cover
Contact Name
Oriza Candra
Contact Email
jtein@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281364999013
Journal Mail Official
jtein@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Dr. Hamka Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27230589     DOI : https://doi.org/10.24036/jtein.v1i1.8
JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia dikelola oleh Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang, dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya. Fokus pada bidang yang terkait dengan Teknik Elektro.
Articles 329 Documents
Design System Warning & Safety Escalator dengan HMI Berbasis PLC Dimas Nur Prakoso; Yuli Prasetyo; Basuki Winarno; Budi Triyono
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.356

Abstract

Eskalator Otomatis Merupakan suatu alat transportasi vertical yang dapat memindahkan satu orang ataupun lebih, dari lantai dasar menuju ke lantai atas atau berikutnya maupun sebaliknya, Tidak jarang pengguna Eskalator mengabaikan keselamatan mereka dengan tidak memperhatikan & keselamatan. Banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi di eskalator terutama pada anak-anak yang disebabkan oleh kelalaian dan juga kurangnya safety system yang ada pada escalator. Warning & Safety Sistem pada Eskalator otomatis merupakan suatu sistem pengaman pada eskalator otomatis berbasis PLC (Programmable Logic Controller), sebagai control utama yang dirancang untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan pada penggunaan Eskalator, dan HMI (Human Machine Interface), sebagai media monitoring kerja dari system yang telah dirancang. Sensor Photoelectric ditanamkan pada sistem ini berfungsi sebagai input ke PLC sekaligus sebagai saklar dari warning & safety system pada eskalator yang kemudian sinyal input dari sensor tersebut diolah oleh PLC. Output yang dihasilkan berupa sinyal untuk menggerakan pada motor reverse dan bunyi dari sistem peringatan. Dengan adanya alat ini memanfaatkan sensor Photoelectrik yang diatur jaraknya dari 5 cm, 10 cm, 20 cm, 40 cm dan 80 cm dimana jika sensor off maka tegangan output bernilai 0 VDC dan jika on maka tegangan v output bernilai 5,03 VDC.
Rancang Bangun Keamanan Pintu Otomatis Menggunakan Face Recognition Berbasis Internet Of Things (IoT) Rafindo Zulfikar; Sukardi Sukardi; Riki Mukhaiyar; Dwiprima Elvanny Myori
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.385

Abstract

Perkembangan teknologi khususnya dibidang komputerisasi dan elektronika saat ini sangat pesat. Teknologi yang dikembangkan bertujuan untuk membantu memberikan keamanan, baik keamanan diri maupun keamanan terhadap barang-barang berharga dan dokumen-dokumen penting agar terhindar dari tindak kriminal khususnya tindakan pencurian. Sejumlah sistem pengaman modern telah diciptakan antara lain dengan menggunakan fingerprint sensor pada handle pintu, atau dengan sistem suara. Selama ini sistem membuka kunci pintu pada umumnya menggunakan kontrol akses fisik, seperti penggunaan tombol dan kartu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun keamanan pintu otomatis menggunakan Face Recognition berbasis Internet of Things (IoT). Dalam pembuatan pintu otomatis ini akan mengunakan alat diantaranya Arduino Mega2560, ESP32 CAM, Fingerprint, Push Button, Relay, Solenoid Doorlock, LCD, Motor Servo, dan Buzzer. Adapun perangkat lunak (software) yang digunakan yaitu Arduino IDE dan Telegram. Hasil dari pembuatan alat keamanan pintu otomatis ini yaitu manfaat serta keamanan yang lebih kepada pengguna dalam kehidupan sehari-hari.
Rancang Bangun Alat Monitoring Kualitas Air Berbasis Online Ilham Lubis; Ali Basrah Pulungan
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.398

Abstract

Dalam monitoring ini ada 3 parameter monitoring yaitu kekeruhan, pH dan suhu. Untuk parameter kekeruhan menggunakan sensor Turbidity. Untuk parameter pH menggunakan sensor pH dan untuk parameter suhu menggunakan sensor suhu DS18B20. Arduino uno sebagai pengolah data dan dikirim menggunakan NodeMCU esp8266 ke blynk. Adapun hasil pengujian ialah bekerja dengan baik. Sensor Turbidity mampu mengukur tingkat kekeruhan 0-987 NTU. Sensor pH mampu mengukur tingkat kadar pH air 0-14, Sensor suhu mampu mendeteksi nilai suhu dengan range -55°C - 125°C. Dan pada suhu 10°C - 85°C. Melakukan monitoring menggunakan sistem online sangat efektif dibandingkan melakukan monitoring secara visual. Alat monitoring Kualitas Air Berbasis online menggunakan Power Supply 5V dengan tingkat kesalahan 0,75%-1,6%, Sensor PH dengan tingkat kesalahan 2,6%, sensor suhu dengan tingkat kesalahan 0%. Alat ini menggunakan Blynk sebagai aplikasi monitoring. Sensor Turbidity, sensor PH dan sensor suhu sebagai pendeteksi kualitas air mengirim data analog yang akan diproses oleh arduino uno menjadi data digital melalui program dan di kirim ke aplikasi Blynk melalui modul Wifi NodeMCU ESP8266 dengan pemograman serial komunikasi antara arduino dan NodeMCU. Pengujian kualitas air dilakukan dengan menggunakan perbandingan 3 jenis air pada setiap tahap pengujian, agar hasil pembacaan sensor dan tampilan data pada aplikasi Blynk berjalan dengan normal.
Sistem Buka Tutup Pintu Otomatis Berbasis Sensor Wajah Irfandi Gusman; Riki Mukhaiyar
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.400

Abstract

Kegiatan sehari-hari kadang memaksa seseorang untuk meninggalkan rumah atau toko dalam keadaan kosong, seperti halnya di saat jam kerja ataupun sekolah. Hal ini mengakibatkan rumah atau toko menjadi rentan untuk dibobol dan terjadi tindakan pencurian. Penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah sistem baru yang berfungsi untuk mencegah tindak pembobolan dan pencurian rumah karena lemahnya tingkat pengaman kunci atau gembok. Sehingga terciptalah gagasan inovasi sistem keamanan pintu berbasis pengenalan wajah menggunakan metode fisherface tentunya memiliki keamanan yang lebih baik dibandingkan pengaman kunci atau gembok. Kendali sistem dikendalikan dengan python dengan metode tenshorflow dengan menghubungkan catu daya dengan sumber listrik PLN, setelah sistem aktif dan semua alat menyala dan dilakukan pengaktifan program di python dan dilanjutkan dengan percobaan pendeteksian wajah. Berdasarkan hasil penelitian Camera web dapat mengenali wajah selama 0,5 detik hingga 1 detik ketika posisi camera dan wajah berhadapan lurus dengan jarak maksimal 50 cm. Pencahayaan pada wajah atau cahaya sekeliling yang menyinari dapat menjadi salah satu faktor keberhasilan maupun kegagalan Camera untuk mengenali wajah penggunanya.
Perancangan dan Analisis Kinerja Jaringan Fiber To The Home (FTTH) dengan Teknologi Gigabit Passive Optical Network (GPON) Menggunakan Software OptiSystem Afrizal Yuhanef; Aprinal Adila Asril; Dini Oktri Yanti
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.407

Abstract

Fiber optik adalah media transmisi yang memenuhi persyaratan dengan kapasitas bandwidth yang besar. Penggunaannya pada jaringan Fiber To The Home (FTTH) dapat secara efektif mengirimkan berbagai jenis konten digital, termasuk suara, video, dan data. Hal ini memungkinkan penyediaan layanan Triple Play yang ditawarkan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa perbandingan antara pengukuran jaringan FTTH yang dilakukan di lapangan dengan hasil simulasi yang didapat melalui Software OptiSystem. Performansi sistem jaringan FTTH ditentukan dari perhitungan parameter rise time budget agar sesuai dengan standar yang ditetapkan, dengan nilai maksimal 0,219 ns. Nilai Bit Error Rate pada simulasi harus memenuhi standar yang dipersyaratkan maksimal 10-9, dan nilai SNR minimal 21,5 dB. Hasil simulasi menggunakan software Optisystem menunjukkan bahwa rise time budget didapat dengan perhitungan 00.0050438404 ns menjadi 0.00527393627 ns, nilai tersebut sudah memenuhi syarat tidak melebihi 0.219 ns, untuk nilai Bit Error Rate dari hasil simulasi 2.71856x10-49 dan 2.27036x10-65 nilai tersebut memenuhi syarat kelayakan tidak melebihi 10-9 . Nilai SNR 50,053279 dB hingga 50,050211 dB sudah memenuhi standar SNR minimal yang disyaratkan yaitu 21,5 dB. Hasil penelitian ini layak karena berada diatas nilai yang distandarkan pada jaringan FTTH dengan teknologi Gigabit Passive Optical Network (GPON).
The Analisis Keandalan Sistem Koordinasi Overcurrent Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) di Gardu Induk 150 kV Buduran Retno Ayu Dwi Setyowati; Subuh Isnur Haryudo; Tri Wrahatnolo; Tri Rijanto
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.419

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik adalah bagian dari sistem tenaga listrik yang berfungsi menyalurkan listrik kepada konsumen. Analisa keandalan sistem proteksi meliputi koordinasi antar peralatan proteksi dalam jaringan distribusi yang harus memenuhi standard yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa besaran nilai setting dan karakteristik overcurrent relay (OCR) dan ground fault relay (GFR) di Gardu Induk 150 kV Buduran menggunakan aplikasi ETAP 19.0.1. Nilai setting OCR dan GFR ditentukan berdasarkan pada standard IEC 60255, relay yang terpasang pada GI 150 kV Buduran memiliki kurva karakteristik standard invers. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa besarnya arus gangguan hubung singkat dipengaruhi oleh jarak titik gangguan, semakin jauh lokasi gangguan maka arus gangguan hubung singkat akan semakin kecil, begitu pula sebaliknya. Waktu kerja relay di sisi outgoing lebih cepat dibandingkan sisi incoming dengan selisih waktu rata-rata sebesar 0,06 detik. Hal ini disebabkan lokasi gangguan mempengaruhi besar kecilnya selisih waktu. Semakin jauh jarak lokasi gangguan, maka semakin besar selisih waktu kerja relay sisi incoming.
Rancang Bangun Alat Pemisah Sampah Cerdas Berbasis Internet of Things Weri Sasra Yanti; Hastuti Hastuti
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.420

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin pesat dan semakin banyaknya penduduk di indonesia membuat kebutuhan pangan juga mengalami peningkatan. Dengan meningkatnya kebutuhan pangan membuat sampah semakin banyak yang berdampak buruk terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat perangkat keras alat pemisah sampah cerdas berbasis Internet of Things. Oleh karena itu dibuat sebuah alat yang bertujuan untuk dapat merancang dan membuat sebuah sistem tempat sampah cerdas menggunakan sensor Ultrasonic, sensor proximity dengan output LCD, motor servo, serta aplikasi Blynk yang terkoneksi dengan NodeMCU ESP8266. Metode sistem pemisah sampah cerdas yang menggunakan sensor ultrasonic, sensor proximity dan output LCD, motor servo, serta aplikasi Blynk yang terkoneksi dengan NodeMCU ESP8266 yakni dengan mendeteksi jarak terlebih dahulu yakni 13-25 cm untuk mengaktifkan motor servo membuka pintu untuk membuang sampah serta dilanjutkan dengan menutupnya pintu tempat sampah dengan masuknya sampah pada tempat pemisah sampah, melalui sensor proximity untuk memisah logam maupun non logam dengan mengaktifkan motor servo bagian dalam. dan setelah sampah telah terpisah akan adanya notifikasi menuju aplikasi Blynk berupa tempat sampah penuh maupun tidak. Serta penggunaan power supply dan baterai sebagai pensupply tegangan. Setelah melakukan pengujian dan analisa terhadap sistem pemisah sampah cerdas berbasis internet of things menggunakan NodeMCU ESP8266 dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem pemisah sampah cerdas berbasis internet of things telah dapat bekerja dengan baik sesuai dengan rancangan prinsip kerja dan hasil yang dicapai sesuai dengan fungsi kerja alat.
Perancangan Sistem Pengontrolan Dan Monitoring Pengaliran Nutrisi Pada Tanaman Hidroponik Berbasis Arduino Secara Otomatis Shiddiq Thamrin; Oriza Candra
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.427

Abstract

Hydroponics is a method of cultivating agriculture without using soil as a medium, but instead using water as a growing medium. So that hydroponic cultivation can take advantage of narrow land. But this hydroponic cultivation also has its advantages and disadvantages. The advantages of cultivating with hydroponics are, it does not require soil, it can be done on narrow land, the quality of the plants is cleaner because it does not use soil, the plant growth is faster, the risk of plants being attacked by pests and diseases will be smaller. Meanwhile, the disadvantages of hydroponic cultivation are that it requires extra precision and monitoring. In farming with the hydroponic method, we must really pay attention to and control the nutrients given to plants, including the concentration of nutrients in plants. if not careful and monitor regularly, it will affect the growth of plants. This final project aims to control the concentration of nutrients and flow in hydroponic plants automatically. This tool consists of input received via the TDS sensor, RTC sensor and output in the form of a circulation pump, and nutrient pump A and nutrient B then Arduino as the data sender.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Kecepatan dan Arah Mata Angin Berbasis Internet of Things Fadly Warnangan; Yenni Arnas; Kgs M Ismail
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.428

Abstract

Salah satu fasilitas yang wajib dimiliki oleh bandar udara untuk mewujudkan keselamatan penerbangan adalah windsock yang berfungsi sebagai indikator arah mata angin dan kecepatan angin yang akan menjadi dasar untuk menentukan arah pesawat pada saat Landing atau Takeoff di bandar udara. Fasilitas ini biasanya dipasang pada area bandar udara yang dapat dilihat dengan jelas oleh petugas Air Traffic Controller (ATC). Untuk melakukan pengamatan windscok saat ini masih dilakukan secara manual, sehingga sering mengalami gangguan jarak pandang yang kurang baik ketika terjadi cuaca buruk dikarena posisi ATC (Tower) dengan letak windsock cukup jauh. Perkembangan teknologi IoT saat ini semakin banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan. dengan menggunakan beberapa komponen Arduino Nano sebagai pengolah data, Anemometer sebagai sensor kecepatan angin, Hall Effect sebagai sensor arah angin dan modul Wifi ESP-01 sebagai media komunikasi data dari arduino ke webserver, Monitoring dapat dilakukan secara langsung melalui LCD dan secara online melalui Aplikasi Blynk menggunakan PC/Smartphone, dengan durasi waktu pengiriman data rata-rata 2,1 detik.
Rancang Bangun Alat Incubator Telur Otomatis Berbasis Internet Of Things (IOT) Menggunakan Wemos D1 R1 Muhammad Iqbal; Oriza Candra
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 2 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v4i2.434

Abstract

Penggunaan mesin penetas telur atau disebut juga mesin penetas telur otonom berbasis IoT merupakan salah satu pemanfaatan teknologi pada masa revolusi industri keempat di bidang peternakan. Karena perangkat IoT selalu terhubung ke Internet, mereka dapat diakses dan digunakan kapanpun dan dimanapun mereka berada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari seberapa baik sensor gerak PIR bekerja pada inkubator IoT, sehingga peternak unggas dapat mengecek inkubatornya dari jauh. Temuan investigasi ini menunjukkan bahwa pembacaan suhu inkubator bervariasi sebesar 0,3 C hingga 0,4 C bila dibandingkan dengan pembanding, dan pembacaan kelembaban berbeda sebesar 0,1% hingga 1,0% bila dibandingkan dengan pembanding. Sensor PIR dapat menangkap gerakan apa pun di dalam inkubator. Perangkat yang diproduksi dapat dipanaskan atau didinginkan hingga kisaran 36 hingga 38 derajat Celcius yang ditentukan. Ketika kelembaban relatif turun di bawah 55% atau naik lebih dari 60%, gadget dapat mengirimkan pemberitahuan. Antarmuka online menampilkan informasi yang sama dengan layar LCD pada inkubator. Dalam penelitian ini, 83,3% telur hidup berhasil menetas, sedangkan 16,7% tidak berhasil menetas. Inkubator IoT yang digunakan dalam analisis ini menelan biaya bahan sebesar Rp 575.000. Biaya listrik untuk menetaskan satu telur ayam di inkubator ini adalah Rp 804.