cover
Contact Name
Sigit Adinugroho
Contact Email
bpj.filkom@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
bpj.filkom@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi (JUST-SI)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 27469255     EISSN : 27468763     DOI : http://doi.org/10.25126/justsi.v1i2.12
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi (JUST-SI) diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya mulai Juli 2020. JUST-SI menerima naskah berupa hasil riset empiris, tutorial, notulen, dan opini yang berhubungan dengan Sistem Informasi. Ruang lingkup JUST-SI dapat dibagi menjadi tiga cakupan secara umum : 1. Sistem Informasi secara umum. 2. Pendidikan di Sistem Informasi. 3. Integrasi pada Sistem Informasi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2025): Agustus" : 5 Documents clear
Analisis Pengaruh Chatgpt Terhadap Productivity Dan Job Engagement Programmer Setiawan, Edy; Tyroni Mursityo, Yusi; Sartika Eris Maghfiroh, Intan
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 6 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/txvbkh55

Abstract

Perkembangan pesat dalam bidang pengembangan perangkat lunak, didorong oleh kemajuan seperti komputasi awan, kecerdasan buatan, dan keamanan siber, menetapkan standar yang lebih tinggi dan tantangan yang lebih kompleks bagi pengembang perangkat lunak. Teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT telah populer dalam menyelesaikan berbagai masalah, dari medis hingga linguistik. Dengan kemampuan ChatGPT menjawab pertanyaan kompleks dengan diberikan konteks tertentu, penelitian tentang penggunaan ChatGPT dalam pengembangan perangkat lunak menjadi sangat menarik, mengingat kelebihan dan kekurangannya. ChatGPT perlu diteliti lebih lanjut agar pemahaman mengenai bidang kecerdasan buatan yang sedang berkembang pesat ini dapat diperoleh secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna dan menguji dampak kepuasan tersebut terhadap produktivitas dan keterlibatan kerja. Penelitian menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kepuasan dan bagaimana kepuasan tersebut berpengaruh terhadap produktivitas dan keterlibatan kerja. Faktor kepuasan yang dianalisis terdiri dari ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, kenikmatan yang dirasakan, kepercayaan terhadap privasi, kehadiran sosial, antropomorfisme, dan kecerdasan sistem. Peneliti menemukan bahwa faktor-faktor seperti ekspektasi kinerja, kehadiran sosial, dan antropomorfisme berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna berdasarkan 205 responden. Selain itu, kepuasan juga memiliki kaitan yang erat dengan tingkat produktivitas dan keterlibatan kerja. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa karakteristik ChatGPT mempengaruhi kepuasan pengguna melalui beberapa faktor, yaitu ekspektasi usaha dengan koefisien 0,504, kehadiran sosial dengan koefisien 0,349, dan antropomorfisme dengan koefisien 0,302. Selain itu, kepuasan juga terbukti memiliki pengaruh terhadap produktivitas dengan koefisien 0,988 serta keterlibatan kerja dengan koefisien 0,901. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami cara optimal mengimplementasikan teknologi kecerdasan buatan agar memberikan manfaat maksimal dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna.   Abstract Rapid developments in the field of software engineering, driven by advancements such as cloud computing, artificial intelligence, and cybersecurity, are setting higher standards and more complex challenges for software engineers. Artificial intelligence technologies such as ChatGPT have been popular in solving a variety of problems, ranging from medical to linguistic. With ChatGPT’s ability to answer complex questions given a certain context, research on the use of ChatGPT in software engineering becomes very interesting, given its advantages and disadvantages. To understand this rapidly growing field, ChatGPT needs to be researched further. This study aims to explore the factors that influence satisfaction and examine the impact of satisfaction on productivity and job engagement. The research uses Structural Equation Modelling (SEM) to analyze the factors that influence satisfaction and how satisfaction affects productivity and work engagement. The satisfaction factors analyzed consisted of performance expectancy, effort expectancy, perceived enjoyment, trust in privacy, perceived social presence, anthropomorphism, and perceived intelligence. Based on 205 respondents, it was found that factors such as performance expectancy, perceived social presence, and anthropomorphism have a significant effect on satisfaction. In addition, satisfaction is also found to corelate to productivity and job engagement. This study found that ChatGPT characteristics affect user satisfaction through several factors, namely effort expectation with a coefficient of 0.504, social presence with a coefficient of 0.349, and anthropomorphism with a coefficient of 0.302. In addition, satisfaction was also shown to have an influence on productivity with a coefficient of 0.988 and work engagement with a coefficient of 0.901. This research contributes to understanding the optimal way to implement artificial intelligence technology to provide maximum benefits and understanding the factors that affect user satisfaction more deeply.  
Evaluasi Performa Dan Pengalaman Pengguna Situs Website Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya Menggunakan Google Lighthouse Dan User Experience Questionnaire Qiindil, Audry; Aknuranda, Ismiarta; Fauzi, M. Ali
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 6 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/xqypzz83

Abstract

Situs web menjadi salah satu sarana dalam penyebaran informasi ke masyarakat. Universitas Brawijaya (UB) menggunakan situs web dalam setiap fakultasnya untuk menyampaikan berbagai informasi kepada dosen dan mahasiswa. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas akses informasi dan keterbukaan, UB melakukan penilaian terhadap situs web tingkat fakultas menggunakan Google Lighthouse. Penelitian ini akan menggunakan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UB sebagai kasus studi. Fakultas ini dipilih karena meraih peringkat tertinggi di ULIN Awards di antara fakultas lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan apakah ada perbedaan yang signifikan terhadap penilaian performa single page dan multiple pages menggunakan Google Lighthouse serta menilai dari perspektif pengalaman pengguna menggunakan UEQ. Hasil penelitian ini nantinya akan digabungkan dengan temuan dari penelitian serupa pada FILKOM dan FPIK untuk mengidentifikasi pola performa situs web di seluruh fakultas di UB. Pengujian performa dilakukan sebanyak 5 kali dalam 5 hari. Kemudian, pengukuran pengalaman pengguna dilakukan dengan menggunakan 53 data responden. Berdasarkan hasil analisis data, pengujian performa single page menghasilkan skor rata-rata 66 sedangkan pengujian multiple pages menghasilkan skor rata-rata 56, keduanya dikategorikan ke dalam perlu perbaikan. Hasil pengujian uji hipotesis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara pengujian performa pada single page dan multiple pages. HasIl pengukuran UEQ menunjukkan nilai positif pada skala attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, dan stimulation. Sementara itu, skala novelty mendapatkan nilai normal.   Abstract Websites are one of the means of disseminating information to the public.  Brawijaya University (UB) uses websites in each faculty to convey various information to lecturers and students. As part of efforts to improve the quality of information access and openness, UB evaluates faculty level websites using Google Lighthouse. This research used the Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) as a case study, selected due to its top ranking in the ULIN Awards among all faculties. This research aims to analyze whether there is a significant difference in evaluating the performance of single page and multiple pages using Google Lighthouse and assessing it from the user experience perspective using UEQ. The results of this study will be combined with findings from similar studies conducted on FILKOM and FPIK to identify patterns in website performance across faculties at UB. Performance testing was carried out 5 times in 5 days. The user experience measurements were carried out using 53 respondent data. Based on the results of data analysis, the single page performance test produced a score of 66 while the multiple pages test produced a score of 56, both were categorized as requiring improvement. The results of the hypothesis test confirmed a significant difference between performance testing on single page and multiple pages. The UEQ measurement results show positive values ​​on the scale of attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, and stimulation. Meanwhile, the novelty scale received normal value status.
Analisis Penerimaan Rekam Medis Elektronik (RME) Pada Klinik Pratama Menggunakan Technology Acceptance Model Putri, Rifda; Putri, Suprapto; Chandra Saputra, Mochamad
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 6 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/ctytym87

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia telah mendorong transformasi di berbagai sektor, termasuk kesehatan. Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 24 Tahun 2022, seluruh fasilitas kesehatan diwajibkan menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME). Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, pelatihan sumber daya manusia, dan penerimaan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan pengguna terhadap RME di klinik pratama menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM), dengan fokus pada pengaruh Kondisi yang Memfasilitasi (KM) terhadap Persepsi Kemanfaatan (PK) dan Persepsi Kemudahan Penggunaan (PKP). Selain itu, penelitian ini juga menganalisis pengaruh Persepsi Kemanfaatan terhadap Sikap Menggunakan (SM), serta dampaknya terhadap niat untuk menggunakan RME. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan teknik total sampling terhadap 26 pengguna RME di Klinik UB. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji regresi linier, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap menggunakan RME memiliki pengaruh signifikan terhadap penggunaannya. Sikap ini dipengaruhi oleh persepsi kemanfaatan, tetapi tidak oleh persepsi kemudahan penggunaan. Selain itu, kondisi yang memfasilitasi memengaruhi persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan, namun pengaruh sosial tidak menunjukkan dampak signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi implementasi RME di klinik pratama. Dukungan infrastruktur dan pelatihan yang berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan penerimaan dan efektivitas penggunaan RME, sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan.   Abstract The development of Information and Communication Technology (ICT) in Indonesia has driven transformation across various sectors, including healthcare. In accordance with the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation No. 24 of 2022, all healthcare facilities are required to implement Electronic Medical Records (EMR). However, the implementation of EMR continues to face challenges, such as limited infrastructure, lack of human resource training, and user acceptance. This study aims to analyze the factors influencing user acceptance of EMR in primary clinics using the Technology Acceptance Model (TAM) framework. The study focuses on the impact of Facilitating Conditions (FC) on Perceived Usefulness (PU) and Perceived Ease of Use (PEOU), as well as the effect of PU on Attitude Toward Use (ATU) and its subsequent influence on the intention to use EMR. This research employs a descriptive quantitative approach. Data were collected using questionnaires through a total sampling technique involving 26 EMR users at Klinik UB. Data analysis was conducted using descriptive statistics, linear regression, and coefficient of determination tests. The results reveal that ATU significantly influences EMR usage, with ATU being affected by PU but not by PEOU. Additionally, FC significantly impacts both PU and PEOU, while Social Influence (SI) does not show significant effects. This study contributes to the development of EMR implementation strategies in primary clinics by emphasizing the importance of adequate infrastructure and continuous training to enhance EMR acceptance and usage effectiveness, ultimately improving the efficiency and quality of healthcare services.  
Simulasi Sistem Antrian Pada Kedai Kita Menggunakan Software Promodel Azzahra, Anisa; Kurnia, Iin; Fauziah, Eva
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 6 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/0z18fw72

Abstract

Kedai Kita merupakan usaha kuliner kecil yang saat ini sedang menghadapi tantangan dalam mengelola antrian pelanggan yang semakin panjang seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung, terutama pada jam-jam sibuk. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis sistem antrian di Kedai Kita menggunakan software Promodel, guna mengidentifikasi titik-titik kemacetan dan memberikan solusi untuk mengurangi waktu tunggu serta meningkatkan efisiensi operasional. Metode yang diterapkan meliputi perancangan model sistem pelayanan yang melibatkan 8 pelanggan, 2 kasir, dan 2 pelayan, sehingga dapat mensimulasikan alur antrian dengan akurat. Hasil simulasi menunjukkan bahwa lokasi tunggu berfungsi sebagai bottleneck utama, dengan pemanfaatan kapasitas mencapai 100% dan rata-rata waktu tunggu pelanggan selama 32,36 menit. Meskipun proses pemesanan oleh kasir menunjukkan efisiensi tinggi dengan tingkat pemanfaatan 98,38%, hal ini justru berkontribusi pada penumpukan pelanggan di lokasi tunggu. Berdasarkan hasil penelitian ini, perlu dilakukan optimalisasi sistem antrian yang dapat dilakukan dengan meningkatkan kapasitas ruang tunggu dan meningkatkan proses pelayanan.   Abstract Kedai Kita is one of the small culinary businesses that is currently facing the challenge of managing customer queues which are getting longer along with the increasing number of visitors, especially during peak hours. This research aims to analyze the queuing system at Kedai Kita using Promodel software, identify points of congestion and provide solutions to reduce waiting times and increase operational efficiency. The method applied includes designing a service system model involving 8 customers, 2 cashiers and 2 waiters, so that it can simulate queue flow accurately. The simulation results show that the waiting location functions as the main bottleneck, with capacity utilization reaching 100% and an average customer waiting time of 32.36 minutes. Even though the ordering process through the cashier shows high efficiency with a utilization rate of 98.38%, this actually contributes to the backlog of customers at waiting locations. Based on the research results, it is necessary to optimize the queuing system which can be done by increasing the capacity of the waiting room and improving the service process.
Analisis Perbandingan Pengalaman Pengguna Aplikasi Shopee Dan Blibli Menggunakan Kuesioner Mecue Shafira Putri Darmawan, Jasmine
Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Edukasi Sistem Informasi Vol 6 No 1 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/gafbf803

Abstract

Tren belanja online mengalami peningkatan yang sangat pesat, e-commerce telah berkembang secara signifikan, sehingga membuat perkembangan e-commerce di Indonesia juga semakin pesat. Berbagai platform e-commerce hadir dan bersaing untuk menarik perhatian konsumen, termasuk Shopee dan Blibli. Pengalaman pengguna yang baik menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan transaksi sekaligus mendorong pengguna melakukan pembelian ulang. Namun, berdasarkan identifikasi masalah, ditemukan perbedaan yang signifikan antara jumlah pengunjung dan penilaian pengguna terhadap aplikasi Shopee dan Blibli. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pengalaman pengguna yang ditawarkan oleh masing-masing platform. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kualitas user experience antara aplikasi Shopee dan Blibli dengan menggunakan metode kuesioner meCUE. Metode meCUE bersifat fleksibel, sehingga dapat diadaptasi dan tervalidasi untuk mengukur user experience berbagai sistem interaktif. Penelitian diawali dengan uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan kelayakan kuesioner meCUE versi Bahasa Indonesia dalam konteks e-commerce. Selanjutnya, kuesioner disebarkan kepada 100 responden pengguna Shopee dan Blibli. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan perhitungan meCUE untuk menghasilkan nilai rata-rata setiap indikator. Selain itu, penelitian ini melibatkan wawancara untuk mendukung dan memperdalam penjelasan temuan yang diperoleh dari hasil kuesioner meCUE. Hasil kuesioner meCUE mengindikasi bahwa Shopee memiliki skor lebih baik dibandingkan Blibli pada semua indikator meCUE yang diukur. Uji paired-samples t-test mengkonfirmasi adanya perbedaan nilai rata-rata yang signifikan antara aplikasi Shopee dan Blibli pada delapan indikator, yaitu usefulness, usability, status, commitment, positive emotions, intention to use, product loyalty, dan overall evaluation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Shopee memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dibandingkan Blibli.   Abstract The rapid growth of online shopping has led to a significant expansion of e-commerce, driving substantial development in Indonesia's e-commerce sector. Numerous e-commerce platforms compete to attract consumers, including Shopee and Blibli. A positive user experience is crucial to ensuring successful transactions and encouraging repeat purchases. However, based on identified issues, significant differences were found in visitor numbers and user ratings between Shopee and Blibli. This raises questions about the quality of user experience offered by each platform. This study aims to compare the quality of user experience between Shopee and Blibli using the meCUE questionnaire method. The meCUE method is flexible, allowing it to be adapted and validated to measure user experience across various interactive systems. The study began with validity and reliability testing to ensure the feasibility of the Indonesian version of the meCUE questionnaire within the e-commerce context. Subsequently, the questionnaire was distributed to 100 respondents who are users of Shopee and Blibli. The collected data was analyzed using meCUE calculations to produce average scores for each indicator. Additionally, interviews were conducted to support and deepen the explanation of findings obtained from the meCUE questionnaire. The results indicate that Shopee scored better than Blibli on all measured meCUE indicators. The paired-samples t-test confirmed significant differences in mean scores between Shopee and Blibli across eight indicators: usefulness, usability, status, commitment, positive emotions, intention to use, product loyalty, and overall evaluation. This study concludes that Shopee provides a better user experience than Blibli.

Page 1 of 1 | Total Record : 5