cover
Contact Name
Rina Darojatun
Contact Email
rina.darojatun@uinbanten.ac.id
Phone
+6282116610809
Journal Mail Official
jurnaladzikra@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Ciceri, Kota Serang Provinsi Banten Kode Pos 42118
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
AdZikra: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 20878605     EISSN : 27465446     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/adzikra.v10i1
Jurnal AdZikra merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal AdZikra menyediakan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dan analisis reflektif dari para akademisi dan praktisi untuk pengembangan teori dan pengenalan konsep-konsep baru di bidang Komunikasi dan Dakwah.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2020): Juli-Desember" : 6 Documents clear
REPRESENTASI TERORISME DALAM MEDIA Rina Darojatun
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 11 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v11i2.4286

Abstract

Film adalah produk sebuah struktur sosial politik dan budaya, karena film tidak pernah otonom dari ideologi yang melatarinya, sebagai sebuah wacana, film tidak luput dari wilayah pertempuran memperebutkan opini publik. Dalam pengisahannya film senantiasa menggunakan titik atau posisi tertentu dalam melihat sebuah peristiwa, disinilah ideologi bekerja sebagai politik penandaan dan pemaknaan. Dalam film-film Hollywood nilai-nilai dan cara pandang tersebut ditanamkan dan dikonstruksi melalui tema-tema yang menonjolkan superioritas dan itikad baik Amerika dan menyelematkan dunia dari segala macam ancaman terorisme. Film tersebut sudah tentu memiliki signifikasi sosial yang sengaja dibangun untuk menciptakan opini publik yang terarah mengenai gambaran dunia dan nilai-nilai kultural dan keyakinan tertentu. Dengan metode kualitatif dan Analisis semiotika Roland Barthes dianggap mampu menjelaskan tanda bekerja sebagai proses negosiasi pembuat/penafsir dengan teks yang memunculkan mitos. Terdapat empat konsep dalam empat adegan yang merepresentasikan terorisme di didalam film The Kingdom yaitu; pemantauan dan perencanaan lokasi aksi teror, pengalihan perhatian, ledakan bom berulang, perakit bom terror memiliki ciri fisik khusus
DAKWAH SUFISTIK ISLAM DI BANTEN Endad Musaddad
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 11 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v11i2.4285

Abstract

Dakwah sebagai sebuah ikhtiar untuk menyebarkan ajaran Islam di tengah masyarakat mutlak diperlukan. Tujuannya tidak lain adalah agar tercipta indifidu, keluarga (uswah) dan masyarakat (jama'ah) yang menjadikan Islam sebagai pola pikir (way of thingking) dan pola hidup (way of life) agar tercapai kehidupan bahagia dunia akhirat. Agar tuntutan dakwah di atas bisa terwujud, maka dakwah perlu disampaikan dengan cara-cara yang santun, beradab dan menjunjung tinggi martabat manusia sebagai makhluk yang dimuliakan Tuhan di muka bumi. Apalagi secara factual objek dakwah atau sasaran dakwah Islam sangat heterogen, dilihat dari sisi pemahaman dan pengalaman keagamaannya. Tasawuf adalah salah satu pendekatan yang digunakan para ulama tempo dulu dalam menyebarkan ajaran Islam. Penyebaran Islam yang berkembang di Banten adalah berkat peranan dan kontribusi da'i-da'i tasawuf melalui jaringan tarekat yang mereka pimpin. Dalam tulisan ini akan dijelaskan peran ulama sufi dalam menyebarkan ajaran Islam di Banten melalui ajaran-ajaran tasawuf yang mereka ajarkan kepada masyarakat sehingga ajaran Islam dengan mudah menyebar di wilayah Banten. Kekuatan dakwah itulah yang diperankan oleh para sultan Banten dan ulama-ulama sesudahnya seperti: Yusuf al-Makasari, Abdul Karim al-Tanara dan Syaikh Asnawi Caringin.
DAKWAH DALAM TANTANGAN PAHAM PLURALISME AGAMA Jemmy Harto
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 11 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v11i2.4289

Abstract

Esai ini membahas bagaimana Adian Husaini, seorang cendekiawan muslim yang selalu mengkritik pandangan dunia Barat, seperti pluralisme agama. Sebagai terminologi yang berasal dari Barat, pemikiran ini beranggapan bahwa semua agama adalah sederajat dan sama, maka jika semua agama itu sama, apa lagi fungsi dari keimanan itu, dan mengapa masih ada dakwah dari masing-masing agama seperti dakwah ataupun zending. Sebenarnya Islam bukanlah sebuah teologi sebagaimana pandangan dunia Barat mendefinisikan "agama". Teologi Islam memiliki arti sebagai 'dien' sebuah pandangan hidup yang diturunkan dari Allah. Islam adalah agama yang diwahyukan, Islam bukanlah produk sejarah dan produk budaya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) 29 Juli 2005 mengeluarkan fatwa bahwa paham pluralisme agama, liberalisme, dan sekularisme adalah haram. Pemahaman tersebut dilarang bagi semua muslim karena mengancam aqidah bagi setiap muslim.
WHATSAPP SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PARA GURU DI SMP TELKOM BANDUNG Wawan Setiawan
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 11 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v11i2.3833

Abstract

ABSTRAK Penggunaan whatsApp sebagai media online dalam dunia pendidikan semakin tahun semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan para guru untuk saling berinteraksi dengan seseorang atau sekelompok orang yang berjarak secara fisik. WhatsApp tersedia pada smartphone yang digunakan sebagai media komunikasi. Adapun, aplikasi whatsapp dapat diunduh secara gratis melalui playstore. Menggunakan whatsApp yang sudah terhubung dengan koneksi internet, maka para guru dengan mudah berkomunikasi nonstop yang memungkinkan untuk saling berkirim pesan teks, gambar hingga video. Walaupun merupakan aplikasi pesan instan, ada yang unik dari whatsApp yaitu sistem pengenalan kontak, verifikasi dan pengiriman pesan tetap dilakukan melalui nomor ponsel yang sudah terlebih dahulu didaftarkan. Sehingga penulisan artrikel ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi para guru du grup whatsapp SMP Telkom Bandung. Posisi penelitian artikel ini untuk memperdalam dan mengembangkan media watsapp sebagai media komunikasi.
SENSOR FILM BERGENRE AGAMA Nurhayati Nufus
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 11 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v11i2.4288

Abstract

Sensor Film adalah penelitian, penilaian dan ketentuan kelayakan film dan iklan film untuk mempertunjukan kepada khalayak umum. Hal ini diperkuat dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang perfilman pada Pasal 1 angka 9. Lembaga Sensor Film (LSF) adalah sebuah lembaga yang bertugas menetapkan status edar film-film Indonsia. Sebuah film hanya dapat diedarkan jika dinyatakan lulus sensor oleh Lembaga Sensor Film. Lembaga Sensor juga mempunyai hak yang sama terhadap reklame-reklame film, misalnya foster film. Selain tanda lulus sensor, Lembaga Sensor juga menetapkan penggolongan usia penonton bagi film yang bersangkutan. Sensor Film di Indonesia lahir sejak zaman Hindia Belanda dengan perkembangan perbioskopan sejak tahun 1916.
STARTEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI ISLAM Ilah Holilah; Marwah Mukarromah
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol 11 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v11i2.4287

Abstract

Strategi dalam menghadapi Pemilu Legislatif merupakan tantangan bagi para kontestan dalam membuat perencanaan yang cermat, tepat, dan efektif. Perencanan tersebut disusun dan dilaksanakan oleh tim kampanye dengan tujuan meraih kemenangan. Target mereka adalah memperoleh dukungan dari pemilih dan meningkatnya elektabilitas. Hal tersebut diharapkan dapat mempengaruhi perolehan suara dan menentukan kemenangan kontestan, dalam hal ini Parpol Islam .Artikel ini berdasarkan penelitian lapangan untuk memperoleh gambaran secara jelas mengenai eksistensi Parpol Islam, dalam hal ini PPP, di Kota Serang. Beberapa poin penting yang dikaji dalam artikel ini adalah mengenai strategi yang dilakukan Parpol, hambatan yang terjadi di lapangan, dan peluang-peluang yang akan diperoleh jika strategi politik tersebut dilaksanakan. Selain itu, data lapangan juga digunakan untuk melihat dan memotret secara real political behavior atau perilaku politik masyarakat kota Serang dalam Pemilu Legislatif tahun 2014. Komunikasi politik PPP dalam memeroleh suara dan meningkatkan elektabilitas menggunakan beberapa strategi, dari mulai komunikasi interpersonal dengan tokoh-tokoh, lembaga-lembaga keagamaan, dan juga patron di masyarakat. Meski demikian, hambatan dana dan terpaan berita politik memiliki andil dalam mengikis perolehan suara dan menghambat meningkatnya elektabilitas partai.

Page 1 of 1 | Total Record : 6