Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Religious Tolerance Drives The Progress of Muhammadiyah Da'wah Prahastiwi, Eka Danik; Suprayitno, Kabul; Wendahayu, Yayan
Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi VOL 8, No 01 (2024): LENTERA
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/lentera.v8i1.8490

Abstract

Muhammadiyah proactively seeks to involve all segments of society in various educational and social activities. This approach not only strengthens the basis of tolerance and understanding between religious communities but also helps reduce prejudice and promote peaceful coexistence. Education is one of the most effective tools used by Muhammadiyah to spread the values ​​of tolerance. Schools and universities founded by this organization offer curricula that emphasize the importance of social harmony and diversity. This education is not limited to academic knowledge alone, but also involves extracurricular activities that promote interaction between students from various religious and ethnic backgrounds. The success of this approach can be seen not only from the harmony maintained between religious communities within Muhammadiyah but also from the recognition and appreciation received from the wider community. This proves that religion can be a positive force in a pluralistic society, supporting the idea that tolerance and harmony are the main pillars in building and maintaining a society.
PENERAPAN METODE MURAJA’AH SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN HAFALAN SURAH PENDEK DI SEKOLAH DASAR Prahastiwi, Eka Danik; Cahyono, Dedi Dwi; Wibawa, Gandung Adhi; Tentiasih, Septyana; Ruhardi, Rudi; Ismail, Ismail; Suprayitno, Kabul
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v7i1.13495

Abstract

Al-Qur’an merupakan pedoman hidup manusia yang harus dipelajari dan difahami oleh seluruh umat muslim di muka bumi. Mereka yang bisa menghafalkan Al-Qur’an  akan mendapatkan kemuliaan didunia maupun di akhirat. Usia sekolah dasar merupakan waktu yang tepat untuk mengajarkan peserta didik menghafalkan Al-Qur’an  mulai dari surat-surah pendek. SD IIC merupakan sekolah Islam yang terletak di Kabupaten Pacitan yang menerapkan  metode muroja’ah untuk membantu peserta didik menghafalkan surah surah pendek dalam Al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif . Pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode muraja’ah membantu peserta didik mencapai target hafalan yang telah diprogramkan oleh sekolah, membantu peserta didik menghafalkan Al-Qur’an dengan baik, dan benar sesuai makhraj dan tajwidnya. Setelah diterapkannya metode muroja’ah hafalan peserta didik menjadi lancar fashih, tartil dan mampu menambah hafalan surah pendek dengan cepat.
PENERAPAN METODE MURAJA’AH SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN HAFALAN SURAH PENDEK DI SEKOLAH DASAR Prahastiwi, Eka Danik; Cahyono, Dedi Dwi; Wibawa, Gandung Adhi; Tentiasih, Septyana; Ruhardi, Rudi; Ismail, Ismail; Suprayitno, Kabul
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v7i1.13495

Abstract

Al-Qur’an merupakan pedoman hidup manusia yang harus dipelajari dan difahami oleh seluruh umat muslim di muka bumi. Mereka yang bisa menghafalkan Al-Qur’an  akan mendapatkan kemuliaan didunia maupun di akhirat. Usia sekolah dasar merupakan waktu yang tepat untuk mengajarkan peserta didik menghafalkan Al-Qur’an  mulai dari surat-surah pendek. SD IIC merupakan sekolah Islam yang terletak di Kabupaten Pacitan yang menerapkan  metode muroja’ah untuk membantu peserta didik menghafalkan surah surah pendek dalam Al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif . Pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode muraja’ah membantu peserta didik mencapai target hafalan yang telah diprogramkan oleh sekolah, membantu peserta didik menghafalkan Al-Qur’an dengan baik, dan benar sesuai makhraj dan tajwidnya. Setelah diterapkannya metode muroja’ah hafalan peserta didik menjadi lancar fashih, tartil dan mampu menambah hafalan surah pendek dengan cepat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN PEDESAAN BERBASIS PENGUATAN MENTAL SPIRITUAL DI DESA KASIHAN KECAMATAN TEGALOMBO KABUPATEN PACITAN Suprayitno, Kabul
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v2i2.2361

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat miskin di Desa Kasihan mengadopsi pendekatan holistik dengan fokus pada penguatan mental dan spiritual. Kegiatan melibatkan identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan, pembentukan kelompok, dan pengembangan program swadaya. Hasilnya mencakup perubahan positif pada tingkat mental dan spiritual, meningkatkan kemandirian, dan menginspirasi desa-desa lain. Terima kasih Kepala Desa Kasihan atas dukungan. Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan holistik dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat miskin di pedesaan..
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN GURU DI SMA MUHAMMADIYAH 2 SIDOARJO Suprianto, Guntur; Suprayitno, Kabul
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i1.1020

Abstract

Penerapan gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah secara tidak langsung ikut berperan dalam pengelolaan sekolah, peran tersebut dijalankan oleh leader. Kesuksesan atau keefektifan proses pendidikan akan sangat di pengaruhi gaya kepemimpinan kepala sekolah. Seorang yang berjiwa pemimpin ialah kepala sekolah yakni sosok pemimpin di dunia pendidikan yang memiliki sikap cakap dan bijaksana terutama disiplin dalam memimpin lembaga pendidikan. Inilah yang mendorong peneliti untuk mengkaji pengaruh gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah dan motivasi kerja guru terhadap kedisiplinan guru di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disebarkan secara online, didukung dengan observasi, interview dan dokumentasi. Kegiatan pengambilan data dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo. Sampel yang digunakan adalah 59 guru. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert. Teknik Analisa data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji Normalitas, uji linearitas dan uji Regresi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah berpengaruh terhadap kedisiplinan guru. Adapun koefisien regresi sebesar Y=a+bX. Y=27,892+0,761X. Pengaruh yang dihasilkan memiliki hubungan yang sangat kuat. pengaruh gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah secara parsial dan simultan memiliki pengaruh sebesar 73,0 % terhadap kedisiplinan guru. 27 % sisanya disebabkan oleh beberapa faktor lain diluar variabel dalam penelitian ini.
Communicative Competence of Early Childhood Islamic Education Students: The Synergy between Islamic Pedagogy and Modern Communication Studies Suprayitno, Kabul; Hassan, Fauziah; Yekti, Sanjaka; Ahmadi, Ahmadi
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Strengthening Islamic Education through Values, Competency Development, and Ch
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/alishlah.v23i2.15243

Abstract

Background:Recent scholarship highlights communicative competence as a foundational dimension of teacher professionalism; however, within Islamic Early Childhood Education, its conceptualization remains fragmented, often limited to surface-level linguistic or performative skills. This narrow treatment obscures the ethical, dialogic, and digital dimensions necessary for cultivating educators capable of navigating contemporary pedagogical demands while remaining grounded in Islamic value frameworks. Research Objectives:This study investigates the multidimensional constitution of communicative competence among prospective Islamic early childhood teachers and seeks to theorize an integrative framework, Islamic Educommunication Competence—that synthesizes spiritual–moral ethics, dialogic interaction, and critical digital literacy. Methods: Using an interpretivist qualitative design, data were collected from 60 participants through semi-structured interviews, sustained classroom observations, and document analysis of teaching artifacts. A hybrid inductive–deductive thematic analysis was applied, supported by iterative coding validation and intercoder reliability to ensure analytic rigor. Results: The analysis reveals that communicative competence emerges through three interdependent domains: (1) ethical–spiritual orientation, characterized by adab, sincerity, and moral intentionality; (2) dialogic and sociocultural mediation, reflected in collaborative reasoning, reflective discourse, and contextual sensitivity shaped by local Islamic cultural practices; and (3) critical digital engagement, which enables ethical, multimodal, and audience-responsive communication. Together, these domains articulate a theoretical expansion of communicative competence beyond linguistic ability. Conclusions: The study advances a conceptual model of Islamic Educommunication Competence that repositions communicative ability as an ethical–dialogic construct embedded within digital ecologies. This model offers significant implications for teacher education curricula seeking to integrate Islamic ethics with contemporary communication practices. Future research should examine the model’s transferability across broader Islamic education contexts and its empirical impact on classroom outcomes.
Reconceptualizing Islamic Early Education through Foundational Arabic Literacy Suprayitno, Kabul; Ahmadi, Ahmadi; Yekti, Sanjaka; Saad, Nurhasma Muhamad
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7628

Abstract

This study reconceptualizes early childhood Islamic education by positioning fundamental Arabic literacy as a holistic framework that nurtures linguistic, moral, and spiritual development. Drawing on Islamic education and Vygotsky's sociocultural theory, the study employed a qualitative interpretive design involving classroom observations, interviews, and document analysis in three Islamic early childhood education institutions. The findings reveal that Arabic literacy serves not only as a medium for language acquisition but also as a channel for transmitting faith-based values ??and shaping children's moral reasoning. Through practices such as Quranic storytelling, ritual expressions, and dialogic interactions, Arabic becomes a mediating tool connecting cognition, emotion, and spirituality. Teachers play a central role as moral facilitators, guiding students to connect Arabic language learning with ethical reflection and emotional engagement. This study's novel contribution lies in reinterpreting Arabic literacy as spiritual literacy a transformative educational paradigm that integrates faith, language, and identity formation. Theoretically, it broadens the sociocultural perspective by incorporating spirituality into language learning, while practically, it offers a model for educators to cultivate spiritual awareness and moral consciousness through the teaching of basic Arabic in early Islamic education.
STRATEGI GURU PAUD DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING BERBASIS ALAT PERMAINAN EDUKATIF PARAGA HEWAN DI KB CERIA BANDAR Sumiati, Sumiati; Suprayitno, Kabul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44691

Abstract

This study aims to analyze the strategies of early childhood education (PAUD) teachers in implementing deep learning-based instruction using animal prop educational play tools at KB Ceria Bandar. A qualitative descriptive approach was employed, with PAUD teachers as the research subjects. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The study focuses on teacher strategies in planning, implementation, and evaluation, as well as supporting and inhibiting factors. The findings reveal that teachers apply systematic strategies in three stages. In the planning stage, activities are designed based on themes and children's characteristics. During implementation, teachers act as facilitators who encourage exploration and meaning-making through play. In the evaluation stage, continuous assessment is conducted on children’s development. The use of educational play tools enhances engagement, understanding, and learning quality. Supporting factors include teacher creativity and student enthusiasm, while limitations involve inadequate facilities and teachers’ understanding of deep learning concepts.