cover
Contact Name
Usman Ependi
Contact Email
u.ependi@binadarma.ac.id
Phone
+6281271103018
Journal Mail Official
itajournalita@gmail.com
Editorial Address
Kampus Utama Universitas Bina Darma Lt. 7 Jl. A. Yani No 3 Seberang Ulu I Palembang
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Information Technology Ampera
ISSN : -     EISSN : 27742121     DOI : https://doi.org/10.51519
Core Subject : Science,
Journal of Information Technology Ampera (Journal-ITA) is an online journal that organized and managed independently by the consortium of informatics lecturers. Journal-ITA is an open-access journal that is provided for researchers, lecturers, and students who will publish research results in the field of all of thing about software engineering and its process. Journal-ITA is a scientific article journal that is the result of ideas, great and original thoughts about the latest research and technological developments covering the fields of information systems, information technology, informatics engineering, and computer science, and industrial engineering which is summarized in one publisher. Journal-ITA became one of the means for researchers to publish their great works published three times in one year
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Information Technology Ampera" : 11 Documents clear
Design Aplikasi Catatan Daily Berbasis Android Menggunakan Metode Waterfall Damayanti, Nita Rosa; Yulianingsih, Evi
Journal of Information Technology Ampera Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.v5i1.469

Abstract

Di era digital, penulisan buku harian telah berubah dari kertas ke digital, menimbulkan kekhawatiran privasi karena aksesibilitas teks oleh pihak tidak berwenang. Untuk mengatasi ini, penelitian ini mengembangkan "Catatan Daily," sebuah aplikasi buku harian digital yang mengutamakan keamanan dan privasi melalui enkripsi teks. Metode pengembangan menggunakan pendekatan waterfall dan desain sistem UML, dengan fitur seperti login, pembuatan dan penyimpanan catatan, serta logout. Implementasi algoritma kriptografi memastikan bahwa hanya pengguna dengan kunci dekripsi yang dapat mengakses catatan, menjadikan aplikasi ini aman dan privat. Hasilnya, "Catatan Daily" menawarkan solusi modern dan mudah digunakan untuk pencatatan harian yang aman, memenuhi kebutuhan pengguna akan privasi dalam era digital. In the digital era, diary writing has shifted from paper to digital, raising privacy concerns due to the accessibility of texts by unauthorized parties. To address this, this research developed "Daily Notes," a digital diary application prioritizing security and privacy through text encryption. The development method employed a waterfall approach and UML system design, featuring login, note creation and storage, and logout functionalities. The implementation of cryptographic algorithms ensures that only users with the decryption key can access the notes, making this application secure and private. As a result, "Daily Notes" offers a modern and user-friendly solution for secure daily recording, meeting user needs for privacy in the digital age.
Penerapan Metode K-Means Clustering Untuk Penentuan Eligibilitas Bantuan Langsung Tunai Berbasis Mobile Nugroho, Adi Setyo; Sulyono, Sulyono
Journal of Information Technology Ampera Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.v5i1.510

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tidak tepat sasaran kepada masyarakat miskin dan UMKM di Desa Rama Indra, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah. Metode yang digunakan adalah analisis cluster menggunakan algoritma k-means clustering, yang mempartisi data menjadi beberapa kelompok berdasarkan kriteria prioritas yang telah ditentukan. Hasil dari penggunaan metode ini menunjukkan peningkatan efektivitas dalam identifikasi keluarga yang berhak menerima bantuan, sehingga penyaluran BLT menjadi lebih tepat sasaran dan meningkatkan akurasi dalam pemilihan kelompok keluarga penerima bantuan.   The objective of this study is to address the issue of misdirected Direct Cash Assistance (BLT) distributions to impoverished communities and SMEs in Rama Indra Village, Seputih Raman Subdistrict, Central Lampung Regency. The method employed is cluster analysis using the k-means clustering algorithm, which partitions data into several groups based on predetermined priority criteria. The results of this method demonstrate enhanced effectiveness in identifying families eligible for assistance, thereby improving the precision of BLT distribution and increasing the accuracy in selecting recipient groups.
Analisis Manajemen Pelayanan Da’i Pemkot Palembang Pada SILTANUS Berbasis TI Menggunakan Framework ITIL V3 Al Qorni, Qois; Sutabri, Tata
Journal of Information Technology Ampera Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.v5i1.511

Abstract

SILTANUS, sebuah Layanan Teknologi Informasi (TI) yang diinisiasi oleh pemerintah kota Palembang untuk membantu Da'i (pendakwah Islam) dalam menyebarkan ajaran agama di seluruh kota. Masalah utama yang dibahas dalam penelitian ini adalah identifikasi kekurangan SILTANUS untuk secara efektif mengevaluasi fungsionalitas sistem dan kinerja aplikasi secara keseluruhan. Untuk mengatasi ini, studi menggunakan Kerangka Kerja ITIL V3, sebuah kerangka kerja manajemen layanan IT yang diakui secara global, menawarkan pendekatan terstruktur untuk merencanakan, mengimplementasikan, dan mengelola layanan TI agar sesuai dengan kebutuhan spesifik. Melalui penerapan kerangka kerja ITIL V3, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan layanan TI oleh pemerintah kota Palembang, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung pencapaian tujuan program. Temuan menunjukkan bahwa sementara SILTANUS memiliki potensi untuk secara signifikan meningkatkan manajemen layanan untuk Da'i, saat ini terhambat oleh beberapa keterbatasan, termasuk kurangnya fitur, kinerja yang tidak stabil, dan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas layanan. SILTANUS, an Information Technology (IT) Service initiated by the Palembang city government to aid Da'is (Islamic preachers) in disseminating religious teachings throughout the city. The main issue addressed in this research is the identification of SILTANUS's shortcomings to effectively evaluate the system's functionality and overall application performance. To address this, the study employs the ITIL V3 Framework, a globally recognized framework in IT service management, offering a structured approach for planning, implementing, and managing IT services to align with specific needs. Through the application of the ITIL V3 framework, this research aims to enhance the Palembang city government's IT service management, improve operational efficiency, and support the attainment of program objectives. The findings reveal that while SILTANUS holds the potential to significantly improve service management for Da'is, it is currently hindered by several limitations, including a lack of features, unstable performance, and a need for improved service quality.
Analisis Domain Deliver, Service dan Support Untuk Pengukuran Kualitas Layanan E-Government Menggunakan Framework Cobit 5.0 Agustriani, Nyimas Hamidah Purnama; Sutabri, Tata
Journal of Information Technology Ampera Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.v5i1.514

Abstract

Studi ini memfokuskan pada pengembangan kerangka kerja untuk meningkatkan kualitas layanan e-Government di Dinas Kominfo Kota Palembang, menggunakan domain Deliver, Service and Support (DSS) dari COBIT 5.0. Tujuannya adalah untuk memastikan layanan kepada masyarakat mencapai kualitas yang optimal. Metodologi penelitian ini melibatkan analisis tingkat kapabilitas tata kelola teknologi informasi, khususnya dalam pengelolaan operasi, layanan, dan keamanan. Hasil menunjukkan bahwa Dinas Kominfo beroperasi pada level kapabilitas 3 dan 4, yang menandakan implementasi teknologi informasi yang terkelola dan terukur. Proses seperti pengelolaan operasi, permintaan layanan, dan insiden berada pada level 3; sedangkan pengelolaan masalah, kelanjutan, keamanan, dan kontrol proses bisnis berada pada level 4. Kesimpulannya, penerapan kerangka kerja COBIT 5.0 secara efektif meningkatkan kualitas layanan e-Government, dengan pengelolaan yang baik dan output yang sesuai standar layanan teknologi informasi yang diharapkan. This study focuses on developing a framework to enhance the quality of e-Government services at the Palembang City Communication and Informatics Agency, using the Deliver, Service and Support (DSS) domain from COBIT 5.0. The goal is to ensure that services to the community achieve optimal quality. The research methodology involves analyzing the level of information technology governance capability, especially in managing operations, services, and security. Results indicate that the Agency operates at capability levels 3 and 4, signifying well-managed and measurable information technology implementation. Processes such as operations management, service requests, and incidents are at level 3; while problem management, continuity, security, and business process control are at level 4. In conclusion, the application of the COBIT 5.0 framework effectively enhances the quality of e-Government services, with proper management and outputs that meet the expected information technology service standards.
Analisis Pengelolaan E-KTP dengan Pendekatan Framework COBIT 5 pada Domain Deliver, Service, dan Support Dinata, Aria; Sutabri, Tata
Journal of Information Technology Ampera Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.v5i1.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan teknologi informasi dalam proses penerbitan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuasin, dengan menilai kesesuaiannya terhadap tujuan strategis dinas tersebut. Metode deskriptif kuantitatif dan pendekatan studi kasus digunakan, dengan pengumpulan data melalui tinjauan literatur, observasi, wawancara, dan analisis. Fokus penelitian pada Bagian Pemanfaatan Data dan Dokumen serta Bagian Teknologi dan Komunikasi Tata Kelola & Sumber Daya Manusia bertujuan untuk memperkuat tata kelola TI. Temuan menunjukkan bahwa sistem E-KTP, yang diimplementasikan menggunakan kerangka kerja COBIT 5, berhasil mengelola proses TI dengan efektif, dengan sebagian besar proses mencapai tingkat kemahiran yang diharapkan. Namun, pengelolaan keberlanjutan di bawah DSS04 masih berada pada level 2, menunjukkan bahwa peningkatan di area ini dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan.   This study aims to evaluates the effectiveness of information technology in the E-KTP (Electronic Resident Identity Card) issuance process at the Population and Civil Registration Office of Banyuasin Regency, assessing its alignment with the office's strategic goals. Utilizing a quantitative descriptive method with a case study approach, data were gathered through literature reviews, observations, interviews, and analyses. The study focuses on the Data and Document Utilization and Technology and Communications Governance & Human Resources sections to bolster IT governance. Findings indicate that the E-KTP system, implemented under the COBIT 5 framework, effectively manages IT processes, with most reaching expected proficiency levels. However, sustainability management under DSS04 remains at level 2, suggesting that improvements in this area could significantly enhance service efficiency and effectiveness.
Implementasi Data Mining Pada Klasifikasi Status Gizi Bayi Dengan Metode Decision Tree CHAID (Studi Kasus: Puskesmas Godean 1 Yogyakarta) Lewoema, Scholastica Larissa Zefira; Prasetyaningrum, Putri Taqwa
Journal of Information Technology Ampera Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.v5i1.538

Abstract

Penelitian ini mengukur akurasi metode Decision Tree CHAID dalam mengklasifikasikan status gizi bayi dengan menambahkan atribut jenis kelamin dan lokasi desa posyandu. Hasil penelitian ini adalah situs web berbasis server lokal untuk menguji sistem klasifikasi tersebut. Prosesnya meliputi impor data, pembagian data latih dan uji, pelatihan model, pemilihan algoritma, dan pengujian matriks. Dari 3106 data antara Januari hingga Februari 2024, akurasi pada data uji mencapai 0,90, pada data latih 0,99, dan akurasi algoritma CHAID 0,84. Variabel yang digunakan meliputi usia, desa, posyandu, tinggi badan, berat badan, dan jenis kelamin. Kelas status gizi meliputi gizi baik, gizi buruk, gizi kurang, gizi berlebih, obesitas, dan risiko gizi berlebih. This research aims to measure the accuracy of the Decision Tree CHAID method in classifying the nutritional status of infants by adding new attributes such as gender and village posyandu location. The outcome of this research is a locally hosted website for testing the classification system using the CHAID-based Decision Tree method. The process includes data import, splitting data into training and testing sets, training the machine learning model, selecting the appropriate algorithm, and performing a confusion matrix test. From 3106 data entries collected between January and February 2024, the accuracy on the test data reached 0.90, on the training data 0.99, and the CHAID algorithm accuracy was 0.84. The variables used include age, village, posyandu, height, weight, and gender. The nutritional status classes used as labels in this study are good nutrition, malnutrition, undernutrition, overnutrition, obesity, and risk of overnutrition.
Klasifikasi Daun Teh Klon Seri GMB Menggunakan Convolutional Neural Network dengan Arsitektur VGG16 dan Xception Mukti, Alphi Rinaldi Nalendra; Prasetyaningrum, Putri Taqwa
Journal of Information Technology Ampera Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.v5i1.540

Abstract

Indonesia memiliki tingkat konsumsi teh tertinggi di dunia, di mana kualitas daun teh sangat bergantung pada lokasi tumbuhnya. Untuk mengidentifikasi jenis teh, sistem otomatisasi dengan pengolahan citra digital digunakan. Penelitian ini membandingkan dua arsitektur model yaitu dengan augmentasi data dan tanpa augmentasi dalam mengklasifikasikan daun teh klon seri GMB 1-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN tanpa augmentasi memberikan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang menerapkan augmentasi. Secara spesifik, model Xception tanpa augmentasi mencapai akurasi 98%, sedangkan VGG16 tanpa augmentasi mencapai 95%. Sebaliknya, model dengan augmentasi memperoleh akurasi 92% untuk Xception dan 94% untuk VGG16. Temuan ini menunjukkan bahwa, dalam konteks dataset terbatas, model tanpa augmentasi cenderung lebih akurat karena menghindari overfitting yang sering terjadi pada dataset kecil. Indonesia has the highest tea consumption rate in the world, where the quality of tea leaves is heavily dependent on their growing location. To identify tea types, an automation system using digital image processing is employed. This study compares two model architectures: one with data augmentation and one without, in classifying GMB 1-5 series tea leaves. The results indicate that the CNN model without augmentation achieved higher accuracy compared to the one with augmentation. Specifically, the Xception model without augmentation reached an accuracy of 98%, while VGG16 without augmentation achieved 95%. In contrast, the model with augmentation achieved 92% accuracy for Xception and 94% for VGG16. These findings suggest that, in the context of a limited dataset, models without augmentation tend to be more accurate as they avoid overfitting commonly encountered with small datasets.
Analisis Sentimen Terhadap Klinik Natasha Skincare di Yogyakarta Dengan Metode Google Review Rustiawan, Muhammad Rizqi Akfani; Prasetyaningrum, Putri Taqwa
Journal of Information Technology Ampera Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.v5i1.556

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen terhadap Klinik Natasha Skincare di Yogyakarta melalui ulasan Google Review. Data dikumpulkan dari ulasan pengguna yang mengunjungi klinik, dan analisis sentimen digunakan untuk mengevaluasi opini serta perasaan positif atau negatif dalam ulasan tersebut. Hasil analisis diharapkan membantu manajemen klinik memahami persepsi dan pengalaman pengguna, serta meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini juga menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) untuk mengklasifikasikan sentimen ulasan, dengan tujuan memberikan wawasan mendalam tentang reputasi Klinik Natasha Skincare di Yogyakarta. This study aims to analyze sentiments towards Natasha Skincare Clinic in Yogyakarta through Google Reviews. Data was collected from reviews by users who visited the clinic, and sentiment analysis was used to evaluate the positive or negative opinions and feelings contained in these reviews. The results of this analysis are expected to help the clinic management understand user perceptions and experiences, and to improve the quality of services provided. This study also employs the Support Vector Machine (SVM) algorithm to classify the sentiments of the collected reviews, aiming to provide deeper insights into the reputation of Natasha Skincare Clinic in Yogyakarta.
Pengembangan Aplikasi Data Pegawai Mengunakan Metode Web Engineering (Studi Kasus: Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan) Ramadhan, Atasyah; Oktaviani, Nia
Journal of Information Technology Ampera Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.v5i1.586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kendala dalam pengelolaan dan pengawasan arsip di Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan, yang meliputi kesulitan mencari dokumen, akses informasi yang terbatas, dan keterlambatan pengelolaan arsip. Untuk mengatasi masalah tersebut, dikembangkan aplikasi berbasis web menggunakan metode Web Engineering, yang terdiri dari tahapan Communication, Planning, Modeling, Construction, dan Deployment. Aplikasi ini dirancang untuk menyediakan menu rekap data pegawai berdasarkan berbagai kriteria yang sesuai dengan kebutuhan. Pengujian aplikasi menunjukkan bahwa fitur yang disediakan efektif dan berfungsi sesuai dengan tujuan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip di lembaga tersebut. This study aims to address the challenges in the management and supervision of archives at the Archives Office of South Sumatra Province, which include difficulties in locating documents, limited information access, and delays in archive management. To address these issues, a web-based application was developed using the Web Engineering method, which comprises the stages of Communication, Planning, Modeling, Construction, and Deployment. The application is designed to offer a menu for employee data recap based on various criteria tailored to needs. Testing of the application shows that the provided features are effective and function as intended, thus improving the efficiency of archive management in the institution
Desain UI/UX Website Menggunakan Metode Lean UX Purwaningtias, Fitri; Ulfa, Maria
Journal of Information Technology Ampera Vol. 5 No. 1 (2024): Journal of Information Technology Ampera
Publisher : APTIKOM SUMSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51519/journalita.v5i1.589

Abstract

Nyemiliciouss adalah usaha yang bergerak di bidang makanan sejak tahun 2022. Selama ini Nyemiliciouss melakukan proses bisnis produk hanya melalui Instagram dan juga dari mulut ke mulut. Dengan penjualan seperti ini dirasakan belum optimal untuk bisa menawarkan produk yang dijual ataupun memasarkan produk secara luas. Nyemiliciouss juga belum memiliki website sehingga sebelum pembuatan website diperlukan desain UI/UX website untuk mengetahui apakah website yang akan dibuat telah sesuai dengan yang diharapkan. Desain UI/UX dibuat dengan menggunakan Figma. Desain UI/UX ini dibuat menggunakan metode Lean UX dengan 4 tahapan yaitu, declare assumptions, create an mvp, run an experiment dan feedback and research. Selanjutnya dilakukan evaluasi menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) dimana ada 6 indikator yang mengahsilkan indikator daya tarik nilai rata-rata 1,90 kategori “Excellent”, indikator kejelasan nilai rata-rata 1,88 kategori “Good”, indikator efisiensi nilai 1,85 kategori “Good”, indikator ketepatan nilai 1,92 kategori “Excellent”, stimulasi nilai rata-rata 1,70 kategori “Good” dan keterbaruan dengan nilai 1,80 “Excellent”. Nyemiliciouss is a business that has been operating in the food sector since 2022. So far, Nyemiliciouss has carried out the product business process only through Instagram and also through word of mouth. With sales like this, it is felt that it is not optimal to be able to offer products for sale or market products widely. Nyemiliciouss doesn’t have a website, so before creating a website, a website UI/UX design created using Figma. This UI/UX design was created using the Lean UX method with 4 stages, namely, declare assumptions, create an mvp, run an experiment and feedback and research. Next, an evaluation was carried out using the User Experience Questionnaire (UEQ) where there were 6 indicators which produced an attractiveness indicator with an average value of 1.90 in the “Excellent” category, a clarity indicator with an average value of 1.88 in the “Good” category, an efficiency indicator with a value 1.85 in the “Good” category, accuracy indicator value 1.92 in the “Excellent” category, stimulation average value of 1.70 in the “Good” category and recency with a value of 1.80 “Excellent”.

Page 1 of 2 | Total Record : 11