Articles
36 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September"
:
36 Documents
clear
Pemberdayaan Siswa dalam Mengenal Bahaya Rokok terhadap Kesehatan dan Upaya Pencegahannya di SMAN 1 Cibadak, Lebak
Ahmad Ahmad;
Hadits Lissentiya Armal;
Suhartini Suhartini
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1047.826 KB)
|
DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.923
Senior High School I Cibadak is one of the schools that does not have a special regulation regarding the application of a No Smoking Area. Meanwhile in school environment, theat smoking behavior of the students is still a problem. Some students are founded smoking in the environment around the school, although it was done secretly. Dedication to community activities aim to increase the knowledge of students and teachers about the dangers of smoking to health and the establishment of a No Smoking Area in SMAN 1 Cibadak, Lebak Regency. The results of dedication community are the first, training of 20 students to availability of promotional media for the prevention of the dangers of smoking, the second making of regulations for SMAN I Cibadak as a Non-Smoking Area (KTR), the third preparation of articles, and the compilation of a pocketbook "The dangers of smoking to health and its prevention efforts", the last making videos of dedication community activities. While the outcomes achieved were the issuance of the Principal Regulation of SMAN I Cibadak number: 421/887- SMAN.01/CBDK/2021 dated November 3 2021, concerning Non-Smoking Areas (KTR) at SMAN I Cibadak. Determination of KTR as a step in preventing smoking behavior for students at SMAN 1 Cibadak, it is hoped that the application of KTR can be carried out in other schools in Lebak, Rangkasbitung Regency, Banten. ABSTRAK Sekolah Menengah Atas Negeri I Cibadak merupakan salah satu sekolah yang belum memiliki regulasi khusus tentang penerapan kawasan tanpa rokok di lingkungan sekolah. Sementara perilaku merokok siswa di sekolah masih menjadi masalah yang kerap ditemukan. Beberapa siswa masih ditemukan merokok di lingkungan sekitar sekolah meskipun kebiasaan tersebut dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan guru tentang bahaya rokok terhadap kesehatan dan terbentuknya Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan SMAN 1 Cibadak Kabupaten Lebak. Hasil kegiatan adalah terlatihnya 20 orang siswa, tersedianya media promosi pencegahan bahaya rokok, tersusunnya regulasi penetapan SMAN I Cibadak sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR), tersusunnya artikel pengabdian kepada masyarakat, dan tersusun Buku pedoman “Bahaya merokok terhadap kesehatan dan upaya pencegahannya“, serta video kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sedangkan luaran yang dicapai adalah diterbitkannya Peraturan kepala sekolah SMAN I Cibadak nomor : 421/887-SMAN.01/CBDK/2021 tanggal 3 November tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di SMAN I Cibadak. Penetapan KTR menjadi satu Langkah dalam mencegah perilaku merokok bagi para siswa di SMAN 1 Cibadak, diharapkan penerapan KTR dapat dilakukan di sekolah lainnya yang berada di Lebak, Kabupaten Rangkasbitung, Banten.
Upaya Pencegahan Stunting di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Edukasi 2P (Pemenuhan Gizi Seimbang dan Pemberian Madu)
Hapzah Hapzah;
Yudianti Yudianti;
Rahmat Haji Saeni;
Nurbaya Nurbaya
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (876.567 KB)
|
DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.938
Based on the data of SSGI 2021, the prevalence of stunting among under-five children in West Sulawesi is still quite high, namely 40.38%. Disturbances in the food and health systems caused by the Covid-19 pandemic have the potential to further exacerbate nutritional problems among children. One form of social support to the community is to maximize family resources through increasing knowledge related to preventing stunting problems during the Covid-19 pandemic. This community service activity aimed to provide 2P education, namely the provision of balanced nutrition and the Provision of honey. Educational materials are provided in the form of video slides sent via WhatsApp Group. The main targets were 15 participants that consist of cadres and mothers of under five children in the working area of the Tinambung Health Center. Evaluation was carried out in the form of questions and answers and discussions with participants. Health workers need to be more innovative in promoting health and nutrition during the pandemic, such as regularly spreading nutrition messages through WhatsApp messages. ABSTRAK Berdasarkan hasil SSGI 2021 menunjukkan bahwa prevalensi balita stunting di Sulawesi Barat masih cukup tinggi yaitu 33,8%. Gangguan pada sistem pangan dan kesehatan yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 berpotensi semakin memperburuk masalah gizi balita. Salah satu bentuk dukungan sosial kepada masyarakat adalah dengan memaksimalkan sumber daya keluarga melalui peningkatan pengetahuan terkait pencegahan masalah stunting di masa pandemi Covid-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi 2P yaitu pemenuhan gizi seimbang dan pemberian madu. Materi edukasi diberikan dalam bentuk video slides melalui WhatsApp Group. Sasaran utama kegiatan ini adalah 15 peserta yang terdiri dari kader dan ibu balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Tinambung. Evaluasi dilakukan dalam bentuk tanya jawab dan diskusi dengan peserta. Petugas kesehatan perlu lebih inovatif dalam melakukan promosi kesehatan dan gizi selama masa pandemi seperti rutin menyebarkan pesan gizi melalui pesan WhatsApp.
Psikoedukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dalam Mendeteksi Kanker Payudara pada Remaja Putri
Marsia Marsia;
Dwi Sulistyawati;
Erni Juniartati;
Arif Nur Akhmad
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (853.513 KB)
|
DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.944
Breast cancer is one of the most common types of cancer in Indonesia, so in preventing the occurrence of breast cancer, it is necessary to take action in early detection with adolescent breast examination, namely BSE combined with psychoeducation. This community service aimed to form a cadre of young women who understand and understand that early detection of breast cancer can use the BSE method. The method used is to provide material on breast self-examination, provide pre and post counseling questionnaires to evaluate participants' understanding of the material presented. During the activity, the participants were quite active in the discussion. A total of 9 people (22.5%) actively asked questions and 3 participants were able to correctly answer the verbal questions given by the extension worker. From the results of the evaluation through the provision of questionnaires, it was found that the average score had increased after being given counseling. Respondents' knowledge increased to good knowledge (65%) with an increase in the average score of 25.8, for Attitude there was an increase to positive attitude (100%) with an increase in the average score of 26.3. Counseling accompanied by media and materials such as PowerPoint, leaflet, video, audio visual aids (AVA) which consists of laptops and LCD projectors that are supportive and interactive will be able to convey messages to participants precisely and clearly so that goals can be achieved. ABSTRAK Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker terbanyak di Indonesia sehingga dalam melakukan pencegahan dari terjadinya kanker payudara, perlu ada tindakan dalam mendeteksi secara dini dengan pemeriksaan payudara remaja yaitu SADARI yang dikombinasikan dengan psikoedukasi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk pembentukan kader remaja putri yang mengerti dan paham dalam hal mendeteksi secara dini pada kanker payudara ini bisa menggunakan metode SADARI. Metode yang digunakan ialah memberikan materi tentang periksa payudara sendiri, memberikan kuesioner pre dan post penyuluhan guna mengevaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Pada pelaksanaan kegiatan, peserta cukup aktif dalam berdiskusi. Sebanyak 9 orang (22,5%) peserta aktif bertanya dan 3 orang peserta dapat menjawab dengan tepat pertanyaan lisan yang diberikan oleh penyuluh. Dari hasil evaluasi melalui pemberian kuesioner didapatkan rata-rata skor mengalami peningkatan setelah diberikan penyuluhan. untuk Pengetahuan Responden meningkat menjadi berpengetahuan baik (65%) dengan peningkatan skor rata-rata sejumlah 25,8, untuk Sikap terjadi peningkatan menjadi sikap positif (100%) dengan peningkatan skor rata-rata sejumlah 26,3. Penyuluhan yang disertai dengan media dan bahan seperti PowerPoint, leaflet, video, audio visual aids (AVA) yang terdiri dari laptop dan LCD proyektor yang mendukung serta interaktif akan mampu menyampaikan pesan kepada peserta dengan tepat dan jelas sehingga tujuan dapat tercapai.
Fenomena TOFI (thin-outside-fat-inside) pada Pengunjung Mobil Layanan Konsultasi Kesehatan dan Keluarga di Kota Bogor
Hana Fitria Navratilova;
Sekar Kuswidiarani
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1198.863 KB)
|
DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.945
Mobile health and family consulting services aims to provide public health-related services for free and as a data collection tool to formulate policies related to efforts to improve public health. Service activities were carried out at various locations in Bogor City by collecting data in the form of age, weight, height, percent body fat, and visceral fat. Data collected in the period of March 2015 to March 2020 (n = 3,482) showed that almost half of subjects with normal nutritional status had excess adiposity. Men were found to have higher visceral fat than women at normal nutritional status. Excess adiposity in normal nutritional status is associated with the incidence of metabolic syndrome. Therefore, the results of examination of body composition are needed as the basis for the formulation of a metabolic syndrome prevention program. ABSTRAK Mobil layanan konsultasi kesehatan dan keluarga bertujuan untuk memberikan pelayanan terkait kesehatan masyarakat secara gratis serta sebagai alat pengumpulan data untuk merumuskan kebijakan terkait upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Kegiatan layanan dilakukan pada berbagai lokasi di Kota Bogor dengan mengumpulkan data berupa usia, berat badan, tinggi badan, persen lemak tubuh, dan lemak visceral. Data yang dikumpulkan pada periode Maret 2015 hingga Maret 2020 (n=3,482) menunjukkan bahwa hampir separuh subjek dengan status gizi normal memiliki adipositas berlebih. Pria ditemukan memiliki lemak visceral lebih tinggi daripada Wanita pada status gizi normal. Kejadian adipositas berlebih pada status gizi normal dikaitkan dengan kejadian sindrom metabolik. Oleh karena itu, diperlukan hasil pemeriksaan komposisi tubuh sebagai dasar perumusan program pencegahan sindrom metabolik.
Edukasi Nutrisi dalam Pencegahan Stunting dan Implementasi Senam Hamil di Puskemas Sidomulyo Rawat Inap Pekanbaru
Syafrisar Meri Agritubella;
Fathul Jannah
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (914.763 KB)
|
DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.954
Nutrition education and the implementation of pregnancy exercises help mothers improve maternal health, prevent anemia and babies born with low weight. Maintaining the consumption pattern of pregnant women also prevents children from experiencing stunting. The purpose of this community service was to provide education and implementation of pregnancy exercise to improve the health status of pregnant women at the Sidomulyo Public Health Center, RI. The method used is the provision of health education and assessing the mother's understanding of nutrition and assessing the implementation of pregnancy exercise for pregnant women. The activity was carried out 3 times, starting with a pre-test and post-test related to knowledge of pregnant women and observing the implementation of pregnancy exercise. The number of pregnant women who participated in this activity was 9 people. The results showed that there was an increase in the average value of knowledge of pregnant women by 24.29. The results of the implementation of pregnancy exercise showed that 100% of pregnant women carried out pregnancy exercise in the good category. It is hoped that there will be an increase in the health status of pregnant women therefore that they do not experience anemia and normal birth weight babies and growth and development according to their age. ABSTRAK Edukasi nutrisi dan pelaksanaan senam hamil membantu ibu meningkatkan derajat kesehatan, mencegah anemia dan bayi lahir dengan berat badan rendah. Pentingnya menjaga pola konsumsi ibu hamil juga mencegah anak mengalami stunting. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah pemberian edukasi dan pelaksanaan senam hamil untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil di Puskesmas Sidomulyo RI. Metode yang digunakan adalah pemberian pendidikan kesehatan dan menilai pemahaman ibu tentang nutrisi dan menilai pelaksanaan senam hamil pada ibu hamil. Pelaksanaan kegiatan sebanyak 3 kali dimulai dengan adanya pre–test dan post-test terkait pengetahuan ibu hamil dan observasi pelaksanaan senam hamil. Jumlah ibu hamil yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 9 orang. Hasil didapatkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan ibu hamil sebesar 24,29. Hasil pelaksanaan senam hamil didapatkan bahwa 100% ibu hamil melaksanakan senam hamil pada kategori baik. Diharapkan adanya peningkatan derajat kesehatan ibu hamil sehingga tidak mengalami anemia dan berat badan bayi lahir normal serta pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan usianya.
Pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA) dan Pendidikan Kesehatan Kanker Serviks Guna Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Pasangan Usia Subur
Mercy Joice Kaparang;
Artika Dewie
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.960
Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan penyebab kematian akibat kanker yang menempati posisi kedua terbesar bagi perempuan didunia. cakupan deteksi dini kanker leher rahim dengan metode IVA di Kota Palu tahun 2019 sebesar 7,5% yang telah mencapai target cakupan Indonesia sebesar 7,34%, namun masih perlu adanya peningkatan capaian agar semua wanita usia subur memperoleh pemeriksaan IVA. Tujuan kegiatan meningkatkan pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang kanker serviks sehingga meningkat pula kesadaran melakukan pemeriksaan Dini terjadinya Kanker serviks dan dapat menjaga kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan merupakan penyuluhan mengenani kaker serviks, pemeriksaan IVA test bagi yang bersedia, evaluasi jika hasil test negatif dilakukan pembinaan dan jika hasilnya positif akan dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sasaran yaitu wanita usia subur yang tinggal disekitar Pondok Pesentren Hidayatullah Tondo sebanyak 10 responden. Hasil kegiatan ini menunjukkan terdapat 10 responden WUS yang bersedia mendaftarkan diri untuk melakukan pemeriksaan IVA test di Puskesmas, dari 100% responden yang hadir didapatkan hasil pemeriksaan IVA test negatif. Kesimpulan dalam kegiatan ini yaitu mendeteksi kanker leher Rahim dengan melakukan pemeriksaan IVA Test tercapai. Berdasarkan hasil kegiatan ini menyarankan agar tidak hanya ditujukan bagi wanita usia subur tetapi bagi seluruh masyarakat untuk lebih aktif dalam kegiatan pencegahan penyakit dengan mengikuti penyuluhan dan pemeriksaan IVA Test, selanjutnya dapat menyampaikan pengetahuan dan pengalamannya kepada wanita usia subur lain sehingga dapat menambah motivasi untuk melakukan pemeriksaan IVA test.
Edukasi Pijat Laktasi dan Endhoprin pada Ibu Menyusui dalam Situasi Pandemi Covid-19
Dewi Andariya Ningsih;
Yuda Muhara Sari;
Umi Nur kholifah
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (811.293 KB)
|
DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.964
Exclusive breastfeeding is the gold standard for infant feeding in the first six months. In Indonesia, breastfeeding has become a social norm among women. There are many factors that influence exclusive breastfeeding. One of the ways to facilitate the release of breast milk is by lactation massage therapy and endhoprin. This massage education activity was appointed as a community service activity. The purpose of this activity was to provide information to nursing mothers as references to massage methods to promote breast milk. It was recommended for breastfeeding mothers and to be carried out in September 2021. The implementation method was door to door due to the pandemic situation with complete self-protection. The result was 68% of all breastfeeding mothers can demonstrate well therefore that it can be concluded that this community service activity is running smoothly. ABSTRAK Pemberian ASI eksklusif merupakan standar emas pemberian makanan bayi pada enam bulan pertama. Di Indonesia, praktik menyusui sudah menjadi norma sosial di kalangan perempuan. Banyak faktor yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif salah satu cara untuk memperlancar pengeluaran ASI dengan terapi pijat laktasi dan endhoprin. Kegiatan edukasi pijat inilah yang diangkat menjadi suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan informasi kepada ibu menyusui referensi metode pijat untuk melancarkan ASI. Sarannya para ibu menyusui dan dilaksanakan di bulan September 2021. Metode pelaksanaan dengan door to door karena situasi pandemi dengan perlindungan diri lengkap. Hasilnya 68% dari seluruh ibu menyusui dapat melakukan demonstrasi dengan baik sehingga dapat disimpulkan kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan lancar.
Edukasi Kesehatan pada Ibu Hamil tentang Persiapan Rujukan Persalinan dengan Komplikasi
Wan Anita;
Lita Nafratilova;
Santi Agustina;
Elsa Hayatun Najmi;
Julia Elna
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (681.305 KB)
|
DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.988
The birth planning program and the prevention of childbirth complications are programmed by the government, as one of the efforts to reduce maternal and infant mortality rates due to the high number of complications, especially in childbirth. This requires careful preparation that can be done by the mother and family such as preparing blood donors and so on. This community service aims to provide knowledge to pregnant women about preparing for delivery referrals when they encounter cases of childbirth complications. This community service method is carried out with lectures and discussions. The results of the activity were the results of filling out the pre-test questionnaire, where 83.7% of participants with less knowledge and 8.3% with high knowledge. The results of observations after the post test showed an increase in participants' knowledge to a high of 91.7%. The conclusion is that the education about preparation for referral for delivery with complications can be understood by the participants. It is hoped that pregnant women and their families can prepare for delivery as early as possible so that if cases of complications are found, they can be immediately referred to the referrals that have been prepared. ABSTRAK Program Perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi persalinan yang diprogramkan oleh pemerintah, sebagai salah satu upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi dikarenakan masih tingginya kasus komplikasi terutama pada persalinan. Hal ini membutuhkan persiapan yang matang yang dapat dilakukan oleh ibu dan keluarga seperti persiapan pendonor darah dan sebagainya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada ibu hamil tentang persiapan rujukan persalinan apabila menemui kasus komplikasi persalinan. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan ceramah dan diskusi. Hasil kegiatan hasil dari pengisian kuisioner pre test, dimana 83,7% peserta dengan pengetahuan kurang dan 8,3% dengan pengetahuan tinggi. Hasil pengamatan setelah dilakukan post test terjadi peningkatan pengetahuan peserta menjadi tinggi sejumlah 91,7%. Kesimpulannya bahwa penyuluhan tentang persiapan rujukan persalinan dengan komplikasi dapat dimengerti oleh peserta. Diharapkan ibu hamil dan keluarga dapat mempersiapkan persalinan sedini mungkin sehingga apabila kasus komplikasi ditemukan dapat segera dirujuk dengan rujukan yang telah dipersiapkan.
Skrining Anemia dan Pelatihan Pembuatan Susu Kedelai (Soymilk) sebagai Upaya Meningkatkan Kadar Hemoglobin pada Lansia
Rachmad Bayu Kuncara;
Nurul Qomariyah;
Dina Afrianti
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (717.872 KB)
|
DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.989
Anemia is a condition of low levels of erythrocytes in the blood which is characterized by decreased levels of hemoglobin and is most often experienced by the elderly. Soy milk is an important alternative for human nutrition and is suitable for iron fortification to reduce anemia. The purpose of this community service activity is for early detection of anemia in the elderly and nutritional fulfillment in the elderly to prevent anemia. The method used is the lecture and discussion method. The number of participants was 30 people and was held in Bangetayu Wetan Village RT 05 RW 05, Genuk District, Semarang City, Central Java Province. The results of this activity were 30 residents who were checked for hemoglobin levels with the results that 28 residents had hemoglobin levels >12 g/dl and 2 residents had hemoglobin levels <12 g/dl. In the soy milk training activity, more than 70 percent of the residents already understand the procedure for making soy milk. ABSTRAK Anemia adalah suatu keadaan rendahnya kadar eritrosit di dalam darah yang ditandai dengan menurunnya kadar hemoglobin dan paling sering dialami oleh lansia. Susu kedelai merupakan alternatif penting untuk nutrisi manusia dan cocok untuk fortifikasi zat besi untuk mengurangi anemia. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk deteksi dini adanya anemia pada lansia dan pemenuhan nutrisi pada lansia untuk mencegah anemia. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi. Jumlah peserta sebanyak 30 orang dan dilaksanakan di Desa Bangetayu Wetan RT 05 RW 05, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Hasil kegiatan ini sebanyak 30 warga yang di periksa kadar hemoglobin dengan hasil 28 warga kadar hemoglobinnya >12 gr/dl dan 2 warga kadar hemoglobinya <12 gr/dl. Pada kegiatan Pelatihan susu kedelai lebih 70 persen warga sudah memahami tata cara pembuatan susu kedelai.
Edukasi Air Kelapa Muda Bagi Kesehatan: Education on the Benefits of Young Coconut Water for Health
Sintiya Halisya Pebriani;
Lily Marleni;
Adi Saputra;
Mardiah Mardiah;
Tafdhila Tafdhila;
Lenny Astuti;
Rahmalia Afriyani;
Abdul Syafe'i
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Juli - September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1259.557 KB)
|
DOI: 10.33860/pjpm.v3i3.996
Tender coconut water is an isotonic drink that contains various kinds of minerals, vitamins, and sugars as well as essential amino acids that are very beneficial for the body. The purpose of this service activity is to provide health education about the efficacy of tender coconut water to maintain health. The method used is lecture, question and answer and discussion. The media for counseling is leaflets. The results of the activity went smoothly and were attended by 19 participants and the majority of participants understood the various benefits of tender coconut water for health. It was concluded that most of the participants knew the various benefits of tender coconut water in order to maintain and improve optimal health. ABSTRAK Air kelapa muda merupakan minuman isotonik yang mengandung berbagai macam mineral, vitamin, dan gula serta asam amino sesensial yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan mengenai khasiat air kelapa muda untuk menjaga kesehatan. Metode yang digunakan yaitu dengan ceramah, tanya jawab dan diskusi. Media penyuluhan yaitu dengan leaflet. Hasil kegiatan berjalan dengan lancar dan dihadiri sebanyak 19 perserta dan mayoritas peserta memahami berbagai manfaat air kelapa muda bagi kesehatan. Disimpulkan Sebagian besar perserta mengetahui berbagai manfaat air kelapa muda guna menjaga dan meningkatkan kesehatan secara optimal.