Articles
329 Documents
Rancang Bangun Sistem Monitoring Ketinggian Air Berbasis Internet of Things (IoT)
Herma Robbil Uswelly;
Ali Basrah Pulungan;
Sukardi Sukardi;
Oriza Candra
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.387
Musibah banjir sering terjadi di Indonesia sering kali memakan korban jiwa dan kerugian materil terutama untuk daerah pemukiman yang berada di sekitar aliran sungai dikarenakan tidak adanya peringatan dini dan informasi yang diberikan. Tujuan penelitian pada tugas akhir ini untuk membuat sebuah alat rancang bangun sistem monitoring ketinggian air sungai berbasis internet of things(IoT) dimana penduduk sekitar sungai dapat mengetahui kondisi ketinggian air sungai dan mempersiapkan diri sebelum terjadi banjir. Metode pada perancangan alat meliputi pada diagram blok, flowchart, kemudian perancangan mekanik, dan perancangan software, pada perancangan mekanik dibuat sebuah miniatur sungai serta untuk perancangan software digunakan aplikasi arduino IDE untuk membangun sebuah program, sebagai pusat data dan kontrol mengunakan Arduino Uno serta GSM SIM800L sebagai penghubung ke internet. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa pada saat supply di hidupkan sensor ultrasonik akan membaca ketinggian air, maka Arduino UNO akan mengirim informasi ketinggian air sungai pada aplikasi Blynk dalam bentuk realtime, Serta akan mengirim status ketinggian air sungai siaga 1 jika ketinggian air mencapai 13 cm, siaga 2 jika ketinggian air mencapai 14 cm dan siaga 3 jika ketinggian air mencapai 17 cm pada aplikasi blynk dalam bentuk notifikasi serta pompa air akan otomatis hidup yang beguna untuk memindahkan air ke bak penampungan agar air sungai tetap berada dalam ketinggian normal yaitu pada ketinggian 10 cm.
Perancangan dan Pemasangan Sistem Grounding pada Laboratorium Komputer Kampus V Universitas Negeri Padang
Yogi Harvio Adelson;
Taali Taali
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.388
Sistem pentanahan adalah sistem hubungan penghantar yang menghubungkan sistem, badan peralatan dan instalasi dengan bumi/tanah sehingga dapat mengamankan manusia dari sengatan listrik, dan mengamankan komponen-komponen instalasi dari bahaya tegangan/arus abnormal. Berdasarkan hasil pengukuran yang sudah dilakukan sebelumnya pada Laboratorium Komputer Kampus V Universitas Negeri Padang, hasil pengukuran grounding yang didapat yaitu 13,94 Ω dan tidak memenuhi ketentuan dari Persyaratan Umum Instalasi Listrik. Sistem pentanahan yang baik adalah sistem pentanahan yang memiliki nilai resistansi atau tahanan yang kecil. Semakin kecil nilai tahanan dari pentanahan tersebut maka kualitas pentanahan semakin baik. Metode Pengumpulan data dalam tugas akhir ini menggunakan metode observasi, metode dokumentasi, dan metode pengukuran tiga titik dengan Earth Tester.Nilai tahanan jenis tanah di area sekitar Gedung LaboratoriumKomputer Kampus V Universitas Negeri Padang untuk kedalaman 1,2 m sebesar 16,433 Ω.m dan termasuk jenis tanah rawa. Hasil dari perhitungan menggunakan elektroda panjang 8 m yang dipasang paralel, jarak antar elektroda 10 m, jarak elektroda ke panel 2 m, dan didapat nilai tahanan sebesar 0,95 Ω. Nilai tahanan pentanahan yang didapat sudah memenuhi ketentuan pada Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL)dan sesuai dengan kebutuhan tahanan pentanahan perangkat elektronik. Namun, setelah pemasangan sistem grounding di Laboratorium Kampus V Universitas Negeri Padang di dapatkan nilai tahanan grounding yang berbeda dengan rancangan awal karena spesifikasi bahan yang digunakan saat pemasangan berbeda dengan spesifikasi rancangan. Perubahan spesifikasi dilakukan karena anggaran biaya tidak dapat terpenuhi.. Rata-rata nilai tahanan grounding yang didapatkan setelah pemasangan sistem grounding yaitu 3,006 Ω.
Rancang Bangun Sistem Pengontrol Alat Pengering Kopi berbasis Internet Of Things (IOT)
Farhan Raimon Putra;
Sukardi Sukardi;
Dwiprima Elvanny Myori;
Syaiful Islami
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.389
Biji Kopi diolah dengan berbagai cara pengolahan yaitu pengolahan basah dan pengolahan kering.Tahapan pengolahan basah kopi robusta yang sangat menentukan mutu adalah fermentasi.Pengeringan kopi merupakan salah satu tahapan terpenting dalam pengolahan biji kopi. Kadar air berperan penting pada proses pengeringan terhadap kualitas biji kopi.Pengeringan merupakan yang sangat penting pada pengolahan kopi, tanpa pengeringan yang baik kualitas biji kopi tidak akan maksimal.Prinsip kerja alat ini berfungsi sebagai pengering biji kopi berbasis internet of things ,dengan alat ini pengeringan biji kopi lebih cepat.Sensor DHT-22 membaca kelembaban dan suhu pada ruangan pengeringan,dimana standarisasi untuk proses pengeringan biji kopi pada suhu 55’C dan kelambaban 15% RH agar kopi dapat kering secara maksimal.Pada alat ini menggunakan aplikasi blynk yang memungkinkan melakukan monitoring dari jarak jauh.Pada perancangan elektronik setiap komponen dihubungkan dengan Arduino yang berfungsi sebagai ‘otak’ dari alat pengering biji kopi ini. Untuk catu daya dari arduino menggunakan sumber dari panel surya dan DC adaptor dengan tegangan 12V, akan tetapi dapat digunakan opsi lain dengan menghubungkan sumber AC 220V. Pengujian alat pengering biji kopi ini dapat dijlalankan dengan menggunakan sistem otomatis dan manual yang mana dapat dikontrol melalui aplikasi blynk. Hasil pengujian alat pengering biji kopi ini dengan menggunakan aplikasi blynk sebagai interface diperoleh hasil pengujian sensor DHT-22 memiliki perbedaan terhadap pembanding sebesar 1–5°C ,sedangkan kelembaban hasil pengujian memiliki perbedaan terhadap pembanding sebesar 2-15%,sedangkan untuk hasil pengujian pemanas dan sirkulasi udara alat ini berjalan dengan baik.
Rancang Bangun Prototype Smarthome berbasis Mikrokontroler NodeMCU
Bahrul Fahmi;
Dwiprima Elvanny Myori
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.390
Teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas manusia di era modern. Namun tidak se marak smartpone, beberapa teknologi masih belum dapat di jangkau oleh sebagian orang. Seperti smarthome¸ smarthome sangat sulit dijangkau karena ketidaktahuan masyarakat umum tentang pembuatan smarthome sederhana. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pembuatan smarthome sederhana dan mengetahui efektivitas pengguna terhadap penggunaan smarthome dan dapat diterapkan dengan mudah hanya menggunakan jaringan WiFi dan Smartphone. Alat ini menggunakan nodemcu sebagai pusat pemprosesan data dan modul wi-fi, solenoid doorlock dan sensor MQ2 sebagai sistem keamanan rumah, relay dengan input 4 buah lampu, dan motor DC sebagai penggerak pagar otomatis, semuanya dikendalikan menggunakan smartphone. Setelah pengujian dan analisa prototype smarthome menggunakan nodemcu, alat ini dapat bekerja sesuai dengan baik, kecepatan kerja alat sesuai jaringan Wi-Fi pengguna. Pengguna dapat meningkatkan kerja smarthome dengan penggunaan jaringan Wi-FI yang baik. Berdasarkan penelitian ini, dapat di simpulkan bahwa alat ini bekerja dengan baik sesuai dengan rancangan prinsip kerjanya dan mendapatkan hasil yang baik. Penggunaan smarthome sangat efektif dan bermanfaat untuk tempat tinggal manusia era modern.
Sistem Kendali MPPT Panel Surya Dengan Menggunakan Algoritma Jaringan Saraf Tiruan
Ishlah Fain Sanul;
Muldi Yuhendri
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.391
Energi merupakan kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi. Energi yang selama ini digunakan adalah energi fosil atau energi yang tidak terbarukan. Produksi energi yang meningkat menyebabkan ketersediaan bahan baku energi menjadi menurun. Hal ini mendorong pemerintah untuk meningkatkan peran energi baru terbarukan dengan memanfaatkan energi terbesar yang ada di Indonesia yaitu energi surya. Cara memanfaatkan energi surya dengan menggunakan sistem PV yaitu mengubah energi surya menjadi energi listrik, yang diimplementasikan pada panel surya. Daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya ditentukan oleh temperatur dan radiasi cahaya matahari yang mengenai permukaan panel surya. Nilai maksimum daya output panel surya ini berada pada nilai arus dan tegangan yang berbeda pada setiap perubahan radiasi temperatur. Untuk mendapatkan nilai daya output yang maksimal dapat menggunakan salah satu metode yaitu Maximum Power Point Tracking (MPPT). Penelitian ini menggunakan konverter boost untuk sistem kendali MPPT pada panel surya. Sistem kendali MPPT menggunakan algoritma Jaringan Saraf Tiruan (JST) untuk pengaturan tegangan output panel surya. Pengaplikasian JST ini menggunakan metode backpropagation. Sistem kendali MPPT berbasis JST ini diimplementasikan pada empat buah panel surya 50 WP dengan menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai peralatan kontrolnya. Pengujian alat ini mampu mempercepat mencapai titik daya maksimum pada panel surya dalam waktu kurang dari 1 detik. ini menunjukan bahwa sistem kendali MPPT berbasis JST yang diusulkan telah bekerja dengan baik.
Alat Pengatur Suhu Otomatis pada Kompor Gas Berbasis Internet of Things (IoT) dan Sensor Suhu Menggunakan Mikrokontroler Arduino
Alfin Surya;
Riki Mukhaiyar
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.394
Kompor merupakan salah satu alat utama yang digunakan dalam rumah tangga. Dalam kesehariannya ibu rumah tangga sering kali meninggalkan masakan diatas kompor untuk melakukan kegiatan lainnya. Upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membuat suatu alat untuk mengatur suhu kompor gas secara otomatis untuk mengatur suhu makanan yang telah di-input-kan sebelumnya menggunakan keypad. Tujuan merancang dan membuat suatu alat yang bisa mengatur suhu kompor gas secara otomatis yang sesuai dengan suhu yang kita inginkan menggunakan IOT dan sensor suhu. Pengatur suhu otomatis pada kompor dapat mempermudah ibu rumah tangga dalam menentukan suhu masakan yang sesuai sehingga menjadi kompor alternatif untuk mempermudah pekerjaan. Pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak untuk pengaturan suhu berbasis Internet of Things dengan metode Manual dan Otomatis. Tingkat Suhu yang dihasilkan bisa diatur melalui melalui keypad dan ditampilkan melalui LCD dan smartphone. Kompor dapat menstabilkan suhu pada wadah dengan bantuan sensor suhu dan servo sebagai penggerak tuas kompor. Suhu kompor dapat dipantau melalui smartphone untuk pengawasan terhadap koefisiennya alat yang telah dibuat
Optimizing Solar Thermal Energy Systems for Integration in Industrial Processes A Case Study of Mewaholeo Industries Sdn Bhd Oil Palm Refinery in Malaysia
Adam Rasyid Sidiqi;
Zarina Ab Muis
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.395
Fossil fuels contribute to global warming and climate change. Solar energy, a renewable and safe energy source, is a promising alternative. Solar thermal energy (STE) can be used in various sectors to produce thermal or electrical energy from the sun. In Malaysia, electricity is cheaper, making it less appealing to switch to renewable energy. This study aims to explore the potential of solar thermal heat systems in industrial processes in Malaysia, focusing on the oil palm refinery Mewaholeo Industries Sdn Bhd. The main challenge is the high capital investment and varying efficiencies of solar thermal systems, which depend on technical specifications and environmental factors. To determine the optimal specifications for solar thermal system installation, this study will examine the process flow, propose a solar thermal system design, collect data, and integrate solar thermal energy. The best collector type, number of collectors, and solar thermal design will be analyzed using an Excel tool called Solar Heat Industry Process (SHIP) for performance and financial evaluation.
Analisis Kualitas Throughput Jaringan 4G LTE Indosat Untuk Site 01JKS504 Di Kebayoran Lama, Jakarta Barat
Afrizal Yuhanef;
Sri Yusnita;
Gilang Riandaisan
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.396
Saat ini operator telekomunikasi masih melakukan upaya untuk meningkatkan kinerja layanannya. Salah satu metode untuk mengetahui kinerja layanannya ialah dengan melakukan pengukuran kualitas sinyal secara langsung atau biasa disebut drivetest. Drivetest ini dilakukan dengan cara mobility dan menggunakan metode Single Site Verification (SSV) yang dilakukan untuk menverifikasi setiap site apakah dalam kondisi bagus atau tidak. Throughput adalah jumlah informasi yang berhasil dikirim per satuan waktu. Physical Cell Identity (PCI) merupakan kode angka yang membedakan setiap cell atau sektor pada jaringan 4G LTE. Dalam penelitian ini pengukuran kualitas jaringan 4G LTE Indosat berdasarkan parameter Throughput dan PCI sebagai parameter utama yang diamati, lalu parameter SINR, RSRQ dan RSRP sebagai parameter pendukung. Pengukuran kualitas throughput jaringan 4G LTE Indosat untuk site 01JKS504 bisa dikatakan sangat bagus. Hal ini dapat dilihat dari nilai tiap parameter yang diperoleh dari drivetest. Pada parameter Throughput sudah memiliki nilai yang sangat bagus dengan indikator KPI berwarna biru(10.000 sampai 100.000 Kbps) untuk coverage area disekitar site. Pada parameter RSRP sangat baik (-80 sampai 0 dBm) dan RSRQ memiliki nilai yang sangat bagus dengan indikator KPI dominan berwarna biru(-10dB sampai 0 dB) untuk coverage area disekitar site. Pada parameter SINR memiliki nilai yang kurang bagus dengan indikator KPI berwarna kuning(0 sampai 13 dB) untuk coverage area disekitar site.
Robot Pembersih Lantai Otomatis Berbasis Arduino Uno
Muhammad Ihsan;
Made Rahmawaty
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.397
Robot pembersih lantai adalah robot yang dapat melakukan kegiatan bersih-bersih yang sederhana seperti menyapu dan mengepel. Pada dasarnya tujuan pembuatan robot adalah untuk mempermudah pekerjaan manusia, apalagi kemajuan zaman menuntut manusia lebih efektif dan efisien. Dalam urusan membersihkan rumah terkadang seseorang terlalu mengabaikanya, untuk itu dibuatlah robot atau alat pembersih lantai agar mempermudah dalam membersih lantai. Beberapa penelitian telah banyak dikembangkan salah satunya ialah robot berkaki dan robot beroda, robot bergerak bisa dengan cara dikontrol menggunakan remote control dan dapat bergerak secara bebas atau otomatis. Remote yang mengontrol pergerakan robot, di kontrol langsung oleh manusia. Sedangkan robot yang bergerak secara otomatis, karena robot memiliki beberapa kemampuan untuk merespon beberapa informasi dari luar yang dibaca oleh sensor. Robot pembersih ini di kendalikan secara otomatis menggunakan sensor ultrasonic dengan Arduino Uno sebagai otak robot. Robot ini mampu membersihkan lantai ukuran 2x2 meter selama 3 menit 32 detik dengan persentase 97,44%, serta robot mampu beroperasi selama 5 jam 14 menit.
Rancang Bangun Sistem Presensi Menggunakan NFC Reader Berbasis ESP32
Yusuf Faisal;
Hastuti Hastuti
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.399
Presensi merupakan sistem yang digunakan untuk merekap data kehadiran disuatu perusahaan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan dan kehadiran dari anggota di suatu instansi/perusahaan. Contoh alat yang digunakan untuk presensi adalah finger print, yang mana proses pengambilan datanya menggunakan sidik jari, namun masih ditemukan kelemahan dari alat tersebut. Upaya untuk mengatasi kelemahan ini adalah dengan membuat alat presensi yang menggunakan NFC (Near Field Communication) Reader. NFC menggunakan e-KTP dalam pendataan kehadirannya dengan cara sederhana menempelkan e-KTP (input) pada alat. Tujuan pembuatan alat presensi menggunakan NFC reader berbasis ESP32 adalah mengetahui tingkat ketepatan kehadiran user dengan memanfaatkan web server (Internet of Thing) sebagai database dan monitoring sistem pada alat presensi. Pengujian sistem presensi dilakukan selama 6 hari dalam kondisi jaringan internet yang berbeda dengan membandingkan data serial monitor dan data kehadiran pada web, didapatkan rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk alat mampu mengirimkan data menuju web adalah 2 detik, sehingga alat dikatakan mampu bekerja secara konsisten dan diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan dalam pendataan kehadiran. Sistem presensi yang dibuat akan lebih efektif bekerja jika perancang selanjutnya mampu menambahakan komponen untuk pendaftaran anggota (e-KTP) guna meningkatkan efektifitas pada alat.