cover
Contact Name
Nita Yunianti Ratnasari
Contact Email
jurnal.keperawatangsh@gmail.com
Phone
+6281326263300
Journal Mail Official
jurnal.keperawatangsh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Pelajar No. 01 Giriwono Wonogiri 57613 Jawa Tengah
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan GSH
ISSN : 20882734     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal KEPERAWATAN GSH memiliki tujuan untuk mempublikasikan artikel hasil penelitian pada masalah kesehatan dan keperawatan.
Articles 198 Documents
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN FREKUENSI SAKIT PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GIRISUBO DAN DI PUSKESMAS GIRISUBO GUNUNGKIDUL Celent, Novia; J., Tutik Astuti; U, Nugrahaningtyas W
Jurnal AKPER GSH Vol 6, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP NILAI UJIAN NASIONAL SISWA SDN MARGOMULYO III BOJONEGORO Noviyanti, Retno Dewi
Jurnal AKPER GSH Vol 5, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Status gizi mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan anak, salah satunya kemampuan intelektual yang akan berdampak pada prestasi belajar di sekolah. Kurang gizi berhubungan erat dengan pencapaian akademik anak sekolah yang semakin rendah.Jenis penelitian ini adalah Cross-sectional. Penelitian dilakukan di SDN Margomulyo III Bojonegoro. Pada siswa kelas 6 sebanyak 32 anak yang akan menempuh Ujian Nasional tahun 2015. Analisis data menggunakan uji Pearson Product Moment. Uji ini digunakan untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap nilai Ujian Nasional siswa SDN Margomulyo III Bojonegoro.  Rata-rata status gizi siswa berdasarkan IMT/U adalah -0,36 ± 1,36 dengan kategori kurus sebesar 12,5%, kategori normal sebesar 71,9%, kategori gemuk sebesar 12,5% dan kategori obesitas sebesar 3,1%. Nilai rata-rata Ujian Nasional siswa adalah 85,81 ± 9,71 dengan kategori kurang sebanyak 9,4% dan kategori baik sebanyak 90,6%. Hasil uji Pearson Product Moment diperoleh nilai p=0,643.Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan status gizi terhadap nilai ujian nasional siswa SDN Margomulyo III Bojonegoro. Kata Kunci    : status gizi, nilai Ujian Nasional, anak sekolah dasar.
PENGARUH GAYA HIDUP DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI PANTI WREDHA WONOGIRI Purwandari, Kristiana Puji; Handono, Nugroho Priyo
Jurnal AKPER GSH Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A healthy lifestyle describes daily behavior patterns that lead to efforts to maintain a positive physical, mental, social condition. A healthy lifestyle includes sleeping, eating, weight control, not smoking, or drinking alcohol, exercising regularly and being skilled in managing stress experienced by Lisnawati (2006). This study aims to analyze the effect of lifestyle (physical activity, nutrition / diet, sleep rest, behavior) on the health status of the elderly at the Wredha Wonogiri Home. The method used in this research is descriptive research method conducted at the Wredha Wonogiri Home. Descriptive research design, namely research conducted to present a complete description of data and picture of the lifestyle of the elderly using a questionnaire. This study used a survey method approach, namely to collect extensive and large factual data. In this study, the data collection tool was a questionnaire. This questionnaire is defined as a well-structured list of questions, where respondents only need to provide answers or provide certain signs. The results of statistical data processing show that 14 respondents (100%) have a good quality of life. The lifestyle of the elderly at the Wredha Home is classified as good because it is found that a high percentage indicates that the elderly with good physical activity, good diet / nutrition, good resting patterns, and good behavior so that they have a good quality of life as well. This fairly good physical activity shows that the elderly take walks outside the home, light exercise, perform worship, sweep, mop, wash dishes, wash clothes, sunbathe, and breathe fresh air. For diet or nutrition, the elderly at the Wredha Home receive nutritious and balanced food intake. By eating fruits, drinking 8 glasses of water, drinking tea and drinking milk. Fulfillment of the need for sleep rest for the elderly in Wredha orphanage shows a high percentage of the need for sleep rest both during the day and at night. The elderly also have time such as recreation by watching television and reading newspapers or books. The behavior of the elderly, such as praying, surrendering, fasting on certain days shows a high percentage so that it provides a sense of security, reduces anxiety and loneliness felt by the elderly.
TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DAN LAYANAN AKADEMIK DI AKPER GIRI SATRIA HUSADA WONOGIRI Handayani, Sri
Jurnal AKPER GSH Vol 9, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran dan layanan akademik. Penelitian dilaksanakan pada akhir semester ganjil di Akper Giri Satria Husada Wonogiri pada tahun 2019. Responden sebanyak 117 orang. Data kepuasan mahasiswa dikumpulkan dengan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  rata-rata tingkat kepuasan mahasiswa terhadap rencana proses pembelajaran sebesar 4.25 dengan kategori puas, rata-rata tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelaksanaan proses pembelajaran sebesar 4.17 dengan kategori puas, rata-rata tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kinerja dosen dalam kegiatan praktikum sebesar 4.18 dengan kategori puas, rata-rata tingkat kepuasan mahasiswa terhadap suasana akademik sebesar 4.19 dengan kategori puas, rata – rata tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan kemahasiswaan sebesar 4.16 dengan kategori puas, rata – rata tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan keuangan akademik sebesar 4.10 dengan kategori puas dan rata – rata tingkat kepuasan mahasiswa terhadap sarana dan prasarana sebesar 4.12 dengan kategori puas.
Hubungan Tingkat Kepatuhan Diet terhadap Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus di Kelurahan Bulusulur Wahyu Nugroho, Yohanes; Handono, Nugroho Priyo
Jurnal AKPER GSH Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH RENDAM AIR HANGAT DI KAKI UNTUK MENCEGAH TERJADINYA ULKUS PADA PENDERITA DIABTES MELLITUS DI DUSUN KEDUNGRINGIN DESA GIRIPURWA WONOGIRI. Nugroho, Yohanes Wahyu
Jurnal AKPER GSH Vol 9, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The prevalence of DM in Indonesia occupies the fourth position and continues to increase every year. The uncontrolled of blood sugar condition causes metabolic and vascular complications, one of the complications occured is diabetic foot which is caused by the inadequate peripheral circulation. The examination of Ankle Brachial Index (ABI) is an examination that can be used to assess the adequacy of peripheral circulation. According to the research, warm footbaths can increase the peripheral vascularization, which is expected to have an impact on the decrease of the ABI value. The aim of this research is to determine the effect of warm footbaths decrease the value of ABI. The study design used was quasy- experimetal by using the draft of pre-test post-test control group design. The populations of DM patient were in the village of Mayangan, the total sample of them were 20 respondents. The sampling tehnique used was simple random sampling. Statistical analysis used was paired t-test and independent t-test, with the significance of p <0.05 which means that H0 is rejected. The statistical test result of treatment group showed that there was an effect of ABI value before and after the soaking with the value of p = 0.000, while the result of statistical test between control group and treatment group showed the value of p = 0.005, it means that there is a different value of ABI between control group and treatment group. The conclusion of this study is the warm footbaths effects on the decrease of ABI value in patients with DM. Objective : To find out the effectiveness of soaking warm water in the feet to prevent ulcers in people with diabetes mellitus in the hamlet of Kedungringin, Giripurwa village, Wonogiri. The research design used a Quasy-experimental design with a pre-test post-test control group design. The number of samples is 10 respondents. Tehnink sampling using simple random sampling. Statistical analysis used paired t-test and independent t-test, with a significance of p <0.05, meaning that H0 was rejected.Keywords : Diabetus Mellitus, Ulcers, Warm Water Foot Soak Therapy.
Gambaran Dukungan Keluarga Terhadap Anak Usia Sekolah Dasar Di Desa Genuk Kecamatan Wuryantoro Indriastuti, Dwi; Nurtanti, Susana
Jurnal AKPER GSH Vol 2, No 1 (2012): Januari 2012
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya dukungan keluarga bagi anak usia sekolah dasar karena dengan adanya dukungan keluarga anak-anak bisa mengontrol perilakunya. Dari 200 anak telantar yang diteliti di Surabaya, diketahui hanya 3,5% responden yang mengaku tidak pernah diperlakukan salah oleh kedua orang tuanya atau keluarganya. Hampir semua anak telantar mengaku pernah menjadi objek tindak kekerasan dalam keluarga (96,5%), dan bahkan 61% di antaranya mengaku sering diperlakukan kasar. Ke-200 anak telantar tersebut, 70% mengaku sering menjadi korban pemukulan di rumah, 66% mengaku dimaki secara kasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan keluarga terhadap anak usia sekolah dasar. Desain penelitian ini adalah Descriptive , jumlah sampel 90 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan hasil olah data statistik bahwa distribusi frekuensi dukungan keluarga dengan nilai baik sebesar 63(70.0%). Rekomendasi hasil penelitian ini adalah hubungan dukungan keluarga terhadap konsep diri pada anak remaja di Desa Genuk Kecamatan Wuryantoro.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN BUBUK BIJI PEPAYA ( CARICA PAPAYA ) KERING SEBAGAI ANTIHELMINTIK ALAMIAH PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Ambarwati, Retno; ., Marni
Jurnal AKPER GSH Vol 5, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang.Penyakit cacingan adalah penyakit yang umum diderita oleh manusia. Sekitar 60 persen orang Indonesia mengalami infeksi cacing. Kelompok umur terbanyak adalah pada usia 5-14 tahun. Angka prevalensi 60 persen itu, 21 persen di antaranya menyerang anak usia SD dan rata-rata kandungan cacing per orang enam ekor. Selain dengan obat kimia , ada cara tradisional yang aman untuk memberantas cacingan , yaitu dengan pemberian biji pepaya (Carica papaya L.) yang telah dikeringkan dan ditumbuk halus. Cara ini dapat dipilih karena selain mudah membuatnya, bahan bakunya juga selalu tersedia.Tujuan Penelitan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas bubuk biji pepaya kering sebagai Antihelmintik alamiah pada anak usia sekolah dasar usia 6 – 12 tahun, yaitu apakah bubuk biji pepaya kering dapat membunuh cacing dan telur cacing yang hidup di usus anak atau tidak.Metode Penelitian.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan desain penelitian kuasi eksperimentaldan sampel diambil secara random sampel . Teknik pengumpulan data melalui: 1) observasi ,2)pemeriksaan laboratorium feces, 3) Studi dokumentasi. Penelitian diawali dengan pemeriksaan laboratorium feses terhadap seluruh siswa SD Keloran I dan Keloran 3, desa Keloran, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wongiri. Sampel penelitian adalah semua anak yang hasil pemeriksaan fesesnya positif mengandung telur cacing . Selanjutnya sampel diberikan bubuk biji pepaya kering sesuai dengan dosis yang telah ditentukan. Pemeriksaan laboratorium terhadap feses responden dilakukan sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan selesai.Hasil Penelitian. Anak yang fesesnya positif mengandung telur Ascaris Lumbricoides  terbanyak yaitu umur 6 – 7 th 6 0rang ( 60 % ), Jenis kelamin terbanyak adalah Perempuan 7 orang ( 70 % ), kelas 1 SD 6 orang ( 60 % ), minum bubuk biji pepaya selama 7 hari sebanyak 6 orang (60 % ). Hasil pemeriksaan feses setelah perlakuan 80 % tidak ditemukan telur cacing dan 20 % ditemukan telur cacing Ascaris Lumbricoides.Hasil akhir penelitian diketahuai bahwa nilai rerata kelompok pre-test sebesar 6,50 dan pos-test sebesar 14,50 dengan Zhitung sebesar -3,559 (pvalue = 0,000 < 0,05), maka ada perbedaan efektifitas pemberian bubuk biji pepaya (carica papaya) kering sebagai antihelmintik alamiah pada anak usia Sekolah Dasar. Kata kunci : biji pepaya(carica papaya) kering, cacingan,Antihelmintik
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KEPUTIHAN DITINJAU DARI KEBIASAAN VULVA HYGIENE PADA IBU PETANI DI DESA NGANCAR KECAMATAN GIRIWOYO KABUPATEN WONOGIRI Trisnowati, Tatik; Solikah, Siti Nur
Jurnal AKPER GSH Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background In Ngancar Village, Giriwoyo has a population of different ages, levels of education, and different economic and occupational status. Ngancar Village, Giriwoyo is divided into 8 (eight) dukuh. When conducted preliminary study with question and answer between researchers with mothers of farmers of 50 mothers, 20 of them experienced abnormal vaginal discharge and never did the treatment of his feminine area.The purpose To know factors which influence deceived events from hygiene vulva habits on farmers 'mothers in ngancar village giriwoyo district, Wonogiri district.The subjects The population of farming mothers in Ngancar village, Giriwoyo is 200 people. Sampling technique used in this research is Purposive Sampling and sample of 50 farmer mothers.Methods This research type of descriptive research with design that used for this research is cross sectional that is research conducted one time observation only. Population in this research is all farmer mother in Ngancar village, Giriwoyo. It was found that most of respondent factor factors influencing vulva hygiene with incidence of leucorrhea at the mother of farmer in village ngancar have bigger influence to the respondent earning <Rp 500.000 per month counted 30 person or 60%, while the respondent earning <Rp 500.000 and ≥ Rp 1,000 As many as 5 people or 10%. Based on age level most respondents aged 46 - 50 years are 35 or 70%, while respondents aged <45 years as many as 5 people or 10%, while respondents aged> 51 years as many as 10 people or 20%. Based on education 60% or 30 people with elementary education, 15 people or 30% of junior high school, 5 people or 10% high school and based on 40% knowledge level.The conclusion It can be concluded that factors affecting the vulva hygiene with the incidence of leucorrhea in the mother of farmers in Ngancar, Giriwoyo, Wonogiri regency in 2017 ie economic factors per month <Rp 500,000 of 60%., Age factor at the age of 46-50 years of 70%, Factor education in elementary education by 60%. Knowledge factor at knowledge level is big enough 40%.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU DENGAN ANAK BALITA TENTANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI KELURAHAN BULAKREJO KABUPATEN SUKOHARJO Trisnowati, Tatik; Lestari, Sri
Jurnal AKPER GSH Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Akademi Keperawatan Giri Satria Husada Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.Penulis melakukan studi pendahuluan dibuktikan dengan dokumentasi  kepada lima ibu-ibu balita, tiga dari ibu  mengatakan bahwa anaknya tidak perlu dimasukkan ke pendidikan anak usia dini karena masih terlalu kecil, dua orang ibu mengatakan bahwa anaknya disekolahkan PAUD anaknya menjadi lebih mudah bergaul dengan teman sebayanya.Jumlah keseluruhan populasi 56 orang dan jumlah keseluruhan sampel yang akan diambil adalah 24 ibu dengan anak balita di PAUD dan 21 ibu dengan anak balita diposyandu. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif  desain survei, dengan pendekatan waktu cross sectional yaitu penelitian yang dilakukan satu kali pengamatan saja.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran pengetahuan ibu dengan anak Balita tentang Pendidikan Anak Usia Dini di Desa Bulakrejo Kabupaten Sukoharjo yaitu : 1. Berpengetahuan baik sebesar 22 %. 2. Berpengetahuan cukup sebesar 62 %. 3. Berpengetahuan kurang sebesar 16 %.  Kata  Kunci : PAUD, Ibu Balita, Pengetahuan 

Page 10 of 20 | Total Record : 198