cover
Contact Name
ANDASIH
Contact Email
andasih@umitra.ac.id
Phone
+6285669711808
Journal Mail Official
andasih@umitra.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS MITRA INDONESIA JALAN Z.A PAGAR ALAM NO. 07 GEDONGMENENG RAJABASA KOTA BANDAR LAMPUNG 35145
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27458938     DOI : -
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ANDASIH) adalah media publikasi ilmiah yang ditulis oleh dosen, peneliti, dan mahasiswa di bidang kesehatan , dll. ANDASIH menerbitkan makalah penelitian asli, yang direview dan melalui mekanisme secara online. Semua makalah direview setidaknya oleh dua orang reviewer. ANDASIH diterbitkan dan dicetak oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mitra Indonesia dan diterbitkan dua kali dalam setiap volume (April dan Oktober)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 93 Documents
PENGENALAN LOGO OBAT DAN SOSIALISASI DAGUSIBU PADA KELOMPOK PKK DI DESA PAKONG KECAMATAN PAKONG PAMEKASAN Qurratul A'yun; Kinanatul Qomariyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahun tentang obat harus dimiliki oleh semua lapisan masyarakat. Maraknya penyebaran obat palsu dan kesalahan penggunaan obat DAGUSIBU manjadi salah satu upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menggunakan, mengenal logo obat dan mengelola obat. Tujuan dari Pengabdian masyarakat ini adalah mengenalkan logo obat dan memberikan sosialisasi  DAGUSIBU kepada masyarakat khususnya kelompok PKK Di Desa Pakong Kecamatan Pakong Pamekasan. Dengan kegiatan pengabdian ini diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan terhadap penggunaan obat. Peserta penyuluhan ini diberikan materi tentang Logo Obat dan DAGUSIBU secara langsung, didukung dengan alat peraga berupa obat-obatan sebagai contoh penerapan DAGUSIBU dalam diskusi aktif dilanjutkan Demonstrasi dan Evaluasi Kegiatan. Target pengabdian ini diharapkan dapat menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan tentang obat melalui DAGUSIBU. Oleh karena itu penyuluhan ini perlu di lanjutkan untuk memantau dan meningkatkan kelompok PKK sebagai agen informasi yang baik ke masyarakat umum khususnya di Desa Pakong Kecamatan Pakong Pamekasan. Kata kunci : Logo Obat, DAGUSIBU 
Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Dana Operasional Sekolah Di Desa Penengahan Kalianda andri eka yunindra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat Tentang Akuntabilitas dan Transparansi dalam Pengelolaan dana Operasional Sekolah bermaksud memberikan Pengetahuan kepada kepala sekolah dan bendahara sekolah tentang bagaimana dalam pembuatan laporan keuangan dana operasional sekolah yang akuntabilitas dan transparansiSekolah yang ada di Desa Penengahan Kabupaten Lampung Selatan banyak yang menerima dana Bantuan Operasioanl Sekolah yang di berikan pemerintah kepada sekolah-sekolah di Desa Penengahan tersebut. Untuk melaporkan penggunaan Dana Operasional Sekolah pihak sekolah di Desa Penengahan masih mengalami kesulitan dalam pembuatan laporan yang akuntabilitas dan transparansi hal ini disebabkan oleh masih banyaknya sumber daya manusia di sekolah tersebut yang belum memahami tentang pelaporan yang akuntabilitas dan transparansiKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memeberikan gambaran dan pengetahuan tentang bagaimana pembuatan laporan keuangan khususnya dalam pelaporan dana operasional sekolah dapat sesuai dengan prinsip akuntansi dan transparan
Edukasi Pemilihan Jurusan Kuliah Melalui Metode Pemetaan Bakat Adhi Nurhartanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survei menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa yang merasa salah dalam memilih jurusan kuliah mencapai 87%.  Hasil identifikasi menunjukkan bahwa hal itu terjadi karena kurangnya motivasi dalam menempuh Pendidikan.  Sayangnya penumbuhan motivasi tidak mudah untuk dilakukan.  Bertolak dari problem tersebut, para pengamat Pendidikan mengusulkan salah satu cara dengan metode pemetaan bakat yang melihat sifat unik yang dimiliki manusia baik sifat unggul maupun sifat yang menjadi kelemahannya yang kemudian dikenal dengan nama bakat.  Melalui perjalanan hidup, kemudian manusia akan menemukan minat yang sesuai dengan bakat-bakatnya.  Apabila berjalan dengan baik, manusia yang memiliki minat dan bakat akan memiliki motivasi yang merupakan daya tahannya dalam menjalani Pendidikan dan kehidupan.  Pemetaan bakat merupakan sebuah upaya untuk mengevaluasi minat dan bakat yang sejatinya sudah dimiliki dalam diri sejak lahir tetapi menjadi bias dalam perjalanan hidup seseorang.  Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyosialisasikan pentingnya minat dan bakat dalam menajalani Pendidikan dan karir, bagaimana cara mengetahui minat dan bakat yang telah menjadi bias dan memanfaatkannya untuk menumbuhkan motivasi dalam menempuh Pendidikan dan karir di masa depan.  Dengan bekal ini, diharapkan peserta pelatihan akan memiliki kebahagiaan dan daya tahan yang lebih dalam menjalani Pendidikan dan karirnya.   Kata Kunci : pemetaan bakat, motivasi, sifat unik
Edukasi siswa tentang menggosok gigi dengan baik dan benar serta cara mencuci tangan dengan sabun di sekolah nova mega rukmana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia sekolah merupakan kelompok usia yang kritis, karena pada usia tersebut seorang anak rentan terhadap masalah kesehatan. Menggosok gigi merupakan cara yang paling mudah dan efektif untuk dilakukan dengan baik dan benar agar sisa makan benar benar dapat di hilangkan dari permukaan gigi.Berdasarkan penjelesan tersebut, sangat penting untuk memberikan informasi secara dini dan benar tentang bagaimana Cara Menggosok gigi dengan baik dan benar serta Cara Mencuci tangan dengan sabun sehingga anak anak bisa terhindar dari berbagai penyakit. Kegiatan edukasi penyuluhan kesehatan ini menggunakan Penyampaian Materi dan Demonstrasi cara menggosok gigi dengan baik dan benar serta cara mencuci tangan dengan sabun. Agar penyuluhan menarik kami memberikan hadiah door proze bagi peserta yang dapat mengulang tekhnik cara menggosok gigi dengan baik dan benar serta cara mencuci tangan dengan sabun dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan penyuluhHasil kegiatan menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi cara menggosok gigi dengan baik dan benar serta cara mencuci tangan dengan sabun Di SDN 2 Way Huwi Lampung Selatan. Kegiatan Pengabdian pada masyarakat ini diharapkan agar anak -anak dapat memahami dan memperaktekan tekhnik cara menggosok gigi dengan baik dan benar serta cara mencuci tangan dengan sabun dalam kehidupan sehari hari baik di lingkungan rumah maupun sekolah.
Pelatihan Dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Pada Kedai Kopi”DIPPA COFFE” nursalma nursalma
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat Tentang Pelatihan Dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Pada Kedai Kopi”DIPPA COFFE”  bermaksud memberikan Pengetahuan kepada pemilik kedai kopi “DIPPA COFFE”  tentang bagaimana dalam pembuatan dan pencatatan Laporan Keuangan.Metode pelaksanaan ini adalah tahapan pelatihan yang dilakukan yang pertama yaitu Tahap Persiapan,Tahap persiapan  yang dilakukan meliputi: Survei awal, Pemantapan dan penentuan lokasi dan sasaran, menganalisis kebutuhan untuk mengatasi permasalahan mitra Tahap kedua yaitu Tahap Pelaksanaan Pengabdian berupa Penyusunan bahan/materi pelatihan, kemudian memberikan materi kepada mitra dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi serta melakukan simulasi pencatatan  dan  pembuatan laporan keuangan  dan Tahap ketiga yaitu tahap pendampingan dimana tim melakukan pendampingan kepada mitra dalam pencatatatan dan pembukuan laporan keuangan dan Tahap akhir adalah evaluasi dan pelaporan dimana tahap evaluasi sangat diperlukan  untuk program selanjutnya agar lebih baik
TINGKAT PENGETAHUAN DAN ANTUSIAS MASYARAKAT TERHADAP PENGENDALIAN GULA DARAH (PGD) DI DAERAH POSYANDU BOUGENVILL IV KEMILING KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2021 Endah Rachmawati; Faramitha Sandra Irawan; Farida Aryani; Mochammad Aulia Febriansyah; Moch Rifly Hidayat; Eka Silvia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT According to the World Heath Organization (WHO) in 2020 about 422 million people worldwide suffer from diabetes melitus, most of them live in low to middle income countries, and 1.6 million deaths are associated with diabetes melitus each year. Where the prevalence of diabetes mellitus will continue to increase over the last decade. Indonesia is the sixth country in the world after China, India, the United States, Brazil and Mexico. Riskesdas said that the increase in the prevalence rate of diabetes mellitus was quite significant, namely from 6.9% in 2013 to 8.5% in 2018; and then the estimated number of sufferers in Indonesia reaches more than 16 million people. Meanwhile, based on the Lampung Riskesdas report in 2018, 31,462 people were diagnosed with diabetes mellitus. The purpose of this activity is to increase knowledge and know the enthusiasm of the community about the importance of maintaining health and preventing Diabetes Melitus. The method used in this activity was counseling and checking blood sugar levels to the people who were in the Posyandu in the Kemiling area, especially the Bougenvill IV posyandu. The implementation of the activity was assisted by students of FK Malahayati University in Bandar Lampung on April 5-6, 2021. The result of this activity was an increase in the knowledge and enthusiasm of the community towards blood sugar control (PGD) so that it can be concluded that this counseling is very effective. Keywords: Counseling, Diabetes Mellitus, Society ABSTRAK Menurut World Heath Organization (WHO) tahun 2020 sekitar 422 juta orang di dunia mengidap penyakit diabetes melitus, sebagiannya tinggal di negara yang berpenghasilan rendah sampai menengah, dan sebesar 1,6 juta kematian dikaitkan dengan diabetes melitus setiap tahunnya. Dimana pravelensi diabetes mellitus akan terus meningkat selama dekade terakhir. Indonesia merupakan negara keenam di dunia setelah negara Tiongkok, India, Amerika Serikat, Brazil dan Meksiko. Riskesdas mengatakan bahwa peningkatan angka prevalensi diabetes mellitus yang cukup signifikan, yaitu dari 6,9% tahun 2013 menjadi 8,5% tahun 2018; dan kemudian estimasi jumlah penderita di Indonesia mencapai lebih dari 16 juta orang. Sementara itu berdasarkan laporan Riskesdas Lampung pada tahun 2018 sebanyak 31.462 orang di diagnosis mengidap penyakit diabetes melitus. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan mengetahui antusias masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya Diabetes Melitus. Metode yang di gunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan dan pengecekan kadar gula darah kepada masyarakat yang berada di posyandu daerah kemiling khususnya posyandu Bougenvill IV. Pelaksanaan kegiatan di bantu oleh mahasiswa FK Universitas Malahayati Bandar Lampung pada 5-6 April 2021. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan antusias masyarakat terhadap pengendalian gula darah (PGD) sehingga dapat di simpulkan bahwa penyuluhan ini sangat efektif.Kata Kunci: Penyuluhan, Diabetes Melitus, Masyarakat
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA SISWA KELAS IX UPT SMP NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG Nana Novariana; Mareza Yolanda Umar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 02 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan 15 % dari total jumlah penduduk, pada usia remaja merupakan penentuan momen awal apakah mereka akan melakukan seks bebas atau tidak. Usia remaja merupakan usia  yang  sangat  rentan  untuk dapat  melakukan  hubungan  seks bebas  dan  bertindak  di  luar kebiasaannya. Hal ini dapat terjadi karena pada  usia-usia tersebut secara psikologis rasa ingin tahu remaja terhadap sesuatu hal yang baru ditemuinya sangat besar. Data World Health Organization (WHO), setiap tahun terdapat 15 juta remaja yang mengalami kehamilan diluar nikah dan 60 % persen di antaranya berupaya untuk mengakhirinya.  Hubungan  seks  di  luar  nikah  akan menunjukkan  tidak  adanya  rasa tanggung  jawab  dan  memunculkan  persoalan-persoalan  baru  yang dapat  menyebabkan gangguan  fisik dan psikososial pada manusia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan  dan  sikap  remaja  yang  benar  tentang  kesehatan  reproduksi mereka yang dilihat dari aspek kesehatan. Sasaran  kegiatan ini adalah para siswa kelas IX di UPT SMP Negeri 3 Bandar Lampung.  Edukasi dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi.  Evaluasi tingkat keberhasilan pendidikan kesehatan ini dengan melakukan pretest dan posttest pada siswa. Berdasar hasil dari 100 remaja didapatkan  nilai  pretest  rata-rata  peningkatan  pengetahuan  tentang  kesehatan reproduksi  ditinjau dari aspek kesehatan dan sikap berturut-turut adalah 7.38 dan 2.63 sedangkan rata-rata nilai postest berturut-turut adalah 7.83 dan 2.71. Apabila dibuat persentase maka peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi ditinjau dari aspek kesehatan dan sikap berturut-turut sebesar 45% dan  8%, dengan demikian dapat dilihat bahwa pengetahuan tentang kesehatan reproduksi ditinjau dari aspek kesehatan mengalami peningkatan yang paling besar dibandingkan pengetahuan dari aspek sikap.
PEMBERIAN VAKSIN SINOVAC KEPADA MASYARAKAT UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN COVID 19 Layla Imroatu Zulaikha
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To suppress the increasing number of cases, the COVID-19 vaccine has been administered. The government also recommends that everyone get it. Vaccination or immunization aims to make a person's immune system able to recognize and quickly fight bacteria or viruses that cause infection. The goal to be achieved by giving the COVID-19 vaccine is to reduce morbidity and mortality due to this virus. Although not 100% able to protect a person from Corona virus infection, this vaccine can reduce the possibility of severe symptoms and complications due to COVID-19. This Community Service (PkM) aims to increase public awareness to vaccinate, as well as provide education to the public on the importance of giving vaccines to prevent the transmission of covid 19. In addition, the benefits of giving vaccines are not only for ourselves, but also for the people around us. who do not have a good immune system.The activity of providing free vaccines to the community is very important, the COVID-19 vaccine is expected to be a solution to end the pandemic that has claimed many lives and paralyzed community activities, and your participation in this vaccination program will greatly help the recovery of our country's condition.Keywords: Vaccines, Herd Immunity, Covid-19
Adaptasi Kebiasaan Baru Disekolah Tentang Covid-19 Nur Sefa Arief Hermawan; Nana Novariana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki masa adaptasi kebiasaan baru, aktivitas belajar mengajar di sebagian kecil sekolah maupun tempat kursus mulai diaktif kembali. Namun, ada beberapa hal yang perlu disiapkan  siswa dan sekolah untuk menghindari penularan virus Corona. Setelah para siswa menjalani aktivitas belajar di rumah selama 1 tahun, pemerintah mulai mempertimbangkan untuk membuka kembali sekolah dengan metode tatap muka, terutama bagi sekolah yang berada di zona hijau/bebas dari kasus Covid 19. Namun, hal tersebut tentunya dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan selama masa adaptasi kebiasaan baru.. Pemahaman akan adaptasi kebiasaan baru bagi pelajar harus dapat mereka resapi dan terapkan ketika mereka di sekolah. Masker bukan lagi tentang protocol kesehatan tapi sudah menjadi bagian dari gaya pakaian yang wajib dikenakan. Kesadaran bahwa menjaga kesehatan diri sendiri dengan menerapkan protocol kesehatan 5M adalah cara paling ampuh untuk menjaga kesehatan. Jagalah dirimu agar bias menjaga orang-orang tersayang, karena bagaimanapun para pelajar inilah yang nantinya akan hidup lebih lama berdampingan dengan Covid 19. Metode pengabmas menggunakan pendekatan pendampingan dan sosialisasi dengan cara ceramah, tanya jawab, diskusi yang diikuti 30 orang. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu para siswa lebih meningkat pengetahuannya mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Sekolah Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal). Hal ini dapat dilihat dari banyaknya respon para siswa dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri.. Setelah edukasi adalah kegiatan serupa seharusnya dilaksanakan secara kontinyu agar para siswa lebih disiplin dalam menerapkan PHBS di sekolah terutama karena sekarang masih dalam kondisi pandemic covid-19 dan sudah dalam masa adaptasi kebiasaan baru. 
Pengetahuan Hukum Warga Dalam Memahami Sengketa Hak Milik Atas Tanah Melalui Pemanfaatan Lembaga Bantuan Hukum muhadi muhadi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MITRA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan salah satu sumber kehidupan yang sangat vital bagi manusia, baik dalam fungsinya sebagai sarana untuk mencari penghidupan (pendukung mata pencaharian) di berbagai bidang seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, industri, maupun yang dipergunakan sebagai tempat untuk bermukim dengan didirikannya perumahan sebagai tempat tinggal. Berkaitan dengan masalah hak kepemilikan atas tanah yang merupakan salah satu persoalan di Kelurahan Sumber Agung dari data awal yang didapatkan pengaruh kurangnya pengetahuan hukum tentang hak kepemilikan atas tanah menimbulkan persoalan yang cukup mendasar oleh pemerintah desa untuk di selesaikan.Lembaga bantuan hukum sebagai suatu lembaga yang mempunyai kewajiban secara lembaga memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat di suatu desa sehingga tercipta desa sadar hukum.Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan hukum terhadap Warga Sumber Agung, Kemiling mengenai sengketa hak milik atas tanah melalui pemanfaatan Lembaga Bantuan Hukum PERPUKAD LampungSelama pelaksanaan kegiatan pengabdian diharapkan persolan pemerintah terhadap pengetahuan hukum sengketa kepemilikan atas tanah dapat teratasi, maka indikator yang dapat di gunakan untuk mengukur keberhasilan dengan cara terselesaianya sengketa hak milik atas tanah melalui peran pemerintah desa kelurahan sebagai hakim desa. Keberhasilan penurunan penyelesaian sengketa dapat dilakukan dengan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, peningkatan mutu sosialisasi, sarana dan prasarana, Kepemimpinan, Koordinasi dan Pengawasan. Di sisi lain pemanfatan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) sangat diharapkan dalam rangka membantu mewujudkan pengetahuan hukum masyarakat khususnya masyarakat Sumber Agung dan Provinsi Lampung pada umumnya dengan adanya program pengabdian ini.

Page 6 of 10 | Total Record : 93