cover
Contact Name
Ratnaningsih Hidayati
Contact Email
ratna.hidayati@kemendag.go.id
Phone
+62217423226
Journal Mail Official
jurnalperdagangan@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA NIAGA Pusdiklat Perdagangan Kementerian Perdagangan Jl. Abdul Wahab No. 38 Kedaung Sawangan Depok Jawa Barat Indonesia 16516
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Cendekia Niaga
ISSN : 25483137     EISSN : 25483145     DOI : -
Cendekia Niaga receives manuscripts with some topics/issues of trade and trade-related issues including Domestic Trade and Consumer Protection, International Trade and Trade Remedies, Trade-related human resources competency development, and Small Medium Enterprises.
Articles 187 Documents
Peningkatan Produktivitas Dalam Rangka Mewujudkan Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Tujuan ke-8 Sustainable Development Goals) Ponto, Vivi Marietha
Cendekia Niaga Vol 7 No 1 (2023): Cendekia Niaga
Publisher : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52391/jcn.v7i1.792

Abstract

Sustainable development accommodates economic, social and environmental aspects simultaneously. There are three elements that must be harmonized to achieve sustainable development, namely economic growth, social inclusion and environmental protection. Decent work and economic growth are among the goals of the SDGs needed to restore Indonesia's economy which was eroded by the Covid-19 pandemic crisis. To recover the Indonesian economy, it needs to be supported by the effective and efficient use of resources. This is intended to increase produc.tivity which will accelerate Indonesia's economic growth. This article examines the link between increasing productivity and realizing decent work and economic growth, which is the 8th goal of the Sustainable Development Goals. Decent work is supported by decent wages and other things that support the welfare of workers provided by the employer (employer). If this is done by the employer then worker productivity will increase. Thus, worker productivity will encourage the production of goods and services which in turn can drive economic growth.
Analisis Penentuan Negara Tujuan Ekspor Kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan dengan Pendekatan Location Quotient Aji, Sofyan
Cendekia Niaga Vol 7 No 1 (2023): Cendekia Niaga
Publisher : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52391/jcn.v7i1.817

Abstract

Negara yang memiliki keunggulan daya saing industri akan memiliki pangsa pasar yang besar di antara negara lain di kawasan tersebut, jika negara tersebut dapat dengan tepat menentukan Negara Tujuan Ekspor (NTE). Namun jika penetapan negara tujuan ekspor kurang tepat, terutama untuk negara yang memiliki keunggulan daya saing produk yang sama, maka produk yang masuk ke akan berkompetisi dengan produk domestik NTE sehingga pangsa pasar tidak optimal. Oleh karena itu, makalah ini bertujuan untuk mempelajari penentuan NTE di suatu kawasan dengan menggunakan metode Location Quotient (LQ), dengan menganalisis penentuan lokalisasi industri suatu jenis produk di kawasan Asia Tenggara dan Selatan berdasarkan LQ. Hasil dari penelitian menunjukkan produksi tanaman dan hewan, dari negara yang diteliti tidak ada yang berpotensi sebagai NTE karena semuanya memiliki LQ > 1 yang mengindikasikan bahwa produksi domestik jauh lebih besar dibandingkan konsumsi domestik. Justru semua negara dalam lingkup penelitian ini akan mengeskpor sebagian kelebihan produksinya. Kamboja (nilai LQ = 0,31), Myanmar (0,51), Vietnam (0,92), India (0,94), dan Filipina (0,96) berpotensi menjadi NTE bagi negara pengekspor yang memiliki keunggulan di industri produk makanan. Bagi negara pengekspor hasil industri kayu dan produk dari kayu, dapat menjadikan Myanmar (0,43), Thailand (0,88), India (0,93), Filipina (0,95), Pakistan (0,98), dan Kamboja (0,99) sebagai NTE. Kamboja (0,24), Myanmar (0,38), Filipina (0,58), Pakistan (0,67), dan Sri Lanka (0,97) berpotensi menjadi NTE bagi negara pengekspor hasil industri bahan kimia dan produk kimia. Bagi negara pengekspor hasil industri furniture, dapat menjadikan Kamboja (0,02), Myanmar (0,32), Filipina (0,36), Thailand (0,66), India (0,98) sebagai NTE. Kegiatan kreatif, seni dan hiburan semua negara dalam lingkup penelitian sangat berpotensi sebagai negara tujuan ekspor dari yang paling potensi adalah Myanmar (0,05), Vietnam (0,07), Pakistan (0,11), Sri Lanka (0,12), Filipina (0,13), Thailand (0,18), India (0,23), dan Kamboja (0,26).
Proteksionisme Nikel Indonesia dalam Perdagangan Dunia Radhica, Dicky Dwi
Cendekia Niaga Vol 7 No 1 (2023): Cendekia Niaga
Publisher : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52391/jcn.v7i1.821

Abstract

Indonesia plays a vital role in the global nickel industry, with the world's largest nickel reserves of 52%. Indonesia's nickel production has increased every year. Indonesia issued a policy of Minister of Energy and Mineral Resources Number 11 of 2019 concerning downstream nickel. Nickel downstream is an act of protectionism or limiting nickel exports in world trade. The purpose of this study is to analyze the reasons why Indonesia has taken protectionist measures against its nickel. To answer the objectives of this study, the method used by researchers is a descriptive analysis method with a qualitative approach and protectionism theory through national policy variables and national interests, as well as by comparing world nickel demand and potential and identifying changes in national policies in supporting nickel added value. The research results show that Indonesia carries out downstream as a form of protectionism in maximizing the country's potential to boost economic growth. The efforts made by the Indonesian government are to increase the production of electric batteries in the country rather than exporting raw nickel. However, the implementation of downstream in Indonesia is still facing challenges such as uneven construction of smelters and inadequate quality of human resources. Therefore, policy recommendations are focused on increasing smelter development in Indonesia. Therefore, the Government of Indonesia must develop human resource skills.
Kajian Pengembangan Knowledge Management System (KMS) di Kementerian Perdagangan Utami, Teja
Cendekia Niaga Vol 7 No 1 (2023): Cendekia Niaga
Publisher : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52391/jcn.v7i1.831

Abstract

Knowledge Management System merupakan suatu proses berkelanjutan dalam pengelolaan pengetahuan melalui transfer pengetahuan dari tacit ke explicit, explicit ke explicit dan explicit ke tacit. Dalam mencapai siklus pengetahuan tersebut diperlukan suatu aplikasi KMS yang mampu mengakomodir proses acquisition, sharing, transfer dan networking. KMS memiliki peran penting dalam penerapan Corporate University dalam rangka menciptakan learning culture guna mewujudkan learning organization. Kementerian Perdagangan perlu memulai untuk menciptakan Learning Organization tersebut dengan menyusun rancangan KMS untuk oprimasii e-Learning Kudagang. Rancangan KMS di Kementerian Perdagangan dilakukan melalui studi literature dan studi banding dengan organisasi yang sudah menerapkan KMS.
Kebijakan Dumping sebagai Perdagangan Ber-ketidakadilan dalam Perspektif Siyasah Al-Ighraq Regita Cahyani Muis, Afni; Arleta, Abrilian Putri; Talo, Angelia Islamiati
Cendekia Niaga Vol 7 No 1 (2023): Cendekia Niaga
Publisher : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52391/jcn.v7i1.832

Abstract

This study aimed to analyze the extent of dumping practices on Indonesian textile exports to Turkey which reviewed with siyasah al-ighraq. The imposition of anti-dumping by Turkey was due to an accusation response of dumping by Indonesia. Whereas as a ratifying country of the World Trade Organization (WTO), Turkey has the authority to investigate imported products into its country and also has the right to impose import duties, especially tax rates if the imported products have been accompanied by the importing country. With the siyasah al ighraq approach, the application of a lower price than the market price, it can be determined the extent of Indonesia's legal status in the imposition of anti-dumping. Finally, by using a qualitative method that presented in a sequential explanatory approach, foremost in Islamic perspective. That is siyasah al-ighraq with import duties in terms of the General Agreement on Trade and Tarrifs (GATT) or WTO penalties. The result is the policiy is required to act in protecting the rights of his people, including dealing with dumping practices
Analisis Variabel Ekonomi Hijau (Green Economy Variable) Terhadap Pendapatan Indonesia (Tahun 2011-2020) dengan Metode SEM-PLS Lumbanraja, Penny Chariti; Lumbanraja, Pretty Luci
Cendekia Niaga Vol 7 No 1 (2023): Cendekia Niaga
Publisher : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52391/jcn.v7i1.836

Abstract

The rapid economic development has the potential to cause negative impacts on the environment. Environmental problems that occur urge policies to implement green economy as the most urgent and effective environmental management tool. This research was conducted by analyzing the issue of implementing a green economy on Indonesia's economic growth. The country's growth by implementing a green economic system is a solution to achieving sustainable country development goals. This research is exploratory in nature using descriptive and inferential analysis techniques. The data used is in the 2011-2020 range (10 years) using the SEM-PLS data analysis technique. From this study it shows that there is a positive and significant influence between the green economy on state income with the result p (0.000) < 0.05 which gives a large effect of 0.965. The influence value of 0.965 means that the implementation of a green economy will make a significant contribution to increasing state revenues in Indonesia. Finally, from the empirical studies conducted, it was found that the country's development must involve a green system in the future with a focus on directions, policies, organizations, areas, capacities, and interventions from all parties as an optimal expansion strategy to achieve Indonesian economic activities that pay attention to environmental conditions.
Ketentuan Senyawa Etilen Oksida Dan Turunannya Di Negara Mitra Dagang Dan Strategi Menjaga Akses Pasar Ekspor Produk Pangan Indonesia Anrina, Fuji; Pramahayekti, Gupita
Cendekia Niaga Vol 7 No 1 (2023): Cendekia Niaga
Publisher : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52391/jcn.v7i1.837

Abstract

Sebagai salah satu isu krusial dalam kesehatan masyarakat, keamanan pangan semakin menjadi perhatian di banyak negara di dunia. Berbagai standar ditetapkan baik di tingkat internasional maupun nasional. Namun, harmonisasi standar internasional secara pragmatis sulit untuk dicapai sehingga menimbulkan masalah lain berupa hambatan perdagangan. Perbedaan standar di berbagai negara dan tidak adanya standar internasional terkait kandungan Etilen Oksida pada produk pangan menjadi salah satu isu yang berkembang dan meluas ke sektor perdagangan sejak tahun 2020. Sebagai salah satu negara pengekspor produk pangan ke dunia, Indonesia juga turut terdampak oleh penerapan kebijakan terkait Etilen Oksida di beberapa negara mitra dagang. Sejak akhir tahun 2021, produk asal Indonesia, seperti mie instan dan bubuk cabai dinilai tidak dapat diedarkan di pasar negara tujuan ekspor karena tidak memenuhi standar terkait kandungan residu Etilen Oksida maupun senyawa turunannya. Berdasarkan Kesepakatan SPS, setiap negara anggota WTO memiliki hak untuk menerapkan tindakan sanitari dan fitosanitari yang diperlukan untuk melindungi kehidupan dan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan sepanjang tindakan-tindakan tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Kesepakatan SPS. Uni Eropa bahkan telah memperketat pengawasan resmi untuk pemasukan produk makanan tertentu dari beberapa negara ketiga ke pasar Uni Eropa untuk sementara waktu, termasuk produk yang kemungkinan terkontaminasi oleh Etilen Oksida. Untuk merespon perkembangan terkini di sektor pangan internasional serta memitigasi risiko terulangnya penolakan produk eskpor Indonesia di negara mitra dagang maka diperlukan langkah-langkah strategis dari seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, asosiasi/pelaku usaha, maupun pakar/akademisi.
Integrating Workplace Learning Concept In The Ministry Of Trade Officials Competency Development: A Business Canvas Model Of Trade Negotiator Training Hidayati, Ratnaningsih; Rachman, Nadya Megawati; Agustina, Srie
Cendekia Niaga Vol 7 No 2 (2023): Cendekia Niaga Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52391/jcn.v7i2.748

Abstract

The current portrait of Indonesia government officials is not as expected. About a third of Indonesian civil servants have low competence, potential, quality of performance and integrity. In addition, competency development programs that have been running are considered not in accordance with the needs of the organization. This paper aims to provide an overview of the concept of ASN competency development that adopts the learning model at Corporate University, which is to integrate workplace learning as part of government official learning at the Ministry of Trade. The study was conducted using a qualitative approach, by conducting relevant scientific literature studies and mapping the concept into the Business Model Canvas. The results of the study show that there are three values that are expected to be the output of a paradigm shift in developing ASN potential at the Ministry of Trade, namely: (1) The process of transferring knowledge, skills and work attitudes effectively and efficiently without having to leave office assignments; (2) construction and indexation of knowledge through experiential learning; and (3) contributing to problem solving in the workplace.
Sistem Kerja Fleksibel: Tempat Kerja Dan/Atau Waktu Kerja Yang Fleksibel (Tinjauan Naratif) Saputro, Eko
Cendekia Niaga Vol 7 No 2 (2023): Cendekia Niaga Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52391/jcn.v7i2.779

Abstract

Fleksibilitas mengenai di mana dan kapan pekerjaan diselesaikan menjadi semakin tersedia bagi karyawan, terutama setelah wabah COVID-19 dan pergeseran sifat pekerjaan selanjutnya. Hingga kini, ada temuan yang tidak konsisten terkait manfaat sistem kerja fleksibel atau flexible work arrangements (FWA) yang ada di luar negeri. Oleh karenanya, kami melakukan tinjauan pustaka ini (n = 33) untuk meneliti hubungan antara FWA dan dampaknya bagi kesehatan, yang meliputi: kesehatan fisik, ketidakhadiran, gejala somatik, dan aktivitas fisik (olahraga). Metode pencarian literatur berbasis komputer berasal dari berbagai database, yakni: Academic Search Premier, Alt HealthWatch, APA PsycArticles, Business Source Ultimate, CINAHL, Disertation Abstracts, ERIC, Google Scholar, Health Source, PsycINFO, PubMed, dan Web of Science. Pencarian literatur tidak dibatasi pada periode waktu tertentu. Semua laporan studi yang diterbitkan hingga Juli 2022 dimasukkan dalam review. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa FWA berhubungan dengan kesehatan fisik yang lebih baik, pengurangan ketidakhadiran, dan gejala somatik yang lebih sedikit. Hal ini menunjukkan bahwa FWA dapat memfasilitasi karyawan dalam menjaga kesehatannya. Tidak ada hubungan antara FWA dan aktivitas fisik (olahraga), tetapi hasil ini harus ditafsirkan dengan hati-hati karena terbatasnya jumlah makalah studi primer yang meneliti hubungan ini. Temuan ini memiliki implikasi untuk penelitian dan praktek FWA di masa depan, termasuk dukungan untuk menawarkan FWA individual sebagai sarana untuk mempromosikan kesehatan karyawan.
Analisis Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Simalungun Tahun 2017-2021 Maduwu, Benyamin; Panjaitan, Geri Bertua; Simarmata, Esty; Munte, Roulyana; Tobing, Chatrine
Cendekia Niaga Vol 7 No 2 (2023): Cendekia Niaga Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52391/jcn.v7i2.790

Abstract

Abstrak Judul jurnal ini "Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Simalungun Tahun 2017-2021: Analisis Shift Share". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan perekonomian nasional dan regional, pengaruh bauran industri dan keunggulan kompetitif terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Simalungun tahun 2017-2021 dalam konteks perekonomian Provinsi Sumatera Utara. Data yang dianalisis adalah PDRB total dan sektoral Kabupaten Simalungun, Kota Medan dan Sumatera Utara tahun 2017 sampai 2021 atas dasar harga konstan 2017 dengan menggunakan analisis shift share. Hasil analisis menunjukkan bahwa National share berpengaruh positif baik secara total maupun sektoral terhadap perubahan PDRB rill Kabupaten Simalungun tahun 2017-2021. Secara total, proportional shift berpengaruh negatif terhadap perubahan PDRB riil Kabupaten Simalungun dan berpengaruh positif terhadap perubahan PDRB rill Kota Medan. Secara total, differential shift berpengaruh positif bagi Kabupaten Simalungun (bernilai positif tahun 2018). Abstract Thesis title "Analysis of Economic Growth in Simalungun Regency in 2017-2021.This study aims to determine the effect of national and regional economic activities, the influence of the industrial mix and competitive advantage on the Gross Regional Domestic Product (GRDP) of Simalungun Regency and in 2017-2021 in the context of the economy of North Sumatra Province. The data analyzed are the total and sectoral GRDP of Simalungun Regency, North Sumatra from 2017 to 2018 at constant 2017 prices using shift share analysis. The results of the analysis show that the National share has a positive effect both total and sectoral on changes in the real GRDP of Simalungun Regency in 2017-2021. In total, proportional shift has a negative effect on changes in real GRDP for Simalungun Regency and has a positive effect on changes in real GRDP. In total, the differential shift has a positive effect on Simalungun Regency (positive value in 2013).

Page 7 of 19 | Total Record : 187