cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
adeayobandung@gmail.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
Jl. Ness, Simpang Sungai Muaro Jambi – Provinsi Jambi Indonesia
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru
ISSN : -     EISSN : 27455432     DOI : https://doi.org/10.47783/jurpendigu.v1i2
Jurnal Pendidikan Guru menerima hasil karya ilmiah, studi pustaka dan hasil penelitian yang di lakukan oleh guru, dengan kajian seputar peningkatan pendidikan di Indonesia, mencakup multidisiplin keilmuan tetapi masih dalam lingkup kajian pendidikan, dengan tujuan memajukan pendidikan di Indonesia melalui hasil karya guru yang berkualitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 154 Documents
Urgensi Pendidikan Akhlak Budi Pekerti Sebagai Pondasi dalam Perspektif Islam Asih, Sri
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.650

Abstract

Menanamkan pendidikan Islam pada anak sejak dini berarti ikut mempersiapkan generasi bangsa yang berkarakter, anak-anak adalah calon generasi bangsa yang diharapkan mampu memimpin bangsa dan menjadikan negara yang berperadaban, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dengan berakhlak mulia serta menjadi generasi yang berilmu pengetahuan dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.. Oleh karena itu pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah sebagai salah satu upaya pembentukan karakter siswa sangatlah penting. Pembentukan karakter anak akan lebih baik jika muncul dari kesadaran keberagamaan bukan hanya karena sekedar berdasarkan prilaku yang membudaya dalam masyarakat. Dalam mengacu pada perilaku, sikap, dan moralitas seseorang. Akhlak mencakup aspek etika, moralitas, dan tata krama yang diatur oleh ajaran agama Islam. Akhlak adalah bagian penting dari ajaran Islam yang melibatkan hubungan antara manusia dengan Allah dan hubungan antara manusia dengan sesama manusia. Caranya adalah terus berusaha untuk selalu ber-akhlakul karimah sebagaimana sudah dicontohkan oleh Rasulullah seperti tawadlu, lemah lembut, sabar, berbuat berbuat baik kepada orang yang berbuat buruk, dan lain sebagainya. Akhlak yang baik akan menjadi benteng, akan menjadi perisai atau pelindung dalam setiap langkah kehidupan. Sehingga, manusia tidak akan berbuat dosa. Hasilnya, pembangunan disemua bidang akan stabil.
Peran Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia Sebagai Alat yang Penting di Era Globalisasi Supena, Supena
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.651

Abstract

Bahasa di era global menjadi alat komunikasi yang sangat penting begitu juga dalam bidang ilmu pengetahuan. Bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa nasional. Selain itu, bahasa Indonesia juga berfungsi sebagai bahasa ilmu sehingga digunakan sebagai bahasa pengantar disemua lembaga pendidikan di Indonesia. Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional dengan pengguna terbanyak juga turut andil dalam pertukaran ilmu pengetahuan global. Penggunaan bahasa Inggris dalam penulisan berbagai sumber pustaka dan karya ilmiah menjadikan bahasa Inggris bahasa yang penting dalam bidang IPTEK. Penggunaan bahasa Indonesia tidak lepas dari adanya tantangan. Tantangan tersebut berasal dari dalam maupun dari luar. Starategi yang dilakukan untuk mengatasi tantangan ialah menumbuhkan sikap positif terhadap bahasa Indonesia. Masyarakat secara emosional sadar bahwa perilaku berbahasa tidak terkait dengan nasionalisme sehingga banyak orang lebih gemar menggunakan bahasa asing. Tantangan lainnya ialah persoalan tata istilah dan ungkapan ilmiah yang lebih sering mengadopsi bahasa asing. Strategi untuk mengatasi tantangan tersebut antara lain garis haluan kebahasaan; pengembangan bahasa; dan pembinaan bahasa; serta cakupan perencanaan bahasa. Adanya sikap positif terhadap bahasa Indonesia pun perlu ditingkatkan guna mentasi masalah tersebut yaitu (1) sikap kesetiaan berbahasa Indonesia dan (2) sikap kebanggaan berbahasa Indonesia.
Penerapan Manajemen Kepengawasan dalam Peningkatan Profesionalisme Guru Di Man 2 Tanjung Jabung Timur Harningsih, Suty
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.652

Abstract

Dari hasil penelitian yang dilakukan, temuannya adalah: 1) Kepengawasan dalam meningkatkan profesionalis guru pendidikan agama Islam di MAN 2 Tanjab Timur dilaksanakan melalui rapat kerja madrasah atau musyawarah warga madrasah, dengan melibatkan wakil kepala madrasah, pengawas, guru-guru dan komite madrasah. Kegiatan ini dimaksudkan menyusun rencana yang lebih berkualitas, dan menimbulkan komitmen tugas dalam pelaksanaan program supervisi pendidikan agama Islam. Dengan kegiatan perencanaan sebagaimana dilaksanakan dapat menghasilkan rencana-rencana tertulis yang dijadikan pedoman pelaksanaan kepengawasan dalam meningkatkan profesionalisme guru pendidikan agama Islam. 2) Pengoranisasian sumberdaya untuk pelaksanaan pengawasan guru pendidikan agama Islam mencakup pembagian tugas, pembuatan jadwal, dan penyediaan biaya untuk mendukung pelaksanaan rencana supervisi pendidikan agama Islam di MAN 2 Tanjab Timur. 3) Pelaksanaan pengawasan terhadap guru meningkatkan profesionalisme guru di MAN 2 Tanjab Timur melalui kegiatan kunjungan kelas, bimbingan individual dan supervisi klinis dengan tindak lanjutpembinaan kegiatan lesson study sebagi forum pembinaan dan peningkatan keterampilan mengajar para guru. 4) Evaluasi atas pelaksanaan rencana supervisi pendidikan agama Islam di MAN 2 Tanjab Timur adalah menilai kinerja supervisi pendidikan agama Islam untuk memastikan apakah program terlaksana dengan baik atau masih belum terlaksana dikarenakan berbagai faktor yang ada dalam pelaksanaan pengawasan dalam meningkatkan profesionalisme guru pendidikan agama Islam di MAN 2 Tanjab Timur ini.
Implementasi Pembelajaran Konstruktivisme dalam Pembelajaran IPA Abad 21 Sunarti, Sunarti
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.653

Abstract

Abad 21 perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi berlangsung sangat cepat dan penuh persaingan. Pendidikan ditantang untuk memusatkan perhatian pada terbentuknya manusia masa depan yang memiliki karakteristik diantaranya kepekaan, kemandirian, dan tanggung jawab. Paradigma pendidikan telah mengalami pergeseran dari paradigma behavioristik menuju konstruktivistik yang ditandai adanya perbedaan orientasi pembelajaran. Tujuan makalah ini adalah untuk menganalisis proses belajar menurut teori konstruktivistik dan implementasinya dalam pembelajaran IPA abad 21. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka. Hal pertama yang dilakukan peneliti yaitu memberikan definisi konstruktivisme dan pembelajaran abad 21. Langkah kedua adalah mencari informasi tentang proses belajar mengajar menurut teori konstruktivistik dan pembelajaran IPA abad 21. Langkah ketiga yaitu peneliti mensintesis beberapa informasi tentang implementasi konstruktivisme dalam pembelajaran IPA abad 21. Berdasarkan kajian pustaka menunjukkan bahwa proses belajar mengajar menurut teori konstruktivistik melibatkan peran guru, siswa, sarana prasarana, dan evaluasi belajar. Implementasi pembelajaran konstruktivisme dalam pembelajarn IPA abad 21 meliputi keterampilan siswa dalam pemahaman, analisis, penerapan pada kelompok eksperimen dalam berkolaborasi, dan penggunaan bahan ajar dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Manajemen Konseling Sekolah dalam Mengatasi Masalah Siswa di Pondok Pesantren Ulumul Qur’an Hidayatullah Kabupaten Rejang Lebong Sumarto, Sumarto
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.654

Abstract

Manajemen bimbingan dan konseling adalah segala upaya atau cara yang Digunakan untuk mendayagunakan secara optimal semua komponen atau sumber daya tenaga, dana, sarana-prasarana dan sistem informasi berupa himpunan data bimbingan dan konseling untuk menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan. Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 diterbitkan untuk menjadi acuan baru pelaksanaan tata kelola bimbingan dan konseling mulai dari planning, organizing, staffing, leading dan controlling. Bimbingan dan konseling memiliki konsep dan peran yang ideal, karena dengan berfungsinya bimbingan dan konseling secara optimal semua kebutuhan dan permasalahan siswa di sekolah akan dapat ditangani dengan baik. Suatu program pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah tidak mungkin akan tersusun, terselenggara dan tercapai apabila tidak dikelola dalam suatu sistem manajemen yang bermutu. Manajemen yang bermutu adalah ditemukannya kemampuan manajer pendidikan di sekolah dalam merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengendalikan sumberdaya yang ada.
Persepsi Masyarakat Terhadap Kegiatan Tarekat Naqsyabandiyah Di Desa Suka Datang Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong Itepio, Ade Riski; Putri, Adek Monika; Arsil, Arsil; Azizah, Anjar; Lestari, Emelya Ayu
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.697

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat terhadap amalan tarekat Naqsyabandiyah di Desa Suka Datang. Tarekat Naqsyabandiyah adalah salah satu tarekat sufi yang memiliki pengikut yang cukup banyak di Indonsia. Penelitian ini akan fokus pada bagaimana masyarakat di Desa Suka Datang memahami, mengamalkan, dan proses amalan-amalan yang dilakukan oleh pengikut tarekat ini. Metode penelitian yang dilakukan dalam skripsi ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi partisipatif sebagai tekhnik pengumpulan data. Wawancara akan dilakukan dengan beberapa anggota tarekat Naqsyabandiyah dan juga masyarakat Desa Suka Datang yang tidak terlibat dalam tarekat ini. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikn gambaran yang jelas tentang persepsi masyarakat terhadap amalan tarekat Naqsyabandiyah di Desa Suka Datang. Dengan demikian penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang keberagaman keagamaan di Indonesia dan juga memberikan wawasan bagi masyarakat umu tentang tarekat Naqsyabandiyah.
Motivasi Belajar Siswa dalam Mengikuti Pembelajaran; Studi Komparasi Kurikulum Merdeka Belajar dan Kurikulum K13 Di SMPN 4 Rejang Lebong Susanti, Yuni; Idris, Muhammad; Pusvita, Zeli Pusvita; Alpino, Yoan Thomas; Amanda, Vivin Selvia
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.698

Abstract

Motivasi merupakan hal yang urgen dalam proses pembelajaran. Perubahan kurikulum terkadang membawa perubahan dan pengaruh terhadap motivasi siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan kurikulum merdeka belajar dan kurikulum K13 dan apa factor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti memaparkan apa adanya terkait dengan perbandingan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan kurikulum merdeka belajar dan kurikulum K13. Subjek penelitian ini adalah guru PAI dan siswa kelas VIII SMPN 4 Rejang Lebong. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan, adanya perbedaan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan kurikulum merdeka belajar dan kurikulum K13. Pada pembelajaran dengan kurikulum merdeka belajar motivasi belajar mereka lebih terlihat atau lebih bagus dibandingkan dengan pembelajaran dengan kurikulum K13. Hal ini disebabkan, pada pembelajaran dengan menggunakan kurikulum merdeka belajar, mereka senang dan bersemangat karena pembelajaran berbasiskan proyek, menciptakan kemandirian siswa dan berdasarkan kepada minat dan bakat siswa. Sedangkan pembelajaran dengan menggunakan kurikulum K13, pembelajaran selalu dilaksanakan di dalam ruangan kelas dan tidak terlihat kemandirian siswa.
Kemampuan Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Pembelajaran PAI pada Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Kreatif SMP Aisyiyah Pramudiani, Alvionika; Andika, Andika; Rofiah, Ayu; Trisna, Ayu; Cikdin, Cikdin
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.706

Abstract

Dalam mengembangkan kreativitas pembelajaran Kreativitas guru dapat dilihat pada proses pembelajaran. Pembelajaran yang meyenangkan, aktif, dan kreatif adalah kewajiban darisetiap guru sebagai pendidik.Kemampuan guru Pendidikan Agama Islam terus ditingkatkan di SMP Kreatif Aisyiyyah karena beberapa aspek tersebut haruslah dimiliki oleh guru dalam mengahadapi murid dalam proses pembelajaran.Dalam meningkatkan kretifitasnya dalam belajar pada aspek kognitif guru harus menciptakan pembelajaran yang aktif, dengan menggunakan berbagai model pembelajaran sehingga siswa tidak mudah bosan dan mudah menagkap materi.kendala di SMPIT Aisyiyah ,yang menjadi kendalanya yaitu berupa manajemen Waktu, cara belajar siswa ,dan karakter siswa.Kemampuan guru dalam mengembangkan kretivitas pembelajaran pada kurikumum Merdeka dapat dilihat dari beberapaa kompetensi yang dimiliki guru yaitu kompetensi pedaagogik,kepribadian,professional dan sosial. Lalu pengembangan kreativitas dilihat dari dua aspek yang ingin dikembangkan yaitu aspek kognitif dan psikomotirik.
Strategi Peningkatan Public Speaking Bagi Mahasantri dalam Program Muhadarah di Mah’ad Al-Jami’ah Iain Curup Fadhila, Maura Dhifa; Minarni, Minarni; Miranda, Miranda; Afriansyah, Wahyu; Maryati, Ana
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.707

Abstract

Public speaking adalah proses interaktif yang dilakukan melalui tukar menukar pendapat dengan orang banyak dan perlu memperhatikan keterampilanketerampilan yang berhubungan dengan psikomotorik, bahasa tubuh, serta keadaan mental baik pembicara maupun pendengar.Dalam melakukan kegiatan public speaking tentu berkaitan dengan pencapaian komunikasi efektif, dan tentu itu memerlukan strategi. Strategi public speaking yang dilakukan dalam kegiatan muhadharah adalah strategi komunikasi.Ma?had Al-Jami?ah IAIN Curup memiliki kegiatan rutin setiap jumat malam yaitu muhadharah. Kegiatan ini merupakan wadah bagi mahasantri untuk menggali kemampuan, bakat dan menambah ilmu yang dimiliki setiap mahasantri bagi mahasantri lainnya. Adapun kegiatan inii mmeripakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menigkatkan kualitas public speaking mahasantri.faktor pendukungnya yaitu sarana dan prasarana, skill yang dimiliki, dan mendapatkan banyak dukungan. Dan yang menjadi faktor penghambat yaitu fasilitas yang tidak memadai,Kurangnya ketertarikan mahasantri,dan tidak percaya diri.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDIT UMMATAN WAHIDAH Firdaus, M. Rofiki; Sepriani, Nilfi; Nurhayati, Nurhayati; Melani, Pipit; Siswanto, Siswanto
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.708

Abstract

Mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam dalam kurikulum Madrasah adalah salah satu bagian dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam yang diarahkan untuk menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati sejarah kebudayaan Islam yang kemudian menjadi dasar pandangan hidupnya (way of life) melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, pelatihan, penggunaan pengetahuan dan pembiasaan. Mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam yang sangat mendasar adalah terletak pada kemampuan menggali nilai, makna, aksioma, ibrah/hikmah, dalil, dan teori dari fakta sejarah yang ada. Oleh karena itu dalam tema-tema tertentu indikator keberhasilan belajar akan sampai pada capaian ranah afektif. Jadi materi sejarah kebudayaan Islam tidak saja merupakan transfer of knowladge, tetapi juga merupakan pendidikan nilai (value education). Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Pendekatan dalam Sejarah Islam digunakan sebagai landasan berfikir dan untuk memahami peristiwa sejarah yang mengandung nilai-nilai yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penyajian materi SKI disusun menyesuaikan tujuan pembelajaran dan standar kompetensi lulusan, pembelajaran SKI di dalam kelas berlangsung secara menyenangkan, membangkitkan pemikiran kritis serta dapat mengembangkan kepribadian sesuai nilai-nilai SKI pada diri siswa.