang diberikan oleh suami kepada isteri dalam memberikan ASI secara eksklusif. Breastfeeding father ini seperti suami memberikan pujian pada isteri setelah menyusui, membantu isteri merawat bayi dan mendampingi istri menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan breastfeeding father dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi di Desa Rumbuk Timur Wilayah Kerja Puskesmas Sakra. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional analitik dengan pendekatan cross sectional, besar sampel yaitu 83 orang yang pemilihannya dilakukan dengan random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan yaitu uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan sebesar 5% atau 0,05. Hasil uji statistik Spearman Rank α= 0,05 diperoleh hasil p-value = 0,000 lebih kecil dari taraf signifikan 0,05 sehingga p-value
PENGARUH PEMBERIAN MASASE PUNGGUNG DAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI BALAI SOSIAL LANJUT USIA (BSLU) MANDALIKA PROVINSI NTB
Ners, Sukardin
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v4i2.110
Pembangunan kesehatan di Indonesia merupakan upaya kesehatan untuk mencapai kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk dalam mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaruh pemberian masase punggung dan relaksai napas dalam terhadap penurunan tekanan darah lansia Hipertensi di Balai Sosial Lanjut Usia (BSLU) Mandalika Provinsi NTB. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan Pre Test-Post test with control Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah lansia yang mengalami Hipertensi yang berjumlah 10 orang kelompok perlakuan dan 10 orang kelompok kontrol. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah sebelum dilakukan pemberian masase punggung dan relaksasi napas dalam kelompok perlakuan berada pada kategori hipertensi ringan dan hipertensi sedang (50%), sedangkan pada kelompok kontrol juga berada pada kategori hipertensi ringan (80%), hipertensi sedang (20%) dan sedangan setelah perlakuan tekanan darah responden kelompok perlakuan Hipertensi ringan (60%), normal tinggi (30%) dan normal (10%) sedangkan pada kelompok kontrol hipertensi ringan (60%), hipertensi sedang (30%), dan normal tinggi (10%) hal ini juga dapat dilihat dari nilai uji analisa didapatkan nilai p value 0,001 dengan taraf signifikan 0,05 maka p value < α sehingga H0 di tolak dan Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah didapatkan bahwa terdapat pengaruh pemberian masase punggung dan relaksasi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah. Maka dari itu untuk pemberian masase punggung dan relaksasi napas dalam terhadap perubahan tekanan darah bisa dilaksanakan untuk mengatasi perubahan tekanan darah lansia.