cover
Contact Name
LA ODE ANHUSADAR
Contact Email
murhumjpaud@gmail.com
Phone
+6285241858344
Journal Mail Official
sadar.wanchines@gmail.com
Editorial Address
BTN BARUGA SARANANI LESTARI BLOK D2 NO.15 KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : -     EISSN : 27236390     DOI : 10.37985/murhum
Core Subject : Education,
Nama Jurnal : Murhum : jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Website : https://murhum.ppjpaud.org/index.php/murhum Publisher : PPJ PAUD Koordinator Sulawesi Terbit : 2 issues per Tahun Juli dan Desember Murhum : jurnal Pendidikan Anak Usia Dini merupakan jurnal yang menerbitkan artikel Hasil penelitian dan Pengabdian tentang Konsep keilmuan PAUD dibangun dari interdisiplin ilmu yang merupakan gabungan dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya: 1. Psikologi Anak Usia Dini. 2. Fisiologi Anak Usia Dini. 3. Sosiologi Anak Usia Dini. 4. Ilmu pendidikan Anak Usia Dini. 5. Antropologi Anak Usia Dini. 6. Humaniora 7. Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini. 8. Neuro Sains atau ilmu tentang perkembangan otak Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 607 Documents
Empowerment of The Madrasah in Fulfillment of Children's Rights to Education (CRE) Through Assistance Child-Friendly School in Madrasah and Raudhatul Athfal Riswani Riswani; Nurhasanah Bakhtiar; Nurkamelia Mukhtar AH; Heldanita Heldanita
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i1.146

Abstract

The policy of child-friendly schools (CFS) is the government's effort to fulfill the right to education for children However, this policy has not been fully adopted by the madrasah and Raudhatul Athfal (RA). This article discusses what programs can increase motivation and improve understanding of child-friendly school management in madrasah and RA. The community service uses the Asset Based Community Development (ABCD) approach refer to John McKnight and Jody Kretzmann (1993) and Bandura social learning theory. The results of the service show that the CFS socialization program through web seminar has increased the madrasah's understanding of the concept of CFS and motivated the madrasah to adopt CFS. The results also showed that the program socialization for CFS standards and training on children's rights conventions increased the understanding of madrasahand RA in managing CFS. The community service recommends the next community service involve the madrasah committees and community
Training and Assistance for Accreditation Preparation for Raudhatul Athfal Dewi Sri Suryanti; Eniwati Khaidir; Heldanita Heldanita
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i1.156

Abstract

This Community Service aims to provide teachers, administrators or educational staff with understanding and skills in preparing for accreditation for Raudhatul Athfal in Pekanbaru City. This service method uses the ABCD (Asset Based Community Development) approach, which explores the strengths and competencies possessed by assisted residents. The results of this service are the socialization of the urgency and motivation of accreditation for each institution to improve in their respective schools with the aim of improving the quality and ranking of RA accreditation to be better, the socialization of the elaboration of 8 accreditation standards to more than 30 RAs, the training of RA managers in preparing accreditation instruments, RA managers were assisted in compiling RA accreditation instruments, relations were built between RA institutions, the Pekanbaru City Ministry of Religion (RA Supervisor) and BAN PAUD and PNF Riau Province (Assessors), Policy stakeholders welcomed the training and assistance provided.
Fathering dalam Pengasuhan Anak Usia Dini pada Masyarakat Suku Bajo Laode Anhusadar; Abdul Kadir
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i1.157

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran peran ayah dalam pengasuhan anak usia dini di Kabupaten Wakatobi dan untuk mengetahui bentuk-bentuk peran ayah dalam masyarakat Bajo dalam pengasuhan Anak Usia Dini di Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat suku bajo yang ada di Kabupaten Wakatobi tepatnya suku bajo yang ada di desa Mola. Informan pada penelitian ini adalah ayah yang memiliki anak usia dini yang memiliki usia 0-6 tahun yaitu sebanyak 7 orang Ayah. Teknis pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah Peran ayah suku bajo dalam pengasuhan anaknya dapat dibagi menjadi dua yaitu : Pertama, Peran Ayah dalam menghabiskan waktu bersama anak, Keterlibatan ayah akan bermanfaat bagi perkembangan karakter anak. Kedua, Peran Ayah dalam pendidikan anak, Peran ayah dalam suku bajo selain dia tulang punggung keluarga dia adalah contoh atau panutan buat anaknya karena di suku bajo sendiri ayah adalah pendidikan untuk membina akhlak anaknya sampai tumbuh dewasa .
Evaluasi Program Planing PLP II (Pengenalan Lapangan Persekolahan) : Menggunakan Model CSE-UCLA di PAUD Aris Try Andreas Putra
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i1.158

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kesesuaian komponen program planing meliputi: kemampuan dosen pembimbing dalam membimbing mahasiswa PLP II, kemampuan guru pamong dalam membimbing mahasiswa PLP II. Dalam studi evaluasi ini, penulis menggunakan model evaluasi yang dikembangkan oleh Alkin, yaitu model CSE-UCLA. Model CSE-UCLA terdiri atas 5 tahap evaluasi: 1) system assessment, 2) program planing, 3) program implementation, 4) program improvement, dan 5) program certification. Namun dalam artikel ini penulis hanya melihat satu komponen evaluasi yaitu: program planing. Penelitian evaluasi ini dilaksanakan di IAIN Kendari, dan tempat pelaksanaan PLP II mahasiswa Program Studi PIAUD FTIK IAIN Kendari di TK Sultan Qaimuddin Kendari pada tahun 2022. Informan penelitian terdiri dari dosen pembimbing, guru pamong dan mahasiswa PLP II. Hasil penelitian pada komponen evaluasi program planning, aspek yang dievaluasi meliputi aspek kemampuan dosen pembimbing dan kemampuan guru pamong PLP II. Temuan pertama pada kemampuan dosen pembimbing data yang diperoleh baik melalui wawancara, data angket menunjukan tingkat kemampuan dosen pembimbing dalam membimbing mahasiswa berada pada kategori tinggi. Kedua, pada aspek kemampuan guru pamong dalam membimbing mahasiswa PLP II menunjukan kategori tinggi.
Permainan Tradisional Engklek sebagai Upaya Mengembangkan Motorik Kasar Anak Tunagrahita Nur Cahyati Ngaisah; Anwardiani Iftaqul Janah; Siti Nur Azizah; Fitriyani Fitriyani; Arsyia Fajarrini; Munawarah Munawarah; Nelvi Maulida
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i1.159

Abstract

Mengoptimalkan otot,otak dan saraf perlu adanya kegiatan yang memacu aktivitas gerak seperti aktivitas bermain dalam permainan tradisional engklek yang menggunakan mata, tangan dan kaki saling berkoordinasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perkembangan motorik anak tunagrahita dalam kegiatan bermain permainan tradisional engklek. Subjek dalam penelitian ini adalah ZD yang bersekolah di SLB-C Darma Rena Ring Putra II dan berusia 6 tahun dengan kategori tunagrahita sedang yang memiliki IQ sekitar 30-50 yang bersifat masih bisa dilatih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data dengan melakukan observasi kepada subyek yang diteliti dan wawancara kepada guru kelas. Sedangkan tehnik analisis data menggunakan model miles dan huberman dengan tahap analisis data yakni reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi dengan pengujian kebasahan data menggunakan tehnik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa motorik anak tunagrahita semakin berkembangan dengan adanya aktivitas permainan tradisional engklek yang mengahasilakan gerak yang mengakibatkan seluruh tubuh bergerak. Temuan dalam penelitian ini bahwa dalam permainan engklek dapat melatih motorik kasar anak tunagrahita sedang dalam berjalan dengan berbagai gerak diluar ataupun didalam sketsa petakan, mampu melompat dengan satu kaki dan dua kaki, mampu melempar benda dan melompat membawa benda, mampu berjinjit dan berlari kencang.
Persepsi Orang Tua tentang Konsep dan Capaian Perkembangan Moral dan Agama Anak Usia Dini Maila Rahiem
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i1.160

Abstract

Banyak kajian yang membahas bagaimana cara menanamkan nilai moral dan agama anak usia dini (AUD), namun sulit menemukan kajian yang membahas apa sesungguhnya konsep dan capaian dari perkembangan moral dan agama AUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi orang tua tentang konsep dan capaian perkembangan moral AUD. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif eksploratif sebagai metode inkuiri, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan pengumpulan dokumen. Narasumber wawancara adalah 66 orang tua yang memiliki anak berusia 3-7 tahun, berdomisi di Jabodetabek. Teknik analisis data tematik digunakan dengan cara data dikodifikasi, klasifikasi, dan rektifasi untuk ditarik kesimpulan tema. Data menunjukkan bahwa pengembangan moral dan agama adalah pondasi dan pedoman hidup bagi AUD; moral dan agama adalah saling terkait dan tidak bisa dipisahkan; moralitas adalah akhlak, karakter, sopan santun dan ketaatan pada aturan; keberagamaan adalah kepercayaan kepada adanya Tuhan dan beribadah sesuai keyakinan; capaian pengembangan moral ditunjukkan dengan anak bersikap baik, sopan, mengikuti aturan; dan capaian pengembangan agama ditunjukkan oleh ketaatan beragama, mengenal Allah, dan rajin beribadah. Pemahaman akan konsep dan capaian akan menjadi rujukan dan landasan rancangan program penanaman nilai moral dan agama yang tepat guna dan metode yang efektif, di rumah maupun di lembaga pendidikan.
Implementasi Karakter Integritas Berbasis Budaya Sekolah pada Peserta Didik Usia Dini Lisa Retnasari; Muh Isnain Pratomo; Irma Irayanti; Anif Istianah; Hariyanti Hariyanti; Beti Indah Sari
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i1.161

Abstract

Budaya sekolah merupakan sarana yang dapat dimaksimalkan dalam implementasi karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi karakter integritas pada peserta didik berbasis budaya sekolah dan faktor pendukung dan penghambat impementasi karakter integritas berbasis budaya sekolah di SD Muhammadiyah Boarding School Prambanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif dengan subjek penelitian antara lain kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik SD Muhammadiyah Boarding School Prambanan pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan aktivitas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi karakter integritas berbasis budaya melalui 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan dimana kepala sekolah dan seluruh pihak terkait membuat perencanaan yang tercantum di dalam kurikulum sekolah, tahap pelaksanaan dilakukan melalui 3 lapisan budaya sekolah yaitu lapisan artefak fisik dan non fisik, lapisan nilai dan keyakinan, dan lapisan asumsi, dan tahap evaluasi melihat dan menilai sikap dan kemampuan peserta didik dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang menunjang karakter integritas. Faktor pendukungnya yaitu sumber daya manusia, lingkungan sekolah, sarana dan prasarana, dan orangtua. Faktor penghambat komunikasi, latar belakang peserta didik yang berbeda, dan pergaulan peserta didik.
Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Akhlak Anak Pra Sekolah Nur Anisyah; Siti Marwah; Vivi Yumarni
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i1.164

Abstract

Tujuan pengabdian untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua guru dan anak untuk melihat pendidikan karakter yang ada pada anak pra sekolah sebelum mereka masuk usia sekolah dasar. Pendidikan karakater  sangat dibutuhkan anak zaman sekarang dalam hal ini Guru dan orang tua terutama guru sangat berperan dalam penguatan pendidikan karakter bagi anak didiknya, dimana guru harus mencontohkan apa yang disampaikan dan akan ditiru oleh anak didiknya. Pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa anak di MDTA Taufiqurrahman aspek perkembangan akhlak anak masih kurang anak belum bisa memahami dan membandingkan mana hal yang baik dan yang buruk dan orang tua belum memahami sepenuhnya pola asuh pengembangan pendidikan karakter dengan adanya kegiatan pengabdian ini orang tua guru dan masyarakat bekerja sama dalam mengembangkan pendidikan karakter anak di lungkungan keluarga dan masyarakat. Pengabdian ini di isi dengan materi seminar dan kegiatan penguatan karakter pada anak. Sehingga dapat disimpulkan pengabdian masyarakat ini sesuai digunakan untuk pemberian pengetahuan pada kegiatan masyarakat bagi orang tua dan guru di MDTA Taufiqurrahman untuk persiapan anak pra sekolah.
Evaluasi Pembelajaran pada Sekolah Montessori Menggunakan Model Stake Countenance Erien Gmelina Putrindi; Iyan Irdiyansyah; Ikhsan Ikhsan
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i1.166

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pembelajaran secara keseluruhan terhadap sekolah Montessori di Kota Bogor. Informan yang menjadi narasumber terdiri dari guru, kepala sekolah serta orang tua siswa. Dalam studi evaluasi ini, penulis menggunakan model evaluasi yang dikembangkan oleh Stake, yaitu model Stake Countenance yang terdiri dari 3 tahap evaluasi: 1) antecedents, 2) transactions, dan 3) outcomes. Hasil penelitian pada komponen antecedents dari tujuh aspek penilaian, terdapat satu aspek dalam kategori nilai cukup, yaitu aspek Sumber Daya Manusia. Dari komponen transactions, yang terdiri atas lima aspek, terdapat satu aspek dalam kategori cukup yaitu aspek monitoring dan evaluasi. Sedangkan dari komponen outcomes terdiri dari satu aspek yaitu hasil pelaksanaan pembelajaran dan berada dalam kategori baik. Berdasarkan ketiga belas aspek evaluasi pada komponen antecedents, transactions dan outcomes dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pada sekolah Montessori telah berjalan dengan baik dan dapat dilanjutkan dengan perbaikan pada dua aspek, yaitu komponen antecedents pada aspek Sumber Daya Manusia dan komponen transactions pada aspek monitoring dan evaluasi.
Implikasi Permainan Latto-Latto terhadap Aspek Perkembangan Anak yang Kecanduan Gadget Ade Zahra Tifani; Nurhanifah Nurhanifah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i1.169

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah permainan latto-latto membawa dampak bagi perkembangan anak. Di zaman teknologi ini, hampir rata-rata anak tidak bisa lepas dari gadget sehingga menyebabkan aspek perkembangan mereka terganggu. Namun, hadirnya latto-latto di tengah kehidupan mereka menjadi hal yang unik untuk dikaji. Maka dari itu, penelitian ini ingin melihat dampak seperti apa yang diberikan permainan latto-latto ini terhadap aspek perkembangan anak yang saat ini hampir tidak lepas dari gadget. Penelitian menggunakan metode kualitatif yang hasil dari observasi dituangkan secara lisan. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini. Orang tua yang mempunyai anak dalam hal kecanduan gadget menjadi informan dalam penelitian ini. Peneliti menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Dalam menganalisis hasil, peneliti melakukan pengumpulan data, reduksi data, dan terakhir peneliti menarik kesimpulan. Kajian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional latto-latto memiliki arti yang cukup besar dalam  perkembangan anak. Perkembangan sosial merupakan pengaruh permainan latto-latto yang terlihat sangat signifikan.

Page 6 of 61 | Total Record : 607