cover
Contact Name
Nenden Mutiara Sari
Contact Email
nenden.mutiara@unpas.ac.id
Phone
+6285222366633
Journal Mail Official
pjme@unpas.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatera No.41, Babakan Ciamis, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40117
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 20892055     EISSN : 27227219     DOI : 10.5035
Core Subject : Education,
Pasundan Journal of Mathematics Education (PJME) merupakan jurnal pendidikan matematika yang dikelola oleh Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Pasundan dan Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI). Jurnal ini menerbitkan penelitian asli atau makalah teoretis tentang pengajaran dan pembelajaran dalam program studi pendidikan matematika tentang masalah sains saat ini, yaitu: Pendidik matematika di tingkat sekolah dasar, menengah dan tinggi; Pengamat dan peneliti matematika; Pembuat keputusan pendidikan di tingkat regional dan nasional. Jurnal ini pun merekomendasikan penelitian tindakan kelas, kualitatif, deskriptif, atau kuantitatif. Penelitian asli disini meliputi penelitian murni (penelitian tindakan kelas) maupun penelitian eksperimen. Sedangkan makalah teoretis meliputi: ulasan buku, laporan singkat (short report), artikel review (review articles), studi kasus (case studies), metodologi (methodology). Jurnal ini adalah jurnal nasional, yang menerbitkan artikel dari penelitian asli dan makalah teoretis tentang semua aspek pendidikan matematika yang nilainya baru. Sehingga jurnal ini diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional khususnya dalam bidang pendidikan, dapat memberikan informasi tentang perkembangan pendidikan matematika.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 203 Documents
Pembelajaran Model Problem Based Learning Untuk Mengembangkan Kemandirian Belajar Dan Hubungannya Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Aprila, Barlianty; Fajar, Acep Anton
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pjme.v12i1.5408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran Problem-Based Learning pada kemampuan komunikasi matematis, berpikir kritis matematis dan kemandirian belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian mixed method tipe Embedded Desain dengan jenis Embedded experimental model. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 1 Cikatomas kelas VIII tahun ajaran 2016/2017. Sampel dalam penelitian ini dipilih sebanyak 2 kelas dari kelas VIII. Kelas eksperimen menggunakan model Problem Based Learning dan kelas kontrol menggunakan model konvensional. dalam penelitian ini menggunakan dua macam instrumen penelitian yaitu instrumen tes dan non tes. Instrumen non tes terdiri dari soal tes kemampuan komunikasi dan berpikir kritis matematis sedangkan instrumen non tes terdiri dari angket kemandirian belajar, Lembar obsevasi dan wawancara. hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based learning lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional (2) kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based learning tidak lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional (3) kemandirian siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based learning tidak lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. (4) terdapat hubungan yang positif antara kemampuan komunikasi matematis dengan berpikir kritis matematis, kemampuan komunikasi matematis dengan kemandirian belajar kemampuan berpikir kritis matematis dengan kemandirian belajar siswa
Critical Thinking Process Analysis Based on Van Hiele's Theory Through the Discovery Learning Model Sofiyati, Eti
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses berpikir kritis peserta didik berdasarkan teori van Hiele yang melalui model discovery learning dan pembelajaran konvensional dalam menyelesaikan soal pada materi segiempat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kasus deskriptif kualitatif. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling dengan mengambil 4 subjek dari kelas 7D dan 3 subjek dari kelas 7C. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen Van Hiele Geometri Test (VHGT), soal tes berpikir kritis, dan wawancara. Analisis kualitataif dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis proses berpikir kritis peserta didik berdasarkan teori van Hiele yang melaui model discovery learning dalam menyelesaikan soal segiempat meliputi peserta didik dengan tingkat berpikir geometri pre 0, level 0, level 1 dan level 2 dengan ketercapaian proses berpikir kritis sebesar 42% sedangkan untuk pembelajaran konvensional meliputi peserta didik dengan tingkat berpikir geometri pre 0, level 0 dan level 1 dengan ketercapaian proses berpikir kritis sebesar 28%.
Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis, Komunikasi Matematis, Self-Efficacy Matematis Sopari, Yopi Wildan; Daniarsa, Yogi; Ulfatushiyam, Nursilviani
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pjme.v12i1.5278

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis, komunikasi matematis dan self- efficacy matematis siswa SMA relatif masih rendah. Tujuan penelitian untuk: peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang memperoleh pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik daripada pembelajaran konvensional, peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa memperoleh pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik daripada pembelajaran konvensional, self-efficacy matematis siswa dalam pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing, korelasi antara kemampuan berpikir kritis matematis dan self-efficacy matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing, korelasi antara kemampuan komunikasi matematis dan self- efficacy matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini Mixed Method tipe embedded. Populasi seluruh siswa kelas XI SMAS Taman Siswa Bandung, sampel kelas XI IPA kelas eksperimen dan kelas XI IPS kelas kontrol. Instrumennya tes kemampuan berpikir kritis dan komunikasi matematis siswa, angket self-efficacy matematis, lembar observasi, pedoman wawancara. Hasil penelitian: peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa memperoleh pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik dari pada pembelajaran konvensional, peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa memperoleh pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik daripada pembelajaran konvensional, terdapat korelasi antara kemampuan berpikir kritis matematis dan self- efficacy matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing, terdapat korelasi antara kemampuan komunikasi matematis dan self-efficacy matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing.
Penggunaan Media Interaktif Dengan Pembelajaran Model Assure Untuk Meningkatkan Kemampuan Komuniasi Matematis Dan Pemecahan Masalah Serta Self Confidence Siswa Pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung Rosnawati, Popon
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pjme.v12i1.5006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan Komunikasi Matematis dan Pemecahan Masalah serta Self Confidence Siswa kelas IX pada materi bangun ruang sisi lengkung dengan penggunaan media interaktif dalam pembelajaran model ASSURE ditinjau berdasarkan nilai KAM (Kemampuan Awal Matematika). Penelitian ini menggunakan metode campuran (Mixed Methods), dan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 6 pertemuan dalam tiga siklus. Dengan subjek penelitian siswa kelas IX SMP Negeri 5 Sumedang sebanyak 3 kelas. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah, instrumen non tes lembar observasi, angket dan hasil wawancara, dan nilai PAT kelas VIII semester 2 dijadikan sebagai KAM. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: secara keseluruhan Pembelajaran model ASSURE dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah serta self confidence siswa pada KAM berkategori tinggi dan rendah. Penggunaan media interaktif dengan pembelajaran model ASSURE dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah serta self confidence siswa pada siswa berkategori KAM tinggi dan rendah. Adanya perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah matematis antara siswa yang mendapat Pembelajaran model ASSURE, siswa yang mendapatkan Pembelajaran penggunaan media interaktif dengan model ASSURE dan siswa yang mendapatkan Pembelajaran Konvensional. Terdapat peningkatan self confidence siswa antara siswa yang mendapatkan Pembelajaran model ASSURE dan siswa yang mendapatkan penggunaan media interaktif dengan pembelajaran model ASSURE, dari siswa yang mendapatkan Pembelajaran konvensional. Terdapat korelasi dengan kategori baik antara kemampuan komunikasi matematis dan kemampuan pemecahan masalah serta Self Confidence siswa dimana semakin tinggi tingkat kemampuan komunikasi matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematis akan semakin tinggi self confidence siswa. Namun demikian kondisi korelasi dapat terganggu dengan beberapa faktor diantaranya, ketidakmampuan siswa untuk konsentrasi, keadaan kondisi sosial dan ekonomi, serta kurangnya kemampuan guru dalam menyampaikan materi.
Pendekatan Methaporical Thinking Untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Smp Malik, Rena Fadilah
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2017): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pjme.v7i1.2702

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang belajar melalui pendekatan methaporical thinking dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Selain itu, dikaji juga aktivitas guru dan siswa terhadap pembelajaran dengan pendekatan methaporical thinking. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Rancaekek dengan sampelnya diambil secara acak dua kelas, satu kelas diberikan perlakuan dengan pembelajaran methaporical thinking dan kelas yang satunya lagi dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan penalaran matematis serta lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Analisis data menggunakan metode Mixed Method Embedded. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa (1) Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui pendekatan metaphorical thinking lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional ditinjau secara keseluruhan; (2) Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui pendekatan metaphorical thinking lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional ditinjau secara KAM.
Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Siswa melalui Pembelajaran Open-Ended Aziz, Muhammad
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa serta motivasi belajar siswa ditinjau dari pola asuh orangtua dengan menerapkan model pembelajaran Open-ended. Sebagai salah satu alternatif buat mengatasi kasus tersebut, hingga dicoba riset mix methods dengan desain sequential explanatori dengan tujuan bisa meningkatkan kemapuan tersebut. Subyek yang digunakan riset ialah peserta didik kelas XI SMA Talenta Bandung. Pada riset ini instrument yang digunakan antara lain, uji keahlian berpikir kritis, angket motivasi belajar, angket pola asuh orang tua serta lembar observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah; 1) Kemampuan berpikir Kritis meningkat apabila menerapkan pembelajaran model Open-ended, 2) Peningkatan kemampuan berpikir Kritis lebih baik apabila menerapkan pembelajaran model Open-ended dibandingkan dengan pendidikan Konvesional, 3) Terdapat pengaruh motivasi belajar siswa terhadap keahlian berpikir kritis siswa yang menerapkan pembelajaran model Open-ended serta pendidikan Konvesional, 4) Kemampuan berpikir Kritis serta motivasi belajar siswa lebih baik apabila menerapkan pembelajaran model Open-ended dibandingkan dengan pembelajaran Konvesional ditinjau dari pola asuh orang tua, dan 5) Cerminan keahlian berpikir siswa serta motivasi belajar siswa lebih baik dengan mempraktikkan model open ended ditinjau dari pola asuh orangtua.
Problem Based Learning: Meningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMK Berdasarkan Motivasi Belajar Ali, Ali; Setiawan, Dusep Tarman; Taryudi, Taryudi
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pjme.v12i1.5292

Abstract

Kemampuan penalaran, dan motivasi belajar merupakan kemampuan yang penting untuk dimiliki siswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan penalaran siswa yang menggunakan Problem Based Learning (PBL) dan Konvensional ditinjau dari motivasi belajar siswa. Selain itu di analisis korelasi antara kemampuan penalaran siswa. Penelitian ini merupakan penelitian campuran tipe embedded design. Sampel penelitian ini 70 siswa kelas X yang berasal dari dua kelas dengan masing-masing sebanyak 35 siswa pada salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Bandung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes kemampuan penalaran dan angket motivasi belajar siswa, serta lembar observasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) kemampuan penalaran matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran PBL lebih baik dari pada siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional; (2) motivasi belajar siswa yang memperoleh model pembelajaran PBL dan siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional; (3) Terdapat pengaruh motivasi belajar siswa terhadap kemampuan penalaran matematis siswa
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah, Komunikasi Matematis Melalui Penerapan Problem Posing S, Neni Triana; Dina Dwiyana, A SY
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pjme.v12i1.5336

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, komunikasi matematis, peserta didik melalui penerapan problem posing pada pembelajaran matematika di Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus, yang setiap siklusnya terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 9.2 SMP Negeri 18 Bandung tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data meliputi: tes kemampuan, wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul diolah menggunakan analisis deskriptif.Pada kemampuan memecahkan masalah, pada siklus I masuk kriteria sedang, pada siklus II terjadi peningkatan persentase capaian, dan berada pada kriteria tinggi; sedangkan pada siklus III terjadi peningkatan dengan presentase yang semakin besar, dan berada pada kriteria tinggi. pada kelas eksperimen dengan penggunaan model pembelajaran problem posing, relatif lebih baik dari kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem posing pada siswa kelas 9.2 SMP Negeri 18 Bandung tahun pelajaran 2019/2020 dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis, kemampuan dalam pemecahan masalah,komunikasi matematis melalui penerapan problem posing .
Model Pembelajaran Peer Teaching untuk Meningkatkan Pemahaman, Komunikasi Matematika, dan Motivasi Belajar Siswa Asharimudin, Muhamad; Damayanti, Reisita; Fauziah, Yayu Siti
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Peer Teaching dan konvensional, menganalisis motivasi belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Peer Teaching dan konvensional, serta menganalisis korelasi antara kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis, kemampuan pemahaman dengan motivasi belajar, dan kemampuan komunikasi dengan motivasi belajar. Metode penelitian adalah mixed method jenis Embedded experimental design. Populasi adalah siswa X IPS MAN di kota Ciamis dengan sampel dua kelas sebanyak 62 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan pemahaman dan komunikasi matematika, angket motivasi belajar, lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan uji two Independent Sample t-Test dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) peningkatan kemampuan pemahaman dan komunikasi matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Peer Teaching tidak lebih baik dari pembelajaran konvensional 2) Motivasi belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Peer Teaching tidak lebih baik dari pembelajaran konvensional 3) Terdapat hubungan yang positif antara peningkatan kemampuan pemahaman dengan peningkatan komunikasi matematika siswa, peningkatan kemampuan pemahaman matematika dengan motivasi belajar siswa, dan peningkatan kemampuan komunikasi dengan motivasi belajar siswa.
Implementasi Pendekatan STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif dan Self –Efficacy Kusyanto, Kusyanto; Irwan, Encep; Yazid, Ibnu
Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Pasundan in collaboration with Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pjme.v12i2.5438

Abstract

Implementasi Pendekatan STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif dan Analisis Self-efficacy Siswa. Rendahnya kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif serta self-efficacy siswa disebabkan pendekatan yang tidak sesuai selama proses belajar mengajar. Sehingga diperlukan pendekatan baru untuk meningkatkan kemampuan siswa. Adapun pendekatan yang akan di teliti adalah pendekatan STEM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method tipe embedded dengan desain penelitian yaitu desain eksperimen semu atau tanpak seeperti sebenarnya padahal bukan sebenarnya. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 3 Cimenyan dan sampelnya adalah dua kelas VIII di SMPN 3 Cimenyan yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kritis, tes berpikir kreatif, angket self-efficacy, lembar observasi dan wawancara. Berdasarkan analisis data dan temuan penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa: (1) Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang memperoleh pendekatan STEM lebih baik daripada siswa yang memperoleh pendekatan konvensional.; (2) Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang memperoleh pendekatan STEM lebih baik daripada siswa yang memperoleh pendekatan konvensional.; (3) Siswa yang menggunakan pendekatan STEM mempunyai self-efficacy yang rendah dibandingkan dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.; (4) Tidak terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis, kemampuan berpikir kreatif  serta self-efficacy siswa yang menggunakan pendekatan STEM.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2025): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 2 (2024): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 1 (2024): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2023): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2023): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 1 (2022): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2021): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2021): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2020): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2020): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2019): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2019): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2018): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2017): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2017): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2016): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2016): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2015): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2015): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2014): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2014): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2013): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2012): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2012): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2011): Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika More Issue