cover
Contact Name
Akhmad Dakhlan
Contact Email
jrip@fp.unila.ac.id
Phone
+628127935826
Journal Mail Official
jrip@fp.unila.ac.id
Editorial Address
Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro no.1 Bandar Lampung 35145 Email: jrip@fp.unila.ac.id; jrippeternakan@gmail.com
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25983067     DOI : https://doi.org/10.23960/jrip
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (JRIP) is a scientific journal covering various aspects of animal husbandry science published since 2017. JRIP is published three times a year in April, August and December by the Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung. JRIP received numerous research articles spanning the sciences, namely livestock nutrition science, food science, food technology, breeding and genetics, physiology and reproduction, biotechnology, processed products, behavior, health, livestock farming systems, socio-economic, and policy.
Articles 361 Documents
EFEKTIVITAS PEMBERIAN JINTAN HITAM (Nigella sativa) TERHADAP TOTAL LEUKOSIT DAN DIFERENSIAL LEUKOSIT AYAM UNGGAS LESTARI UNGGUL (ULU) JANTAN Rohayanti, Rohayanti; siswanto, siswanto; liman, liman; santosa, purnama edy
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.722-728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian jintan hitam (Nigella sativa) terhadap total leukosit dan diferensial leukosit pada ayam unggas lestari unggul (ULU) jantan. Mengetahui dosis jintan hitam ( Nigella sativa ) yang terbaik terhadap total leukosit dan diferensial leukosit pada ayam ULU jantan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Desember 2022 sampai Februari 2023 di unit kandang Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dan Laboratorium Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dengan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. P0 : pakan tanpa campuran Nigella sativa P1 : pakan dengan 36 mg/kg BB/hari Nigella sativa P2 : pakan dengan 72 mg/kg BB/hari Nigella sativa P3 : pakan dengan 144 mg/kg BB/ hari Nigella sativa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian Nigella sativa pada ayam ULU jantan umur 56 hari memiliki nilai ratarata leukosit dan diferensial leukosit pada kisaran normal. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pemberian Nigella sativa pada ayam ULU jantan dianjurkan dengan dosis 72 mg/kg BB/hari.
PENGARUH PEMBERIAN TONGKOL JAGUNG TERAMOIASI TERHADAP RESPON FISIOLOGIS PADA SAPI BRAHMAN CROSS Maria, Maria; Muhtarudin, Muhtarudin; Adhianto, Kusuma; Suharyati, Sri
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.563-570

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dan dosis urea terbaik dalam pemberian tongkol jagung teramoniasi terhadap respon fisiologis sapi Brahman Cross. Penelitian ini telah dilaksanakan pada September—Desember 2021 yang bertempat di KPT Maju Sejahtera, Desa Wawasan, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 kelompok sebagai ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0: 80% pakan basal + 20% tongkol jagung tanpa teramoniasi (0% urea), P1: 80% pakan basal + 20% tongkol jagung teramoniasi (2,5% urea), dan P2: 80% pakan basal + 20% tongkol jagung teramoniasi (5% urea). Jumlah sapi pada penelitian ini sebanyak sembilan ekor Brahman Cross. Variabel yang diamati meliputi frekuensi pernapasan, denyut jantung dan suhu rektal pada sapi Brahman Cross. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif, agar data yang diperoleh mudah di jumlah, dan mempermudah penataan data. Selanjutnya data yang dihasilkan akan dideskripsikan untuk mengetahui hasil perolehan data yang didapat dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian suplementasi amoniasi tongkol jagung dengan dosis urea yang berbeda menghasilkan respons fisiologis yang relatif sama terhadap respons fisiologis (frekuensi respirasi, frekuensi denyut jantung, dan suhu rektal) sapi Brahman Cross.
PENGARUH PENAMBAHAN MILK REPLACER PADA RANSUM TERHADAP KONSUMSI RANSUM, PERTAMBAHAN BOBOT TUBUH, DAN KONVERSI RANSUM PADA KAMBING CROSS BOER Fratama, Dona; Santosa, Purnama Edy; Erwanto, Erwanto; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.571-577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan milk replacer pada ransum terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh, dan konversi ransum pada kambing Cross Boer. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret--April 2024, di Peternakan Kahfi Farm, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0: Ransum tanpa milk replacer, P1:Ransum dengan penambahan 2,5 % milk replacer, P2: Ransum dengan penambahan 5 % milk replacer, P3: Ransum dengan penambahan 7,5 % milk replacer. Variabel yang diamati meliputi konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh, dan konversi ransum. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Analysis of Variance (ANOVA) dan diuji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan milk replacer pada ransum berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot tubuh dan konversi ransum, sedangkan terhadap konsumsi ransum tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Pertambahan bobot tubuh pada masing-masing perlakuan yaitu P0 56,190; P1 104,763; P2 132,857; dan P3 135,713 g/ekor/hari, sedangkan pada konversi ransum yaitu P0: 36,215; P1: 19,114; P2: 14,593 ; dan P3: 12,888. Konsumsi ransum masing-masing perlakuan P0: 1.759,152; P1: 1.787,562; P2: 1.922,971; P3: 1.732,971 g/ekor/hari. Dapat disimpulkan bahwa P3 memberikan pengaruh terbaik pada pertambahan bobot tubuh dan konversi ransum dibandingkan dengan perlakuan P0.
PENGARUH IMBANGAN PAKAN HIJAUAN (DAUN SINGKONG) DAN KONSENTRAT TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH DAN TOTAL PROTEIN PLASMA KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) Silvia, Desma; Suharyati, Sri; Liman, Liman; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.578-584

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbandingan imbangan pakan hijauan (daun singkong) dan konsentrat serta imbangan yang terbaik pada ransum terhadap kadar glukosa darah dan total protein plasma Kambing PE. Penelitian ini dilaksanakan pada November-Desember 2023 di Peternakan Morgan Farm, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan menggunakan 9 ekor kambing PE yang dikelompokkan berdasarkan produksi susu harian. Perlakuan yang digunakan yaitu P1: Hijauan 25% + Konsentrat 75%, P2: Hijauan 50% + Konsentrat 50%, P3: Hijauan 75% + Konsentrat 25%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf nyata 5%. Peubah yang diamati yaitu kadar glukosa dalam darah dan total protein plasma Kambing PE. Imbangan pakan hijauan (daun singkong) dan konsentrat menunjukkan hasil tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar glukosa darah dan total protein plasma Kambing PE. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa imbangan pakan hijauan (daun singkong) dan konsentrat yang diberikan sebagai ransum tidak berpengaruh pada kadar glukosa darah dan total protein plasma pada Kambing PE.
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK KASCING DAN PLANT GROWTH PROMOTING RIZOBACTERIA (PGPR) TERHADAP MORFOLOGI RUMPUT PAKCHONG Yudiyanto, Febri; Liman, Liman; Muhtarudin, Muhtarudin; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.592-600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk organik kascing dan plant growth promoting rizobacteria (PGPR) terhadap morfologi rumput pakcong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023-Febuari 2024 bertempat di rumah kaca, Desa Sri Busono, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, factor pertama yaitu pupuk kascing dan plant growth promoting rizobakteria (PGPR). Faktor kedua yaitu taraf dosis pada masing-masing pupuk, pada Faktor pupuk kascing (kotoran cacing) terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu P0 (tanpa pupuk kascing), P1 (pupuk kascing 10 ton/ha), P2 (pupuk kascing 20 ton/ha), P3 (pupuk kascing 30 ton/ha) dan faktor PGPR terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu K0 (tanpa PGPR), K1 (10 ml PGPR), K2 (20 ml PGPR), K3 (30 ml PGPR). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Sidik Ragam (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian Terdapat interaksi antara perlakuan pupuk organik kascing dan PGPR terhadap tinggi rumput pakchong. Namun tidak terdapat interaksi (P>0,05) antara perlakuan pupuk organik kascing dan PGPR terhadap rasio daun dan batang rumput pakchong. Pemberian pupuk organik kascing dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan luas permukaan daun, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap rasio daun dan batang. Pemberian plant growth promoting rizobakteria (PGPR) dengan dosis yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, rasio daun dan batang, luas permukaan daun, tetapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman.
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK RABAL TERHADAP KONSUMSI BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK, SERTA KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK RANSUM PADA KAMBING RAMBON Sukma, Delta Tiara; Qisthon, Arif; Tabtalo, Syahrio; Liman, Liman
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.585-591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik pemberian Rabal terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik, serta kecernaan bahan kering dan bahan organik ransum pada kambing Rambon. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2023--Januari 2024 di peternakan rakyat Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga total kambing yang digunakan 16 ekor. Perlakuan yang diberikan yaitu ransum basal (P0); ransum basal + probiotik Rabal 100 kebutuhan BK ransum (P1); ransum basal + probiotik Rabal 150 kebutuhan BK ransum (P2); ransum basal + probiotik Rabal 200 kebutuhan BK ransum (P3). Peubah yang diamati konsumsi bahan kering dan bahan organik, serta kecernaan bahan kering dan bahan organik. Data dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) pada taraf 5%, jika terdapat pengaruh nyata (P<0,05) dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian pada konsumsi bahan kering sebesar (P0 435,66; P1 453,45; P2 412,45; dan P3 445,30) g/ekor/hari, pada konsumsi bahan organik sebesar (P0 404,72; P1 421,48; P2 383,11; dan P3 413,70) g/ekor/hari, pada kecernaan bahan kering (P0 52,66%; P1 54,86%; P2 51,78%; dan P3 56,49%), pada kecernaan bahan organik (P0 55,28%; P1 57,45%; P2 54,29%; dan P3 61,20%). Disimpulkan bahwa pemberian probiotik Rabal tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik, serta kecernaan bahan kering dan bahan organik. Dengan demikian, belum terdapat level pemberian probiotik Rabal terbaik.
PENGARUH PENAMBAHAN VITAMIN C, VITAMIN E DAN L CARNITINE DALAM PENGENCER SITRAT KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR PADA DOMBA EKOR TIPIS Sakila, Fanya Putri; Suharyati, Sri; Hartono, Madi; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.601-608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Vitamin C, Vitamin E dan L carnitine terhadap kualitas semen cair (motilitas, viabilitas, dan abnormalitas) dalam pengencer sitrat kuning telur pada semen Domba Ekor Tipis. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2023—Januari 2024 bertempat di Laboratorium Fisiologi dan Reproduksi Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuannya adalah P0: tanpa penambahan Vitaimin C, Vitamin E dan L carnitine (control), P1: penambahan Vitamin C 500 mg/100 ml pengencer, P2: penambahan Vitamin E 500 mg/100 ml pengencer, P3: penambahan L carnitine 0,6 mg/100 ml pengencer. Data yang diperoleh dianalisis ragam dengan taraf 5% kemudian dilanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk peubah yang berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan Vitamin C, Vitamin E dan L carnitine dalam bahan pengencer sitrat kuning telur berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap motilitas pasca pengenceran, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap abnormalitas dan viabilitas pasca pengenceran. Penambahan Vitamin C, Vitamin E dan L carnitine dalam bahan pengencer sitrat kuning telur tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap motilitas, abnormalitas, dan viabilitas pada penyimpanan selama 3 jam penyimpanan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan L carnitine 0,6 mg/100 ml pengencer sitrat kuning telur (P3) memberikan pengaruh terbaik terhadap motilitas spermatozoa Domba Ekor Tipis pasca pengenceran.
PENGARUH SUPLEMENTASI RUMPUT LAUT PADA SAPI POTONG TERHADAP PRODUKSI GAS METANA DAN DINITROGEN OKSIDA KULTUR FESES Abhirama, Farid; Erwanto, Erwanto; Muhtarudin, Muhtarudin; Liman, Liman
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.616-622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi rumput laut pada sapi potong terhadap produksi gas metana dan dinitrogen oksida kultur feses. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2023 di KPT Maju Sejahtera, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan, dengan menggunakan 18 ekor sapi potong lokal. Perlakuan yang diberikan yaitu P1; rumput pakchong + konsentrat (perbandingan 70%:30% BK pakan), P2; rumput pakchong + konsentrat (perbandingan 70% : 30% BK pakan) + rumput laut Eucheuma cottonii (4% BK pakan) dan P3; rumput pakchong + konsentrat (perbandingan 70% : 30% BK pakan) + rumput laut Eucheuma cottonii (4% BK pakan) + biochar (0,05% BK pakan). Variabel yang diamati yaitu Produksi Gas Metana dan Dinitrogen Oksida. Hasil penelitian menunjukkan puncak produksi gas metana (CH4) terjadi pada hari ke 0 sampai ke 3 yaitu sebesar 2936,90 g/ton feses/hari. Puncak produksi dinitrogen oksida terjadi pada hari ke 3 sampai ke 12 yaitu sebesar 43430,59 g/ton feses/hari.
PENGARUH PENAMBAHAN MILK REPLACER DALAM RANSUM TERHADAP KADAR HIGH DENSITY LIPOPROTTEIN DAN LOW DENSITY LIPOPROTEIN KAMBING CROSS BOER JANTAN mulya, arif eka; Santosa, Purnama Edy; Ermawati, Ratna; Suharyati, Sri
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.632-640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar High Density Lipoprotein dan Low Density Lipoprotein dalam darah kambing Cross Boer yang diberi penambahan susu pengganti dalam ransum. Penelitian dilakukan pada bulan Maret – April 2024 di kandang Kahfi Farm, di Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Analisis kadar High Density Lipoprotein dan Low Density Lipoprotein dilakukan di Pramitra Biolab Indonesia Lampung. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak 12 sampel yaitu 1 sampel per perlakuan dan ulangannya. Penelitian ini menggunakan 12 ekor kambing Cross Boer jantan. Perlakuan yang diberikan adalah ransum basal tanpa milk replacer (P0), ransum basal dengan penambahan milk replacer 2,5 kg (P1), ransum basal dengan penambahan milk replacer 5 kg (P2) dan ransum basal dengan penambahan milk replacer 7,5 kg (P3). Data yang diperoleh dibuat dalam bentuk tabulasi dan histogram untuk kemudian dibandingkan dengan standar dan dianalisis secara deskriptif. Rata-rata High Density Lipoprotein dan Low Density Lipoprotein dalam penelitian ini pada tiap perlakuan berurutan adalah High Density Lipoprotein dengan kadar 60,90 mg/dL; 55,63 mg/dL; 62,63 mg/dL; dan 69,75 mg/dL, dan Low Density Lipoprotein dengan kadar 38,54 mg/dL; 32,06 mg/dL; 34,80 mg/dL; dan; 36,37 mg/dL. Penambahan milk replacer dengan dosis 7,5 kg dalam ransum menghasilkan kadar High Density Lipoprotein tertinggi yaitu 69,75 mg/dL, sedangkan penambahan milk replacer dengan dosis 2,5 kg dalam ransum menghasilkan kadar Low Density Lipoprotein terendah yaitu 32,06 mg/dl. Penambahan milk replacer dengan dosis 5 kg dalam ransum merupakan dosis terbaik dalam penelitian ini.
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK RABAL TERHADAP KONSUMSI, PERTAMBAHAN BERAT TUBUH DAN EFISIENSI RANSUM PADA KAMBING RAMBON Dunuraen, Muhammad Amru; Qisthon, Arif; Tantalo, Syahrio; Adhianto, Kusuma
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.609-615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level pemberian probiotik rabal terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat tubuh dan efisiensi ransum pada kambing rambon, Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2023 sampai Januari 2024 di Peternakan Rakyat Desa Tanjung Tirto, Kec. Way Bungur, Kab. Lampung Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 16 ekor kambing jantan jenis rambon dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan menggunakan 4 perlakuan serta 4 ulangan dengan menggunakan 16 ekor kambing jantan dengan jenis kambing rambon. Perlakuan yangdiberikan yaitu P0; Ransum Basal (tanpa menggunakan probiotik rabal),P1; Ransum Basal+ Probiotik Rabal 100 gram/kg Ransum, P2; Ransum Basal + Probiotik Rabal 150 gram/kg Ransum, P3; Ransum Basal + Probiotik Rabal 200 gram/kg Ransum. Variabel yang diamati yaitu Konsumsi Ransum, Pertambahan Berat Tubuh, dan Efisiensi Ransum. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik rabal dalam ransum tidak mempengaruhi konsumsi ransum, pertambahan berat tubuh, dan efisiensi ransum terhadap pada kambing rambon.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025 Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025 Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2022 Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2022 Vol 5 No 3 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2021 Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2020 Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2020 Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2020 Vol 3 No 3 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2019 Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2019 Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2019 Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Desember 2018 Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Agustus 2018 Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : April 2018 Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Desember 2017 Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Agustus 2017 Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : April 2017 More Issue