cover
Contact Name
Syarif Hidayatullah
Contact Email
jurnal.sangaji@gmail.com
Phone
+6282341400987
Journal Mail Official
jurnal.sangaji@gmail.com
Editorial Address
http://ejournal.iaimbima.ac.id/index.php/sangaji/about/editorialTeam
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 25501275     EISSN : 26151359     DOI : -
Core Subject : Social,
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum; terbit dua kali setahun oleh Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima, sebagai media publikasi informasi dan pembahasan yang berkaitan dengan masalah-masalah syariah dan hukum. Berisi kajian ilmiah berupa konseptual-kritis dan ringkasan hasil penelitian baik field research maupun normative. Redaksi mengundang para akademisi, peneliti, pemerhati dan pihak-pihak lain yang memiliki karya ilmiah terkait dengan fokus kajian jurnal ini.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 2 (2024)" : 17 Documents clear
SISTEMATIKA PENULISAN FIQH SYAFI’I (ANALISA BUKU FIQH AL-MANHAJI ‘ALA MAZHAB IMAM AL’SYAFI’I) Khairuddin, Khairuddin
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v8i2.3454

Abstract

Upaya penelusuran literatur fikih mazhab Syafii adalah pekerjaan besar bagi para peneliti. Upaya itu baru meneliti manuskrip dari karya-karya besar imam Syafii. Bagaimana jika menelusuri seluruh kitab-kitab yang ada dalam mazhab Syafii. Satu kitab seperti Minhaj ath-Thalibin saja memiliki syarah penjelasan lebih dari 300 karya tulis. Ini menunjukkan bahwa upaya dalam jihad ilmu hukum Islam sepanjang sejarahnya sangat besar, khususnya dalam mazhab Syafii. Perhatian ulama fikih dalam menggali hukum Islam secara manhaji/ metodologi mazhabiyah berlangsung selama ribuan tahun. Secara umum penelitian ini mendeskripsikan 1) bagaimana sistematika penulisan fikih dalam mazhab Syafii secara umum di era klasik 2) bagimana sistematika penulisan fikih Syafii dalam buku Fiqh al-Manhaji di era kontemporer. Dua hal tersebut diharapkan bisa memberi gambaran perkembangan sistematika penulisan fikih dalam mazhab Syafii sebagai mazhab terbesar yang dianut oleh mayoritas umat Islam di negara-negara Asia Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistematika penulisan fikih dalam mazhab Syafii memiliki keseragaman dalam topik dan peletakannya. Ada empat topik besar yang memiliki bab-bab yang diletakkan secara proporsional dan sistematis. Demikian halnya dengan kitab fikih kontemporer yang menjadi bahan utama penelitian ini menunjukkan keseragaman penulisan. Namun, dalam buku Fiqh al-Manhaji ini mencantumkan rujukan secara langsung dari sumber al-Qur’an dan Hadits dilengkapi dengan takhrij hadits, nomor hadits dan pemaknaan lafaz hadits yang tidak populer.
PROBLEMATIKA TEMPAT RUKYATUL HILAL DI KALIMANTAN TIMUR Fathoni, Sulthon
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v8i2.3455

Abstract

Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi dan analisis data tempat dan ketinggian menggunakan rumus segitiga dan ketinggian hilal. Sehingga pemaparan hasil penelitian akan disajikan secara deskriptif analisis. Penelitian ini mengasilkan bahwa Apartemen Pertamina di kota Balikpapan pada ufuk barat azimuth 240-300 derajat terdapat penghalang setinggi 1-2 derajat. Sedangkan di pantai Muara Badak terdapat penghalang setinggi 1.5-5 derajat. Factor cuaca juga kurang mendukung karena sering awan tipis atau tebal menghalangi kecerahan ufukbarat. Dimungkinkan karena banyak bukit dan hutan sebagai penyebab awan tersebut. Actor sekunder aksesibilatas dan fasilitas juga kurang mendukung karena belum tersedianya tempat khusus untuk Rukyat dan peralatan yang kurang bagus, biasanya yang dipakai adalah theodolite manual milik BMKG. Tetapi dari tempat yang biasa digunakan sebagai tempat rukyat (Samarinda, Balikpapan) dan Bontang, Apartemen Pertamina Balikpapan adalah yang paling bagus standar kelayakannya.
Implikasi Hukum Terhadap Hak Anak: Analisis dari Status Anak di kartu Kerluarga (Studi Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima) Jainuddin, Jainuddin; Yulianti, Mawarni; Hidayatullah, Syarif
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v8i2.3456

Abstract

Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan yang dilakukan dengan pengamatan langsung dilokasi penelitian dan objek yang diteliti.Peneliti menggunakan metode empiris karena ingin mengkaji dari segi kejadian dilapangan. Selain itu penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yaitu pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelah teori, konsep, asas hukum serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kasus ini. Penelitian ini tidak hanya bergantung pada teori atau doktrin hukum, tetapi juga pada fakta-fakta yang ada dalam situasi nyata. Implikasi hukum terhadap hak anak dalam pemalsuan kartu keluarga bahwa perbuatan mengubah/menambah/mengurangi isi dokumen dalam kartu keluarga(KK) dapat dikategorikan sebagai tindak pidana pemalsuan surat. Dalam KUHP baru yaitu UU 1/2023 pasal 391, setiap orang yang membuat secara tidak benar atau memalsu surat jika penggunaan surat tersebut dapat menimbulkan kerugian karena pemalsuan surat, maka dengan pidana penjara paling lama 6 tahun atau pidana denda paling banyak 2 miliar.
OTORITAS HAKIM PEREMPUAN DALAM DIALEKTIKA FIKIH: PERSPEKTIF KRITIS KOMPARATIF Herman Sumantri, Pratiwi Aurina
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v8i2.3460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dialektika pemikiran hukum Islam terkait otoritas hakim perempuan melalui studi komparatif antara pemikiran Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi'i. Dengan menggunakan metode content analysis dan pendekatan kritis komparatif, penelitian mengeksplorasi perspektif kedua imam dalam memposisikan peran perempuan dalam ranah peradilan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam pandangan kedua imam. Imam Abu Hanifah menampilkan pendekatan rasionalis yang lebih terbuka, menempatkan kompetensi intelektual dan integritas moral di atas konstruksi normatif berbasis gender. Sebaliknya, Imam Syafi'i mengambil sikap lebih konservatif dengan pembacaan tekstual yang ketat terhadap sumber-sumber keagamaan. Studi ini mengungkap bahwa konstruksi hukum Islam tidak bersifat monolitik, melainkan multi-interpretatif. Perspektif kritis komparatif berhasil membongkar konstruksi hegemonik dalam wacana hukum Islam yang cenderung androsentris. Penelitian menyimpulkan bahwa pemikiran kedua imam memberikan fondasi intelektual untuk transformasi pemahaman tentang peran perempuan dalam struktur hukum Islam, sekaligus menunjukkan fleksibilitas inherent dalam tradisi fikih.Temuan penelitian berkontribusi pada wacana kontemporer tentang kesetaraan gender, hak asasi, dan dinamika sosial dalam sistem hukum Islam
ANALISIS TEORI TUJUAN HUKUM GUSTAV RADBRUCH DALAM KEDUDUKAN MAJELIS PENYELESAIAN PERSELISIHAN MEDIS DALAM UNDANG - UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN Wahyudia Putri, Sekar Balqis Safitra Rizki
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v8i2.3463

Abstract

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan memperkenalkan perubahan mendasar dalam cara penanganan kasus kesalahan profesi medis di Indonesia. Majelis ini dapat dibentuk secara permanen atau sementara (ad hoc), tergantung kebutuhan, dan berfungsi untuk menangani keluhan serta dugaan pelanggaran profesional sebelum kasus tersebut memasuki ranah hukum pidana. Langkah ini bertujuan agar penyelesaian konflik di sektor kesehatan menjadi lebih terstruktur, cepat, dan mengutamakan pendekatan restoratif dan non-litigatif, yang dianggap lebih efektif dalam mencapai keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Pendekatan restoratif ini tidak hanya berfokus pada sanksi bagi pelanggar, tetapi juga berupaya memperbaiki hubungan antara tenaga kesehatan dan pasien serta mengembalikan situasi seperti semula. Berdasarkan pandangan Gustav Radbruch, UU ini berusaha mencapai tiga tujuan hukum utama, yaitu keadilan, kepastian, dan kemanfaatan. Negara memiliki peran penting dalam memastikan mekanisme majelis ini berjalan transparan dan dapat dipercaya publik. Dengan adanya peran negara dalam pembentukan dan pengawasan majelis, diharapkan regulasi ini mampu menyeimbangkan hak dan kewajiban antara pasien dan tenaga medis, sekaligus memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat bagi semua pihak dalam pelayanan kesehatan.
PENGEMBALIAN MAHAR OLEH ISTRI YANG DIMINTA SUAMI (Studi Kasus Di Desa Karamabura Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu) Putra, Muh Yunan; Fahira, Jihan
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v8i2.3752

Abstract

Jenis penlitian ini adalah penelitian hukum Empiris. Dalam penelitian ini peneliti juga perlu menekankan pentingnya kedekatan dengan orang-orang dan situasi penelitian agar peneliti memperoleh pemahaman yang jelas tentang realitas dan kondisi kehidupan nyata. Sifat penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan, maka peneliti menyimpulkan bahwa pada kasus di desa karamabura, kecamatan dompu, kabupaten dompu memperbolehkan pengembalian mahar sebelum terjadinya perceraian dan istri tidak melakukan tugasnya sebagai seorang istri.
Kepuasan Perkawinan pada Perempuan Pencari Nafkah Studi pada Pedagang Pasar di Lampung Timur Aziz, Sukron Nur; Silvia, Nanda
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/sangaji.v9i2.4464

Abstract

Perubahan peran gender dalam keluarga mengakibatkan banyak perempuan menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengelola rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika kepuasan perkawinan pada perempuan yang berperan sebagai pencari nafkah utama, khususnya dalam menghadapi tantangan peran ganda. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi untuk menggali pengalaman subjek secara kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan perkawinan tidak semata dipengaruhi oleh status sebagai pencari nafkah utama, melainkan oleh kualitas komunikasi, fleksibilitas pembagian peran, keterlibatan pasangan dalam pengambilan keputusan, serta pengelolaan keuangan yang transparan dan adil. Dukungan emosional dan pengakuan peran oleh pasangan menjadi faktor penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga meskipun beban kerja perempuan cukup besar. Penelitian ini menegaskan bahwa struktur relasi yang setara dan suportif merupakan kunci utama dalam mencapai kepuasan perkawinan pada perempuan dengan peran ganda. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi keluarga yang adaptif dan harmonis dalam menghadapi perubahan peran gender.

Page 2 of 2 | Total Record : 17