cover
Contact Name
M. Marizal
Contact Email
psikobuletin@uin-suska.ac.id
Phone
+6285271563331
Journal Mail Official
psikobuletin@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. H.R. Soebrantas Km. 15.5 No. 155 Gedung Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Kel. Tuahmadani Kec. Tampan Pekanbaru - Riau 28293.
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
ISSN : -     EISSN : 27208958     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/pib.v1i1.8174
Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi merupakan buletin ilmiah online yang mempublikasikan naskah empirik dan non empirik. Naskah emprik meliputi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat berbasis riset dalam bidang psikologi. Sedangkan naskah non empirik meliputi review teoritis dan pemikiran ilmiah dalam bidang psikologi. Naskah yang diterbitkan pada psikobuletin meliputi hasil karya di bidang Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Sosial, Psikologi Klinis, Psikologi Islam dan Psikometri
Articles 163 Documents
Makna Kerja, Dukungan Keluarga, dan Dukungan Organisasi dalam Menjelaskan Kebahagiaan Dosen Perempuan: Pendekatan Subjective dan Psychological Well-Being Ali Mubarak; Anissa Lestari Kardiyono; Efi Fitriana
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 7, No 2 (2026): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/pib.v7i2.39427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kebahagiaan dosen perempuan melalui integrasi pendekatan subjective well-being (SWB) dan psychological well-being (PWB), dengan menelaah peran makna kerja, persepsi terhadap dukungan keluarga, dan persepsi terhadap dukungan organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan desain explanatory sequential. Subjek penelitian adalah 51 dosen perempuan yang aktif bekerja pada perguruan tinggi swasta berbasis agama di Jawa Barat. Mayoritas responden berusia 30–39 tahun (47,06%), telah menikah (88,24%), dan memiliki anak (94,12%). Data kuantitatif dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui pertanyaan terbuka. Analisis kuantitatif dilakukan secara deskriptif, sementara data kualitatif dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan dosen perempuan cenderung tinggi, terutama pada aspek kepuasan kerja dan makna pekerjaan. Sebanyak 78,43% responden menyatakan puas terhadap pekerjaannya, sedangkan 98,04% memaknai pekerjaan sebagai sesuatu yang bermakna. Dukungan keluarga muncul sebagai faktor paling konsisten dalam menopang kebahagiaan, sementara dukungan organisasi berperan lebih situasional. Temuan kualitatif menunjukkan lima tema utama, yaitu kebahagiaan sebagai makna hidup, keseimbangan peran, relasi keluarga, pencapaian diri, dan kontribusi sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa kebahagiaan dosen perempuan tidak hanya ditentukan oleh rasa puas, tetapi juga oleh kebermaknaan hidup, relasi sosial, dan konteks kerja yang mendukung.
Work autonomy and happiness at work: A Study on Online Motorcycle Taxi Drivers in Yogyakarta Sowanya Ardi Prahara; Patmawaty Taibe; Kezia Chrisanita Pangestu; Dimas Adi Wijaya; Davina Aulia
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 7, No 2 (2026): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/pib.v7i2.38549

Abstract

The development of technology and digital economy has changed the world of work, including online transportation. As part of the gig economy, online ojek drivers have more flexible work than conventional workers. Work autonomy, i.e. control over time, methods, and work environment, plays an important role in psychological well-being and work happiness. The research subjects consisted of 206 online drivers selected using purposive sampling. The criteria for participants were have worked as online drivers for at least three months and to possess an active online ride-hailing account. The measurement instruments used were the Work Autonomy Scale and the Workplace Happiness Scale. Data were analyzed using Spearman’s rho correlation, independent samples t-test, and one-way ANOVA. The results indicated a significant positive relationship between work autonomy and workplace happiness. These findings highlight the importance of work autonomy in enhancing workplace happiness among online drivers. Additional analyses revealed no significant differences in workplace happiness based on demographic factors such as gender, age, place of origin, ride-hailing company, or length of employment. However, a significant difference was found in workplace happiness based on the level of education. These findings provide valuable insights for developing interventions aimed at increasing workplace happiness among online drivers by enhancing work autonomy.
Modifikasi dan Validitas Adaptive Performance Scale (APS) Pegawai Gen Z Anggun Triyoga; Farida Harahab
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 7, No 2 (2026): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/pib.v7i2.39390

Abstract

Adaptive performance merupakan kemampuan individu dalam mengubah perilaku guna memenuhi tuntutan lingkungan yang baru. Di tengah dominasi angkatan kerja global Gene Z, belum terdapat instrumen adaptive performance yang secara spesifik divalidasi untuk memotret karakteristik generasi tersebut, sehingga memunculkan kesenjangan literatur. Penelitian ini bertujuan mengkaji kelayakan psikometrik dari modifikasi skala adaptive performance agar relevan dengan konteks pegawai Gen Z. Pendekatan ilmiah dilakukan melalui lima tahapan sistematis: (1) pemilihan atribut psikologis alat ukur, (2) penyusunan spesifikasi alat ukur, (3) penyusunan draft alat ukur, (4) review butir, (5) uji coba lapangan dan validitas-reliabilitas. Berdasarkan pengujian terhadap 121 partisipan, hasil penelitian mengonfirmasi bahwa instrumen ini sangat valid dan reliabel. Validitas isi menunjukkan tingkat kesepakatan pakar yang sangat tinggi terhadap relevansi butir. Selain itu, pengujian validitas konstruk melalui analisis faktor konfirmatori membuktikan bahwa struktur lima dimensi pada alat ukur ini memiliki tingkat kecocokan model empiris yang sangat baik. Seluruh dimensi juga menunjukkan tingkat konsistensi internal dan reliabilitas komposit yang memuaskan. Sebagai kesimpulan, modifikasi instrumen kinerja adaptif ini terbukti layak dan kokoh secara psikometrik. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan manajemen SDM, yakni menyediakan instrumen evaluasi yang akurat. Dengan alat ukur ini, organisasi dapat memetakan dan menstimulasi potensi adaptabilitas karyawan muda agar lebih siap dalam menghadapi tantangan era disrupsi.