cover
Contact Name
Nizirwan Anwar
Contact Email
nizirwan.anwar@esaunggul.ac.id
Phone
+6281342713802
Journal Mail Official
nadzirin@gmail.com
Editorial Address
Jl. H.E.A. Mokodompit, Kampus Baru Anduonouhu, Kendari, Sulawesi Tenggarai 93232 - Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Fokus Elektroda: Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali)
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 25025562     EISSN : 25025562     DOI : dx.doi.org/10.33772/jfe
Jurnal Fokus Elektroda (Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Cakupan pada bidang Energi Listrik Telekomunikasi Komputer Elektronika dan Kendali Robotik Informatika Smart City Multimedia
Articles 137 Documents
Studi Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Desa Kaindi Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Ode Alisafa, La
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Elektroda Vol 3 No 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v3i4.6583

Abstract

Negara Indonesia terus mengalami petumbuhan permintaan energi listrik. Pada tahun 2003-2020, setiap tahunnya permintaan kebutuhan energi listrik mengalami peningkatan sebesar 6,5 persen. Akibat dari permasalahan tersebut, pemerintah memberikan solusi dengan memaksimalkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT). Pengembangan EBT mengacu kepada Perpres No. 5 tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional. Dalam Perpres disebutkan kontribusi EBT dalam bauran energi primer nasional pada tahun 2025 adalah sebesar 17% dengan komposisi Bahan Bakar Nabati sebesar 5%, Panas Bumi 5%, Biomasa, Nuklir, Air, Surya, dan Angin 5%, serta batubara yang dicairkan sebesar 2%. Indonesia memiliki sumber panas bumi terbesar yaitu 40% dari potensi dunia, yang tersebar sepanjang jalur sabuk gunung api mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Maluku. Di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara sendiri terdapat berbagai daerah yang cukup berpotensi dalam pengembangan sumber daya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi. Potensi tersebut dapat dijumpai dibeberapa kabupaten seperti Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Buton, Kabupaten Bombana, dan Kabupaten Muna. Di Kabupaten Konawe Selatan sendiri memiliki potensi panas bumi pada tingakatan terduga yang cukup tinggi, tepatnya di Kecamatan Lainea Desa Lainea dan Desa Kaindi sebesar 41.7 Mwe. Sehingga dari potensi panas bumi di Desa Kaindi adalah sumber air panas dengan suhu (80-150 o C), sangat cocok apabila digunakan jenis teknologi Binari Cycle Power Plants sebagai pembangkit energi listrik dengan sistem modular. Sistem modular yang dikembangkan oleh Rasertech hanya sekitar 280 kW per unit. Sehingga dari potensi panas bumi sebesar 41.7 MW dapat direncanakan total pembangkit 149 unit. Dimana 149 unit x 280 kW = 41.720 kW atau 41.7 MW. Kata Kunci : EBT, Panas Bumi, Binari Cycle Power Plants dan sistem Modular.
DESAIN PENGGUNAAN ARESTER PADA INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK (Studi Kasus Sistem kelistrikan Universitas Halu Oleo) Imran, Rahmad; Hay, Sahabuddin; Mustamin, Mustamin
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Elektroda Vol 3 No 3
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v3i3.6588

Abstract

Listrik sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia dalam kehidupan sehari-hari. Dari sektor rumah tangga, pemerintahan, fasilitas umum, industri, fasilitas sosial, hingga fasilitas pendidikan seperti perguruan tinggi semua membutuhkan listrik. Mengingat semakin besar jumlah kerusakan yang ditimbulkan oleh surja petir dan surja hubung maka di Universitas Halu Oleo Kendari untuk mengantisipasi kejadian gangguan tegangan lebih yang dapat menyebabkan kerusakan pada instalasi pemanfaatan tenaga listrik dan peralatan elektronik maka diperlukan peralatan arester. Untuk mendesain penggunaan arrester diinstalasi pemanfaatan tenaga listrik dilakukan simulasi tegangan lebih akibat sambaran petir menggunakan software alternative transien program (ATP/EMTP). Penelitian ini di lakukan pada gardu distribusi teknik, gardu distribusi rektorat dan gardu distribusi kedokteran. pada Simulasi ini digunakan arus impuls petir 8/20 μs pada 20 kA dengan memvariasikan lokasi sambaran, analisis dilakukan dengan membandingan antara sebelum menggunakan arester dengan setelah menggunakan arester. Dari hasil simulasi dan analisis didapatkan sambaran petir tidak langsung tersambar di fasa A, B dan fasa C sebelum menggunakan arester tegangan transient 1,819 kV dengan lama waktu transien 0,02 ms setelah menggunakan arester tegangan transient 0,947 kV dengan lama waktu transien 0,017 ms, sambaran petir petir tidak langsung tersambar di fasa A, B dan fasa C setelah trafo distribusi sebelum menggunakan arrester di dapatkan tegangan transient 152,34 kV dengan lama waktu transient 0,032 ms, sambaran langsung mengenai gedung tersambar di fasa A, B dan C sebelum menggunakan arrester didapatkan tegangan transient 1938,95 kV dengan lama waktu transient 0,03 ms setelah menggunakan arrester didapatkan tegangan transient 491,46 kV dengan lama waktu transient 0,027 kV. penggunaan arrester diinstalasi pemanfaatan tenaga listrik efektif memotong tegangan lebih transient sehinnga dapat mengamankan peralatan dalam gedung. Kata Kunci: Arester, alternative transient program (ATP), Instalasi pemanfaatan tenaga listrik, petir 
STUDI PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO DENGAN MENGGUNAKAN 2 MACAM SISTEM PENGUKURAN, DENGAN METODE PENGGUNAAN CURRENT METER DAN PELAMPUNG DESA TAMPABULU KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA Ihlas, Ihlas
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Elektroda Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v3i1.6645

Abstract

 ABSTRAK - Bahan bakar minyak sebagai sumber utama energi dunia saat ini mempunyai cadangan yang terbatas dengan tingkat konsumsi yang terus meningkat dari tahun ke tahun.Untuk mengatasi krisis energi yang terjadi di negara ini, maka tidak ada pilihan selain meningkatkan pemanfaatan energi alternatif sebagaimana yang dilakukan negara-negara lain, baik itu negara berkembang maupun negara maju, antara lain peningkatan pemanfaatan energi terbarukan.Maka perlu adanya dukungan mengenai hal tersebut dengan kegiatan penelitian dan perencanaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dapat dimanfaatkan sebagai salah satu kebutuhan untuk ketahanan nasional di bidang energi, dimana masih ada masyarakat Indonesia yang belum dapat menikmati listrik yaitu di daerah terpencil, tepatnya di Desa Tampabulu, Kecamatan Poleang, KabupatenBombana, Sulawesi Tenggara. Potensi debit air di Sungai Poleang yang terukur adalah1.0143 m3/s dan besar head yang terukur yaitu 15meter. Sedangkan potensi daya listrik yang dapat dibangkitkan PLTMH  adalah 91.787kW. PLTMH akan menggunakan penstock  sepanjang83meter. Pemasangan instalasi listrik diutamakan pada pusat desa dan menjangkau 150KK yang terbagi dalam instalasi listrik rumah warga, fasilitas umum, dan fasilitas sosial.Kata Kunci :Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro, Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara.
PERANCANGAN DAN ANALISA AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROL (PLC) OMRON CPM1A Chairunnisa, Nurul
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Elektroda Vol 3 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v3i2.7894

Abstract

Automatic Transfer Switch (ATS) adalah suatu rangkaian yang mampu memindahkan beban dari sumber listrik utama ke sumber listrik cadangan. Apabila kemudian PLN kembali normal selanjutnya ATS bertugas untuk mengembalikan jalurnya dengan memindahkan switch kembali ke sisi utama. Suplai daya utama dari PLN tidak selamanya berkesinambungan, suatu saat pasti terjadi pemadaman yang dapat disebabkan oleh perawatan secara berkala atau pun gangguan pada pembangkit di sistem distribusi dan sistem transmisi. Maka untuk mengatasi hal tersebut diperlukan back up daya yang berupa generator. Kendala dalam menggunakan generator ini adalah ketika suplai daya dari PLN terputus operator akan membutuhkan waktu yang lama dalam menghidupkan generator, inilah mengapa kita membutuhkan alat bantu otomatis untuk mempermudah operator yakni ATS. Alat yang dibuat ini dilengkapi dengan Programmable logic control (PLC), PLC ini merupakan sistem kontrol utama untuk alat yang akan dibuat sebagai kontrol otomatis sehingga memudahkan dalam pembuatan, instalasi, dan perawatan.Kata kunci : ATS, PLC, Generator
ANALISA PERKIRAAN UMUR TRANSFORMATOR DISTRIBUSI BERDASARKAN PEMBEBANAN DENGAN METODE TINGKAT TAHUNAN Ridwan, Khanif
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Elektroda Vol 2 No 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v2i4.7899

Abstract

Transformator distribusi merupakan salah satu sistem dalam tenaga listrik yang mempunyai peran penting karena berhubungan langsung dengan konsumen. Transformator distribusi dihubungkan dengan beban melalui jaringan sekunder, dan lokasi pemasangan tersebar di beberapa tempat. Dalam memperkirakan umur transformator dapat menggunakan metode tingkat tahunan. Metode tingkat tahunan menggunakan hukum deterioration yaitu terdiri dari persamaan Arrhenius (Ar), periode change out (n) dan menghasilkan jumlah periode changeout (EL), yaitu hasil perkiraan umur transformator. Dalam memperkiraan umur transformator diperoleh nilai per unit rating dasar transformator adalah 1 p.u, nilai n sebesar 2.84, Ar sebesar 0,369, dan hasil akhir perkiraan umur transformator atau jumlah periode change out adalah 4,928 tahun.Kata Kunci — Transformator, distribusi, perkiraan, umur, Arrhenius, periode, change out.
Analisis Pembangunan PLTBg Sebagai Sumber Energi Kernel Crushing Plant Rumokoy, Stieven Netanel; Atmaja, I Gede Para
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Elektroda Vol 4 No 3
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v4i3.8899

Abstract

ini berkembang dengan pesat. Ini ditunjukan dengan terus bertambahnya produksi dari hasil industri kelapa sawit. Selain menghasilkan Minyak mentah sawit atau yang sering disebut dengan Crude Palm Olil (CPO), Pabrik kelapa sawit juga menghasilkan Minyak Mentah Inti Sawit atau Palm Kernel Oil (PKO). PKO dihasilkan dari enti sawit atau sering disebut dengan kernel. PKO diproduksi pada Kernel Krushing Plant.Limbah cair hasil sisa pengolahan pada pabrik kelapa sawit dapat di olah secara khusus menjadi Biogas. Biogas ini telah banyak dimanfaatkan untuk sebagai sumber energi. Konversi energi yang banyak digunakan adalah dengan penggunaan Generator Gas Engine sehingga menghasilkan energi listrik. Dari hasil analisis pada pabrik sample, Biogas yang dapat dihasilkan pada pabrik sample rata-rata perharinya mencapai 16015.08 Nm3CH4/hari sampai 19813.64 Nm3CH4/hari. Kapasitas PLTBg yang dapat dibangun pada pabrik sample sebesar 2.5MW sampai 3MW. Analisis menunjukan Pembangunan PLTBg dapat menjadi Energi untuk pengolahan Kernel pada KCP.
Perancangan Aplikasi “MicroRecycle” untuk Pengolaan Sampah Di Kota Kendari Anshari Nur, Muhammad Nadzirin; Ramadhan, Yusril Rezki; Hairun, La Ode Muhammad
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Elektroda Vol 4 No 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v4i4.10914

Abstract

Kota Kendari merupakan salah satu kota di Indonesia yang masih memiliki masalah akan pengelolahan sampah. Sampah yang setiap hari dihasilkan dari aktivitas masyarakat masih sulit untuk di olah dengan baik. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Dinas Lingkungan dan Kehutanan Kota Kendari kurang dari 250 ton sampah setiap hari yang diangkut oleh petugas kebersihan. Perlu dirancang sebuah sistem berbasis aplikasi untuk mengatasi permasalaan pengolaan sampah. Metode yang digunakan adalah membuat rancangan prototype dengan diagram alur: Listen to Customer, Build/Revise Mock-Up, Customer Test Drives Mock-Up. MicroRecycle merupakan Aplikasi yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengolah sampah serta bertujuan mensejahterakan pengepul. MicroRecycle menyediakan layanan menjual sampah, daur ulang sampah, dan deep cleaning. Perancangan MicroRecycle juga menyediakan layanan penjemputan sampah dirumah pelanggan sesuai dengan paket yang dipilih. Design user interface yang menarik dan interaktif menjadikan pengguna aplikasi MicroRecycle, sehingga bisa dengan mudah digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat. Hasil Penelitian berupa rancangan awal pembuatan aplikasi MicroRecycle.  Kata Kunci: Aplikasi , MicroRecycle, Kendari, Sampah
Analisa Path loss Radio Jaringan 5G frekuensi High band 26 GHz dengan Model 3GPP ETSI Alfaresi, Bengawan; Barlian, Taufik; Muhardanus, Muhardanus
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Elektroda Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v5i1.10689

Abstract

Perkembangan jaringan 5G beroperasi pada 3 layer frekuensi yaitu jaringan lower band, middle band dan high band. Penggunaan frekuensi high band menjawab semua tantangn pada jaringan 5G dalam hal jaringan pita lebar. Pada penelitian ini menganlisa path loss pada frekuensi high band dengan menggunakan model 3GPP ETSI. Simulasi yang dilakukan dengan menggunakan software Matlab v.2016. Hasil penelitian menyatakan bahwa parameter jarak dan frekuensi sangat berpengaruh pada besar path loss yang dihasilkan, sedangkan parameter tinggi BTS dan tinggi penerima, berpengaruh sebagian yaitu tinggi BTS dan penerima tidak berpengaruh pada kondisi LOS daerah rural macro dan kondisi NLOS pada urban macro dan micro.Kata kunci — Jaringan 5G, High band, Propagasi, 3GPP, ETSI,
Pemodelan Path Loss pada Jaringan 4G LTE pada Daerah Urban dengan Metode Regresi Linier Alfaresi, Bengawan; Fernando, Febri; Ardianto, Feby
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Elektroda Vol 5 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v5i2.12290

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi selaras dengan pertumbuhan traffic data dari waktu ke waktu. Perkembangan teknologi telekomunikasi harus diikuti dengan perluasan coverage suatu jaringan agar teknologi yang berkembang dapat semakin dinikmati oleh masyarakat luas. Perencanaan jaringan telekomunikasi diperlukan suatu model propagasi yang digunakan untuk memprediksi coverage dari suatu area. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model path loss propagasi terhadap parameter jarak antara transceiver ke receiver. Metode pengambilan data dilakukan dengan metode Drive test dengan pengambilan data secara aktual langsung dilapangan dengan menggunakan Probe. Persamaan regresi linier satu variabel (jarak) digunakan untuk mendapatkan persamaan propagasi yang dihasilkan. Pada hasil pengukuran drive test, average path loss terendah dihasilkan adalah 222 dB pada jarak 30 m sedangkan path loss terttinggi yang dihasilkan adalah 259 dB pada jarak 1470 m. Penelitian ini menghasilkan proposed model path loss propagasi yaitu PL = 229.57+0.0178*d. Hasil simulasi proposed model dengan model eksisting Cost-Hatta menunjukkan bahwa. Proposed model menghasilkan tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan model eksisting.Kata Kunci – Cost Hatta, Model, Propagasi, Path loss, Regresi Liniear
Sistem Deteksi Kehadiran Berdasarkan Lokasi dan Waktu Dengan Menggunakan Teknologi Xamarin Framework Musawarman, Musawarman; Tiawan, Tiawan
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Elektroda Vol 5 No 3
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v5i3.12650

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi kehadiran mahasiswa dan dosen berdasarkan lokasi dan waktu menggunakan Framework Xamarin. Kehadiran mahasiswa dan dosen sangat penting bagi efektivitas pemantauan kinerja di kampus Politeknik Enjinering Indorama. Sistem presensi saat ini dilakukan dengan cara konvensional, yaitu dengan menggunakan media kertas untuk mencatat kehadiran ­­­­mahasiswa dan dosen di kelas pada setiap semester. Data kehadiran yang direkam terdiri dari nama, lokasi kelas, waktu, dan tanda tangan mahasiswa dan dosen. Penelitian ini menggantikan metode konvensional tersebut dengan menggunakan teknologi Android Xamarin Framework. Mahasiswa dan dosen menggunakan perangkat seluler berbasis Android untuk mendapatkan lokasi lintang dan bujur dari Global Positioning System (GPS) yang diaktifkan. Sistem akan mendapatkan lokasi yang tepat dari mahasiswa dan dosen dan menyimpan data pengguna ke dalam basis data. Dosen memverifikasi kehadiran siswa dengan memberikan Kode QR (Quick Response) yang dapat dipindai oleh siswa untuk memastikan bahwa siswa hadir di kelas secara real-time. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mempermudah proses pencatatan kehadiran mahasiswa dan dosen dalam hal pemantauan kinerja akademik mahasiswa dan dosen di kampus.KATA KUNCI — GPS, LOKASI, WAKTU, XAMARIN FRAMEWORK.

Page 6 of 14 | Total Record : 137