cover
Contact Name
Nizirwan Anwar
Contact Email
nizirwan.anwar@esaunggul.ac.id
Phone
+6281342713802
Journal Mail Official
nadzirin@gmail.com
Editorial Address
Jl. H.E.A. Mokodompit, Kampus Baru Anduonouhu, Kendari, Sulawesi Tenggarai 93232 - Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Fokus Elektroda: Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali)
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 25025562     EISSN : 25025562     DOI : dx.doi.org/10.33772/jfe
Jurnal Fokus Elektroda (Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Cakupan pada bidang Energi Listrik Telekomunikasi Komputer Elektronika dan Kendali Robotik Informatika Smart City Multimedia
Articles 137 Documents
EVALUASI SISTEM PEMASANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) TERPUSAT 20 KWP DESA ANAWUA, KECAMATAN TOARI, KABUPATEN KOLAKA SAHARUDDIN, SAM SAHRI; TAMBI, TAMBI; DJOHAR, ABDUL
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Elektroda Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v2i3.7900

Abstract

Sulawesi Tenggara memiliki potensi energi listrik yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan, ini dikarenakan mengingat waktu/lama penyinaran matahari diatas Sulawesi Tenggara cukup panjang (lebih 10 jam perhari).  Salah satu daerah yang telah memilih menggunakan PLTS sebagai alternatif lain dalam hal pemasokan energi listrik adalah Desa Anawua, Kecamatan Toari, Kabupaten Kolaka tepatnya dimulai dari awal tahun 2016 tepatnya januari 2016. Tetapi dalam perkembangannya, perencanaan awal PLTS yang tidak sesuai dengan PLTS yang telah terpasang juga menyebabkan kebutuhan daya dari masyarakat kurang terpenuhi, selain itu perawatan PLTS dianggap sangat penting karena penyerapan energi panas dari modul surya yang terpasang sangat tergantung dari cara masyarakat merawat PLTS itu sendiri. Tujuan dari penelian ini adalah melaksanakan evaluasi terhadap perencanaan awal PLTS dan setelah PLTS Terpasang, mengetahui beban energi maksimal serta menyusun alternatif pengelolaan PLTS.Terdapat beberapa point dalam evaluasi sistem pemasangan, kesalahan pemasangan grounding, tidak adanya trafo pada lampu jalan, kondisi area plts yang tidk steril serta pembagian beban yang tidak sesuai dengan daya yang dihasilkan oleh plts. Berdasarkan perhitungan beban masyarakat untuk penggunaan plts terpusat 20 kwp, besarnya energi total terpakai adalah 23.175 Wh, sementara jumlah daya tersimpan pada kapasitas baterai adalah 153.600 Wh. Penambahan daya serta pengelolaan plts akan membuat PLTS terpusat 20 kWp desa anawua akan lebih efisien dalam penggunaannya.Kata Kunci — Evaluasi, Daya Beban, Pengelolaan
Analisis Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Pada Sungai Abuang Sulawesi Utara Rondonuwu, Arnold; Ramschie, Ali; Rumokoy, Stieven Netanel
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Elektroda Vol 4 No 3
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v4i3.8894

Abstract

Sungai Abuang melewati Desa Wioy yang merupakan salah satu Desa yang berada pada wilayah pemerintahan Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara, yang memiliki potensi untuk dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), dimana data yang diperoleh dari stasiun Klimatologi Bandara Sam Ratulangi Manado, Propinsi Sulawesi Utara, diketahui bahwa curah hujan rata-rata tahunan berkisar antara 3.839.60 mm, dengan penyebaran curah hujan rata-rata bulanan 319.97 mm yaitu berkisar antara 107.32 – 604.86 mm dan jumlah hari hujan rata-rata bulanan sebanyak 19 hari hujan yaitu berkisar antara 11 – 26 hari hujan.Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengembangan kincir konvensional PLTMH di sungai Abuang agar energi listrik yang diperoleh dapat lebih maksimal, melalui proses  perhitungan debit air yang mengalir pada pipa pesat untuk mendapatkan besarnya daya terbangkit, serta pemilihan jenis turbin yang sesuai untuk kondisi dari sungai Abuang. Hasil yang diperoleh dengan kondisi  sungai abuang, dengan debit antara 300 – 1000 ltr/s dan tinggi jatuh yang rendah yaitu 7 meter, maka  turbin yang paling tepat untuk mendapatkan hasil yang lebih baik adalah Turbin cross flow (turbin arus silang) dengan diperoleh daya turbin sebesar 30,2 Kw.
Rancang Bangun Prototipe Sistem Peringatan Dini Bencana Tanah Longsor Dengan Notifikasi Sms Berbasis Arduino Uno Ulfah, Maria; Intan Sari, Nur Rahmah; Jamal, Nurwahidah
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Elektroda Vol 4 No 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v4i4.10887

Abstract

Pendeteksi tanah longsor adalah salah satu upaya dalam mengatasi masalah bencana tanah longsor. Peningkatan sistem pendeteksi tanah longsor dapat memaksimalkan kinerja pada daerah dataran tinggi. Hal tersebut menjadi dasar pemikiran penulis dalam rancang bangun prototipe sistem peringatan dini bencana tanah longsor dengan notifikasi SMS bersbasis Arduino UNO R3. Proses terjadinya pendeteksi tanah longsor berdasarkan dari sensor hujan, sensor hygrometer, sensor piezoelektrik, sensor  ultrasonik menggunakan Modul GSM SIM 900A jika sensor-sensor tersebut melebihi syarat minimum maka sistem tersebut akan bekerja memberikan pesan SMS informasi ke masyarakat bahwa terjadi longsor pada jarak yang terdeteksi.
Audit Energi Gedung Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Kendari Yuslin, Laode; Tachrir, Tachrir; Lolok, Agustinus
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Elektroda Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v5i1.11420

Abstract

Pelaksanaan audit energi merupakan langkah awal untuk memulai manajemen energi yang baik. Dengan metode audit energi maka akan dihasilkan dan diperoleh data yang real dan konkrit mengenai kondisi beban ataupun peralatan yang ada dan digunakan di suatu gedung, biaya kebutuhan energi dan operasional, serta bagaimana memanajemen energi yang akan dipakai atau digunakan  Adapun tujuan Dapat mengetahui nilai Intensitas Konsumsi Energi Laboratorium Fakultas Teknik UHO dalam pemakain sebulan dan dapat juga mengetahui peluang hemat energi sehingga dapat mengurangi pemakaian energi listrik yang tidak perlu demi menghemat pemakaian energi listrik ,  metode Penelitian ini adalah pengukuran langsung dan observasi lapangan yang diolah dengan Microsoft Excel. hasil pengukuran  langsung di dapat total pemakaian energi selama 1 bulan atau 20 hari pengukuran  sebesar 1455.381427 kwh/m2 dengan  intensittas konsumsi energi  ( ike ) sebesar 0,729  kwh/m2/bulan/8jam dari perhitungan tersebut maka gedung laboratorium fakultas teknik uho masih dalam kategori efisien. untuk hasil observasi lapangan berdasarkan  analisa perhitungan peluang hemat energi ( phe ) ditiga lantai di dapat 6 ruangan yang melebihi standar  intensitas konsumsi energi ( ike ) kategori efisien yang ada  maka didapat potensi penghematan sebesar rp 10.289.051,87 per bulan..Kata kunci — Intensitas Konsumsi Energi ( IKE ) Potensi Hemat Energi ( PHE )
FLOW-INDUCED TRANSVERSE VIBRATION CHARACTERISTICS OF CANTILEVERED RECTANGULAR AND D-SECTION STRUCTURE FOR ENERGY HARVESTING Kadir, Kadir; Barata, La Ode Ahmad; Kiwata, Takahiro; Fernanda, Yolli
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Elektroda Vol 5 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v5i2.12298

Abstract

We considered the effect of aspect ratio L/H (where L is span length of a prism, and H is the height of a bluff body normal to the flow direction) on the response amplitude of cantilevered rectangular and D-shaped cross-section prims for energy harvesting. The prism was mounted elastically to a plate spring attached to the ceiling wall with a jig in the test section of the water tunnel. The prism with an aspect ratio of L/H = 2.5 has a small angle amplitude as compared to that with L/H ≥ 5. Increment rate of response amplitude of prisms increased proportionally with the aspect ratio. The D-section prism with an aspect ratio of L/H = 10 has a stable peak amplitude and a large increment rate of response amplitude. Therefore, the D-section prism with L/H = 10 is a more suitable cross-section for energy harvesting from transverse-galloping vibration. By using magnetostricitve material as harvester energy, potential power gained from small side ratio for both prism that is 0.99 and 0.48 volt for D-section and rectangular prisms respectively.  Keywords—Flow-induced vibration, Cantilevered prism, Rectangular prism, D-section prism, Aspect ratio
Klasifikasi Sinyal EEG Menggunakan Algoritma Random Forest dan SVM pada Area Motor Cortex Pagiling, Luther; Nugroho, Yabes D; Noor, M Galvanir; Galugu, Indrayati
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Elektroda Vol 5 No 3
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v5i3.13072

Abstract

This Study focuses on the performance of calculations and comparison of accuracy between 2 methods of classification of EEG signal motor Movement activity. Therefore, The EEG signal data that has been Bandpassed is then extracted using the extraction method of the commonspatial pattern feature. common spatial patern is used in feature extraction processes to solve artifact problems in EEG signals and find matrix projection patterns. the classification process uses 2 classification algorithms to get and compare the best accuracy. this study uses SVM and Random forest to detect motor movement patterns. Accuracy obtained from both algorithms shows that the random forest algorithm has a fairly high accuracy with an average achievement of 96.8% accuracy and SVM 91.67%
Alat Ukur Tekanan Darah menggunakan Proses Komputer Aziz, Muflih; Nuryani, Nuryani; Darmanto, Darmanto
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Elektroda Vol 6 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v6i2.17601

Abstract

Alat ukur tekanan darah yang dirancang menggunakan Arduino UNO R3 dengan mikrokontroler ATmega328p dan sensor tekanan udara MPX5050DP. Sensor MPX5050DP memiliki jangkauan daerah pengukuran dari (0 – 50) kPa atau (0 – 350) mmHg yang dapat digunakan untuk pengukuran tekanan darah. Alat ukur dirancang kemudian diujicobakan kepada tiga orang pasien laki-laki. Data yang diperoleh merupakan nilai tekanan manset yang kemudian disajikan dalam bentuk grafik. Data tersebut dianalisis untuk menentukan nilai sistol dan diastol. Hasil pengujian memiliki persentase kesalahan dari nilai perbandingan antara hasil tekanan darah yang terukur menggunakan alat yang dirancang dengan hasil tensimeter digital OMRON HEM 8712 sebagai referensi. Rentang kesalahan pada pasien pertama yaitu pada sistol sebesar 2,70 % hingga 10,13 %, dan diastol sebesar 0,00 % hingga 3,70 %. Rentang kesalahan pada pasien kedua yaitu pada sistol sebesar 22,50 % hingga 40,00 %, dan diastol sebesar 3,23% hingga 14,52 %. Rentang kesalahan pada pasien ketiga yaitu pada sistol sebesar 2,10 % hingga 13,68 %, dan rentang diastol pada 5,79 % hingga 10,14 %.
Kajian Dampak Ketidaknormalan Meter Elektronik Pada Sistem Automatic Meter Reading Pada Pelanggan Tegangan Rendah Samsurizal, Samsurizal; Siagian, Faber Agustinus G; Makkulau, Andi
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Elektroda Vol 6 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v6i2.17925

Abstract

PT. PLN (Persero) as an lsitrik energy provider has the task of checking and measuring the use of electricity used by customers. In this case of course requires technology to be able to read how much electrical energy is used, one of the technologies used is Automatic Meter Reading (AMR).   The use of Automatic Meter Reading (AMR) system includes monitoring, recording the stand meter then the data can be displayed in the form of a report with data software used management. Electronic meters using AMR systems can be used as a detection tool against irregularities from troubled customers. The readings obtained from AMR are known to the customer's usage, moments before the maintenance error and after. So that it can accurately detect customers who occur maintenance errors and customers and PLN both know the amount of uncollectible kWh, so far the nursing has been impaired by maintenance errors from the beginning of the tide. Based on existing data AMR should not be worth kWh value, but with the error of maintenance in phase S kWh measurable import that will be calculated to obtain a follow-up bill. The result obtained is true there is an inverted phase, it is shown in the fasor diagram where the angle of phase S which was originally 168.30 to 14.40. So that in the stand meter becomes minus the impact due to the mistake of maintenance obtained follow-up bill is 41538.8 kWh equivalent to Rp. 60.949.050,- after calculation. It shows the impact that occurs due to the mismanagement of the follow-up bill that must be borne
PERANCANGAN SISTEM OTOMATISASI PERANGKAT ELEKTRONIK PADA GEDUNG DALAM RUANGAN RAPAT MENGGUNAKAN ARDUINO Syuryadi, Syuryadi; Nurani, Nurani
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Elektroda Vol 6 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v6i2.18995

Abstract

Persediaan listrik yang terbatas menuntut untuk berhemat dalam penggunaannya. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menghemat listrik yaitu dengan penggunaan lampu rumah seperlunya saja. Sistem operasi open source pada ponsel android dapat dimanfaatkan untuk membuat aplikasi pengendali lampu rumah dengan menggunakan Arduino uno (Mikrokontroler) sensor PIR sebagai pengganti saklar. Aplikasi android digunakan sebagai input perintah kepada rangkaian arduino uno (Mikrokontroler) melalui media penghubung modul Bluetooth. Arduino uno akan merespon input dengan output berupa logikalow (0V) dan logika high (5V) melalui pin- pin yang telah ditentukan, pin-pin ini dihubungkan ke modul. Relay modul digunakan sebagai pengganti saklar yang dihubungkan ke lampu rumah. Ketika mendapat input logika low (0V) relay akan aktif dan akan mengalirkan listrik ke lampu sehingga lampu menyala, dan ketika mendapat input logika high (5V) relay akan tidak aktif sehingga aliran listrik kelampu terputus dan lampu akan mati .
PROTOTYPE RADAR PENDETEKSI OBJEK DI DALAM RUANGAN Asri, Yoana Nurul
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Elektroda Vol 6 No 1
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v6i1.16362

Abstract

Keterbatasan jarak pandang dalam mendeteksi keberadaan objek menjadi sebuah masalah dalam aplikasi kontrol dan monitoring. Sehingga salah satu teknologi saat ini ialah adalah penggunaan radar. Salah satu fungsi radar yaitu untuk mendeteksi jarak objek. Dalam penelitian ini dibuat prototype radar untuk mengetahui keberadaan objek dalam satu sisi. Prototype menggunakan tujuh buah komponen. Objek yang diukur terdiri dari tiga buah dengan perbedaan ukuran sisi yakni 5, 8, dan 10 cm. Diperoleh hasil bahwa semakin besar ukuran objek dan semakin dekat sebuah objek dengan sensor maka hasil pembacaan jarak akan semakin akurat, begitu pun sebaliknya. Perbedaan jarak dan sudut yang sebenarnya dengan pembacaan radar dalam tampilan GUI memiliki hasil yang lebih bervariasi pada objek yang memiliki luasan sisi lebih besar.  Perbedaan pembacaan jarak radar dengan yang sebenarnya maksimum hanya 1 cm dengan rata-rata kesalahan pembacaan sebesar 0,1 %.

Page 8 of 14 | Total Record : 137