cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
adeayobandung@gmail.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
Jl. Ness, Simpang Sungai Muaro Jambi – Provinsi Jambi Indonesia
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru
ISSN : -     EISSN : 27455432     DOI : https://doi.org/10.47783/jurpendigu.v1i2
Jurnal Pendidikan Guru menerima hasil karya ilmiah, studi pustaka dan hasil penelitian yang di lakukan oleh guru, dengan kajian seputar peningkatan pendidikan di Indonesia, mencakup multidisiplin keilmuan tetapi masih dalam lingkup kajian pendidikan, dengan tujuan memajukan pendidikan di Indonesia melalui hasil karya guru yang berkualitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 154 Documents
Analisa Peran Kepala Sekolah dalam Peningkatan Keprofesionalan Guru Terhadap Perubahan Kurikulum di MIS Guppi Talang Rimbo Juliansyah, Caca; Hidayati, Muftara; Novviana, Novviana; Nasiha, Raudatun; Cikdin, Cikdin
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.709

Abstract

Seiring perkembangan zaman perubahan terjadi suatu sistem pendidikan di Indonesia. perkembangan tersebut dapat kita dilihat dari kebijakan-kebijakan dan pembaharuan standar Pendidikan yang berlaku seperti pergantian kurikulum. Dengan seiringnya perubahan kurikulum yang terjadi di Indonesia kepala sekolah memiliki peran yang penting dalam meningkatkan keprofesionalan guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan keprofesionalan guru yaitu melalui Merencanakan program, Melaksanakan Program, Melakukan Supersivi dan Evaluasi, Serta melaksanakan system informasi sekolah. Faktor pendukung kepala sekolah dalam meningkatkan keprofesionalan guru yaitu latar belakang guru kerjasama antar sesama guru ,motivasi dari kepala sekolah . sedangkan faktor penghambatnya yaitu Kurangnya motivasi pada diri guru dan sarana dan prasarana yng kurang memadai. Peningkatan keprofesionalan guru terhadap perubahan kurikulum dapat dilihat dari berbagai aspek yang dimiliki guru professional, yaitu kompetensi pedagogic,kepribadian,sosial,dan professional. Apabila kompetensi tersebut sudah dimiliki guru maka perubahan kurikulum bukanlah masalah yang besar.
Fenomena Bullying di Lingkungan Madrasah Novitasari, Rizki; Febriansyah, Febriansyah
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.710

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya masalah pembullyan yang semakin meningkat di Madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak pembullyan pada perilaku remaja dan bagaimana mengatasi dampak penindasan di lingkungan madrasah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan analisis fenomenlogi yang dikuakan dengan menggunakan buku dan literatur sebagai sumber informan sekunder dan pihak-pihak terkait sebagai informan utama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penindasan berdampak pada korban dengan menyebabkan cedera fisik dan merusak kesehatan mental seperti rendahnya harga diri, kecemasan, ketidakpercayaan terhadap orang lain, pandangan negatif terhadap diri sendiri, penurunan keterampilan sosial, dan penolakan untuk pergi ke sekolah. Madrasah mengatasi dampak penindasan dengan mengubah pendekatan dalam pendidikan dan perlakuan terhadap siswa, menjalin komunikasi aktif dengan orangtua, memberikan pemahaman tentang penindasan, dan meningkatkan kompetensi pendidikan agama Islam di sekolah.
Penerapan Quantum Learning dengan Pendekatan Neurosains dalam Pembelajaran PAI Sari, Novita Diana; Sutarto, Sutarto; Nasution, Aida Rahmi; Purnamasari, Dewi
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Quantum Learning berbasis neurosains dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber, baik berupa buku, jurnal ilmiah, maupun artikel terkait model Quantum Learning dan neurosains dalam pembelajaran PAI. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk memahami konsep, prinsip, dan implementasi model pembelajaran Quantum Learning berbasis neurosains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Quantum Learning berbasis neurosains dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI. Quantum Learning yang berfokus pada pengoptimalan berbagai modalitas belajar sesuai dengan prinsip-prinsip neurosains, dapat memaksimalkan potensi otak peserta didik dalam menyerap dan memproses informasi pembelajaran PAI. Pendekatan ini mendorong keterlibatan aktif peserta didik, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, serta meningkatkan daya ingat dan pemahaman konsep-konsep PAI. Implementasi model ini perl didukung oleh pemahaman guru tentang neurosains, kreativitas dalam merancang pembelajaran, serta sarana dan prasarana yang memadai. Penerapan model Quantum Learning berbasis neurosains dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI.
URGENSI PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MADRASAH Tsurayya Saman
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i1.712

Abstract

Mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam dalam kurikulum Madrasah adalah salah satu bagian dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam yang diarahkan untuk menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati sejarah kebudayaan Islam yang kemudian menjadi dasar pandangan hidupnya (way of life) melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, pelatihan, penggunaan pengetahuan dan pembiasaan. Mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam yang sangat mendasar adalah terletak pada kemampuan menggali nilai, makna, aksioma, ibrah/hikmah, dalil, dan teori dari fakta sejarah yang ada. Oleh karena itu dalam tema-tema tertentu indikator keberhasilan belajar akan sampai pada capaian ranah afektif. Jadi materi sejarah kebudayaan Islam tidak saja merupakan transfer of knowladge, tetapi juga merupakan pendidikan nilai (value education). Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Pendekatan dalam Sejarah Islam digunakan sebagai landasan berfikir dan untuk memahami peristiwa sejarah yang mengandung nilai-nilai yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penyajian materi SKI disusun menyesuaikan tujuan pembelajaran dan standar kompetensi lulusan, pembelajaran SKI di dalam kelas berlangsung secara menyenangkan, membangkitkan pemikiran kritis serta dapat mengembangkan kepribadian sesuai nilai-nilai SKI pada diri siswa.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SMP 5 REJANG LEBONG Sari, Zaitun Tri Mulya; Cik din, Cik din; Adriansyah, Verdydo; Anggraini, Ravita Putri; Merliani, Vika
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i2.728

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan guru belum menerapkan pembelajaran berdiferensiasi yaitu dengan aspek konten, proses atau produk. Masih adanya Guru yang melaksanakan 1 metode dalam kegiatan pembelajaran, Kurangnya pemahaman Guru tentang pendekatan pembelajaran berbasis berdiferensiasi baik dalam persiapan maupun dalam implementasinya, Masih kurangnya guru dalam memanfaatkan media-media pembelajaran dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui Implementasi pembelajaran diferensisasi dalam kurikulum merdeka dan Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pembelajaran diferensisasi dalam kurikulum merdeka di SMP N 5 Rejang Lebong.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field reseach) dan menggunakan pendekatan deskriftif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru SMP N 5 Rejang Lebong. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan tenik analisis data menggunakan data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan conclution drawing and varification (penarikan kesimpulan dan verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran diferensiasi sudah diterapkan di SMP N 5 Rejang Lebong. pembelajaran berdiferensiasi memerlukan persiapan-persiapan yang baik. Seorang guru sangat berperan penting dalam pembelajaran diferensiasi. Untuk mendukung keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi diperlukan suasana lingkungan belajar yang kondusif. Bentuk pembelajaran berdiferensiasi di kelas dapat mencakup tiga jenis, yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Kendala yang sering ditemui yaitu masih belum bisa beradaptasi dengan pembelaran berdiferensiasi. Oleh karen itu Seorang guru juga harus melakukan evaluasi sesudah melakukan kegiatan belajar mengajar dengan tujuan agar mengetahui apakah perencanaan pembelajaran dan proses sudah diterima dengan baik oleh siswa. adapun kelebihan pembelajaran diferensiasi ini sangat banyak sekali seperti pembelajaran lebih bervariasi, dengan adanya pembelajaran bervariasi tentunya siswa tidak cepat bosan, guru dan siswa terlibat aktif dalam pembelajaran dan melatih guru mengetahui perbedaan respon belajar belajar setiap peserta didik. Sedangkan kekurangan dari pembelajaran berdiferensiasi ini yaitu siswa belum bisa beradaptasi dengan baik karena pembelajaran ini masih baru dilaksanakan jadi kecendrungan siswa tidak dapat memahami pembelajaran yang sering dibeda-bedakan dengan teman lainnya.
PERSEPSI MAHASISWATERHADAPPENGGUNAAN CHATGPTDALAM MENUNJANG PEMBELAJARAN DI IAIN CURUP Haviki, Nando; Siswanto, Siswanto; Novalia, Novalia; Jumaini, Nuriska; Purnamasari, Nurlaili
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i2.729

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa PAI angkatan 2021. Adapun tujuan penelitian ini yaitu pertama, untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa terhadap penggunaan chat GPT dalam aktivitas pembelajaran. Kedua, untuk mengetahui bagaimana dampak positif dan dampak negatif dari penggunaan chat GPT dalam aktivitas pembelajaran. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan pedekatan deskriftif. subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa PAI angkatan 2021. Jenis data kualitatif, sumber data yakni primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Tringulasi data berupa tringulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian berupa pertama, persepsi mahasiswa terhadap penggunaan Chat GPT dalam aktivitas pembelajaran menunjukkan adanya beragam pandangan dan pengalaman. Secara umum, mahasiswa menilai penggunaan Chat GPT memberikan dampak positif dalam memudahkan akses informasi dan membantu dalam menyelesaikan tugas akademis. Namun, terdapat juga beberapa kekhawatiran terkait, seperti potensi penurunan kreativitas dan risiko plagiarisme. Kedua, ChatGPT memiliki banyak manfaat dalam membantu proses pembelajaran, ada beberapa perhatian dan tantangan yang perlu diperhatikan. Pengawasan yang tepat, penggunaan yang bijaksana, dan kesadaran akan keterbatasan teknologi ini sangat penting untuk memastikan bahwa ChatGPT benar-benar mendukung proses belajar yang efektif dan etis.
PEMBINAAN KEAGAMAAN TERHADAPANAK BERHADAPAN HUKUM DI LEMBAGA PENYELENGGARAAN KESEJAHTERAANSOSIAL (LPKS) DESA RIMBO RECAP- CURUP SELATAN Mahfudz, Mahfudz; Surviola, Anggun; Hidayatullah, Annas; Marpi, Arpika; Jarniati, Jarniati
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i2.730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara pembinaan keagamaan anak terhadap anak berhadapan hukum di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (Lpks) Rimbo Recap Curup Selatan dan untuk mengatahui apa saja hambatan yang terjadi dalam melaksanakan pembinaan terhadap anak yang berhadapan hukum Di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (Lpks) Rimbo Recap Curup Selatan. Jenis penelitian yang akan peneliti gunakan dalam peneliti ini ialah penelitian lapangan (field Reaserch). Penelitian kualitatif dengan strategi penelitian lapangan merupakan studi atau penelitian terhadap realisasi kehidupan sosial masyarakat secara langsung. Dalam penelitian lapangan, kajian bersifat terbuka, tidak terstruktur dan fleksibel, karena peneliti memiliki peluang untuk menentukan fokus kajian. Adapaun yang menjadi subjek penelitian ini adalah anak berhadapan hukum di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (Lpks) Rimbo Recap Curup Selatan. Berdasarkan analisis dan hasil penelitian yang penulis lakukan Mengenai Pembinaan Keagamaan Terhadap Anak Berhadapan Hukum Di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (Lpks) Desa Rimbo RecapCurup Selatan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1). Metode Pembinaan Keagamaan Terhadap Anak Berhadapan Hukum Di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (Lpks) Desa Rimbo Recap-Curup Selatan adalah dengan menggunakan metode pembiasan, persaudaraan, dan ceramah atau penyampaian secara langsung. Pembinaan terbagi menjadi dua sisi yaitu kelompok dan Individu. Dengan rutin mengikuti program pembinaan secara terusmenerus dapat mengembalikan moral anak, merubah dan membentuk karakter, akhlak, sikap dan kepribadian pada anak binaan sehingga menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. (2) Faktor penghambat pembinaan agama untuk meningkatkan pengetahuan agama pada anak berhadapan dengan hukum yaitu kesadaran dari diri anak itu untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan mau mengikuti pembinaan yang telah dijadwalkan oleh lembaga, dan factor fsikologis dan rindu terhadap orang tua menjadi alasan yang kuat yang menjadi hambatan dalam melakukan pembinaan.
NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM BUKU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK SIKAP MODERAT SISWA DI SMA N 3 REJANG LEBONG Kartika, Delia; Utama, Nicken Dosi; Putri, Nymas Endah; Afrida, Pati
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i2.731

Abstract

Penelitian ini berujuan pertama, untuk mengetahui Nilai-Nilai Moderasi apa saja yang ada dalam Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMAN 3 Rejang Lebong. Kedua, untuk mengetahui Sikap Moderat apa saja yang dibentuk pada Siswa di SMAN 3 Rejang Lebong. Jenis penelitian riset kepustakaan (Library Research). Sumber data menggunakan sumber primer, dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan untuk menjawab serangkaian pertanyaan penelitian yang ada. Teknik analisis data dengan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukan pertama, Nilai-Nilai Moderasi dalam Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMAN 3 Rejang Lebong, meliputi toleransi, keseimbangan, keadilan, moderasi dalam beribadah, serta dialog dan musyawarah. Kedua, Sikap Moderat yang dibentuk pada Siswa di SMAN 3 Rejang Lebong sikap Menghormati Perbedaan dan Mencegah Konflik, Mencapai Keseimbangan dalam Kehidupan, Menegakkan Keadilan dalam Interaksi Sosial, Beribadah dengan Bijak dan Seimbang, dan Mengembangkan Kemampuan Dialog dan Musyawarah.
MOTIVASI IBU-IBU DALAM MENGIKUTI PENGAJIAN MIFTAHUL HUDA MASJID BAITUL IMAN DI KELURAHAN SIDOREJO CURUP Yanti, Delly; Juwita, Dinda Rahma; Amelia, Disfa; Aditiya, Ego
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i2.732

Abstract

Penelitian ini bertolak dari rumusan masalah yaitu bahwa motivasi berpengaruh dalam setiap tingkah laku seseorang dan motivasi juga sebagai pendorong untuk melakukan sesuatu guna mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan pengajian ibu-ibu dan motivasi ibu-ibu dalam mengikuti pengajian Miftahul Huda di Masjid Baitul Iman Kelurahan Sidorejo Curup. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya yaitu deskriptif berupa data tertulis dengan mendeskripsikan kembali data yang terkumpul dari objek peneliti. Penelitian kualitatif atau qualitative research merupakan jenis penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang tidak dapat dicapai dengan menggunakan prosedur-prosedur statistik atau dengan cara kuantitatif lainnya. Subjek penelitian yaitu ibu-ibu atau jamaah pengajian Miftahul Huda Masjid Baitul Iman di Kelurahan Sidorejo Curup. Data primer dalam penelitian ini yaitu guru atau yang mengajar ibu-ibu pengajian serta ibu-ibu atau jamaah pengajian,sedangkan data sekunder yaitu berupa tulisan atau dokumentasi lainnya. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Pengajian Miftahul Huda di Masjid Baitul Iman dilaksanakan setiap dua minggu sekali pada hari Selasa dan Rabu pukul 16.00-17.00 WIB, diikuti oleh sekitar 40 ibu-ibu yang antusias. Kegiatan dimulai dengan membaca shalawat, doa, dan infaq sukarela. Motivasi ibu-ibu mengikuti pengajian adalah untuk menambah pengetahuan agama Islam dan mempererat tali silaturahmi.
IMPLEMENTASI METODE TALAQI DALAM MENUMBUHKAN SEMANGAT MENGHAFAL AL-QUR’AN DI SDIT RABBI RADHIYYA 02 Andika, Joko; Sumarto, Sumarto; Indrawari, Karliana; Widiasari, Kiki
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i2.733

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya implementasi metode talaqi dalam menumbuhkan semangat menghafal al-qur’an di SDIT Rabbi Radhiyya 02. Pada penerapannya terdapat beberapa tahap yang dilakukan oleh guru dan siswa saling berkerja sama. Fokus penelitian ini adalah pada Implementasi yaitu, penerapan atau pelaksanaan pendekatan terpadu dalam menumbuhkan semangat menghafal al-qur’an. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: Pertama, Bagaimana Implementasi metode talaqi dalam menumbuhkan semangat menghafal al-qur’an di SDIT Rabbi Radhiyya 02. Kedua, Bagaimana upaya guru dalam menumbuhkan semangat menghafal al-qur’an. Tujuan untuk Untuk mengetahui implementasi metode talaqi dalam menumbuhkan semangat menghafal al-qur’an. serta upaya apa saja yang dilakukan guru dalam Implementasi metode talaqi dalam menumbuhkan semangat menghafal al-qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field reaseach), yakni penelitian yang dilakukan secara langsung terjun ke lapangan untuk mendapatkan serta mengumpulkan informasi dari responden dan informan serta objek yang diamati melalui instrument pengumpulan data. Jenis penelitian adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu obervasi, wawancara dan dokumentasi. Penggunaan metode analisis dengan menggunakan model yang dikemukakan oleh huberman dan miles yang meliputi: Reduksi data, Display data, Pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Kemudian, keabsahan data menggunakan sistem triangulasi yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian diperoleh bahwa pertama, Implmentasi metode talaqi dalam menumbuhkan semangat menghafal al-qur’an dilakukan melalui beberapa tahap kegiatan yaitu: tahap guru dan murid saling berhadapan dalam menyetorkan hafalannya, tahap siswa menyetorkan hafalannya yang sudah dihafal secara bertahap dan penuh konsentrasi, tahap guru memperhatikan hafalan siswa-siswi terkait makhorijul hurufnya, sifatul hurufnya, panjang pendeknya yang benar-benar diperhatikan, tahap apabila benar dan tepat dalam menyetorkan hafalannya siswa-siswi bisa melanjutkan menhafal surat atau ayat berikutnya hal ini dilakukan secara berurutan. Kedua, upaya yang dilakukan guru dalam menumbuhkan semangat menghafal al-qur’an juga melalui pemberian reward (hadiah) serta pujian untuk siswa-siswi