cover
Contact Name
Akhmad Dakhlan
Contact Email
jrip@fp.unila.ac.id
Phone
+628127935826
Journal Mail Official
jrip@fp.unila.ac.id
Editorial Address
Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro no.1 Bandar Lampung 35145 Email: jrip@fp.unila.ac.id; jrippeternakan@gmail.com
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25983067     DOI : https://doi.org/10.23960/jrip
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (JRIP) is a scientific journal covering various aspects of animal husbandry science published since 2017. JRIP is published three times a year in April, August and December by the Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung. JRIP received numerous research articles spanning the sciences, namely livestock nutrition science, food science, food technology, breeding and genetics, physiology and reproduction, biotechnology, processed products, behavior, health, livestock farming systems, socio-economic, and policy.
Articles 361 Documents
PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG MAGGOT BLACK SOLDIER FLY (BSF) DALAM RANSUM TERHADAP TOTAL LEUKOSIT DAN DIFERENSIAL LEUKOSIT DARAH AYAM JOPER Nabila, Amara; Suharyati, Sri; Fathul, Farida; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.641-651

Abstract

This study is aimed to determine the effect of maggot flour on total leukocytes and differential leukocytes of joper chickens. This research was conducted in January–March 2022 at the Joper Daffa Chicken Farm, Labuhan Dalam, Tanjung Senang District, Bandar Lampung City. Examination of total leukocytes and differential leukocytes was carried out at the Pathology Laboratory, Lampung Veterinary Center, and Animal Reproduction Physiology Laboratory, Animal Husbandry Department, Faculty of Agriculture, Lampung University. The experimental design used was 4 treatments and 5 replications. The treatments were ration without supplementation of maggot flour (P0), ration with 5% maggot flour supplementation (P1), ration with 10% maggot flour supplementation (P2), and ration with 15% maggot flour supplementation (P3). The data obtained were arranged in the form of simple tabulations and displayed in the form of histograms for descriptive analysis. The results showed that the treatment with suplementation of maggot flour was able to maintain an average of total leukocytes and an average of differential leukocytes in the normal range. The value of total leukocytes obtained was 22.59–25.07 x 103/mm3; heterophils was 27–29%; eosinophils was 4–6.75%; basophils was 1.25–2%; lymphocytes was 53.5–57%; and monocytes was 9.6–11.4%.
PENGARUH KOMPOSISI CAMPURAN TONGKOL JAGUNG DAN AMPAS TAHU TERHADAP KANDUNGAN BAHAN KERING, PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR PRODUK FERMENTASINYA Ramadhani, Fath Hate; Sutrisna, Rudy; Liman, Liman; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.652-662

Abstract

This study aims to determine the effect of the composition of a mixture of corn cobs and tofu by product on the content of dry matter, crude protein, and crude fiber of fermentation products. This research was conducted on January 12 - February 03, 2023, at the Animal Nutrition and Food Laboratory, Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung. This study used a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 5 replicates. The treatments were P0: 50% corn cob + 50% tofu by product (control), P1: 50% corn cob + 50% tofu by product + 4% tempe yeast, P2: 60% corn cob + 40% tofu by product + 4% tempe yeast, and P3: 70% corn cob + 30% tofu by product + 4% tempe yeast. The observed variables included dry matter, crude protein, and crude fiber. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) and continued with Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the composition of the mixture of corn cob and tofu by product was significantly different (P<0.05) on dry matter (P0: 34.39%, P1: 34.80%, P2: 35.98%, and P3: 36.11%, very significantly different (P<0.05) to crude protein (P0: 11.73%, P1: 15.54%, P2: 14.68%, and P3: 11.30%, and significantly different (P<0.05) to crude fiber (P0: 30,54%, P1: 27,23%, P2: 27.40%, and P3: 28,56%. The best treatment was in P1 on crude protein and crude fiber, and in P3 on dry matter.
PERFORMA KUANTITATIF KAMBING SABURAI BETINA DI KECAMATAN SUMBEREJO KABUPATEN TANGGAMUS Lusiana, Ayu Nita; Suharyati, Sri; Adhianto, Kusuma; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.663-671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Performa Kuantitatif Kambing Saburai Betina di Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni sampai dengan Juli 2022 di lokasi pengembangan kambing Saburai Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei di lokasi peternakan. Data diambil dengan cara purposive sampling dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah bobot badan, panjang badan, lingkar dada,tinggi pundak, dalam dada, lebar dada, tinggi pinggul, dan lebar pinggul. Data yang diperoleh di hitung dan dianalisisi dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian yang telah di hitung dan di analisis dengan menggunakan uji-t secara keseluruhan berbeda nyata. Rataan bobot badan, panjang badan, lingkar dada, lebar dada, dalam dada, tinggi pundak, tinggi pinggul kambing saburai betina umur 1 dan dua tahun di Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus secara berturut-turut adalah (39,40±1,36 kg; 54,13±1,90; 57,70±1,75; 18,36±0,67; 26,66±1,46; 57,84±1,63; 62,10±1,41; 14,72±0,88cm) dan (41,43±2,77 kg; 58,51±3,46; 62,09±1,83; 20,01±1,18; 28,90±1,25; 60,78±1,54; 64,59±1,96; 16,16±1,02 cm). Simpulan bahwa performa kuantitatif (bobot badan, panjang badan, lingkar dada, lebar dada, dalam dada, tinggi pundak, tinggi pinggul dan lebar pinggul) kambing Saburai betina umur 2 tahun lebih tinggi dari pada kambing Saburai umur 1 tahun.
EVALUASI KECUKUPAN PASOKAN ZAT-ZAT NUTRISI PADA SAPI POTONG PETERNAK RAKYAT DI DESA ASTOMULYO KECAMATAN PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Imelda, Meilita; Erwanto, Erwanto; Liman, Liman; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.672-680

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kebutuhan zat-zat nutrisi sapi potong; 2) mengetahui kecukupan zat-zat nutrisi pada sapi potong yang diberikan oleh peternak rakyat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei kepada 50 peternak sapi potong dan diambil 20 sapi potong untuk mengetahui kecukupan nutrisinya, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahan pakan sebagian besar berupa konsentrat dan limbah pertanian. Rata-rata konsumsi bahan kering 8,91 kg bahan kering/ekor/hari, rata-rata kebutuhan bahan keringnya 9,67 kg bahan kering/ekor/hari dengan selisihnya yaitu 0,75 kg bahan kering, rata-rata konsumsi protein kasar sebesar 1,25 kg protein kasar/ekor/hari. rata-rata kebutuhannya 1,17 kg protein kasar/ekor/hari dengan selisih 0,08 kg protein kasar, serta diperoleh konversi ransumnya sebesar 12,77 kg ransum/kg BT dengan rata-rata pertambahan bobot tubuh 0,70 kg. Pakan yang digunakan berupa konsentrat dan limbah pertanian (kulit singkong, kulit nanas, dan onggok).
Pengaruh Penambahan Larutan Asam Sitrat sebagai Acidifier pada Air Minum terhadap Profil Darah (Eritrosit, Hemoglobin, Hematokit) Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) Ningrum, Tiara Arnenda Diah; Septinova, Dian; Muhtarudin, Muhtarudin; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.680-687

Abstract

This study aims to determine the effect of the addition of citric acid acidifier solution in drinking water on blood profile (Hemoglobin, Erythrocytes and Hematocrit or Packed Cell Volume (PCV) and to determine the supplementation level of citric acid acidifier solution up to a dose of 1.5% in drinking water for KUB chickens. The method used in this study was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replicates, namely P0; drinking water without the addition of citric acid (Control), P1; drinking water with the addition of 0.5% citric acid, P2; drinking water with the addition of 1% citric acid and P3; drinking water with the addition of 1.5% citric acid. Data were analyzed using analysis of variance with a level of 5% if the treatment is significantly different (P < 0.05) then tested further with the BNT test. The results showed that the addition of citric acid had a significant effect (P<0.05) on blood erythrocyte levels, but no significant effect (P>0.005) on blood hemoglobin levels and blood hematocrit levels. The conclusion from the research that has been done is that the provision of acidifier supplementation in the form of citric acid in drinking water up to a dose of 1.5% does not affect the amount of hematocrit and the amount of hemoglobin, but does affect the number of erythrocytes in KUB chickens aged 1--8 weeks.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR(Moringa oleifera) DALAM AIR MINUM TEHADAP KONSUMSI RANSUM, PRODUKSI TELUR, DAN KONVERSI RANSUM PADA AYAM RAS PETELUR Santoso, Agus; Riyanti, Riyanti; Nova, Khaira; Septinova, Dian
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.688-695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap konsumsi ransum, produksi telur, dan konversi ransum pada ayam ras petelur strain Isa Brown. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari—Maret 2023 di di kandang CV. Margaraya Farm, Sukananti II, Desa Margaraya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan, setiap petak berisi 5 ekor ayam. Perlakuan yang diberikan yaitu air minum tanpa ekstrak daun kelor (P0), air minum dengan 0,5% ekstrak daun kelor (P1), air minum dengan 1% ekstrak daun kelor (P2) dan air minum dengan 1,5% ekstrak daun kelor (P3). Peubah yang diamati konsumsi ransum, produksi telur, dan konversi ransum. Data dianalisis menggunakan analisis ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kelor tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, produksi telur, dan konversi ransum. Perlakuan pemberian ekstrak daun kelor sampai kadar 1,5% di air minum masih memberikan hasil konsumsi ransum, produksi telur, dan konversi ransum yang relatif sama.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dalam Air Minum Terhadap Bobot Kerabang, Bobot Albumen Dan Bobot Yolk Telur Ayam Ras Petelur Saputra, Rio; Riyanti, Riyanti; Septinova, Dian; Nova, Khaira
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.696-701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh ekstrak daun kelor terhadap bobot kerabang, bobot albumen, dan bobot yolk dan (2) level terbaik pemberian ekstrak daun kelor terhadap bobot kerabang, bobot albumen, dan bobot yolk telur ayam ras petelur. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari—Maret 2023 di CV Margaraya Farm, Dusun Sukananti, Desa Margaraya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan, setiap satuan percobaan berisi 5 ekor ayam. Perlakuan yang diberikan yaitu air minum tanpa ekstrak daun kelor (P0), Air minum dengan penambahan ekstrak daun kelor 0,5% (0,5ml ekstrak + 99,5ml air) (P1), Air minum dengan penambahan ekstrak daun kelor 1% (1ml ekstrak + 99ml air) (P2), Air minum dengan penambahan ekstrak daun kelor 1,5% (1,5ml ekstrak + 98,5ml air) (P3). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan apabila hasil pengamatan menunjukkan pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kelor dengan dosis yang berbeda dalam air minum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot kerabang, bobot albumen, dan bobot yolk telur ayam ras petelur.
Analisis Korelasi dan Regresi antara Volume Tubuh dengan Bobot Tubuh Kambing Saburai Menggunakan Persamaan Linear (Studi Kasus di Kelompok Ternak Tani Makmur II kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung) Febriyanti, Leni Nur; Dakhlan, Akhmad; Husni, Ali; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.729-736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi dan regresi antara bobot tubuh (BT) dengan volume tubuh (VT) yang dihitung menggunakan panjang badan (PB) dan lingkar dada (LD), pada kambing Saburai betina di Kelompok Tani Ternak II, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung yang dilaksanakan pada Januari 2023. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kambing Saburai betina berumur 1—3 tahun sebanyak 33 ekor dan tidak bunting. Metode yang digunakan adalah survei dengan pengambilan data dilakukan secara purposive sampling dengan studi kasus. Data yang diperoleh ditabulasi menggunakan program excel. Data dianalisis dengan analisis korelasi dan regresi linear antara variabel independent (PB, LD, and VT) dan variabel dependen (BT) menggunakan program R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LD, PB, dan VT memiliki korelasi dengan BT kambing Saburai betina, dimana LD memiliki korelasi kuat dengan nilai 0,7586; PB memiliki korelasi yang kuat dengan nilai 0,7419; dan VT memiliki nilai korelasi yang kuat dengan nilai 0,8408. Sedangkan persamaan regresi antara lingkar dada (LD), panjang badan (PB), dan volume tubuh (VT) terhadap bobot tubuh masing-masing yaitu BT = -50,1805 + 1,1924LD; BT = -25,1642 + 0,8728PB; BT = 5,8799 + 0,001VT dengan koefisien determinasi (R²) secara berurutan yaitu 0,6378; 0,5504; dan 0,7070.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza) DALAM AIR MINUM TERHADAP EFISIENSI PROTEIN RANSUM AYAM KUB Tutuarima, Fika; Nova, Khaira; Tantalo, Syahrio; Riyanti, Riyanti
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.702-771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatuhi pengaruh dari ekstrak temulawak (Curcuma xanthorriza) dalam air minum ayam KUB terhadap konsumsi ransum, efisiensi ransum, konsumsi protein, dan rasio efisiensi protein. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2022--Februari 2023 di kandang Laboratorium Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Pembuatan ekstrak temulawak dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, dengan satu unit percobaan terdiri dari 10 ekor ayam, sehingga total ayam KUB yang digunakan sebanyak 200 ekor. Perlakuan yang diberikan 0% ekstrak temulawak (P0), air minum dengan dosis 5% ekstrak temulawak (P1), air minum dengan dosis 10% ekstrak temulawak (P2), dan air minum dengan dosis 15% ekstrak temulawak (P3). Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam. Hasil analisis ragam menunjukkan pemberian air minum ekstrak temulawak tanpa ekstrak temulawak (P0), maupun air minum dengan dosis 5% (P1), 10% (P2), dan 15% (P3) ekstrak temulawak tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, efisiensi ransum, konsumsi protein, dan rasio efisiensi protein ransumayam KUB. Pemberian ekstrak temulawak sampai dosis 15% masih dapat diterima oleh ayam KUB, meskipun belum mampu meningkatkan konsumsi ransum, efisiensi ransum, konsumsi protein, dan rasio efisiensi protein ransum ayam KUB.
PENGARUH PERSENTASE ANTARA AMPAS TAHU DAN LIMBAH IKAN SEBAGAI MEDIA TUMBUH MAGGOT (Black Soldier Fly) Arifin, M. Deni; Fathul, Farida; Farda, Firia Tsani; Liman, Liman
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.4.712-721

Abstract

Penelitaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara ampas tahu dan limbah ikan dengan persentase berbeda sebagai media tumbuh terhadap kualitas morfologi (warna, panjang, lebar), produksi per ekor, dan produksi segar maggot black soldier fly yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari-April 2023, di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Jati Mulyo, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P1: ampas tahu 25% BK + limbah ikan 75% BK; P2: ampas tahu 37,5% BK + limbah ikan 62,5% BK; P3: ampas tahu 50% BK + limbah ikan 50% BK; P4: ampas tahu 62,5% BK + limbah ikan 37,5% BK; dan P5: ampas tahu 75% BK + limbah ikan 25% BK. Peubah yang diamati meliputi morfologi maggot black soldier fly (warna, panjang, lebar), produksi per ekor, dan produksi segar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda duncan’s multiple range test (DMRT). Hasil penelitian persentase media tumbuh memberikan pengaruh sangat nyata terhadap panjang, lebar, produksi per ekor dan produksi segar maggot (P<0,01), sedangkan pada warna maggot (P<0,05) tidak nyata. Media tumbuh pada persentase ampas tahu 50% + limbah ikan 50% (P3) memberikan pengaruh terbaik terhadap panjang, lebar, produksi per ekor dan produksi segar maggot black soldier fly.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025 Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025 Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: November 2024 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2024 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2024 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2022 Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2022 Vol 5 No 3 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2021 Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2020 Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2020 Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2020 Vol 3 No 3 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Desember 2019 Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2019 Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: April 2019 Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Desember 2018 Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Agustus 2018 Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : April 2018 Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Desember 2017 Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : Agustus 2017 Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan : April 2017 More Issue