cover
Contact Name
A.Amirul Mu'minin
Contact Email
amirul.muminin@hangtuah.ac.id
Phone
+6282257527797
Journal Mail Official
fisheries@hangtuah.ac.id
Editorial Address
Program Studi Perikanan, Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah Jl. AR Hakim No. 150, Sukolilo, Keputih, Surabaya 60111 No. Telp.031-5945864, Fax: 031-5946261
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Fisheries : Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan
Published by Universitas Hang Tuah
ISSN : 26563746     EISSN : 26850664     DOI : http://dx.doi.org/10.30649/fisheries.v2i2
Aim : results of research or scientific articles from intellectuals, practitioners and students Scoope : social economy of fisheries, aquaculture, processing of fishery products, and utilization of fishery resources, and marine science
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2025): April" : 5 Documents clear
PREVALENSI PENYAKIT UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) YANG TERDETEKSI DI LABORATORIUM PT CJ FEED AND CARE SITUBONDO TAHUN 2023 Winarti, Wiwik; Nuhman; Trisyani, Ninis
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v7i1.106

Abstract

Budidaya udang vannamei (Litopenaeus vannamei) memiliki kontribusi yang besar dalam industri udang di Indonesia. Spesies udang ini lebih tahan penyakit, tersedia benur SPF, dapat dibudidayakan dengan padat tebar tinggi dan penggunaan pakan lebih efisien. Jenis penyakit yang dominan adalah WSSV, AHPND dan IMNV. Sampai saat ini belum ditemukan teknis pengobatan yang efektif. Uji penyakit WSSV, AHPND dan IMNV dengan real time PCR memberikan hasil kuantitatif yang akurat dan dapat diandalkan. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif. Hasil pengumpulan data selama tahun 2023 di laboratorium PT CJ Feed and Care Situbondo menunjukkan bahwa selama tahun 2023 penyakit AHPND memiliki prevalensi tertinggi di Jawa Timur dibanding penyakit lain sebesar 31,7%, secara bulanan prevalensi tertinggi terjadi pada bulan Juli 44,4% dan prevalensi terendah terjadi pada bulan November 24,3%. Prevalensi penyakit WSSV tahun 2023 sebesar 17,6% dimana prevalensi tertinggi terjadi pada bulan Juli 27,8% dan prevalensi terendah terjadi pada bulan Mei 10,0%. Prevalensi penyakit IMNV, selama tahun 2023 sebesar14,1% dimana prevalensi tertinggi bulan Juli 21,1% dan prevalensi terendah terjadi pada bulan April 7,7%.
PERFORMA PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP POST LARVA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) STADIA PL 4-10 DENGAN PEMEBERIAN Artemia sp. DAN PAKAN BUATAN Ginanjar; Nuhman; Subagio, Hari; Trisyani, Ninis
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v7i1.107

Abstract

Salah satu tantangan utama dalam produksi larva udang vaname adalah rendahnya kualitas post larva yang dihasilkan. Hal ini umumnya disebabkan oleh mutu dan kandungan nutrisi pakan yang belum dapat memenuhi kebutuhan optimal post larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup post larva udang vaname stadia PL 4-10 dengan pemberian pakan Artemia sp. dan pakan buatan powder, serta menentukan jenis pakan terbaik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei di CV. Sumber Hatchery Bangka menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tiga perlakuan dan lima ulangan, yaitu perlakuan A (pakan alami naupli Artemia sp. 100%), perlakuan B (pakan buatan powder 100%), dan perlakuan C (kombinasi pakan alami naupli Artemia sp. 50% dan pakan buatan powder 50%). Post larva ditebar dengan padat tebar 20 ekor/liter, total 10.000 ekor/bak. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, pertambahan panjang mutlak, kelangsungan hidup, dan kualitas air. Data dianalisis menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil menunjukkan perlakuan C memberikan pertumbuhan berat mutlak tertinggi (0,009±0,001 g), berbeda nyata (p<0,05) dengan perlakuan A (0,008±0,001 g) dan B (0,007±0,001 g). Perlakuan C juga menghasilkan pertambahan panjang mutlak tertinggi (0,456±0,044 cm), berbeda nyata dengan perlakuan A (0,394±0,032 cm) dan B (0,386±0,047 cm). Kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan A (96±0,038%), diikuti perlakuan B (95±0,025%) dan C (91±0,037%). Kualitas air selama penelitian dalam kisaran optimal sesuai SNI 8678-4:2021 untuk pemeliharaan post larva udang vaname. Kesimpulannya, pakan kombinasi memberikan hasil pertumbuhan terbaik, sedangkan pemberian pakan alami 100% menghasilkan kelangsungan hidup tertinggi.
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KERIPIK KULIT PATIN (Studi Kasus pada konsumen UMKM D,umai Food Kota Dumai Provinsi Riau) Pertiwi, Indah Sari; Sulestiani, Aniek; Subagio, Hari
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v7i1.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian keripik kulit patin di UMKM D’umai Food. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah pelanggan yang membeli produk keripik kulit patin dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah teknik Probability Sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kualitas data, analisis regresi ordinal, analisis rank spearman dan koefisien konkordansi kendall W. Pengujian dilakukan menggunakan aplikasi SPPS 30. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai sig. pada uji regresi ordinal sebesar 0,006 < ∝ (0,05) dan pada uji rank spearman nilai sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05 dan nilai korelasi sebesar 0,589. Harga juga berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai sig pada uji regresi ordinal sebesar 0,020 < ∝ (0,05) dan pada analisis rank spearman nilai sig. (2-tailed) 0,001< 0,05 dengan nilai koefisien korelasi 0,456. Kualitas produk dan harga juga berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai Sig pada 0,001 < 0,05 dan nilai koefisien konkordansi kendall W sebesar 0,949.
PENGARUH LAMA THAWING YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS FILLET IKAN KAKAP MERAH (lutjanus sp) komala, ulfa intan; Subagio, Hari; Agustin, Titiek Indhira
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v7i1.109

Abstract

Ikan kakap merah (Lutjanus sp.) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi yang umumnya dipasarkan dalam bentuk beku untuk memperpanjang umur simpan. Meskipun efektif mempertahankan kesegaran, proses pembekuan dan thawing (pencairan) berpotensi menurunkan kualitas fisik dan biologis fillet, seperti perubahan tekstur, warna, kadar air, serta peningkatan cemaran mikroba. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lama waktu thawing terhadap mutu fillet ikan kakap merah pada suhu kurang dari 5°C. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan waktu thawing, yaitu 2 jam, 4 jam, dan 6 jam, masing-masing dengan lima kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi kualitas sensori (warna, tekstur, dan aroma), nilai drip loss (persentase susut bobot), serta analisis lanjutan kadar air dan protein pada perlakuan terbaik. Uji kualitas biologis dilakukan menggunakan rapid test kit untuk mendeteksi Angka Lempeng Total (ALT), Salmonella, Escherichia coli, dan Coliform. Data sensori dianalisis menggunakan uji nonparametrik Kruskal–Wallis, dilanjutkan uji Mann–Whitney jika terdapat perbedaan nyata, sedangkan data mikrobiologi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama thawing berpengaruh nyata terhadap kualitas fisik dan mikrobiologis fillet. Thawing selama 2 jam pada suhu <5°C menghasilkan mutu terbaik secara sensori, dengan warna lebih cerah, tekstur lebih kompak, aroma segar, serta nilai drip loss lebih rendah dibandingkan perlakuan lainnya. Selain itu, perlakuan ini menunjukkan jumlah mikroba lebih rendah sehingga lebih aman dikonsumsi. Dengan demikian, waktu thawing 2 jam direkomendasikan sebagai perlakuan optimal untuk mempertahankan kualitas fillet ikan kakap merah beku
ANALISA USAHA DISTRIBUSI IKAN LAYANG (Decapterus sp) di UPT PELABUHAN PERIKANAN PANTAI PASONGSONGAN KABUPATEN SUMENEP MADURA sulestiani, Aniek; Farahdiba, Safrina
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v7i1.110

Abstract

Ikan layang bersifat pelagis dan menyenangi perairan jernih. Analisa usaha distribusi ikan layang (Decapterus sp) di UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Pasongsongan Kabupaten Sumenep Madura mempunyai tujuan mengetahui kelayakan usaha jual beli distribusi ikan layang dengan metode deskriptif menggambarkan analisa usaha ikan layang dan distribusinya. Penelitian membuktikan distribusi ikan layang di UPT menguntungkan dengan nilai R/C > 1 kembali modal tidak sampai satu bulan. Truk dan pick up merupakan alat transportasi untuk mengangkut hasil tangkapan menuju daerah pemasaran

Page 1 of 1 | Total Record : 5