cover
Contact Name
Arimurti Kriswibowo
Contact Email
arimurti.adne@upnjatim.ac.id
Phone
+6287838404858
Journal Mail Official
paj@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Gedung Giri Adi Krita FISIP UPN Veteran Jawa TImur Jalan Raya Rungkut Madya, Gununganyar
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Public Administration Journal of Research
ISSN : -     EISSN : 26859866     DOI : https://doi.org/10.33005/paj.v2i4
Core Subject : Social,
Public Administration Journal of Research presents findings of researches and articles in Public Administration scope. The editor invites academician and practitioner’s writing to be published in this journal with the study focusing includes but not limited to Public Policy, Public Management, Local Autonomy Policy, Public Service, Gender Perspective in Public Sector, E-Government, Urban Rural Development Policy, Strategic Management, Public Sector Corporation Management, State Administration Law, Bureaucracy and Public Governance
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2020): Public Administration Journal of Research" : 9 Documents clear
MODEL MANAJEMEN BENCANA GUNUNG MELETUS DI GUNUNG KELUD Dema Prayuda Saputra; Rivaldhi Muhammad Alfaritdzi; Arimurti Kriswibowo
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 2 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/paj.v2i2.41

Abstract

Bencana merupakan suatu kejadian yang marak terjadi di Negara Indonesia, karena terletak dalam lingkaran api yang menyebabkan NKRI disebut sebagai Negara yang rawan terjadi bencana, sekitar 13 persen Gunung Berapi di dunia terletak di Indonesia yang memiliki seluruh potensi untuk menimbulkan bencana alam dengan intensitas serta kekuatan yang berbeda-beda, maka dari itu dibutuhkanlah suatu manajemen bencana. Manajemen bencana merupakan salah satu wujud dari pelayanan bagi publik dimana dalam pelaksanaannya harus dikelola dengan baik untuk mengurangi penderitaan dan kerugian akibat bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan memaparkan model manajemen bencana yang diterapkan di wilayah Gunung Kelud. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisa data menggunakan teknik deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa model manajemen bencana yang diterapkan di wilayah Gunung Kelud menggunakan 3 Model yaitu : 1. Disaster Management Continum Model, 2. Pre-During-Post Disaster Model, 3. Contract-Expand Model. Kata Kunci: Model, Management, Bencana, Gunung Meletus
BUDAYA DAN SISTEM NILAI ORGANISASI UNTUK MEWUJUDKAN KELEMBAGAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) INOVATIF Abdul Kadir; Jopang Jopang; La Ode Muhammad Elwan
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 2 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/paj.v2i2.42

Abstract

BUMDes sebagai suatu lembaga ekonomi masyarakat desa idealnya dibentuk berdasarkan budaya dan sistem nilai organisasi agar tetap eksis dan inovatif. Fakta emprik menunjukkan bahwa semua desa di Kabupaten Kolaka telah memiliki BUMDes, tetapi sampai saat ini belum ada BUMDes inovatif sebagai satu-satunya lembaga yang menopang ekonomi masyarakat desa. Studi ini bertujuan untuk menganalisis (1). Budaya organisasi dalam mewujudkan kelembagaan BUMDes inovatif dan (2). Sistem nilai organisasi dalam mewujudkan kelembagaan BUMDes inovatif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menginvestigasi proses-proses dan output pembentukan kelembagaan BUMDes. Hasil studi menunjukkan, (1).Budaya organisasi yang dibangun untuk mewujudkan BUM Desa inovatif adalah melalui budaya kepemimpinan demokratis yang telah melembaga dituangkan dalam hasil musyawarah, didukung dengan budaya etika dan budaya etos kerja; (2). Sistem nilai untuk mewujudkan BUM Desa inovatif adalah flexibiliy, stability, being rule oriented dan Outonomy. Kata Kunci : Budaya, Sistem Nilai Organisasi, BUMDes Inovatif
HARMONISASI NILAI-NILAI BELA NEGARA DENGAN SISTEM NILAI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN NASIONALISME Endang Sholihatin; Kusnarto Kusnarto; Warsiman Warsiman
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 2 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/paj.v2i2.43

Abstract

Era digitalisasi dan revolusi industri 4.0 yang didukung dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi tantangan bagi persatuan Indonesia. Oleh sebab itu, dasar nilai-nilai kearifan lokal dinilai menarik untuk digali dan dikembangkan untuk diharmonisasi dengan nilai-nilai bela negara dalam meningkatkan nasionalisme masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi nilai-nilai bela negara dalam sistem nilai kearifan lokal masyarakat; dan (2) mendeskripsikan harmonisasi nilai-nilai bela negara dengan sistem nilai kearifan lokal masyarakat. Lokasi penelitian ini di Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Kesimpulan penelitian ini yaitu identifikasi nilai-nilai bela negara dengan sistem nilai kearifan lokal masyarakat meliputi bentuk penyelenggaraan usaha bela negara, bentuk bela negara di lingkungan masyarakat, dan bentuk bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, harmonisasi nilai-nilai bela negara dengan sistem nilai kearifan lokal masyarakat terdapat dalam aktivitas nyadran, upacara bersih desa, nilai kosmologi rukun agawe santosa, crah agawe bubrah, dan tata tentrem karta raharja. Harmoni dengan nilai-nilai lokal tersebut adalah bentuk bela negara menjaga persatuan dan kesatuan, taat pada peraturan hukum yang berlaku, menjaga kelestarian lingkungan. Kata Kunci: bela negara, nilai-nilai kearifan lokal, harmonisasi, dan nasionalisme.
IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DALAM PELAYANAN ZONA PENDIDIKAN DI KOTA MAKASSAR Dety Yunita Sulanjari
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 2 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/paj.v2i2.44

Abstract

Implementasie-Government dalam pelayanan Zona Pendidikan merupakan salah satu cara untuk mewujudkan pelayanan pemerintah di bidang pendidikan dan bertujuan untuk pemerataan kualitas pendidikan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1). Bagaimana implementasi e-government dalam pelayanan Zona Pendidikan di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi e-government dalam pelayanan zona pendidikan di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang jenis penelitiannya adalah deskriptif. Subjek penelitiannya adalah Kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah SMP dan SMA, orang tua murid. Hasil Penelitian dapat diketajui bahwa iImplementasi e-government dalam pelayanan zona pendidikan belum sepenuhnya mencapai tepat sasaran karena masih kurangnya standarisasi kualitas guru dan sarana prasarana, sehingga diperlukan pembenahan dan standarisasi dalam peningkatan kualitas pendidikan. Kata Kunci : implementasi e-governmnt, zona pendidikan.
EMBANGUNAN PEDESAAN UNTUK MENGURANGI KESENJANGAN ANTARA DESA DAN KOTA DI INDONESIA: PELUANG DAN TANTANGAN Martina Purwaning Diah
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 2 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/paj.v2i2.45

Abstract

Dampak perubahan sosial tersebut telah berimplikasi pada perubahan perilaku, hubungan sosial, kelembagaan, dan struktur sosial khususnya di dalam masyarakat perkotaan. Pendekatan studi literatur dan kajian konsep-konsep terhadap masalah penyebab migrasi desa menuju ke kota serta menganalisis bagaimana kebijakan yang sesuai dalam mengurangi disparitas antara desa dan kota. Salah satu aspek yang menjadi fokus perhatian dalam RPJMN 2015-2019 adalah isu pembangunan wilayah dan salah satunya adalah pembangunan pedesaan. Dalam hal pengkajian terhadap sasaran pembangunan pedesaan maka hal utama yang harus dilakukan adalah penguatan terhadap perencanaan program pembangunan pedesaan dalam RPJMDes dan RKPDes. Tantangan selanjutnya adalah belum optimalnya pemanfaatan potensi ekonomi pedesaan yang berorientasi pada keunggulan geografis dan sumber daya lokal sebagai basis ekonomi dalam pembangunan pedesaan serta masih kurang aktifnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan pedesaan sangat mempengaruhi perkembangan pembangunan pedesaan. Dukungan anggaran dana desa dari pemerintah membutuhkan kerjasama antar lintas sektoral dan pemanfaatan potensi pedesaan berdasarkan kearifan lokal yang ada sangat dibutuhkan dalam mendukung kemajuan pedesaan sehingga dapat mengurangi migrasi desa ke kota oleh masyarakat desa Kata Kunci: Kesenjangan, pembangunan, pedesaan, perkotaan
MODEL KEMITRAAN BISNIS ANTAR USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) Muhadjir Anwar; Eko Purwanto; Zumrotul Fitriyah
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 2 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/paj.v2i2.46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penting dalam pengambilan keputusan kemitraan dengan pertimbangan khusus yang diberikan pada situasi spesifik usaha kecil dan menengah (UKM) dan bagaimana model kemitraan (aliansi) pada sentra kerajinan Tas Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Sampel penelitian ini adalah Usaha Kecil Menengah (UKM) yang telah melakukan kemitraan dan masih berlanjut (sustain) pada Sentra Kerajinan Tas Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Data dikumpulkan dalam tiga cara: 1) wawancara dengan responden (In-depth Interview), 2) review dokumentasi, dan 3) observasi kegiatan. Target sampel penelitian ini adalah pemilik atau pengambil keputusan pengelola UKM sejumlah 76 pemilik usaha. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa : (1) Kompetensi pada setiap rantai bisnis dan tumbuhnya lingkungan serta atmosfir bisnis yang sama menimbulkan sikap saling membutuhkan, memperkuat, dan menguntungkan menjadi dasar dalam kemitraan antar UKM, (2) Enam pilar yang terdiri kesamaan visi, kepercayaan, profesionalisme, spesialisasi, modal sosial dan senergi telah mempengaruhi UKM di sentra kerajinan tas Tanggulangin untuk membangun kemitraan. dan (3) Keberlanjutan kemitraan dalam kurun waktu yang cukup lama, karena itu etika bisnis sebagai landasan mengembangkan kemitraan , serta adanya pola pembagian peran dan penyelesaian konflik serta perselisihan bisnis dilakukan melalui dialog dan musyawarah . Kata Kunci : Kemitraan Bisnis dan Usaha Kecil Menengah
PENGGUNAAN GAWAI PADA KELUARGA BERPOLA KOMUNIKASI PERMISIF Kusnarto Kusnarto; Tri Agus Mahadika
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 2 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/paj.v2i2.47

Abstract

Pada era digital ini, penggunaan perangkat teknologi pada anak-anak dalam sebuah keluarga bukanlah sesuatu yang luar biasa. Khususnya untuk keluarga dengan orang tua yang bekerja, yang mana memiliki tingkat kesibukan yang lebih tinggi. Padatnya jam kerja mengharuskan orang tua yang bekerja mempekerjakan pengasuh anak atau asisten rumah tangga. Dalam temuan penelitian sebelumnya yang relevan, pola komunikasi dalam keluarga yang sama disebut sebagai pola komunikasi permissive. Penelitian ini ingin menjelaskan bagaimana penggunaan gadget dalam keluarga dengan pola komunikasi keluarga permisif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis komparatif pada 2 keluarga yang menerapkan pola komunikasi permisif dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam penggunaan perangkat pada dua keluarga tersebut. Dalam keluarga A, sebagian besar periode penggunaan digunakan untuk mengakses gim online di mana anak-anak bermain sendiri tanpa pengawasan. Waktu yang digunakan untuk mengakses gim online adalah sekitar 3-4 jam per hari. Ini dapat dikategorikan sebagai kecanduan. Sementara di keluarga B, penggunaan perangkat lebih untuk mengakses Youtube. Saat mengakses Youtube, anak-anak terkadang didampingi oleh pengasuh dan orang tua. Namun, sebagian besar waktu anak-anak mengakses Youtube sendiri. Lamanya mengakses Youtube pada anak-anak keluarga B adalah sekitar 3-4 jam dalam sehari.
Implementasi Kebijakan Command Center 112 di Surabaya Leticia Nuzululita A; Anisa Sitta Ramadhani; Susi Hardjati
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 2 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/paj.v2i2.53

Abstract

Command Center 112 is a public service innovation regarding disaster response in the city of Surabaya. This innovation is an emergency complaint report telephone service from the public that can be accessed 24 hours non-stop and toll-free. This service synergizes with Organisasi Perangkat Daerah (OPD) in one control room (Command Center Room). The purpose of this study is to find out how the implementation of the 112 Command Center policy in the city of Surabaya. The standard implementation theory used is the theory of George C. Edward III can be used as a reference to measure the success or failure of policy implementation, including (1) communication, (2) resources, (3) disposition and (4) bureaucratic structure according to journals (Putra & Tukiman, 2019). The research method used is descriptive qualitative method. Data collection techniques used are, interviews, observations, and documentation while the data analysis techniques in this study use an interactive analysis model developed by Miles and Huberman including data collection, data reduction, data display and conclusion drawing (Herdiansyah, 2010). The results of this study are based on the theory of George C. Edward III as a benchmark showing that the implementation of the Command Center 112 policy in the City of Surabaya has been well indicated by the Command Center Command Center 112 in the City of Surabaya held in one room or called the Command Center Room, in which there are various institutions or OPD to receive community reports and city conditions. However, there are still problems with people who often use this telephone service not in accordance with SOP (Standard Operating Procedure). In addition, re-socialization is needed so that people know and understand this service.
INOVASI PROGRAM ELECTRONIC TRAFFIC LAW ENFORCEMENT (E-TLE) DI KOTA SURABAYA. Ika Devi Lestari; Ditasari Wardani; Sri Wibawani
Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 2 No 2 (2020): Public Administration Journal of Research
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/paj.v2i2.54

Abstract

Police Departement of Surabaya City and Surabaya City Government collaborated in the procurement and installation of CCTV (Camera Closed Circuit Television) robots at several red light points for traffic law enforcement purposes. The collaboration is in the form of an innovative development of the Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) ticketing method as a service for Traffic Police Unit (SATLANTAS) and for road users. E-TLE is one of the methods in the Electronic Traffic Ticket system (E-Tilang). In addition to the hunting system and stationary system methods used, there is an effort to improve the performance of services performed by traffic police officers, so that this study aims to analyze the E-TLE Innovation in Surabaya. This research was conducted at Police Departement of Surabaya City and Surabaya City Transportation Department using qualitative methods and descriptive approaches, and data obtained from documents, interviews at the Traffic Police Unit (SATLANTAS) and Surabaya City Transportation Department. The analysis of this study uses Roger's Theory by looking at: (1) Relative Advantages; (2) Compatibility; (3) Complexity; (4) Triability; and (5) Observability. The results showed that this innovation can reduce the number of traffic violations, avoiding the practice of flirting between officers and violators directly in the City of Surabaya. Keywords: Inovation;Tilang; Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE); Police Departement of Surabaya City.

Page 1 of 1 | Total Record : 9