cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
adeayobandung@gmail.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
Jl. Ness, Simpang Sungai Muaro Jambi – Provinsi Jambi Indonesia
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru
ISSN : -     EISSN : 27455432     DOI : https://doi.org/10.47783/jurpendigu.v1i2
Jurnal Pendidikan Guru menerima hasil karya ilmiah, studi pustaka dan hasil penelitian yang di lakukan oleh guru, dengan kajian seputar peningkatan pendidikan di Indonesia, mencakup multidisiplin keilmuan tetapi masih dalam lingkup kajian pendidikan, dengan tujuan memajukan pendidikan di Indonesia melalui hasil karya guru yang berkualitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 154 Documents
Pendidikan Pencegahan Bahaya Virus Covid – 19 di tengah Bahaya Radikalisme, Perilaku Ekstrimisme dan Anti Multikultural Sumarto Sumarto
Jurnal Pendidikan Guru Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v2i1.193

Abstract

Wabah virus covid – 19 atau yang dikenal dengan virus corona telah menjadi musuh besar bagi setiap bangsa, karena sudah banyak memakan korban dan sudah banyak juga yang terinfeksi, sehingga setiap negara membuat kebijakan untuk mencegah waspada terhadap penyebaran virus corona, dengan berbagai cara seperti kebijakan pemerintah untuk lock down; menutup pintu bagi setiap yang datang, pengunjung asing tidak diperbolehkan lagi datang ke Indonesia, tidak di skala nasional bahkan lock down juga sudah di terapkan di beberapa desa/ kelurahan dan kecamatan. Ada juga antisipasi dengan proses peningkatan imunitas diri supaya tidak terkena virus corona dan bisa dengan di rumah aja dengan melakukan kegiatan yang positif atau bekerja dari rumah. Di tengah Wabah virus covid – 19 berkembang juga paham radikalisme, Ekstrimisme dan Anti Multikultural yang harus di sikapi dengan segera karena menyangkut stabilitas keamanan Negara, tentunya dengan memberikan edukasi pencegahan bahaya Virus Covid – 19 di tengah Bahaya Radikalisme, Perilaku Ekstrimisme dan Anti Multikultural.
Pendidikan Karakter Sebagai Solusi Perbaikan Akhlak Atika Atika
Jurnal Pendidikan Guru Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v2i2.224

Abstract

Pendidkan karakter harus berkelanjutan dan tak pernah berakhir (neverending process), sebagai bagian terpadu untuk menyiapkan generasi bangsa yang disesuaikan dengan sosok manusia masa depan, berakar pada filosofi dan nilai kultural religius bangsa Indonesia. Pendidikan karakter harus menumbuh-kembangkan filosofi dan pengamalan atas keseluruhan karakter bangsa ini secara utuh dan menyeluruh (kaffah). Karakter bangsa mengandung perekat budaya yang harus terwujud dalam kesadaran kultural (cultural awareness) dan kecerdasan kultural (cultural intelegence) setiap warga negara.
Supervisi Kepala Madrasah dalam Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler di Madrasah Nurul Hidayah Kota jambi Nikmatussaidah Nikmatussaidah
Jurnal Pendidikan Guru Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v2i2.225

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler ini dilaksanakan pada hari senin,kamis dan sabtu setelah pulang sekolah kemudian pada hari libur (minggu). Kegiatan ekstrakurikuler ini dibimbing oleh waka kesiswaan dan di bantu oleh pembina atau pelatih dari pelaksanaan ekstrakurikuler serta diawasi oleh kepala madrasah. Dalam meningkatkan bakat dan minat siswa perlu adanya pengelolaan ekstrakurikuler, dalam pengelolaan ini di perlukan seorang pemimpin yang berkompetensi, yang mampu mengelola kegitatan ekstrakurikuler dengan baik sehingga dapat menghasilkan peserta didik yang cerdas dan berkualitas. Peran kepala sekolah sangat besar untuk meningkatkan pengelolaan ekstrakurikuler, yang merupakan salah satu sumber dalam meningkatkan mutu pendidikan dan akan membantu suatu pembelajaran yang efektif, memberikan hal-hal ataupun tujuan pendidikan yang unggul dan bermutu.
Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Nurul Ittihad Kuala Jambi Saimah Saimah
Jurnal Pendidikan Guru Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v2i2.226

Abstract

Kompetensi kepribadian kemampuan kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif dan berwibawa serta menjadi teladan peserta didik. Kepribadian merupakan suatu masalah yang abstrak, hanya dapat dilihat lewat penampilan, tindakan, ucapan, dan cara berpakaian se- seorang. Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda. Kompetensi kepribadian merupakan suatu performansi pribadi (sifat-sifat) yang harus dimiliki seorang guru. Kompetensi kepribadian bagi guru adalah pribadi guru yang terintegrasi dengan penampilan kedewasaan yang layak diteladani, memiliki sikap dan kemampuan memimpin yang demokratis serta mengayomi peserta didik. “Jadi seorang guru harus memiliki kepri- badian yang: mantap, stabil, dewasa, arif, berwibawa, berakhlak mulia, dan dapat menjadi teladan.
Proses Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Mubtadiin Mendahara Ulu Marhalim Marhalim
Jurnal Pendidikan Guru Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v2i2.227

Abstract

Guru yang memiliki potesi dan keahlian yang tinggi akan bisa mampu mendesain pelajaran sehingga menjadi lebih menarik dan membentuk siswa yang berkualitas. Akan tetapi jika guru tidak memeliki potensi dan keahlian yang berkualitas maka guru tersebut tidak akan nnmampu menciptakan komonikasi dengan siswa secara baik, dan materi yang disampai kan tidak mudah diterima oleh siswa, juga terdapat kenginan guru yang lebih banyak ingin berpegang apa yang telah ada. Mereka merasa nyaman dengan praktik-praktik rutin yang telah ada dari pada mencobakan hal-hal yang baru yang menuntut pemikiran dan usaha yang lebih ada kalanya menuntut perubahan dari guru itu sendiri. Sehingga masih banyak siswa yang belum memahami kurikulum tingkat satuan pendidikan. Mereka juga belum memahami materi pelajaran Sejarah kebudayaan Islam dengan baik, apalagi menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, hal ini dikarenakan guru kurang mempraktekkannya kepada siswa tentang materi yang diajarkan. Jadi disini guru diharuskan berperan dalam menyukseskan pelaksaan kurikulum tingkat satuan pendidikan.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Kesulitan Siswa Membaca Al-Qur’an di SDN 119 /X Rantau Indah Nardawati Nardawati
Jurnal Pendidikan Guru Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v2i2.228

Abstract

Al-Quran diturunkan kepada Muhammad dengan sangat luar biasa untuk diajarkan kepada semua umatnya. Isi al-Quran akan tetap. Jumlah huruf, ayat, dan apa yang termuat di dalamnya akan tetap. Tidak akan bertambah dan tidak akan berkurang. Apa yang menjadi isinya pun akan tetap sama. Banyak hal yang membuat al-Quran menjadi luar biasa. Dinamis yang dimiliki dalam al-Quran bukanlah isinya yang dapat berkurang atau bertambah, tapi bagaimana sebuah pemahaman terhadap sebuah huruf maupun rangkaian kata dalam kitab ini di terjemahkan oleh manusia sebagai pedoman kehidupan manusia yang terus bergerak tiada henti.
Peran Orang Tua Dalam Memberikan Motivasi Belajar Siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur Nuraini Nuraini
Jurnal Pendidikan Guru Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v2i2.229

Abstract

Orang tua dapat menjadi guru di rumah, dan guru menjadi orang tua di madrasah. Dalam suasana tercipta seperti ini anak akan merasa betah dan dengan sendirinya dapat mengembangkan kepribadiannya secara optimal. Perubahan karakteristik keluarga baik fungsi maupun struktur seiring dengan proses pegeseran tata sosial kemasyarakatan kita banyak menuntut kerja sama di berbagai limgkungan pendidikan dan dalam keluarga sebagai intinya, karena guru memainkan peranan dalam fungsi membina akhlak mulia, budi pekerti, dan kepribadian peserta didik.
Problematika Pendidikan Agama Islam di Masa Pandemi Dahniar Dahniar
Jurnal Pendidikan Guru Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v2i2.230

Abstract

Pendidikan Agama Islam dilihat dari hakikatnya merupakan sebuah aktivitas penting dalam pemeliharaan diri manusia yang tersimpul dalam jiwa manusia berkualitas, baik aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Selian itu, Pendidikan Agama Islam juga bukan semata-mata teoretis, melainkan praktis; menjangkau fisik, sekaligus psikis bagi peserta didik. Penanaman pendidikan agama Islam merupakan hal penting yang patut diberikan sejak anak usia dini. Sehingga, dalam situasi kedaruratan apapun, termasuk Covid-19 ini, bangsa tetap mampu melahirkan generasi yang memiliki konsep diri bagi sebagai seorang muslim yang sejati.
Peran Kreatif Guru PAI di Masa Pendemi Covid-19 Syamsul Arif
Jurnal Pendidikan Guru Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v2i2.231

Abstract

Para guru PAI secara umum sudah memiliki gagasan dalam menyikapi situasi saat ini, untuk menjaga keberlangsungan proses pembelajaran agar tidak tertinggal dalam kondisi apapun. Wabah Covid-19 menuntut para guru untuk memutar otak, dalam upaya menemukan cara yang tepat dan cepat untuk melaksanakan pembelajaran di era seperti sekarang ini.Guru dapat melakukan pembelajaran menggunakan metode e- learning, yaitu pembelajaran memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Sistem pembelajaran dilaksanakan melalui perangkat komputer yang terhubung dengan koneksi internet. Dengan koneksi ini, guru dapat melakukan pembelajaran bersama menggunakan grup di media sosial seperti Whatsapp, telegram, aplikasi zoom, ataupun media sosial lainnya.
Urgensi Pembelajaran Bahasa Arab dalam Pendidikan Islam Ambo Pera Aprizal
Jurnal Pendidikan Guru Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v2i2.232

Abstract

Bahasa Arab bukanlah hal yang asing bagi umat Islam. Banyak kaum muslimin yang mempelajari bahasa Arab mulai dari pendidikan pra sekolah hingga perguruan tinggi. Secara umum, tujuan belajar bahasa Arab adalah untuk memahami Al-Qur?an dan Hadits. Sebab, untuk memahami kedunya mutlak dibutuhkan kemampuan memahami bahasa Arab. Selain itu, untuk menanggapi keksyukukan dalam ibadah juga mengahajatkan kepada pengetahuan terhadap makna yang terkandung dalam bacaan- bacaan dalam ibadah. Bahasa ini digunakan secara resmi oleh kurang lebih 20 negara. Alasan lainnya karena bahasa Arab adalah bahasa kitab suci dan tuntunan agama umat Islam sedunia, maka tentu saja ia merupakan bahasa yang paling besar signifikansinya bagi milyaran muslim sedunia, baik yang berkebangsaan Arab maupun bukan Arab. Bahasa Arab selain sebagai bahasa lisan, ia juga bahasa tulisan. Bahasa tulisan inilah yang telah membangun tradisi ilmiah di kalangan umat islam. Secara historis dapat dibuktikan melalui karya-karya fenomental ulamaulama di berbagai bidang; di bidang tafsir, hadits, fiqih, aqidah dan di bidang ilmu-ilmu keislaman yang lainnya, tertulis dalam bahasa Arab. Karena sumber-sumber asli ajaran Islam dan ilmu- ilmu keislaman tertulis dalam bahasa Arab, maka sangatlah penting bagi umat islam terutama kalangan ilmuan atau akademisi muslim untuk mempelajari dan memahami serta menguasai bahasa Arab dalam pengembangan pendidikan Islam.

Page 4 of 16 | Total Record : 154