cover
Contact Name
Prof. Dr. Suwarto, M.Pd
Contact Email
suwartowarto@yahoo.com
Phone
+6281329275915
Journal Mail Official
suwartowarto@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Letjend Sujono Humardani No. 1 Jombor Sukoharjo 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan
ISSN : 2715095X     EISSN : 26865041     DOI : https://doi.org/10.32585/jp.v29i2.647
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan gagasan atau karya inovatif di bidang pendidikan. Karya inovatif para guru dan dosen pembangunan sektor pendidikan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan institusi pendidikan menjadi fokus jurnal ini. 1. Media pembelajaran 2. Model Pembelajaran 3. Pendekatan Pembelajaran 4. Strategi Instruksional 5. Metode Intruksional 6. Teknik Pengajaran 7. Taktik Pengajaran
Articles 437 Documents
Analisis Poster Sebagai Media Pembelajaran Sejarah Afrika Esa P.B.G.G. Patridina; Dinar Rizky Listyaputri
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i2.2654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan serta proses berpikir dan pertimbangan mahasiswa dalam membuat desain poster. Penelitian kualitatif ini menggunakan subjek sebanyak sebelas mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah yang mengikuti perkuliahan Sejarah Afrika. Instrumen penelitian berupa tugas membuat poster tematik tentang kerajaan di Afrika dan wawancara untuk mengetahui proses berpikir serta pertimbangan dan pemahaman komunikasi visual mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembilan subjek mengaplikasikan skema Colour Theory dan Colour Harmony walaupun subjek belum mengenal teori tersebut. Hanya dua subjek yang belum mengaplikasikan skema warna Visibilitas huruf pada poster cukup jelas walaupun terdapat delapan subjek memilih warna yang tidak sesuai dengan skema poster dan terdapat dua subjek memilih jenis huruf display yang tidak sesuai dengan hierarki teks. Pemilihan gambar cukup sesuai dengan materi karena hal tersebut menjadi pertimbangan utama dalam membuat poster. Akan tetapi, terdapat satu subjek yang memilih gambar cukup vulgar, sehingga kurang sesuai bagi pembaca pada jenjang pendidikan SD sampai SMA. Secara umum subjek tidak mempertimbangkan target pembaca. Hanya satu subjek yang mempertimbangkan target pembaca, bahkan teridentifikasi menggunakan User-Centered Design.
Pemikiran Ibnu Khaldun (Pragmatis-Instrumental) Tentang Pendidikan Dan ‎Relevansinya Dengan Dunia Modern Sholeh Kurniandini; Muchammad Iqbal Chailani; Abdul Wahab Fahrub
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2864

Abstract

Ibnu Khaldun sebagai salah seorang tokoh intelektual Islam yang dikenal hingga hari ini-selain dari perannya yang besar dalam pentas politik pada masanya dan pemikiran pendidikannya yang beraliran pragmatis-instrumental adalah karena beliau memiliki dan mewariskan karya intelektualnya, yaitu kitab Muqaddimah. Meskipun Ibnu Khaldun hidup di abad ke-14, tetapi pemikirannya tentang pendidikan Islam tampaknya tetap actual dan relevan untuk penerapan pendidikan Islam dalam konteks kekinian, termasuk di Indonesia. Bahkan pemikiran yang pernah beliau kemukakan dapat menjadi inspirasi untuk umat Islam dewasa ini dalam membenahi dan meningkatkan pendidikan Islam di Indonesia. Untuk itu, dalam beberapa dasawarsa terakhir, sejumlah wacana dari pakar pendidikan Islam di Indonesia begitu mengapung dalam menyerukan pembenahan dan peningkatan kualitas pendidikan Islam di Indonesia. Dalam pembahasan ini, akan dilihat beberapa relevansi pemikiran Ibnu Khaldun dengan dunia modern khususnya pelaksanaan pendidikan Islam di Indonesia. Ibnu Khaldun mengklasifikasikan ilmu-ilmu pengetahuan yang dipelajari ke dalam dua bentuk yaitu al-‘ulum an-naqliyah (ilmu agama) dan al-‘ulum al-aqliyah (ilmu umum).
Modul Tematik Terintegrasi Al-Qur’an Dan Hadis Pada Tema 5 Pengalamanku kelas II Sekolah Dasar Ratnawati Ratnawati; Ikelis Safitri; Moh Rosyid Mahmudi
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i2.2673

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran tematik kelas II di SD IP 02 Koto Salak, di SD IP menggunakan buku tematik untuk proses belajar mengajar. Dan buku yang digunakan peserta didik belum ada materi tentang al-qur’an dan hadis, SD IP membutuhkan pembelajaran yang mengintegrasikan al-qur’an dan hadis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D (four D) yang terdiri dari: (1) Define (pendefenisian), (2) Design (perancangan, (3) Develop (pengembangan), dan (4) Desseminate (penyebaran), penyebaran dilakukan di SD IP 02 Koto Salak. Hasil penelitian ini dari penilaian validasi Modul Tematik Terintegrasi Al-Qur’an dan Hadis Pada Tema 5 Pengalamanku pada uji validasi ahli mempunyai skor rata-rata 79,80% termasuk kategori valid, dinyatakan valid yaitu kesahihan modul dari aspek Bahasa, isi, konstruk, penyajian, dan kegrafisan dari suatu modul sehingga modul tersebut layak digunakan. Uji pratikalitas dengan skor 86,31% dikategorikan sangat praktis, dinyatakan sangat praktis yaitu tingkat kepraktisan dan kemudahan modul yang digunakan tersebut sehingga tidak memakan waktu yang lebih cepat atau lambat dari waktu yang ditentukan. Sedangkan hasil efektifitas Modul Tematik Terintegrasi Al-Qur’an Dan Hadis Pada Tema 5 Pengalamanku dengan skor 82,60% dikategorikan sangat efektif, dinyatakan sangat efektif yaitu mampu membantu peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Berdasarkan hasil dari uji validitas, uji pratikalitas, dan uji efektifitas pada Modul Tematik Terintegrasi Al-Qur’an dan Hadis layak digunakan dalam proses belajar mengajar di sekolah.
Korelasi antara Pendidikan Nonformal Taman Pengajian Qur’an (TPQ) dengan Metode Tilawati dengan Hasil Belajar Membaca Surah-Surah Pendek sunarto sunarto
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i2.2372

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis ada-tidaknya korelasi antara pendidikan nonformal dalam Taman Pengajian Qur’an (TPQ) dengan Metode Tilawati dengan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada peserta didik Kelas IV SDN 1 Kunduran dalam membaca Surah-Surah Pendek dan menentukan kekuatan korelasi antara pendidikan nonformal dalam Taman Pengajian Qur’an (TPQ) dengan Metode Tilawati dengan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada peserta didik Kelas IV SDN 1 Kunduran dalam membaca Surah-Surah Pendek. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Koefisien Korelasi. Obyek penelitian ini adalah peserta didik di Kelas IV SDN 1 Kunduran sebanyak tigapuluhdua anak. Variabel bebas (X) adalah pendidikan nonformal dalam Taman Pengajian Qur’an (TPQ) dengan Metode Tilawati. Variabel terikat (Y) adalah nilai ulangan harian tentang Surah-Surah Pendek. Alat pengumpulan data penelitian ini adalah kuesioner dan alat evaluasi hasil belajar. Analisis data penelitian dengan Uji Korelasi Spearman rho Test (rs). Hasil penelitian ini adalah 1) Pendidikan nonformal peserta didik termasuk kategori cukup aktif (C), 2) Hasil belajar dengan nilai rata-rata sebesar 82,8125 dan ketuntasan sebesar 90,625%, 3) Ada korelasi antara pendidikan nonformal dengan hasil belajar dalam membaca Surah-Surah Pendek, 4) Korelasi termasuk sangat tinggi atau kuat dengan rhitung atau rs sebesar 0,94, 5) Korelasi signifikan dengan rhitung atau rs sebesar 0,94 yang lebih besar daripada rtabel (df= 32-2 dengan sig 0,05) sebesar 0,296, 6) Korelasi termasuk sangat tinggi atau kuat dan signifikan.
Penerapan Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas XII MIPA 5 SMA Negeri 1 Gemolong Tahun Pelajaran 2022/2023 Joko Prayitno
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2797

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu 1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Matematika dengan model pembelajaran double loop problem solving. 2) Menguji peningkatan keaktifan dan hasil belajar Matematika dengan model pembelajaran double loop problem solving. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan pada Semester Gasal tahun pelajaran 2022/2023 di kelas XII MIPA 5 SMA Negeri 1 Gemolong Sragen. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan model pembelajaran double loop problem solving dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada materi “turunan fungsi trigonometri” peserta didik kelas XII MIPA 5 SMA Negeri 1 Gemolong Sragen tahun pelajaran 2022/2023. Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil belajar peserta didik pada tahap siklus I, dan siklus II yang mengalami kenaikan hasil belajar. Hasil belajar peserta didik meningkat sebesar 4,61 yaitu 79,86 pada siklus I dan 84,47 pada siklus II, sedangkan ketuntasan belajar peserta didik meningkat 22,22% yaitu 77,78% pada siklus I dan 100% pada siklus II. Rata-rata keaktifan belajar peserta didik meningkat sebesar 12,50% yaitu 72,92% pada siklus I dan 85,42% pada siklus II. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOSAKATA ANAK USIA 3-4 TAHUN MENGGUNAKAN MEDIA CARDBOX Gracia Karen Steivy Lanie; Lanny Wiayaningsih
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i2.2656

Abstract

Abstrak : Penelitian ini dilatarbelakangi suatu permasalahan yang berkaitan dengan anak yang memiliki kemampuan kosakata terbatas, sehingga memerlukan penggunaan media untuk meningkatkan kemampuan kosakata dalam berbicara. Studi ini bertujuan untuk menjawab permasalahan : (1) Bagaimana hasil proses belajar dengan menggunakan media cardbox dapat meningkatkan kemampuan kosakata anak usia 3-4 tahun ?Skripsi ini dibahas melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan melalui dua siklus, dengan setiap tahapannya yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah anak PAUD di Desa Daudolu Nusa Tenggara Timur yang membuka 5 anak. Penelitian ini dilakukan bulan Januari – April 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media cardboxyang dilakukan dari dua siklus terbukti dapat meningkatkan kemampuan kosakata usia 3-4 tahun di sekolah PAUD Maranatha. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan pada setiap aspek penelitian. Pada siklus I dilakukan satu kali pertemuan dan siklus II dilaksanakan satu kali pertemuan. Hasil kemampuan menjadi kosakata anak pada pra siklus 45%, meningkat pada siklus 1 50% dan meningkat pada siklus 2 90%.Dari hasil penelitian dapat diperoleh bahwa pengetahuan kosakata anak usia 3-4 tahun dari tahap ke tahap dapat meningkat menggunakan media cardbox .                                    Kata Kunci : Anak Usia Dini, Kemampuan Kosakata, Media Cardbox 
Analisis Deskriptif Perbandingan Hasil Belajar Model Luring dengan Model BDR Sebelum dan Saat Pandemi Marlens Albert Nenobais; Risal Efendi
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2868

Abstract

Pandemi COVID-19 merupakan sebuah virus yang pemerintah menetapkan sistem partial lockdown, yakni dengan menerapkan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan juga PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sehingga berdampak pada semua sektor termasuk sektor Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk dapat melihat perbandingan hasil belajar dari model luring dengan Model belajar dari rumah sebelum dan saat pandemi di SMP Negeri 2, Amanuban Barat. Pada penelitian ini Peneliti menggunakan jenis pendekatan Kuantitatif Komparatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa SMP Negeri 2, Amanuban Barat yang berjumlah 35 siswa. Dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan uji paired sample t test mendapatkan perbedaan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang dimana < 0,05 Dari hasil penelitian pada mata pelajaran PJOK yang diterapkan secara Luring dan BDR ditemukan hasil penerapan Model Luring lebih tinggi dibandingkan Model BDR pada mata pelajaran PJOK.  
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai Multikultural Toleransi Terhadap Peserta Didik di SMAN Kota Payakumbuh Dina Andriyani; Fadriati Fadriati
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i2.2581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanmkan nilai multikultural di SMAN kota Payakymbuh. Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai multikultural terutama nilai toleransi. Dalam ajaran Islam pendidikan mutikultural ini tidak asing lagi, melainkan memang tertera jelas di dalam Al Qur’an dan Hadis Rasulullah Saw. Guru Pendidikan Islam hanya perlu menginternalisasikan ajaran multikultural dalam Al Qur’an dan Hadis serta mengintegrasikannya ke kehidupan siswa. Dengan adanya nilai multikultural terutama nilai toleransi pada peserta didik, maka peserta didik akan mampu berkehidupan sosial dan saling menghargai dan menghormati antar sesama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu dengan mengambil objek di SMAN kota Payakumbuh. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengamatan atau observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data yag dibutuhkan. Hasil penelitian ini adalah 1) Situasi di SMAN kota Payakumbuh memiliki keberagaman yaitu keberagaman suku, agama, budaya, dan status sosial. 2) menunjukkan bahwa peran guru Pendidikan Agama Islam dala menanamkan nilai multikultural toleransi terhadap peserta didik di SMAN kota Payakumbuh sudah cukup baik. Ini dibuktikan dengan terciptanya keharmonisan dan kerukunan antara guru dan murid serta antara sesama siswa. Nilai multikultural yaitu nilai toleransi antar siswa yaitu mereka tidak membedakan teman, menghargai pendapat dan menghormati agama temannya serta saling tolong menolong jika temannya dalam kesusahan.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PAI Materi Iman Kepada Malaikat Melalui Model Pembelajaran Snowball Throwing Bagi Siswa Kelas IV SDN Pucangan 02 Kartasura Semester II Tahun Pelajaran 2021/2022 Nanik Alfiyah
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i2.2529

Abstract

This study aims to improve the learning achievement of PAI subjects on faith in angels through snowball throwing lessons for fourth semester students of SD Negeri Pucangan 02, Kartasura District, Sukoharjo Regency in the 2021/2022 academic year. This research is a classroom action research. The research was conducted at SD Negeri Pucangan 02, Kartasura District, Sukoharjo Regency in the second semester of the 2021/2022 academic year for 3 (three) months. The research subjects were students of class V Semester II at SD Negeri Pucangan 02 Kartasura District, Sukoharjo Regency in the 2021/2022 academic year which consisted of 23 students. The research procedure in this action research basically refers to the research design used, namely: 1) planning; 2) implementation; 3) observation; and 4) reflection on the results of the action. This study concludes that Snowball Throwing Learning can improve student achievement in PAI subjects on faith in angels in grade IV semester II students of SD Negeri Pucangan 02, Kartasura District, Sukoharjo Regency in the 2021/2022 academic year. This is indicated by the increase in student learning outcomes from the initial condition to the end of the Cycle II action. In terms of the average value of learning outcomes, student learning achievement has increased from 68.82 in the initial condition, increased to 76.47 at the end of Cycle I learning action, and increased again to 87.65 at the end of Cycle II action. Judging from the level of mastery learning, the number of students who achieve mastery learning has increased in each cycle of actions taken, namely from 52.94% in the initial conditions to 76.47% at the end of the Cycle I action, and increased to 100% at the end of the Cycle II learning action.   Keywords: learning achievement, PAI, Snowball Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran PAI materi iman kepada malaikat melalui pembelajaran snowball throwing pada siswa kelas IV semester II SD Negeri Pucangan 02, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo tahun pelajaran 2021/2022.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan di SD Negeri Pucangan 02 Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo pada semester II tahun pelajaran 2021/2022 selama 3 (tiga) bulan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V Semester II di SD Negeri Pucangan 02 Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo tahun pelajaran 2021/2022 yang terdiri dari 23 orang siswa. Prosedur penelitian dalam penelitian tindakan ini pada intinya mengacu pada desain penelitian yang digunakan, yaitu: 1) perencanaan; 2) pelaksanaan; 3) observasi; dan 4) refleksi hasil tindakan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan prestasi belajar siswa mata pelajaran PAI materi iman kepada malaikat pada siswa kelas IV semester II SD Negeri Pucangan 02, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo tahun pelajaran 2021/2022. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya hasil belajar siswa dari kondisi awal hingga akhir tindakan Siklus II.Ditinjau dari nilai rata-rata hasil belajar, prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari sebesar 68.82 pada kondisi awal, meningkat menjadi 76.47 pada akhir tindakan pembelajaran Siklus I, dan meningkat lagi menjadi 87.65 pada akhir tindakan Siklus II. Ditinjau dari tingkat ketuntasan belajar, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar mengalami peningkatan pada setiap siklus tindakan yang dilakukan, yaitu dari 52,94% pada kondisi awal menjadi 76.47% pada akhir tindakan Siklus I, dan meningkat menjadi 100% pada akhir tindakan pembelajaran Siklus II. Kata-kata Kunci:   prestasi belajar, PAI, Snowball
Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Maria Veni Wijayanti; Mawardi Mawardi
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2839

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kontekstual berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas 2 siklus dengan setiap siklus melaksanakan 6 kali pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis dan mendapatkan hasil nilai rata-rata siswa pra siklus sebesar 63,50 meningkat menjadi 67, 00 pada siklus I. Pada siklus II, nilai rata-rata siswa meningkat 71,42. Persentase siswa yang memenuhi KKM pada pra siklus sebesar 58,33% atau 5 dari 12 siswa. Pada siklus I, persentase siswa yang memenuhi KKM sebesar 66,67% atau 8 dari 12 siswa. Pada siklus II, persentase siswa yang memenuhi KKM kembali meningkat menjadi 83,33% atau 10 dari 12 siswa. Terdapat 2 siswa yang nilainya belum memenuhi KKM hal tersebut dipengaruhi oleh faktor kecerdasan dan sikap siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Berdasarkan data yang diambil disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan implikasi penggunaan model pembelajaran kontekstual berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar. Hal tersebut ditunjukan oleh peningkatan hasil belajar yaitu siswa yang mencapai nilai KKM >65 mencapai 83,33%.