cover
Contact Name
R Adi Deswijaya
Contact Email
adides2016@gmail.com
Phone
+6281215802433
Journal Mail Official
adides2016@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjend. S. Humardani No. 1 Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Kawruh : Journal of Language Education, Literature and Local Culture
ISSN : 2657134X     EISSN : 26571625     DOI : https://doi.org/10.32585/kawruh.v2i1.652
Core Subject : Education,
Kawruh Journal publishes all articles related to ideas or ideas, and research results in the fields of language education, literature and local culture.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2023)" : 7 Documents clear
Inovasi Pembelajaran Berbasis Animasi 2 Dimensi Untuk Mahasiswa Berkebutuhan Khusus (Studi Kasus Mahasiswa Tuli di Usahid Surakarta) Anwar, Ahmad Khoirul
Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v5i1.3388

Abstract

Universitas Sahid Surakarta has accepted students with special needs since 2012 and has been running for the last ten years. Managing students with special needs is challenging because it requires a special effort. Most students with disabilities are deaf. The fact faced during the last ten years is that students with special needs, especially deaf, do not all understand sign language. Not all of them also understand the language of lip movements. They can only communicate using written language. However, their ability to understand sentences is also minimal in the sense of only being able to understand short sentences. Students with special needs have difficulty understanding or digesting long and many sentences. Those conditions affect the process of receiving teaching materials. From the problems faced, solutions are needed for learning innovations for students with special needs. The innovation is to make learning media based on 2-dimensional animation. The production of this learning media was monitored and evaluated by the Directorate of Learning and Student Affairs (Belmawa) of the Directorate General of Higher Education, Research and Technology (Ditjen Diktiristek) last September 2022. The learning media that have been made have also undergone a process of testing, improving, and improving, which takes more than two semesters.
Struktur Dramatik dan Sajian Pertunjukan Wayang Fabel Aryanto, Aris; Widiyono, Yuli
Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v5i1.2333

Abstract

Wayang merupakan seni budaya dunia. Terbukti dari banyaknya permainan boneka wayang yang tersebar di seluruh dunia dengan berbagai bentuknya. Saat ini telah muncul bentuk baru pertunjukan wayang binatang, yakni Wayang Fabel (WF). WF adalah cerita fiksi yang bersifat antropomorfisme dengan konsep artefaknya wayang-kartun. Dari sudut pandang intertekstualitas, Wayang Fabel adalah bentuk terkini dari proses evolusi Wayang Kancil yang telah populer pada awal abad 20. WF dibangun dalam Universe Satwaloka yang penciptaannya didedikasikan untuk anak-anak zaman baru. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan semiotik. Hasil penelitian ditemukan bahwa WF memiliki ciri penyajian yang simpel, minimalis, dan efektif. Disamping itu, WF memiliki gaya sajian yang mirip dengan film animasi atau kartun modern. Wayang Fabel dalam penelitian ini dilihat dalam kedudukannya sebagai seni pertunjukan.
Relevansi Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Hilanglah Si Anak Hilang Karya Nasjah Djamin dengan Silabus SMA Pamungkas, Onok Yayang; Kholifatun Muslifah, Firyati; Istiqomah, Umi
Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v5i1.2343

Abstract

Penelitian ini adalah upaya untuk mengeksplanasi nilai pendidikan karakter novel “Hilanglah Si Anak Hilang” (selanjutnya disebut PKNHSAH) dan relevansinya pada silabus Bahasa Indonesia SMA. Paradigma penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Hilanglah Si Anak Hilang karya Nasjah Djamin. Data penelitian adalah nilai pendidikan karakter pada setiap bagian-bagian novel yang terdiri atas 10 bagian. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Novel “Hilanglah Si Anak Hilang” karya Nasjah Djamin ditemukan 18 nilai karakter. PKNHSAH didominasi dengan nilai karakter jujur dan cinta damai. Keseluruhan hasil analisis novel dari 10 bagian novel yang ditemukan 25 nilai-nilai karakter yang dapat direlevansikan pada silabus pendidikan SMA. Terdapat nilai karakter dalam kompetensi inti silabus Bahasa Indonesia SMA yang tidak terdapat dalam nilai pendidikan karakter menurut Kemendiknas 2010 yaitu nilai santun, gotong royong, kerja sama, responsif, pro-aktif, dan efektif. Implikasi penting penelitian ini adalah nilai PKNHSAH diharapkan dapat memberi dedikasi serta kontribusi positif dalam dunia pendidikan, sarana untuk memperkaya khazanah ilmu pengetahuan tentang kesastraan, khususnya karya sastra tulis. Kemudian, bagi para pendidik dan pelajar, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan pembelajaran karakter berbudi pekerti luhur yang berkesinambungan, terwujudnya keberhasilan pendidikan, hingga generasi emas pada masa yang akan datang.
Religiusitas Ritual Siraman Pengantin Adat Jawa Sari, Onica
Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v5i1.2916

Abstract

Salah satu praktik ritual yang lahir turun-temurun sejak puluhan tahun silam yakni ritual siraman. Siraman adalah ritual yang dilaksanakan pada perayaan pernikahan pengantin dalam adat Jawa. Siraman ini merupakan simbolis yang bermakna mampu membersihkan hal-hal yang negatif baik fisik ataupun mental pengantin sebelum dilaksanakan nya ijab qobul. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sejarah, religiusitas dan konsep ritual siraman pengantin dalam adat Jawa. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik content analysis. Disamping untuk penyucian diri, siraman ataupun mandi bermakna pengantin meminta petunjuk dan keselamatan kepada Sang Khaliq untuk kehidupan keduanya setelah menikah. Selama siraman berlangsung, dilantunkan doa-doa kebaikan untuk kedua pengantin. Siraman ini juga menjadi tanda agar perkataan, perbuatan, maupun pikiran kedua pengantin bersih. Pada akhirnya, ritual siraman menjadi sebuah tradisi budaya yang di dalamnya terkandung erat nilai filosofis dan nilai agama.
Pengembangan Seni Jaran Kepang Paguyuban Langgeng Mudo Sari Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Pebrianti, Sestri Indah; Iryanti, Veronica Eny; Aesijah, Sitti; Susetyo, Bagus
Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v5i1.3602

Abstract

Kelompok seni Jaran Kepang Langgeng Mudo Sari Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang sudah mulai mengembangkan bentuk pementasannya, namun hasil dari pengembangan belum optimal karena disebabkan beberapa faktor yaitu, pertama terbatasnya pengetahuan dan keterampilan pelatih, penari, pemusik dan dalang dalam penggarapan seni Jaran Kepang, dan kedua sarana yang dimiliki paguyuban terbatas. Tujuan artikel ini yaitu menjelaskan hasil pengembangan seni jaran Kepang yang dilakukan baik dari sisi kualitas dan kuantitas. Menggunakan pendekatan community development dan partisipatif dengan metode diantaranya pendidikan masyarakat, difusi ilmu pengetahuan, memberi fasilitas, konsultasi, dan pendampingan. Hasil menjelaskan bahwa pengembangan bentuk pertunjukan Jaran Kepang dan elemen-elemen pertunjukannya dilakukan dengan baik, dengan frekuensi pementasan yang meningkat, dan berbagai motif gerak dalam pertunjukan yang sudah ada sebelumnya hanya terbatas dan monoton sekarang berkembang menjadi lebih variatif. Saai ini paguyuban telah mengembangkan elemen pertunjukannya mulai dari gerak, iringan, rias dan busana, property, dan pola lantai. Paguyuban juga secara berkala dan rutin mempertunjukan Jaran Kepang yang telah dikembangkan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL PERGELARAN WAYANG BIMA BUNGKUS DALANG KI NARTO SABDHO Agus Efendi; widyaloka, dhagan -; Harsono
Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v5i1.3670

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) struktur adegan, (2) karakter tokoh utama, dan (3) pendidikan karakter pada tokoh utama PBBNS. Bentuk penelitian adalah kualitatif deskriptif. Jenis penelitian adalah kepustakaan. Data primer berupa transkripsi dialog, gendhing, pathetan, ada-ada, sendhon, tuturan dalang, dan janturan. Data sekunder berupa wawancara ahli dalang, buku, dan jurnal ilmiah. Sumber data berupa rekaman PBBNS “Fajar Record” dengan nomor katalog 911 diunggah di youtube “Bima Bungkus” oleh Sentra Loka. Cara mengumpulkan data menggunakan teknik menyimak dan mencatat. Metode validasi data menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil dan kesimpulan penelitian yaitu (1) struktur adegan PBBNS yaitu (a) Adegan Pathet Nem: Jejer, Kedhaton, Pasowanan Jawi, Budhalan, Kapalan, Adeg Sabrang, Perang Gagal; (b) Adegan Pathet Sanga: Adegan Sanga I, Adeg Pandhita (Gara-Gara), Perang Kembang, Adeg Sintren (Adegan Sanga II); (c) Adegan Pathet Manyura: Adeg Candhakan I (Sanga Walik Manyura), Adeg Candhakan II, Perang Sampak Manyura I, Adeg Candhakan III, Perang Sampak Manyura II, Perang Lakon, Adegan Candhakan IV, Adegan Candhakan V, Perang Brubuh, Adeg tancep kayon. (2) Pendidikan karakter di PBBNS yaitu (a) Nilai pendidikan karakter dalam hubungannya dengan Tuhan di PBBNS adalah religius. (b) Nilai pendidikan karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri adalah jujur, tanggung jawab, kerja keras, percaya diri, mandiri, dan rasa ingin tahu. (c) Nilai karakter dalam hubungannya dengan sesama adalah demokratis, santun, komunikatif / ramah, dan cinta damai. (d) Nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan adalah kepedulian sosial. Kata Kunci: Wayang, Narto Sabdho, Adegan, Bima Bungkus, Tokoh Utama, Pendidikan Karakter.
Gaya Bahasa dalam Novel “Sinta” Karya Sunarno Sisworahardjo Pardyatmoko, Pardyatmoko; Rizkiana, Ajeng; Harsono, Harsono; Efendi, Agus; Deswijaya, R Adi
Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v5i1.3954

Abstract

Novel Sinta karangan Sunarno Sisworahardjo memiliki banyak gaya bahasa retoris. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan ragam gaya bahasa retoris dalam novel Sinta karya Sunarno Sisworahardjo melalui pendekatan kajian stilistika. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Data berupa kata dan struktur kalimat yang mengandung gaya bahasa retoris dalam novel Sinta. Sumber data adalah novel Sinta karangan Sunarno Sisworahardjo. Teknik pengumpulan data memakai teknik simak, teknik catat dan teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian ditemukan gaya bahasa retoris meliputi gaya bahasa aliterasi, asindeton, polisindeton, pertanyaan retoris, hiperbola, perifrasis, tautologi. Kontribusi penelitian ini diarahkan untuk memberikan sumbangan pemikiran dan pengembangan teori kajian formal bahasa sastra, stilistika, gaya bahasa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7