Electrices : Jurnal Otomasi Kelistrikan dan Energi Terbarukan
Electrices adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Otomasi Listrik Industri untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dalam bidang otomasi, kelistrikan, dan energi terbarukan kepada masyarakat serta memberikan sarana untuk bertukar informasi bagi para peneliti, praktisi dan pengguna teknologi tersebut. Jurnal Electrices diterbitkan 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Bidang-bidang pada bahasan jurnal ini meliputi: Electrical: Electrical Engineering Materials, Electric Power Generation, Transmission and Distribution, Power Electronics, Power Quality, Power Economic, FACTS, Electric Traction, High Voltage Insulation Technologies, High Voltage Apparatuses, Lightning Detection and Protection, Power System Analysis, SCADA, Electrical Measurements, and Building Automation System; Automation: Instrumentation and Control Components, Transducer principles, Measurement techniques, Analytical and virtual instrumentation, Process control and instrumentation, Industrial automation, Linear and nonlinear control systems, Optimization and optimal control, Robust control, Neuro-fuzzy control, Adaptive control, Applications of control theory in industry, Mechatronic and Robotic, Mobile Technology, and Intelligent System/Artificial Intelligence. Renewable Energy: Biofuels and energy from biomass, Geothermal energy, Hydropower (conventional hydroelectricity, tidal and wave power), Solar energy (thermal and photovoltaic), and Wind power
Articles
96 Documents
Monitoring dan Pengisian Air Galon Otomatis Menggunakan RFID Berbasis Internet of Things
Hilmy , Abdurrahman;
Aprilianto , Runo Anang;
Setiowati, Sulis;
Sudradjat, Iwa
Electrices Vol 7 No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/ees.v7i2.7737
Layanan pengisian air galon konvensional masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaktepatan volume pengisian, kesalahan transaksi, serta keterbatasan pencatatan histori layanan secara waktu nyata. Penelitian ini mengusulkan sistem pengisian air galon otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan autentikasi pengguna menggunakan Radio Frequency Identification (RFID), pengukuran volume secara presisi, dan pencatatan transaksi real-time. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor infrared E18-D80NK untuk deteksi keberadaan galon, sensor flowmeter YF-S201 untuk pengukuran volume air, serta modul RFID MFRC522 untuk verifikasi pengguna dan pemotongan saldo otomatis. Data volume dan transaksi disimpan pada server lokal dan dapat dipantau melalui antarmuka web secara waktu nyata. Pengujian dilakukan pada kapasitas 5 liter sebanyak 30 kali pengulangan dengan rentang debit 1–3 L/menit. Hasil pengujian menunjukkan deviasi pengukuran volume sebesar ±0,47%, akurasi deteksi galon mencapai 100%, dan validitas transaksi RFID sebesar 100%. Temuan ini membuktikan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keandalan proses pengisian air galon serta mendukung penerapan konsep Internet of Things dalam digitalisasi layanan publik secara berkelanjutan.
Mitigasi Arc Flash di Stasiun Pengumpul Minyak Melalui ETAP dan NFPA 70E
Muhammad Agung;
Isdawimah;
Yogi Widiawati
Electrices Vol 6 No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/ees.v6i2.7497
Bahaya kelistrikan, khususnya arc flash, tetap menjadi risiko kritis dalam sistem kelistrikan industri, terutama pada fasilitas minyak dan gas di mana keselamatan dan kontinuitas operasional sangat penting. Arc flash dapat melepaskan energi termal ekstrem dalam hitungan milidetik, yang berpotensi menyebabkan luka bakar serius, kerusakan peralatan, hingga kematian. Studi ini bertujuan untuk memitigasi risiko arc flash pada instalasi listrik stasiun pengumpul minyak dengan menggunakan ETAP (Electrical Transient Analyzer Program) dan standar NFPA 70E (2024). Analisis difokuskan pada dua Motor Control Center (MCC-1 dan MCC-2) tegangan rendah dalam dua skenario: normal (AF-1) dan terburuk (AF-2). Simulasi ETAP menunjukkan bahwa pada AF-1, MCC-1 menghasilkan 22,21 cal/cm² pada jarak 9,17 m dengan arus 5,29 kA, dan MCC-2 sebesar 33,36 cal/cm² pada 10,21 m dengan 5,05 kA. Pada AF-2, MCC-1 mencapai 21,50 cal/cm² dan MCC-2 sebesar 30,50 cal/cm². Penilaian risiko semi-kuantitatif menggunakan matriks keparahan (Se) dan kemungkinan (Lo) menghasilkan skor awal 12 (tinggi) dengan Se = 4 dan Lo = 3. Upaya mitigasi seperti peningkatan peralatan, pengendalian administratif, dan APD menurunkan Lo menjadi 2, sehingga risiko sisa turun menjadi 8 (sedang). Studi ini menekankan pentingnya pendekatan mitigasi terintegrasi dan merekomendasikan riset lanjutan pada pemodelan prediktif dan pemantauan arc flash secara real-time.
Sistem Deteksi Banjir berbasis Sensor dan Energi Terbarukan
Muchlishah, Muchlishah;
Fatahula, Fatahula;
Aisyah, Ayu Nur;
Dwiyaniti, Murie
Electrices Vol 7 No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/ees.v7i2.7960
Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di berbagai wilayah dan menyebabkan kerugian material serta korban jiwa. Berbagai penelitian sebelumnya telah mengembangkan sistem deteksi banjir berbasis satu jenis sensor, namun pendekatan tersebut memiliki keterbatasan pada kondisi permukaan air yang tidak stabil dan umumnya masih bergantung pada sumber daya listrik konvensional. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pendeteksi banjir berbasis integrasi multi-sensor dan energi terbarukan sebagai solusi peringatan dini yang andal dan berkelanjutan. Sistem memanfaatkan sensor ultrasonik sebagai sensor non-kontak dan modul Water Level Control (WLC) sebagai sensor kontak langsung, di mana WLC berperan sebagai acuan utama karena responsnya yang cepat terhadap perubahan ketinggian air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi ketinggian air hingga 95 cm pada kondisi siaga saat hujan sedang. Kebutuhan daya sistem sebesar 12,56 W dapat dipenuhi oleh panel surya 50 Wp dan baterai 12 V–20 Ah. Pengujian panel surya menghasilkan daya puncak sebesar 54,28 W pada intensitas cahaya matahari 1414 lux (lx) pada pukul 12.00, dan daya tetap mencukupi meskipun intensitas cahaya menurun hingga 1050 lux (lx) pada pukul 14.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu beroperasi secara efektif, akurat, dan mandiri sebagai sistem peringatan dini banjir.
Implementasi PID pada Kendali Motor-Generator Set Berbasis VSD dengan Beban Bervariasi
Setiana, Hatib;
Raihan Hanif, Syahdan;
Dwiyaniti, Murie;
Hariyanto, Hariyanto;
Jalaludin Alkindi, Hafidz
Electrices Vol 7 No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/ees.v7i2.8062
Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol kecepatan motor induksi 3-fasa pada motor-generator set menggunakan kontroler Proportional-Integral-Derivative (PID) yang diintegrasikan dengan Programmable Logic Controller (PLC), SCADA, dan Variable Speed Drive (VSD). Tantangan utama dalam aplikasi motor-generator set adalah menjaga kestabilan putaran motor penggerak (motor induksi) ketika generator dibebani secara bervariasi. Melalui penalaan parameter PID optimal (P=44, I=2, D=0) dan penggunaan tachogenerator sebagai umpan balik akurat (akurasi 99,11%), sistem berhasil mencapai respons yang sangat baik. Hasil pengujian menunjukkan overshoot minimal (1,00%), settling time cepat 0,120 detik, dan error steady-state rata-rata serendah 0,08 RPM, bahkan ketika generator diberi beban tambahan secara tiba-tiba. Hasil ini membuktikan bahwa implementasi kontrol PID yang terintegrasi dengan PLC dan VSD efektif dan andal dalam mengatur kecepatan motor secara presisi dan stabil terhadap variasi beban.
Nikola Arya Wiratama
Wiratama, Nikola Arya Wiratama;
Dwiyaniti, Murie;
Sutarna, Nana
Electrices Vol 7 No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/ees.v7i2.8160
Pengoperasian ventilasi yang tidak terkontrol sering menyebabkan kipas bekerja terus-menerus meskipun kondisi ruangan sudah berada pada batas yang nyaman, sehingga meningkatkan konsumsi listrik dan menimbulkan pemborosan energi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem kendali suhu dan Kelembaban berbasis ESP32 untuk mengoptimalkan penggunaan energi listrik. Sistem menggunakan sensor DHT11 untuk membaca kondisi lingkungan secara real-time dan terintegrasi dengan LabVIEW melalui komunikasi TCP/IP sebagai antarmuka monitoring dan pengaturan setpoint. Metode kendali diterapkan dalam dua mode, yaitu mode manual dan mode otomatis berbasis ambang batas suhu dan Kelembaban. Pengujian dilakukan dengan membandingkan waktu operasi dan konsumsi energi pada kedua mode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga suhu dan Kelembaban dalam rentang standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan (18–30 °C dan 40–60% RH). Penerapan mode otomatis mengurangi waktu operasi kipas dari 10 jam menjadi 4 jam per hari dan menurunkan konsumsi energi dari 0,120 kWh menjadi 0,048 kWh per hari atau menghasilkan penghematan sebesar 60%. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan efisiensi energi tanpa mengurangi kualitas lingkungan ruangan.
Pengaruh Penambahan Zat Aditif Pada Elektroda Grounding Grid Berbasis IoT
Nadhiroh, Nuha;
Wardhany, Arum Kusuma;
Alkindi, Hafidz Jalaludin
Electrices Vol 7 No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32722/ees.v7i2.8306
Keselamatan instalasi listrik sangat dipengaruhi oleh kualitas sistem pembumian, khususnya nilai resistansi tanah yang harus dijaga sesuai standar untuk mencegah bahaya sengatan listrik dan kerusakan peralatan. Sistem pengendalian dan monitoring otomatis untuk resistansi pembumian pada grounding grid dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan metode pengukuran 3-pole fall-of-potential untuk memperoleh nilai resistansi tanah secara real-time. Sistem ini mengintegrasikan sensor tegangan dan arus untuk menghitung resistansi berdasarkan hukum Ohm, kemudian menampilkan hasilnya secara lokal serta mengirimkan data ke Google Spreadsheet melalui server HTTP sebagai bagian dari sistem data logger berbasis IoT. Selain itu, sistem dilengkapi dengan mode manual dan otomatis berbasis kontrol histeresis untuk menjaga nilai resistansi tetap mendekati set point yang ditentukan. Pengujian menunjukkan bahwa penambahan zat aditif dan air memberikan pengaruh terhadap penurunan resistansi tanah. Zat aditif mampu menurunkan resistansi hingga 75%, sedangkan penambahan air memberikan penurunan sebesar 3%, meskipun hasil yang diperoleh masih menunjukkan fluktuasi. Sistem yang dikembangkan mampu melakukan pencatatan data secara akurat dan kontinu, serta mendukung pemenuhan standar keselamatan instalasi listrik. Dengan demikian, sistem ini berpotensi meningkatkan efisiensi, keandalan, dan mengurangi risiko kesalahan dalam pengendalian resistansi pembumian secara manual.