cover
Contact Name
Rohita
Contact Email
rohita@uai.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalaudhi@uai.ac.id
Editorial Address
Universitas AL-AZHAR INDONESIA Kompleks Masjid Agung Al Azhar Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI)
ISSN : 26222469     EISSN : 27748243     DOI : 10.36722/jaudhi
Core Subject : Education,
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh PG PAUD Fakultas Psikologi dan Pendidikan Universitas Al Azhar Indonesia menggunakan platform pengelolaan jurnal ilmiah secara online, yaitu Open Journal System (OJS). Jurnal AUDHI memuat naskah di bidang anak usia dini (AUD) yang ada di Indonesia dan terbit secara berkala, 2 (dua) kali dalam setahun, setiap bulan Juli dan Januari. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif mempunyai scope, namun tidak terbatas pada beberapa tema kajian berikut: 1. Kesehatan dan gizi anak usia dini, 2. Pendidikan anak usia dini, 3. perlindungan, pengasuhan dan kesejahteraan bagi anak usia dini.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2023)" : 6 Documents clear
PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MEMBATIK DENGAN KAIN PERCA PADA ANAK USIA DINI Kusnul Arifah Amin; Hanggara Budi Utomo; Ayu Titis Rukmana Sari
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v6i1.1969

Abstract

Salah satu kegiatan yang dapat diterapkan dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak yaitu melalui kegiatan membatik. Kegiatan membatik merupakan kegiatan menghias kain polos berwarna putih dengan teknik mengikat tali dengan menggunakan tali sebagai tanda pemisah untuk pemberian warna sehingga anak dituntut memiliki kesabaran dalam dirinya agar mendapatkan hasil yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui kegiatan membatik dengan kain perca mampu mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun di kelompok B TK Pertiwi 1 Plosoharjo Nganjuk sebanyak 20 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi kemampuan motorik halus anak. Hasil pada siklus I memperoleh nilai rata–rata sebesar 35,5%, selanjutnya anak mengalami peningkatan pada siklus II dengan hasil nilai rata–rata 65,5%, dan pada siklus III adanya peningkatan kemampuan motorik anak dengan nilai rata–rata 85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak meningkat setelah adanya tindakan penelitian melalui kegiatan membatik dengan kain perca. Simpulan penelitian ini adalah tindakan pembelajaran guru melalui kegiatan membatik dengan kain perca mampu mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Implikasi hasil penelitian ini adalah guru dapat mengembangkan motorik halus anak dengan kegiatan membatik yang bervariasi
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN AWAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA PAPAN PINTAR Nurlina Ismawati; Sri Widayati; Lu'lu' Khumairoh
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v6i1.1986

Abstract

The introduction of early literacy in early childhood should be done in a fun way. One fun way to improve literacy skills in early childhood is to use smart boards. The smart board is a square area that is used as a medium for pronouncing letter sounds. This study used the type of Classroom Action Research (CAR) and was conducted at the Surabaya State University (UNESA) 1 Labschool Kindergarten with research subjects children in group B2 consisting of 11 children, with 5 boys and 6 girls in the age range 5-6 years. The data collection technique used in this study was observation and documentation, while the data analysis technique used was quantitative descriptive. The results showed that there was an increase in the ability to recognize letters in group B2 TK Labschool Unesa 1. In cycle 1, children's initial literacy skills using smart boards were 63.63%. In cycle 2, the child's initial literacy skills through the smart board media in group B2 at TK Labschool Unesa 1 had reached a percentage of 81.81%, thus this study was successful. Therefore, it can be concluded that the use of smart board media can improve early literacy skills in children with an age range of 5-6 years in group B2 TK Labschool Unesa 1.Keywords - Smart Board Media; Early Literacy Ability; Classroom Action Research 
PERENCANAAN KOMUNIKASI KEMITRAAN UNTUK MENDUKUNG PELAKSANAAN AWAL PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI HOLISTIK INTEGRATIF Gusti Asiyani; Nur Kholik Afandi; Siti Nor Asiah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v6i1.1973

Abstract

Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan lembaga pendidikan anak usia dini dilakukan dengan cara holistik-integratif untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memberikan layanan yang komprehensif dan berkualitas, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan terkait. Perencanaan komunikasi kemitraan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran anak, mengakomodasi beragam kebutuhan anak, dan membawa budaya inklusif dalam pendidikan. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan wawasan tentang bagaimana menerapkan strategi kemitraan dan mengatasi hambatan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI). Penelitian dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dari studi empiris dan literatur dengan mendokumentasikan dan mereview semua artikel terkait komunikasi kemitraan dari tahun 2007 sampai tahun 2023. Diperoleh sebanyak 32 artikel jurnal nasional dan jurnal internasional terakreditasi yang diperoleh dari Google Scholar, Research Gate, SINTA, DOAJ dan Scopus. Berdasarkan kajian literatur didapatkan hambatan dalam rencana kemitraan komunikasi termasuk sikap menghakimi ketika bekerjasama dengan keluarga dan masyarakat, sekolah sebagai lingkungan yang tidak bersahabat, asumsi bahwa keluarga dan masyarakat kurang mampu mengenai proses pendidikan, dan kurangnya guru mengenai pelatihan kemitraan. Strategi yang dilakukan yaitu: 1) keterampilan komunikasi antara guru, keluarga dan masyarakat, 2) komitmen bersama untuk melakukan tanggung jawab dan peran dalam kemitraan, dan 3) keterbukaan sekolah mengenai perkembangan belajar anak. Hasil penelitian ini diharapkan agar guru, sekolah, orangtua, dan masyarakat mendapat pemahaman keseluruhan tentang pengembangan komunikasi kemitraan yang dapat berguna bagi pemberlakuan program PAUD HI. Nilai-nilai komunikasi yang dapat diimplementasikan untuk mengembangkan kemitraan yang efektif antara lain pengertian dan penghormatan, keterbukaan, saling percaya, dan komitmen.Kata kunci - Keluarga, Kemitraan, Masyarakat, Pendidikan Anak Usia Dini
MANAJEMEN LITERASI HABIT FORMING PADA ANAK USIA DINI Dian Wahyu Sri Lestari; Novan Ardy Wiyani
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v6i1.2093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi manajemen literasi habit forming yang diterapkan di lembaga RA Rumah Kreatif Wadas Kelir, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pada dasarnya kegiatan literasi bisa dilakukan melalui kegiatan pembiasaan. Sehingga ketika berbicara tentang literasi maka akan dibicarakan pula aspek pembiasaannya atau habit forming. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif artinya hasil dari penelitian ini disajikan dengan memaparkan data yang diperoleh dari hasil identifikasi tentang manajemen sekolah terkait literasi habit forming untuk peserta didiknya. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan ada empat poin dalam manajemen literasi habit forming yang dilakukan di RA Rumah Kreatif Wadas Kelir, yaitu 1) perencanaan (tas literasi, tas yang digunakan untuk membawa buku-buku bacaan yang dipinjam dari sekolah; pojok literasi, kegiatan literasi yang dilakukan pagi hari sebelum kegiatan pembelajaran inti dimulai dari literasi huruf, angka, iqro, suratan pendek, dan problem solving; reading aloud time, membacakan buku selama 15 menit secara rutin sebelum kegiatan inti dimulai; aktivitas literasi, mencakup enam literasi dasar yang dikemas dalam bentuk permainan yang disesuaikan dengan tema dan materi belajar; 2) pengorganisasian, melalui POMG dan parenting; 3) pelaksanaan; dan 4) pengawasan, melalui Lomba Gerakan Nasional Baca Buku (Gernas Baku) dan reward Duta Baca. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa program literasi habit forming sangat penting untuk dilakukan sejak dini agar anak usia dini mampu menjadi generasi yang “melek literasi”. Kata kunci – anak usia dini; literasi; manajemen
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TARI BEDUG WARNANE PADA ANAK USIA 3-6 TAHUN Salsabila Ardya Putri; Kristiana Maryani; Fadlullah Fadlullah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v6i1.2021

Abstract

Tari Bedug Warnane merupakan tarian kesenian daerah Banten yang bertemadengan iringan musik ceria dengan nada unsur bermain bedug yang dipukul sesuai dengan tempo dan irama.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran tari Bedug Warnane disanggar tari Raksa Budaya mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi model, strategi, sarana prasarana, media dan lingkungan serta faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pembelajaran tari Bedug Warnane di Sanggar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisa data menggunakan model Milles and Hubberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: proses pembelajaran tari untuk anak usia 3-6 tahun dilakukan melalui beberapa tahapan. Tahap Perencanaan berupa menyiapkan rencana pembelajaran yang merujuk pada silabus, menyiapkan sarana dan media pembelajaran dilakukan oleh para pengurus di sanggar. Tahap pelaksanaan berupa pembelajaran materi tari Bedug Warnane dengan menggunakan metode demonstrasi, imitative serta praktik. Tahap evaluasi yaitu kegiatan yang dilakukan setiap akhir pembelajaran. Kegiatan evaluasi juga dilakukan melalui pertunjukan tari dengan menampilkan tarian Bedug Warnane yang sekaligus untuk mengetahui pencapaian pembelajaran. Adapun hambatan yang dialami yaitu anak sulit fokus pada saat pembelajaran berlangsung. Solusi yang dilakukan pelatih adalah dengan cara membangkitkan semangat anak dalam belajar menari. Kesimpulannya Sanggar Bina Seni Tari Raksa Budaya Kota Serang telah melaksanakan pembelajaran tari dengan sistematis yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dengan merujuk pada silabus yang ada.
UPAYA GURU DALAM MENGOPTIMALKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA AL-IZZAH KOTA SERANG Desy Nur Fitriani; Kristiana Maryani; Cucu Atikah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v6i1.2020

Abstract

Kemandirian adalah suatu sikap dan perilaku yang tidak mudah bergantung dengan orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Kemandirian juga merupakan sikap yang harus dibentuk oleh guru dan orang tua untuk membangun kepribadian anak.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemandirian anak usia 5-6 tahun, upaya guru dalam mengoptimalkan kemandirian anak usia 5-6 tahun, bentuk kerjasama guru dan orangtua dalam mengoptimalkan kemandirian anak, dan upaya guru dalam mengevaluasi kemandirian anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan instumen pendukung berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan field research. Hasil dari penelitian ini adalah kemandirian anak sudah berkembang sesuai harapan terlihat ketika anak mampu berinisiatif, anak memiliki rasa percaya diri, anak tidak bergantung pada orang lain, dan anak mampu menyelesaikan masalah. Upaya guru dalam mengoptimalkan kemandirian anak dilakukan melalui pembiasaan terkait dengan kegiatan anak dalam kesehariannya. Kerjasama antara guru dan orangtua dilakukan dengan menjalin komunikasi secara berkesinambungan baik itu secara langsung maupun melalui WA Grup serta pertemuan rutin komite sekolah. Dan evaluasi guru terhadap kemandirian anak dilaksanakan dengan cara pengumpulan dan pengolahan informasi yang diantaranya dengan menggunakan catatan anekdot.

Page 1 of 1 | Total Record : 6