Articles
329 Documents
Sistem Transaksi Buku di Perpustakaan Menggunakan Teknologi RFID dan Barcode Scanner
Wahyudi Ilham;
Dwiprima Elvanny Myori
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.361
Sebuah Perpustakaan membutuhkan metode untuk mempermudah perekapan data dan pencatatan transaksi didalamnya. Metode dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi RFID sebagai pembaca data masukan dan sarana untuk anggota perpustakaan melakukan transaksi, juga memanfaatkan barcode yang terdapat pada buku untuk pendataan buku – buku yang ada di perpustakaan. Perekapan data juga menjadi suatu hal yang penting untuk sebuah perpustakaan demi menghindari tejadinya kehilangan data atau masalah lainnya yang ditimbulkan oleh tidak adanya suatu perekapan data yang baik. Oleh karena itu dibutuhkannya database untuk merekap hasil transaksi yang terjadi di perpustakaan secara otomatis. Dan sebagai interface agar admin maupun anggota perpustakaan dapat mengakses data dari database, dibutuhkannya sebuah website untuk menampilkan data yang ada pada database tesebut. Dengan adanya teknologi tersebut diatas maka dapat disimpulkan bahwa dapat dibuatnya sebuah alat untuk mempermudah transaksi di perpustakaan yang memanfaatkan teknologi RFID dan Barcode Scanner yang terintegrasi ke sebuah database dengan memanfaatkan interface website.
Rancang Bangun Alat Pengukuran Dan Monitoring Ketinggian Air Pada Bendungan Berbasis Internet Of Things
Ferdian Tanjung;
Taali Taali;
Irma Husnaini;
Oriza Candra
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.346
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia sekaligus negara yang memiliki curah hujan tinggi, sehingga menjadi sangat rentan sekali dengan bencana banjir. Dampak dari banjir dapat ditanggulangi dengan membuat bendungan yang dilengkapi dengan pintu air. Oleh karena itu, dalam upaya peringatan dini banjir pada bendungan dibutuhkan sebuah alat yang bisa membuka dan menutup pintu air yang bekerja secara otomatis. Dan diperlukan juga media informasi untuk mengetahui status ketinggian air secara cepat dan akurat, sehingga masyarakat sekitar dapat meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan diri lebih awal dalam menghadapi banjir. Metode pada perancangan alat meliputi diagram blok, flowchart, perancangan mekanik, perancangan software dan perancangan elektronika. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa ketika power supply dihidupkan sensor ultrasonik akan mendeteksi ketinggian air, jika mencapai batas ketinggian tertentu maka NodeMCU akan mengirim notifikasi data ketinggian air yang sudah terkoneksi dengan WiFi pada blynk. Ketika ketinggian air mencapai ≤ 8 cm, sensor ultrasonik akan membaca ketinggian air dan blynk akan menampilkan ketinggian air secara realtime. Pada saat ketinggian air mencapai 9-11 cm, blynk akan menampilkan data ketinggian air yang sudah terdeteksi sensor dan motor dc akan membuka pintu air 1 seluruhnya untuk membiarkan air mengalir. Kemudian jika ketinggian air mencapai 12 cm atau lebih, Motor DC akan mengangkat pintu air 1 dan 2, kemudian blynk akan mengirimkan notifikasi data ketinggian air secara realtime yang sebelumnya sudah terdeteksi oleh sensor. Hal ini dilakukan agar memberi sinyal kepada penduduk sekitar bahwa ketinggian air sudah mencapai batas maksimal dan untuk itu warga bisa segera mengevakuasi diri dari bahaya banjir.
Perancangan Sistem Monitoring Tegangan Baterai 110 VDC Berbasis Bylnk Pada Gardu Induk
Aripin Triyanto;
Wahyu Syaepudin
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.358
Transmission equipment at 150 kV substations needs to be maintained for system reliability, especially equipment with a DC voltage supply because it plays an important role in 150 kV substations. DC source monitoring equipment is used to determine the value of the voltage flowing and the source that comes from the rectifier or battery. The problems encountered in this research are related to the voltage drop that occurs in the battery. The cause of damage to the battery is due to the reduced value of the input voltage and there is no supply voltage source. The solution to the problem is using hardware, making simulations using Blynk and NodeMCU software for battery conditions. The purpose of this study is to determine the value of the input voltage under undervoltage, normal and overvoltage conditions. The research results obtained on the use of a multimeter show that there is a difference of 0.3 Volts when undervoltage occurs. Software on the dashboard display made with notifications on the Blynk application if undervoltage occurs, namely the voltage is below 90 volts with email notifications and display on the Blynk application. Under normal conditions, the battery voltage is 126.9 Volts and there is no notification. During the overvoltage condition, the voltage is above 130 volts, causing the 110 VDC battery unit voltage monitoring equipment to send the result data from the measurements that have been installed on the 110 VDC battery unit fuse box to Blynk
Perancang Sistem Otomasi Pada Aquascape Berbasis Internet of Things (IoT)
Lisa Kusuma Sari;
Oriza Candra;
Hansi Effendi;
Fivia Eliza
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.363
Manusia bekerja berbagai profesi, dan seringkali, tenaga kerja ini menghabiskan banyak waktu yang mungkin dimiliki karyawan untuk kegiatan rekreasi. Pesatnya kemajuan teknologi kelistrikan telah menyebabkan terciptanya berbagai alat yang digunakan untuk menunjang tenaga manusia seperti yang dilakukan saat ini. Saat ini, alat yang mengotomatiskan pekerjaan manusia menyelesaikan tugas-tugas yang sebelumnya diselesaikan secara manual oleh laki-laki. Alat ini dikendalikan oleh Arduino dan terdiri dari berbagai bagian. Penelitian ini bertujuan untuk mengatur aquascape secara keseluruhan dan tambahan IoT (Internet of things) oleh karena itu perlu di atur aquascape secara keseluruhan serta memantau aquascape jarah jauh IoT (Internet Of Things) dengan aplikasi blynk. Pengujian dilakukan dengan arduino sebagai sistem control untuk menjalankan proses sesuai dengan rancangan yang telah di buat. Alat ini menggunakan 2 sensor yaitu sensor suhu DS18B20 dan sensor jarak HC-RS04 serta menggunakan RTC dan push button sebagai input. Sedangkan bagian outputnya menggunakan LCD (Liquid Crystal Display), modul relay 6 channel, ESP8266, dan motor servo.
Perancangan Interleaved Boost Converter Dari 8-12 ke 24V Dengan Umpan Balik Tegangan
Adi Nurcahyo;
Sapto Nisworo;
Dwi Novianto;
Reza Yusuf Kurniawan
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.365
The use of DC voltage is now increasingly massive with various needs, but the voltage source obtained tends to be unstable to meet the existing electrical load, so it is necessary to adjust the voltage so that it works properly and there is no damage to the load, namely by adding a DC-DC converter system. Because of this basis, this research focuses on how to increase the DC voltage with minimal ripple and according to the voltage requirements in general, namely 12, 24, and 48V. In this study, the authors made a 24V Interleaved Boost Converter with an input value range of 8 to 12V. Tests found that the Interleaved Boost Converter is able to maintain a constant voltage of 24V without oscillation with a voltage feedback control system, the input voltage ripple is 240 mV and the resulting output voltage ripple is 680 mV, while the input current ripple is 800 mA and the output current ripple is 560 mA.
Pemetaan 2D Indoor menggunakan Automated Guided Vehicle (AGV) dengan LiDAR
Tomi Kurniawan;
Risfendra Risfendra
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.373
AGV dibuat untuk proses produksi terhindar dari human error dengan keuntungan fleksibelitas dan pergerakan yang mudah. Jalur pemandu AGV pada umumnya dibuat berbentuk garis hitam dan juga terdapat RFID, hal tersebut membuat AGV tersebut tidak efektif dan merusak pemandangan ruangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membentuk suatu peta yang diketahui oleh robot dan tidak merusak pemandangan ruangan dengan menggunakan sensor LiDAR dan metode SLAM. Dengan menggunakan metode experimental untuk pengujian kelayakan LiDAR pada area sebesar 220 x 110 cm serta metode try-and-error untuk menemukan algoritma pemetaan yang tepat pada laboratorium sebesar 11.74 x 7.85 m. Penelitian ini menemukan error rata-rata antara pengukuran aktual dengan pengukuran pada sistem dengan menghasilkan error pada uji experimental sebesar 0.12% sedangkan pada pembuatan peta sebesar 0.23% dengan pemanfaatan metode Simultaneous Localization And Mapping (SLAM) dengan optimalisasi framework Robotic Operation System (ROS). Hasil ini menunjukkan AGV dengan membawa LiDAR mampu membentuk peta dengan akurat pada area yang belum diketahui.
Desain Perangkat Penerangan Berlandas PLTS Off-Grid Untuk Budidaya Buah Naga
Diva Ayu Lestari;
Aripriharta Aripriharta;
Ayu Puwatiningsih;
Rodhi Faiz;
Sujito Sujito;
Langlang Gumilar;
Muhammad Afnan Habibi
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.376
Hasil alam ular mistis adalah salah satu produk pedesaan yang dihasilkan di Banyuwangi. Meskipun tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Banyuwangi adalah hasil alam binatang mitos terbesar yang dibudidayakan di Indonesia, produk ular mistis tetap menjadi salah satu produk andalan di daerah tersebut. Prosedur pencahayaan sering digunakan untuk menanam buah naga pada malam hari. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pengumpulan produk alami ular kecipir sehingga bisa dipasarkan dengan lebih cepat. Saat ini, listrik dari PLN digunakan sebagai sumber penerangan. Namun, masih ada taman mistis ular di mana kekuatan zloty murni belum tercapai. Oleh karena itu, perlu dicari pilihan alternatif lain yang ramah lingkungan dan dapat digunakan sebagai sumber energi di taman tersebut. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah kerangka energi berbasis matahari. Meskipun implementasinya akan tergantung pada faktor-faktor seperti kondisi lingkungan, biaya, dan infrastruktur yang tersedia, energi matahari dapat menjadi alternatif yang baik dan berkelanjutan untuk penerangan taman mistis ular. Pada penelitian ini dirancang dan diuji coba alat penerangan budidaya buah naga dengan metode PLTS Off-Grid. Perancangan sistem PV dilakukan menggunakan perangkat lunak PVWatts. Sistem dirancang dengan panel surya daya 80 Wp dan beban ringan 27 watt. Diperlukan baterai berkapasitas 60 Ah untuk menyuplai beban selama 10 jam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dibutuhkan waktu ± 6 jam untuk mengisi baterai dalam kondisi normal. Dalam cuaca mendung atau hujan, tahan ± 7 jam dengan output DC rata-rata 40 watt. Baterai tersebut mampu mensuplai beban pada malam hari selama ±10 jam dengan tegangan rata-rata 12,18 V. Efisiensi PLTS ini adalah 86%.
Implementasi HMI NB7W-TW00B Pemilah Barang Logam dan Non Logam
Gozy Hermana;
Ricky Maulana;
Risfendra Risfendra;
Juli Sardi
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.382
This study aims to facilitate the process of sorting objects made of metal and non-metal so that they can be sorted based on these criteria to the place provided based on a Programmable Logic Controller using the Human Machine Interface as the control center of the tool. Where the Human Machine Interface can be used as a controller and monitor the sorting of objects which is done with two automatic and manual selection methods. Inappropriate program design and use of conventional actuators. The pneumatic system acts as an actuator for sorting goods, namely a double acting cylinder which is installed to push metal and non metal goods towards the conveyor based on what is detected by the capacitive proximity sensor, the cylinder which is installed on the inductive proximity sensor is used to sort metal objects towards storage. If the object is metal, the sensor will detect it and the conveyor will stop and the cylinder will sort the metal object to the metal storage. Non-metal objects will be passed by the sensor to non-metal storage.
Kendali dan Monitoring Pembangkit Listrik Tenaga Surya Stand Alone Berbasis Human Machine Interface
Emilia Mustafa;
Muldi Yuhendri;
Juli Sardi;
Doni Tri Putra Yanto
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.384
Kebutuhan terhadap energi listrik saat ini semakin meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan peralatan-peralatan yang menggunakan daya listrik dipakai oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari peralatan rumah tangga, peralatan perkantoran sampai pada peralatan produksi di industri. Umumnya daya listrik untuk peralatan-peralatan ini diperoleh dari jaringan listrik yang disediakan oleh pemerintah. Hal ini menjadi masalah bagi daerah yang belum terjangkau oleh jaringan listrik. Untuk mengatasi hal ini, maka dapat digunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) stand alone dengan memanfaatkan energi cahaya matahari sebagai sumber energi primernya. Agar PLTS stand alone dapat bekerja dengan baik, maka PLTS tersebut perlu dikendalikan dan dimonitor. Paper ini mengusulkan system kendali dan monitoring PLTS stand alone dengan menggunakan Human Machine Interface (HMI) yang dilengkapi dengan Programable Logic Controller (PLC). PLTS stand alone yang diusulkan terdiri dari delapan panel surya 50 WP, solar charger, inverter, baterai dan beban. Untuk mendapatkan data yang akan dimonitor, maka digunakan sensor yang outputnya akan diolah oleh PLC dan ditampilkan pada HMI. Hasil eksperimen di laboratorium menunjukan bahwa system kendali dan monitoring PLTS stand alone yang diusulkan telah bekerja dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.
Sistem Keamanan Berlapis Pada Pintu Menggunakan RFID, Finger Print Dan Keypad Dengan Output Suara Berbasis Internet Of Things ESP32
Tiara Anggelia Erika;
Elfizon Elfizon
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 4 No 1 (2023): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v4i1.386
Keamanan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan. Dimana keamanan di mulai dari hal kecil yaitu keamanan rumah dan keluarga. Sistem keamanan rumah yang kurang baik mengakibatkan rumah menjadi sasaran pencurian atau tindak kejahatan lainnya. Oleh karena itu dibuatkan sebuah alat yang bertujuan untuk dapat merancang dan membuat sistem keamanan berlapis pada pintu menggunakan rfid, fingerprint dan keypad dengan output suara berbasis internet of things ESP32. Metode sistem keamanan berlapis pada pintu menggunakan rfid, fingerprint dan keypad dengan output suara berbasis internet of things ESP32 diaktifkan menggunakan inputan keamanan berupa penginputan kartu, Sidik jari serta inputan password pada keypad dan jika benar maka akan mengkatifkan dfplayer mini untuk mengeluarkan suara google pada speaker lalu mengaktifkan motor dc melalui driver L298N untuk membuka beberapa saat dan tertutup otomatis dan data pengguna dikirimkan menuju Realtime database pada Firebase. Setelah melakukan pengujian dan analisa terhadap sistem keamanan berlapis pada pintu menggunakan rfid, fingerprint dan keypad dengan output suara berbasis internet of things ESP32 dapat diambil kesimpulan bahwa sistem keamanan pada pintu telah dapat bekerja dengan baik sesuai dengna rancangan prinsip kerja dan hasil yang dicapai sesuai fungsi serta kerja alat.