cover
Contact Name
Kaharuddin
Contact Email
kaharazzam@gmail.com
Phone
+6285338614311
Journal Mail Official
jurnalkreatifpai2020@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima Gedung Lantai III, Jln. Anggrek No. 16 Ranggo NaE Kota Bima NTB, Telp. 0374-44646, Fax. 0373-45267
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 02167794     EISSN : 27456447     DOI : -
Kreatif : Jurnal Studi Pemikiran Pendidikan Agama Islam diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman yang meliputi Studi Pemikiran pendidikan Agama Islam. Terbit dua kali setahun, yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 20 No 1 (2022): Januari" : 6 Documents clear
PEMIKIRAN PENDIDIKAN PERPEKTIF AL-GHAZALI Suriadi, Suriadi
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i1.728

Abstract

Artikel ini membahas tentang pemikiran pendidikan perpektif al-ghazali. Pendidikan merupakan komponen penting dalam kehidupan. Hal ini menjadi pembahasan para ulama tak terkecuali Imam al-Ghazali. Untuk itu, penelitian ini membahas pendidikan Islam dalam perspektif al-Ghazali. Hasil penelitian ini adalah bahwa pendidikan menurut Al Ghazali menekankan pada pendidikan agama dan akhlak. Menurutnya pengertian dan tujuan pendidikan Islam yaitu pendidikan yang berupaya dan bertujuan dalam proses pembentukan insan paripurna. Adapun dalam membuat sebuah kurikulum, Al Ghazali memiliki dua kecenderungan, yaitu kecenderungan terhadap agama dan kecenderungan pragmatis. Adapun aspek-aspek materi pendidikan Islam menurut pemikiran Al Ghazali adalah meliputi: pendidikan keimanan, akhlak, akal, sosial dan jasmani. Menurutnya guru yang baik itu selain cerdas dan sempurna akalnya, juga harus memiliki sifat-sifat yang terpuji. Adapun sifat yang harus dimiliki oleh seorang murid yaitu rendah hati, mensucikan diri dari segala keburukan taat dan istiqamah. Sementara yang menjadi evaluasi pendidikan adalah semua bentuk aktifitas yang terkait dengan tugas tanggung jawabnya masing-masing dalam proses pendidikan.
ORIENTASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN SOSIAL Ilham, Ilham; Supriatman, Yan Yan
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i1.795

Abstract

Setiap keputusan urgensif yang menyangkut pada pendidikan adalah suatu langkah politik, dalam arti bahwa ia merupakan penyelesaian resmi yang mengikat antara kepentingan dan tujuan yang saling bersaing dalam situasi yang memerlukan keputusan bersama. Dalam suasana kehidupan yang memaksa para stekholder untuk bersikap lebih demokratis. Minimal ada dua persoalan terkait dengan aktifitas pendidikan; Pertama, Posisi dan peran pendidikan akan lebih penting dalam proses pengambilan keputusan politik. Kedua, konstribusi pendidikan sangat diperlukan dalam penyiapan sumber daya manusia. Persoalan pendidikan adalah persoalan hidup, persoalan hidup itu jelas sangat kompleks, multidimensional dan probabilistik, terlebih bagi mayoritas masyarakat indonesia yang masih tergolong masyarakat dunia ketiga. Mereka dihadapkan kepada persoalan internal dinegerinya sendiri maupun persoalan global. Persoalan internal antara lain menyangkut upaya mengentaskan kemiskinan, pengangguran dan ketertinggalan dibidang sumber daya manusia yang kesemuanya menyebabkan masyarakat indonesia menjadi pihak yang dirugikan dalam interaksinya dengan komunitas lain yang lebih tunggal, sedangkan persoalan global antara lain hadirnya arus informasi dan transformasi yang berjalan cepat, pluralisme budaya, kerusakan lingkungan hidup, persaingan antar bangsa diberbagai bidang yang kesemuanya itu dapat membawa konsekwensi logis baik yang dapat diperhitungan sebelumnya atau tidak.
Artikel Sekolah Alternatif Khas Kiai Kampung Pada Masa Pandemi Zaitur, Zaitur Rahem
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i1.914

Abstract

Pandemi sudah hampir tiga tahun menghantam kehidupan masyarakat di Indonesia. Dampaknya, sejumlah ruang rutinitas masyarakat terhambat. Bahkan, lembaga pendidikan di kawasan tanah air ketiban pedihnya. Ketika sejumlah aktivitas pendidikan macet akibat pandemi, kegiatan ngaji di musholla dan langgar Kyai kampong tetap jalan. Melalui pendekatan kajian kualitatif, kajian ini akan mencoba mengangkat realitas kiprah Kiai kampung dalam menghadang badai covid. Bukti bakti para Kiai kampung mengembanban amanah akademik teruji. Pendekatan metode khas pesantren menambah kamus polarisasi pembelajaran alternatif dalam dunia pendidikan tanah air.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN GURU DI SMA MUHAMMADIYAH 2 SIDOARJO Suprianto, Guntur; Suprayitno, Kabul
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i1.1020

Abstract

Penerapan gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah secara tidak langsung ikut berperan dalam pengelolaan sekolah, peran tersebut dijalankan oleh leader. Kesuksesan atau keefektifan proses pendidikan akan sangat di pengaruhi gaya kepemimpinan kepala sekolah. Seorang yang berjiwa pemimpin ialah kepala sekolah yakni sosok pemimpin di dunia pendidikan yang memiliki sikap cakap dan bijaksana terutama disiplin dalam memimpin lembaga pendidikan. Inilah yang mendorong peneliti untuk mengkaji pengaruh gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah dan motivasi kerja guru terhadap kedisiplinan guru di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disebarkan secara online, didukung dengan observasi, interview dan dokumentasi. Kegiatan pengambilan data dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo. Sampel yang digunakan adalah 59 guru. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert. Teknik Analisa data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji Normalitas, uji linearitas dan uji Regresi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah berpengaruh terhadap kedisiplinan guru. Adapun koefisien regresi sebesar Y=a+bX. Y=27,892+0,761X. Pengaruh yang dihasilkan memiliki hubungan yang sangat kuat. pengaruh gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah secara parsial dan simultan memiliki pengaruh sebesar 73,0 % terhadap kedisiplinan guru. 27 % sisanya disebabkan oleh beberapa faktor lain diluar variabel dalam penelitian ini.
PERAN TOKOH AGAMA TERHADAP PERGAULAN BEBAS REMAJA DI DESA MPURI KECAMATAN MADAPANGGA Firdaus, Muhammad; Syafruddin, Syafruddin; Kaharuddin, Kaharuddin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i1.1021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui peran tokoh agama terhadap pergaulan bebas remaja di desa mpuri kecamatan madapangga, 2) untuk mengetahui apa saja faktor-faktor penyebab terjadinya pergaulan bebas remaja di Desa Mpuri. Penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu penelitian yang di gunakan untuk menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh kondisi sosial yang tidak dapat di jelaskan, prosedur penelitian ini berupa kata-kata atau lisan dari orang-orang, perilaku yang diamati, data yang di hasilkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini di laksanakan di Desa Mpuri Kecamatan Madapangga. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran tokoh agama terhadap pergaulan bebas remaja di Desa Mpuri Kecamatan Madapangga yaitu, upaya Tokoh Agama dalam menangani pergaulan bebas yang dilakukan remaja di Desa Mpuri mengajak dan mengajari mengaji serta belajar Agama kepada remaja dengan membaca dan memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits sehingga remaja akan memahami betul isi dari ajaran Agama yang diyakininya dan mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari harus selalu di ingatkan bahwa mempelajari Al-Qur’an dan Hadits harus di mulai sejak dini dengan keyakinan akan mampu memberikan dampak positif. Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis, maka dapat disimpulkan bahwa solusinya sebagai berikut: 1) Pemerintah Desa Mpuri melakukan sosialisasi dan penguatan lembaga-lembaga di Desa Mpuri. Jadi di Desa itu ada RKMD, BPD, Adat, Tokoh Agama, Dan Karang Taruna untuk mengantisipasi hal-hal itu semua yang kita lakukan di Desa melakukan pembinaan lebih yang mengarahkan generasi pada hal-hal yang positif. 2) diharapkan kepada generasi/remaja di Desa Mpuri untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh pemerintah Desa dan Tokoh Agama Desa Mpuri.
IMPLIKASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN AGAMA DALAM SURVEY KELUARGA SDGs (SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS) DESA Sabirin, Sabirin; Suprawan, Lalu
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i1.1023

Abstract

Kajian ini mencermati implikasi kebijakan Pendidikan Agama Dalam Survey SDGS Desa khususnya dalam Survey Keluarga yang dilakukan oleh Kementerian Desa, Transmigrasi, dan Daerah Tertinggal. Kebijakan pendidikan agama antara Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, yang secara bersamaan digunakan sebagai landasan dalam pendidikan agama, berimplikasi pada Survey SDGs Desa pada kuesioner survey keluarga. Dimana pada daftar pertanyaan P421 pada point tujuh, delapan, dan sembilan mengindikasikan terjadinya diskriminasi dan ketidakadilan, dan menjadikan perolehan data yang sumir dalam memetakan lokasi lembaga pendidikan agama.

Page 1 of 1 | Total Record : 6