cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 199 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022)" : 199 Documents clear
ANALISA FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYEBARAN CORONAVIRUS PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RS RUJUKAN COVID 19 Janika, Hikmat; Susilowati, Indri Hapsari
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2040

Abstract

Faktor yang meningkatkan tingkat keterpaparan corona pada pasien menjadi salah satu pertanyaan penting untuk dijawab. Beberapa dugaan menunjukkan usia, berat badan, kedekatan dengan zona beresiko dan berbagai hal lainnya yang menjadi alasan serta penyebab dari keterpaparan corona. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi deskriptif kuantitatif untuk melihat hubungan faktor faktor yang diduga beresiko meningkatkan infeksi korona. Penelitian lalu dilakukan dengan metode cross sectional di RS. X dengan membandingkan faktor diduga beresiko dengan tingkat keterpaparan corona. Hasil dari penelitian ini adalah faktor yang diduga beresiko ternyata tidak banyak berdampak pada penyebaran virus corona.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KB DENGAN PENGGUNAAN MKJP PADA WUS YANG TIDAK MENGINGINKAN ANAK LAGI DI INDONESIA (ANALISIS SDKI 2017) Apriyanah, Deasy; Besral, Besral
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2041

Abstract

Latar belakang: Salah satu cara untuk menekan angka kelahiran adalah dengan menggunakan kontrasepsi. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang merupakan salah satu kontrasepsi yang lebih cost-efektif dan memiliki efek samping yang sedikit untuk menurunkan tingkat kelahiranTujuan: Mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan Penggunaan MKJP Pada Wanita Usia Subur yang Tidak Menginginkan Anak Lagi di Indonesia.Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan studi analitik observasional dengan metode potong lintang (cross sectional). Penelitian cross sectional dilakukan untuk mempelajari hubungan antara dua variabel yaitu faktor risiko dan masalah kesehatan, dengan melakukan pengamatan dan pengukuran data pada suatu populasi tertentu dalam satu waktu yang sama. (1) Desain penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan penggunaan MKJP pada akseptor wanita usia 15-49 tahun di Indonesia Yang Tidak Menginginkan Anak Lagi berdasarkan data SDKI 2017.Hasil: Responden yang menggunakan MKJP sebagian besar memiliki pengetahuan yang tinggi (20,6%), berusia 35-59 tahun (19,9%), menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi (35,1%), bekerja (18,5%), status ekonomi atas (20,3%), tinggal di wilayah perkotaan (17%), jumlah anak >2 orang (20,4%), terpapar informasi terkait KB (19,6%), tidak pernah mendapatkan kunjungan PLKB (15,7%), menerima kunjungan postnatal (16,6%) dan pengambilan keputusan ber KB secara bersama (18,8%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi. WUS dengan pengetahuan KB yang tinggi berpeluang 1,98 kali untuk penggunaan MKJP dibandingkan WUS dengan pengetahuan rendah (pv=0,004 OR=1,98 95% CI 1,23 – 3,19). Selanjutnya terdapat hubungan pendidikan, jumlah anak, keterpaparan informasi KB dan kunjungan PLKB dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi. WUS yang menempuh pendidikan di Perguruan tinggi berpeluang 2,82 kali untuk penggunaan MKJP dibandingkan WUS yang tidak sekolah/SD (pv=0,004 OR=2,82 95% CI 1,50 – 5,31). WUS yang memiliki anak >2 orang berpeluang 1,74 kali untuk penggunaan MKJP dibandingkan WUS yang memiliki anak ≤2 orang (pv=0,012 OR=1,74 95% CI 1,13 – 2,68). WUS yang pernah terpapar informasi terkait KB berpeluang 1,82 kali untuk penggunaan MKJP dibandingkan yang tidak pernah terpapar (pv=0,023 OR=1,82 95% CI 1,08 – 3,06). WUS yang pernah menerima kunjungan PKLB berpeluang 2,29 kali untuk penggunaan MKJP dibandingkan yang tidak pernah menerima kunjungan (pv=0,046 OR=2,29 95% CI 0,99 – 5,29). Sedangkan tidak terdapat hubungan antara usia, pekerjaan, status ekonomi, tempat tinggal, kunjungan postnatal dan pengambilan keputusan ber KB dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi di Indonesia.Kesimpulan: Responden yang menggunakan MKJP sebagian besar memiliki pengetahuan yang tinggi, berusia 35-59 tahun, menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi, bekerja, status ekonomi atas, tinggal di wilayah perkotaan, jumlah anak >2 orang, terpapar informasi terkait KB, tidak pernah mendapatkan kunjungan PLKB, menerima kunjungan postnatal dan pengambilan keputusan ber KB secara bersama. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi. Selanjutnya terdapat hubungan pendidikan, jumlah anak, keterpaparan informasi KB dan kunjungan PLKB dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi. Sedangkan tidak terdapat hubungan antara usia, pekerjaan, status ekonomi, tempat tinggal, kunjungan postnatal dan pengambilan keputusan ber KB dengan penggunaan MKJP pada WUS yang tidak menginginkan anak lagi di Indonesia.
EVALUASI MANAJEMEN SISTEM TANGGAP DARURAT DAN KONTINUITAS BISNIS PADA INDUSTRI KIMIA DI PT. X Supartha, I Gusti Gde Rai; Widanarko, Baiduri
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2055

Abstract

Pendahuluan. Bencana yang diakibatkan oleh kegagalan atau insiden yang melibatkan teknologi, merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia perindustrian internasional. Hampir sekitar 65.000 kematian di dunia disebabkan oleh bencana teknologi antara tahun 2009-2018 (WHO, 2018). PT. X Indonesia berbatasan dengan sungai Mookervaart dan jalan utama Daan Mogot.. Sebelah timur berbatasan dengan tanah kosong, dan bagian lebih timur adalah daerah pemukiman padat. Sebelah selatan berbatasan dengan daerah perumahan dan akan dibuat terminal bus, sedangkan sebelah barat Plant berbatasan dengan daerah pemukiman yang sangat padat. Pada PT. X terdapat berbagai macam proses kerja yang melibatkan bahan-bahan kimia berbahaya, mulai dari penerimaan bahan yang tergolong B3, penyimpanan, penimbangan bahan untuk proses produksi, sampai kepada proses produksi dispersi polimer, dan penyimpanannya. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu adanya suatu kajian komprehensif tentang manajemen sistem tanggap darurat yang ada di PT. X. Metode. Rancangan penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif observasional. Dengan melakukan observasi langsung dilapangan (PT. X) dalam mengumpulkan data, melakukan wawancara yang mendalam terhadap informan yang diambil dengan menggunakan daftar pertanyaan dengan berpatokan pada Self-Assessment Checklist berdasarkan kriteria yang terdapat dalam NFPA 1600 edisi tahun 2019 yang dikembangkan oleh Donald L. Schmidt. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengumpulan data primer dan data sekunder melalui metode wawancara mendalam dengan format focus group discussion (FGD), dan pengecekan bukti-bukti pendukung. Data kemudian diolah dan hitung persentase kesesuaiannya, dengan perbandingan terhadap seluruh persyaratan kesesuaian yang ada di check list standar NFPA 1600 edisi tahun 2019 Hasil. Dari hasil penelitian yang dilakukan dituangkan dalam sebuah tabel ringkasan terlampir, keseluruhan hasil rata-rata pemenuhan kesesuaian klausul NPFA 1600-2019 mengenai standar manajemen krisis, tanggap darurat, dan kontinuitas bisnis yang ada di PT. X berada pada angka Persentase kesesuaian sebesar 90,3%, dengan persentase pemenuhan klausul yang belum sesuai sebesar 9,7%. Kesimpulan. Hasil evaluasi sistem tanggap darurat di PT.X dalam kategori baik, dengan mengacu kepada penelitian sejenis terdahulu namun masih diperlukan perbaikan pada beberapa klausul seperti perencanaan dalam pemulihan dari bencana atau insiden dan alternatif pemasok kritis untuk menjaga kelangsungan bisnis PT. X
FAKTOR RISIKO TERHADAP TERJADINYA NIHL (NOISE INJURY HEARING LOSS) DI INDUSTRI Agustin, Ayu; Erwandi, Dadan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2056

Abstract

Kehilangan pendengaran merupakan salah satu penyebab kecacatan tertinggi di dunia, dengan dampak ekonomi yang signifikan. Permintaan akan perawatan pendengaran diperkirakan akan terus meningkat di masa depan. Gangguan pendengaran akibat kerja dapat disebabkan oleh paparan suara keras dan bahan kimia ototoksik. Paparan kebisingan di tempat kerja menjadi penyakit akibat kerja yang paling umum dilaporkan di Amerika Serikat. Beberapa faktor risiko yang terkait dengan gangguan pendengaran meliputi rubella, meningitis, kebisingan, ototoksik, infeksi telinga, usia, riwayat gangguan pendengaran sebelumnya, merokok, diabetes tipe 2, dan hipertensi. Tes audiometri digunakan untuk mengukur kemampuan pendengaran pekerja secara berkala. Penelitian dengan menggunakan metode literature review telah dilakukan untuk memahami faktor-faktor yang terkait dengan gangguan pendengaran akibat kerja. Dari hasil penelitian, usia, intensitas kebisingan, masa kerja, penggunaan alat pelindung pendengaran, lama pajanan, dan dosis paparan terbukti mempengaruhi terjadinya gangguan pendengaran. Paparan kebisingan yang berlebihan, usia lanjut, dan ketidaksempurnaan alat pelindung pendengaran merupakan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap gangguan pendengaran akibat kerja. Pencegahan melalui program konservasi pendengaran di tempat kerja dapat mengurangi risiko terjadinya gangguan pendengaran.
HUBUNGAN FRONTLINE LEADERSHIP STYLES TERHADAP IKLIM KESELAMATAN DI BERBAGAI INDUSTRI Dewangga, Rahmat Satria; Lestari, Fatma
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2057

Abstract

Tinjauan literatur sistematis ini membahas hubungan antara gaya kepemimpinan dan iklim keselamatan kerja. Iklim keselamatan kerja merupakan konsep multidimensi melibatkan kepemimpinan, peran pekerja, dan komunikasi yang mempengaruhi motivasi individu dalam berkontribusi pada keselamatan kerja. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa faktor seperti value manajemen, kebijakan, praktik organisasi dan keterlibatan aktif dalam inisiatif kesehatan dan keselamatan kerja berkontribusi pada iklim keselamatan kerja yang positif. Tinjauan literatur ini menggunakan Full Range Leadership Model sebagai dasar untuk mengukur gaya kepemimpinan dan mengeksplorasi hubungannya dengan iklim keselamatan kerja. Model kepemimpinan ini mencakup gaya transformasional, transaksional, dan passive-avoidant. Studi sebelumnya menunjukkan kepemimpinan transformasional dan transaksional yang efektif berkontribusi pada iklim keselamatan kerja yang positif, sementara kepemimpinan passive-avoidant menyebabkan iklim keselamatan kerja yang buruk. Iklim keselamatan kerja yang positif terbukti dapat mengurangi kecelakaan kerja dan meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku keselamatan pekerja. Budaya keselamatan dan komitmen manajemen juga memainkan peran penting dalam menciptakan iklim keselamatan yang positif. Tinjauan literatur ini mengidentifikasi beberapa instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian, seperti Multifactor Leadership Questionnaire (MLQ) dan Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50), yang membantu dalam memahami gaya kepemimpinan dan iklim keselamatan kerja. Tinjauan literatur ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk variasi dalam metodologi penelitian, bias publikasi, dan keterbatasan generalisabilitas hasil penelitian yang terbatas pada studi yang dipublikasikan dan dilakukan di negara-negara barat. Studi penelitian selanjutnya perlu mengatasi keterbatasan ini dan memperluas penelitian dengan menggunakan desain longitudinal, melibatkan variasi konteks budaya, dan mempertimbangkan peran teknologi dalam mempengaruhi iklim keselamatan kerja dan kepemimpinan.
SISTEM MANAJEMAN ORGANISASI PARTAI POLITIK ISLAM DI BERBAGAI NEGARA ISLAM Arifin, Muhamad Zainul; Mak Din, Hairol Anuar Bin; Abdul Hamid, Noradha Binti; Saleh, Normazaini Binti
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2063

Abstract

Artikel jurnal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai sistem manajemen organisasi partai politik Islam di berbagai Negara Islam. Dengan menganalisis berbagai kasus dan studi perbandingan, diharapkan artikel ini dapat menyajikan gambaran komprehensif tentang bagaimana partai politik Islam diatur, dikelola, dan beroperasi dalam upaya mencapai tujuan mereka. Pengumpulan data dilakukan melalui berbagai sumber, termasuk literatur ilmiah, laporan pemerintah, dokumen-dokumen partai politik, dan sumber-sumber berita terpercaya. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan pendekatan tematik. Data dari berbagai sumber dikategorikan berdasarkan tema-tema yang relevan, seperti struktur organisasi partai politik, proses pengambilan keputusan, strategi politik, dan tantangan internal dan eksternal yang dihadapi. Kesimpulannya, sistem manajemen organisasi partai politik Islam di berbagai Negara Islam memiliki ciri khas dan tantangan yang berbeda. Studi perbandingan ini memberikan wawasan penting bagi pemahaman tentang kompleksitas dan dinamika partai politik Islam dalam konteks politik dan sosial yang beragam.
Pemanfaatan SIMPATIKA Sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia di Madrasah Isy, Lesca Kamalatul; Kamila, Nur Indah; Asy’ari, Hasyim
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2109

Abstract

Berdasarkan perkembangan zaman pada saat ini, perkembangan sistem informasi manajemen amat sangat pesat oleh karena itu Kementerian Agama mengembangkan aplikasi yang dinamakan SIMPATIKA untuk memanage data- data yang berkaitan dengan SDM, data tersebut dijadikan sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan yang terkait dengan pengembangan SDM di masing-masing lembaga pendidikan, tujuannya adalah agar SDM disetiap lembaga pendidikan sesuai dengan kualifikasi secara nasional. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian data yang dihasilkan dari dua lembaga pendidikan yang berbeda di MIN 1 Kota Tangerang Selatan dan di MIS Wali Songo Asy-Syirbaay didapatkahn hasil 1) Pengadaan, Tenaga pendidikan di MIN 1 lebih sesuai dengan simpatika dibandikan di MIS Wali Songo, terlihat dari jumlah guru yang S1, penempatan tenaga pendidik di MIN lebih tepat dimana mengajar sesuai dengan ijazah, sedangkan di MIS Wali Songo Asy-Syirbaany guru yang mengajar disana memegang guru kelas. 2) Pengembangan, pengembangan yang dilakukan oleh MIN 1 adalah lebih pada pengembangan akademin, sedangkan di MIS Wali Songo Asy-Syirbaany tidak hanya kompetensi akan tetapi kualifikasi juga. 3) Kompensasi, kepala madrasah dikedua lembaga tersebut mengusahakan agar guru-guru bisa mendapat tunjangan yang disedakan oleh pemerintah. 6)Integrasi, pada aplikasi ini merupakan pengintegrasian evaluasi juga dilakukan baik dari guru, kepala, sekolah sampai dengan pengawas. 5) Pemeliharaan, pemeliharaan harus terus dilakukan karena ada beberapa guru- guru yang sudah Sertifikasi, PNS, dll kualitas mereka harus tetap dijaga. Dapat disimpulkan bahwa MIN 1 Kota Tangerang Selatan lebih menjadikan SIMPATIKA sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan yang terkait dengan pengembangan SDM dibandingkan di MIS Wali Songo Asy-Syirbaany.
STRATEGI PEMULIHAN USAHA PADA UMKM DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL PASCA PANDEMI COVID-19 Munir, Muhammad Syahrul; Khannanah, Sulafah Fathin; Susanto, Dedi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2125

Abstract

Dikala ekonomi terkini hadapi alih bentuk digital, kedudukan strategi yang pas jadi amat berarti buat bidang usaha apa juga. Terdapat sebagian pandangan penting yang butuh dipikirkan dikala meningkatkan strategi bidang usaha digital: spesialnya, teknologi mutahir buat meluaskan pembedahan bidang usaha serta mengganti strategi itu jadi konsep" kenaikan" waktu jauh yang didesain buat membenarkan kesinambungan bidang usaha, tingkatkan industri profitabilitas serta kemampuan, serta menolong menggapai tujuan pengembangan Aplikasi pemecahan TI yang berkepanjangan( SDGs). Tujuan dari postingan ini merupakan buat menganalisa pengembangan strategi bidang usaha yang berdaya guna di masa digital. Tata cara yang dipakai dalam analisa ini merupakan tata cara deskriptif kualitatif. Hasil dialog ini membuktikan kalau di masa" Ekonomi Terkini" serta alih bentuk digital terpaut, strategi bidang usaha digital yang inovatif bersumber pada pemecahan TI mutahir serta searah dengan Tujuan Pembangunan Berkepanjangan ialah kesempatan besar untuk industri buat muncul dari kompetisi serta mendapatkan kelebihan bersaing.
PENGARUH KOMPENSASI DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA GURU MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Maharani, Antyanadea; Munir, Muhammad Syahrul; Pradana, Fahruddin Angga
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2126

Abstract

Riset ini bermaksud buat mendefinisikan kepemimpinan, ganti rugi, dorongan kegiatan, serta kemampuan guru. Dan akibat kepemimpinan serta ganti rugi kepada kemampuan guru bagus dengan cara langsung ataupun tidak langsung lewat dorongan kegiatan selaku elastis intervening. Metode pengumpulan ilustrasi yang dipakai dalam riset ini merupakan ilustrasi bosan, ialah memakai semua populasi selaku ilustrasi pada guru Yayasan Baitul Mampu Malang sebesar 70 ilustrasi. Tata cara yang dipakai dalam riset ini merupakan tata cara explanatory. Perlengkapan analisa informasi yang dipakai merupakan analisa rute dengan memakai aplikasi IBM SPSS Statistics 26. Bersumber pada hasil analisa informasi membuktikan kalau 1) Ganti rugi mempengaruhi kepada Dorongan Kegiatan, 2) Kepemimpinan tidak mempengaruhi kepada Dorongan Kegiatan, 3) Dorongan Kegiatan tidak mempengaruhi kepada Kemampuan Guru, 4) Ganti rugi lewat Dorongan Kegiatan mempengaruhi kepada Kemampuan Guru, 5) Kepemimpinan lewat Dorongan Kegiatan tidak mempengaruhi kepada Kemampuan Guru
KEBIJAKAN ADAPTASI DOKTER SPESIALIS WARGA NEGARA INDONESIA LULUSAN LUAR NEGERI DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN Yunianti, Siti; Darmawan, Ede Surya
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2127

Abstract

Latar belakang: Jumlah dokter spesialis di Indonesia masih kurang untuk memenuhi kebutuhan pelayanan spesialistik. Adaptasi dokter spesialis Warga Negara Indonesia lulusan luar negeri (WNI LLN) di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dan peningkatan mutu layanan dokter spesialis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebijakan yang terkait dengan adaptasi dokter spesialis WNI LLN di fasyankes. Metode: Penelitian ini melakukan pemeriksaan literatur (metode literatur review, research terhadap semua peraturan perundang-undangan yang terkait, yaitu tujuh peraturan dan tiga artikel yang didapatkan melalui pencarian pada Google Scholar. Selain itu penelitian ini juga menggunakan analisis pustaka/ library research dari berbagai sumber diantaranya laporan Badan Pusat Statistik (BPS), data registrasi Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), profil tenaga kesehatan, dan sumber data lainnya dari berbagai artikel internasional yang terkait. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peraturan adaptasi dokter spesialis WNI LLN di fasyankes telah dipersiapkan dengan cukup baik oleh Pemerintah dimana leading sektor nya adalah Kementerian Kesehatan dan KKI. Sampai bulan Agustus 2023 atau dalam kurun waktu 1(satu) tahun kebijakan ini dilaksanakan sudah memberikan kontribusi yang cukup baik yaitu ada 16 dokter spesialis WNI LLN yang telah ditempatkan di RSUD khususnya wilayah terpencil yang membutuhkan layanan spesialistik. Kesimpulan: Diharapkan ke depan, implementasi kebijakan adaptasi dokter spesialis ini di dukung oleh semua stakeholder terkait khususnya Pemerintah daerah sehingga dapat memenuhi kebutuhan layanan spesialistik di daerah secara optimal.

Page 8 of 20 | Total Record : 199