cover
Contact Name
A.Amirul Mu'minin
Contact Email
amirul.muminin@hangtuah.ac.id
Phone
+6282257527797
Journal Mail Official
fisheries@hangtuah.ac.id
Editorial Address
Program Studi Perikanan, Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah Jl. AR Hakim No. 150, Sukolilo, Keputih, Surabaya 60111 No. Telp.031-5945864, Fax: 031-5946261
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Fisheries : Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan
Published by Universitas Hang Tuah
ISSN : 26563746     EISSN : 26850664     DOI : http://dx.doi.org/10.30649/fisheries.v2i2
Aim : results of research or scientific articles from intellectuals, practitioners and students Scoope : social economy of fisheries, aquaculture, processing of fishery products, and utilization of fishery resources, and marine science
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2019): April" : 6 Documents clear
PENGARUH PROSENTASE ABSORBEN YANG BERBEDA TERHADAP KARAKTERISTIK HASIL EKSTRAK TULANG HIU (Prionace glauca) Solihah, Hidayatus; Agustin, Titiek Indhira; Sulistyowati, Wahyu
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 1 No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v1i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian prosentase absorben yang berbedaterhadap karakteristik hasil ekstrak tulang hiu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode eksperimen dengan melakukan studi kasus. Karakterisasi ekstrak tulang hiu menggunakan ujiorganoleptik, uji gugus fungsi menggunakan fourier tansform infrared spectroscopy (FTIR), uji sifat fisikkristal menggunakan x-ray diffraction (X-RD), dan uji sifat thermal menggunakan differential scanningcalorimetry (DSC). Hasil perlakuan terbaik berdasarkan uji organoleptik adalah perlakuan A yaitu denganpenambahan Avicel (90%), Cab osil (12,5%), dan Hydroxypropyl methylcellulose (HPMC) (1%) dengankarakteristik hasil ekstrak pada gugus fungsi yang identik dengan gugus fungsi glukosamin dankondroitin standar, sifat fisik kristal yang sama dengan glukosamin standar dan titik lebur yang samadengan glukosamin dan kondroitin standar.
ANALISA PERBANDINGAN KEUNTUNGAN PEMBENIHAN UDANG WINDU (Panaeus monodon) DENGAN MENGGUNAKAN INDUK DAN Nauplius DI PT. SURYA MONODON KABUPATEN TAKALAR SULAWESI SELATAN P, Edbek Bagus; Sulestiani, Aniek; Yuniar, Is
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 1 No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v1i1.13

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui metode pembenihan yang lebih menguntungkan dari segiekonomi/permodalan, waktu produksi, dan efisiensi kerja. Penelitian ini membandingkan dua metode pengadaanbenih, antara pengadaan benih dari hasil pembenihan PT. Surya Monodon selama 3 periode produksi,dengan metodepengadaan benih dari hasil pembelian selama 1 periode produksi sebagai metode pembanding. Pengambilan datapada penelitian ini dilaksanakan pada bulan september hingga bulan November 2018 di PT. Surya Monodonkabupaten Takalar Sulawesi selatan. Hasil perhitungan dari R/C Ratio (rata-rata periode I-III 3 : 1, P. pembanding 4: 1), BEP (rata-rata periode I_III 21.958.636 benur, P. pembanding 20.255. 294 benur), PP (rata-rata periode I_III 12periode produksi, P. pembanding 12 periode). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masing-masing metodepengadaan benih memiliki kelebihan dan kekurangan, namun metode pengadaan benih dari hasil pembelianmemiliki perbandingan pemasukan dengan modal yang lebih baik. Pengadaan benih dari hasil pembelian dapatdijadikan pilihan ketika sumber induk susah didapat dari segi kualitas maupun kuantitas ataupun angka hatchingrate sangat rendah sehingga target benih yang akan dipelihara kurang.
RANCANG BANGUN MESIN PERAJANG DAN MESIN PENGERING ATC (Alkali Treteated Cottonii) DI UD KARANG BARU KABUPATEN SUMENEP – MADURA Ma’luf, M. Alifil; Agustin, Titiek Indhira; Prayogi, Urip
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 1 No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v1i1.6

Abstract

UD Karang Baru di Kabupaten Sumenep-Madura merupakan salah satu UKM yang mengolah rumputlaut menjadi ATC (Alkali Treteated Cottonii), pada saat ini konsumen lebih menyukai ATC chips.Pengeringan ATC hanya mengandalkan sinar matahari sehingga pada saat musm hujan tidak bisamelakukan proses pengeringan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian rancang bangun mesinperajang rumput laut untuk menghasilkan ATC chips dan mesin pengering berbahan bakar gas LPG.Rancang bangun mesin perajang rumput laut menjadi ATC chips berhasil dilakukan dibengkel sidoarjodan dioperasikan di UD karang baru dengan mesin pengerak diesel bertenaga 8 pk dan berkapasitas 180kg/jam. Rancang bangun mesin pengering rumput laut berbahan bakar gas LPG berhasil dilakukandibengkel sidoarjo dan dioperasikan di UD Karang Baru dengan kapasitas 30 kg ATC chips dan 15 kgATC utuh dengan 4 rak dan lama waktu pengeringan selama 3 jam setelah itu diangin-anginkan. KualitasATC chips yang dihasilkan rendemen karaginan terbesar di peroleh dari perlakuan ATC chips rajangsinar matahari yaitu 48,39 %, dengan kadar air 16,03 % dan kadar abu 17,49 %. Analisa usaha di UDKarang Baru Kabupaten Sumenep Madura dalam pengunaan mesin perajang dan mesin pengering rumputlaut menjadi ATC menguntungkan karena mampu menghasilkan Rp.10.220.000/bulan, sebelummenggunakan mesin perajang dan mesin pengering UD Karang Baru hanya mampu menghasilkan Rp.3.500.000/bulan
PENGARUH SUBSTITUSI PAKAN KOMERSIAL DENGAN TEPUNG RUMPUT LAUT (Gracilaria sp.) TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp.) Pratiwi, Meilisa Nanda; Nuhman; Trisyani, Ninis
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 1 No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v1i1.9

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh substitusi tepung rumput laut dalam pakan ikan terhadap laju pertumbuhan pada ikan nila merah (Oreochromis sp.) Substitusi tepung rumput laut yang digunakan yaitu jenis (Gracilaria sp.) yang di dapat dari pembudidaya rumput laut jenis (Gracilaria sp.), ikan uji yang digunakan yaitu ikan nila merah (Oreochromis sp.) ukuran 7-10 cm, yang di analisia laju pertumbuhan spesifik dan dan laju pertumbuhan mutlak. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental. dengan rancangan acak lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, perlakuan dalam penelitian ini menggunakan komposisi yang berbeda yaitu : yaitu A (Pakan Komersial), B (Pakan Komersial 90% + Tepung Rumput Laut 10%), C (Pakan Komersial 80% + Tepung Rumput Laut 20%), D (Pakan Komersial 70% +Tepung Rumput Laut 30%). Data laju pertumbuhan spesifik, dan laju pertumbuhan mutlak dianalisis menggunakan analisa sidik ragam dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan substitusi pakan komersial dengan tepung rumput laut memberikan hasil perlakuan substitusi pakan komersial dengan tepung rumput laut (Gracilaria sp.) terhadap laju pertumbuhan spesifik dan laju pertumbuhan mutlak ikan nila merah tidak memberikan pengaruh nyata karena pengaruh tekstur pakan yang berbeda membuat laju pertumbuhan ikan nila merah tidak berbeda nyata.
PENGARUH SUBTITUSI PAKAN KOMERSIAL DENGAN TEPUNG RUMPUT LAUT (Glacilaria sp.) TERHADAP FEED CONVERTION RATIO (FCR) DAN SURVIVAL RATE (SR) IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp.) Wijayanto, Bima Kastriya; Nuhman; Trisyani, Ninis
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 1 No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v1i1.8

Abstract

Pemberian pakan buatan bertujuan untuk menyediakan makanan dalam jumlah cukup, tepat waktu, dan bernilai gizi tinggi serta berkesinambungan. Salah satu indikator budidaya yang baik adalah Feed Convertion Ratio pakan dan Survival Rate ikan. Feed Convertion Ratio pakan ikan sangat tergantung dari bahan baku yang digunakan dalam pakan tersebut. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL), dengan menggunakan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini menggunakan komposisi yang berbeda yaitu; A ( Pakan Komersial), B (Pakan Komersial 90% + Tepung Rumput Laut 10 %), C (Pakan Komersial 80% + Tepung Rumput Laut 20 %), dan D (Pakan Komersial 70% + Tepung Rumput Laut 30 %). Data Feed Convertion Ratio dan Survival Rate dianalisis menggunakan analisa sidik ragam. Hasil analisa statistik menunjukkan bahwa perlakuan substitusi pakan komersial dengan tepung rumput laut (Glacilaria sp.) terhadap Feed Convertion Ratio dan Survival Rate ikan nila merah (Oreochromis sp.) tidak memberikan pengaruh nyata. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu substitusi tepung rumput laut (Glacilaria sp.) dengan pakan komersial dapat memperbaiki nilai Feed Convertion Ratio dan Survival Rate ikan nila, Feed Convertion Ratio terendah terdapat pada pakan C sebesar 3.525, dan perlakuan A memiliki Feed Convertion Ratio paling tinggi yaitu sebesar 4.4425. Sedangkan hasil pengamatan kelangsungan hidup (%) tertinggi ditunjukkan pada perlakuan B sebesar 80%, sedangkan nilai terendah ditunjukkan pada perlakuan C sebesar 70%.
ANALISA KELAYAKAN USAHA EKSPOR PERIKANAN DI PT. STARFOOD INTERNATIONAL, LAMONGAN, JAWA TIMUR Amalina, Nur Fajri; Sulestiani, Aniek; Agustin, Titiek Indhira
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 1 No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v1i1.11

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha jangka pendek di PT. Starfood International.Penelitian ini dianalisis secara deskriptif dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel. Analisis data padapenelitian ini menggunakan beberapa rumus diantaranya adalah biaya produksi, keuntungan, RC Ratiodan BEP (Break Event Point). Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Juli 2018 hingga Desember2018. Data yang diambil adalah data keuangan 5 tahun terakhir, dari tahun 2013 sampai dengan 2017.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : a). keuntungan yang didapatkan PT. Starfood Internationalpaling rendah berada pada tahun 2013 sebesar Rp. 21.012.874.019 dan keuntungan paling tinggididapatkan pada tahun 2017 sebesar Rp. 27.088.623.829. b) Hasil perhitungan R/C Ratio yangdidapatkan oleh PT. Starfood International selama 5 tahun memiliki nilai lebih dari 1. c) Penerimaan yangdiperoleh lebih besar dari nilai BEP (Break Event Point). Hal ini menunjukkan bahwa usaha PT. StarfoodInternational mengalami keuntungan dan layak untuk di usahakan Dengan demikian ekspor perikananmemiliki potensi untuk dijadikan sebuah usaha.

Page 1 of 1 | Total Record : 6