cover
Contact Name
Betna Dewi
Contact Email
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Phone
+6281385092734
Journal Mail Official
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Editorial Address
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU Alamat : Jl.Indra Giri Gang 3 Serangkai Padang Harapan Bengkulu Telp : 0736-27508 Email : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com Website : http://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pharmacy
ISSN : 24068071     EISSN : 26158566     DOI : https://doi.org/10.52161/jiphar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Pharmacy menerima tulisan ilmiah berupa jurnal hasil penelitian di bidang ilmu Farmasi
Articles 356 Documents
SKRINING FITOKIMIA DAN PENETAPAN KANDUNGAN SENYAWA FLAVONOID EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH JERUK GERGA DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Fauziah, Dewi Winni
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jeruk Gerga merupakan salah satu jenis jeruk yang dikembangkan di provinsi Bengkulu. Kulit buah jeruk diketahui banyak mengandung senyawa metabolit sekunder, salah satunya flavonoid yang memiliki khasiat dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui kandungan fitokimia dan kadar flavonoid dari kulit buah jeruk gerga.Ekstraksi kulit buah jeruk gerga dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96 %. Ekstrak yang didapat diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental. Ekstrak yang diperoleh dilakukan uji skrining fitokimia dan kromatografi lapis tipis, kemudian diidentifikasi dengan sinar UV 254 nm. Selanjutnya kadar flavonoid ditetapkan menggunakan spektrofotometri UV dengan pembanding kuersetin .      Hasil skrining fitokimia dan kromatografi lapis tipis menunjukan kulit buah jeruk gerga mengandung senyawa kimia flavonoid, alkaloid, dan tanin, dengan kadar flavonoid sebesar 3,249%.
PENGARUH JENIS PELARUT TERHADAP KANDUNGAN TOTAL FLAVONOID EKSTRAK DAUN ALPUKAT (Persea Americana Mill) SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV - VIS herlina, herlina
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTanaman alpukat merupakan tanaman yang berasal dari daratan tinggi amerika tengah dan memiliki banyak varietas. Ekstrak daun alpukat diketahui memiliki kandungan senyawa aktif seperti alkaloid, saponin, dan flavonoid. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh jenis pelarut terhadap kandungan total flavonoid pada ekstrak daun alpukat dengan menggunakan 2 pelarut yaitu etanol dan metanol. Ekstraksi metanol dan etanol daun alpukat diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96 % dan metanol. Analisa Kualitatif ekstrak metanol dan etanol daun alpukat menggunakan pereaksi serbuk Mg dan HCl pekat. Penentuan kandungan total flavonoid menggunakan spektrofotometri UV-VIS dengan metode AlCl3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol dan etanol daun alpukat positif mengandung flavonoid dan diperoleh kandungan total flavonoid dalam ekstrak metanol dan etanol daun alpukat masing masing adalah 0.47 μg / ml and 0.237 μg / ml.Kata Kunci    : Total flavonoid, Daun alpukat, Pelarut, Spektrofotometri UV-VIS 
EKSTRAKETANOL BIJI PINANG (Areca catechuL)UNTUK FORMULASI GEL ANTIOKSIDAN PADA WAJAH Noviyanty, Yuska
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji pinang dipercayai dapat membuat wajah bersih dari jerawat karena memiliki senyawa alkaloid yang bersifat merangsang proses sintesis kolagen, hal tersebut sangat baik untuk kesehatan kulit. Karena kandungan senyawa yang ada dalam biji pinang inilah peneliti tertarik untuk membuat formulasi dalam bentuk gel. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sediaan gel antioksidan untuk wajah yang berasal dari ekstrak etanol biji pinang serta perbandingan fisik dengan variasi kadar. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah biji pinang yang di ekstraksi dengan cara maserasi kemudian diuap kan dengan water bath. Ekstrak dibuat dalam tiga formula (F1, F2, F3) dengan komposisi Na.CMC, nipagin, nipasol, glycerin, aquadest serta ekstrak etanol biji pinang dengan konsentrasi masing-masing 4%, 6%, 8%. Evaluasi gel yang dilakukan adalah uji organoleptis (bau, warna dan konsistensi), uji pH, uji daya sebar, uji iritasi, homogenitas.Hasil dari semua evaluasi yang dilakukan dari ke tiga formula adalah bahwa biji pinang dapat dibuat menjadi gel, dan formula ketiga lebih baik dari formula 1 dan formula 2
PENGARUH LAMA WAKTU PENYIMPANAN AIR MINUM ISI ULANG PADA ZAT ORGANIK hepiyansori, hepiyansori
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air minum isi ulang merupakan air yang ada didepot air minum dan mengalami beberapa proses yaitu chlorinasi, aerasi, filtrasi dan penyinaran dengan sinar ultra violet. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menetapkan kadar air minum isi ulang terhadap kandungan zat organik sebagai permanganat maksimal 10 mg/l sesuai dengan PERMENKES RI nomor 492/Menkes/Per/IV/2010. Sampel penelitian adalah air minum isi ulang yang diambil secara purposive sampling. Metode penelitian deskriftif observasional, sampel diambil dari 3 (tiga) depot air minum isi ulang masing-masing sebanyak 1 (satu) galon diwilayah Perumnas Betungan lalu sampel disimpan selama 1(satu) minggu, 2(dua) minggu dan 3 (tiga) minggu. Penelitian dilakukan secara titrimetri dengan larutan baku kalium permanganat. Hasil pengujian didapatkan untuk air minum isi ulang yang disimpan selama 1 (satu) minggu , 2(dua) minggu dan 3(tiga) minggu terjadi perbedaan kadar  permanganat. Lama waktu simpan berpengaruh pada kadar zat organik, dimana semakin lama waktu simpan maka semakin tinggi kadar zat organik di air minum isi ulang. Pada penelitian ini kadar permanganat masih memenuhi standar PERMENKES RI nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 yaitu dibawah 10 mg/l. Kata Kunci: Waktu penyimpanan, Zat Organik, Air
IDENTIFIKASI SENYAWA TANIN DARI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH JERUK KALAMANSI (Citrus x microcarpa Bunge) Noviyanty, Yuska; Hepiyansori, Hepiyansori
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan kulit buah jeruk belum dikenal secara luas oleh masyarakat, sedangkan kulit buah jeruk masih dimungkinkan mempunyai manfaat lain. Pada penelitian ini yang diteliti adalah kulit buah jeruk kalamansi (Citrus x microcarpa Bunge). Kulit buah jerukmemiliki kandungan kimia yang berpotensi sebagai obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan identifikasi ekstrak etanol simplisia kulit buah jeruk kalamansi (Citrus x microcarpa Bunge). Proses penelitian ini dilakukan dengan mengekstrak kulit buah jeruk kalamansi (Citrus x microcarpa Bunge) dengan metode maserasi, kemudian dilakukan skrining fitokimia untuk mengidentifikasi senyawa tanin dan uji penegasan menggunakan KLT. Hasil pemeriksaan karakterisasi ekstrak kulit buah jeruk kalamansi (Citrus x microcarpa Bunge) diperoleh kadar abu 35%, kadar susut pengeringan 7%. Hasil skrining fitokimia dari ekstrak kulit buah jeruk kalamansi (Citrus x microcarpa Bunge) menunjukkan positif tanin dan dilanjutkan uji penegasandengan KLT dengan nilai Rf sampel 0,89 dan nilai Rf baku pembanding 0,86.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN MOUTHWASH EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Zulham, zulham
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kersen (Muntingia calabura L.) telah banyak digunakan masyarakat sebagai tanaman obat. Berdasarkan penelitian sebelumnya daun kersen mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tanin yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Plak gigi merupakan lapisan bening dan lengket yang terjadi akibat bergabungnya bakteri yang merugikan terutama bakteri Streptococcus mutans, sisa-sisa makanan dan saliva hingga terjadi pengerasan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan daun kersen dalam bentuk sediaan mouthwash serta menguji stabilitas fisiknya dan untuk mengetahui efektivitas sediaan mouthwash ekstrak etanol daun kersen terhadap bakteri Streptococcus mutans penyebab plak. Pengujian efektivitas menggunakan metode difusi menggunakan pencadang. Ekstrak yang diperoleh dengan metode maserasi menggunakan cairan penyari etanol 96%. Formula dibuat dalam tiga variasi konsentrasi daun kersen yaitu 1%, 3%, dan 5% sebagai zat aktif. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak etanol daun kersen dapat dibuat dalam bentuk sedian mouthwash  yang stabil secara fisik yaitu pada formula I konsentrasi ekstrak 1% diuji efektivitas sebagai sediaan mouthwash terhadap bakteri Streptococcus mutans dengan hasil diameter zona hambat sebesar 8,9 mm.
GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT INJEKSI PADA PASIEN GAGAL GINJAL YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD M.YUNUS BENGKULU PERIODE 2018 Damayanti, Tri
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan obat sangat penting dilakukan oleh pemerintah terutama pengelolaan obat di rumah sakit pemerintah, karena ketidakefisiensi pengelolaan akan memberikan dampak negatif terhadap rumah sakit, baik secara medis maupun ekonomis. Pengelolaan tidak hanya mencakup aspek logistik saja tetapi juga mencakup aspek informasi obat, supervise dan pengendalian obat yang rasional. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemakaian obat  hemapo injeksi, dan rinoper injeksi pada pasien gagal ginjal di RSUD M.Yunus Bengkulu. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan informasi dan pemikiran bagi pengambilan kebijakan bidang farmasi. Penelitian dilaksanakan di RSUD M.Yunus Bengkulu, pertimbangannya karena merupakan rumah sakit terbesar di Propinsi Bengkulu. Populasinya  pasien yang berobat Juli-Desember 2018. Sampelnya 110 orang. Pengambilan sampel dengan kriteria insklusi dan eksklusi. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa penggunaan obat injeksi pada pasien gagal ginjal  rata-rata perbulan yaitu obat hemapo injeksi dan rinoper injeksi masing-masing (1811) dan (249) ampul. Jumlah dan persentase tingkat pemakaian dua jenis obat cuci darah adalah obat hemapo injeksi  87,91%  ampul, dan obat rinoper injeksi 12,09%  ampul.
UJI EFEKTIVITAS AIR PERASAN JERUK NIPIS (Citrus limon) dan JERUK LEMON (Citrus aurantifolia) TERHADAP MORTALITAS KUTU KEPALA (Pediculus humanus capitis) Hayati, Inayah; Novitasari, Heni
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pediculosis  capitis  adalah  infeksi  kulit atau rambut kepala dimana yang disebabkan oleh infestasi Pediculus humanus var. capitis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas air perasan  jeruk Citrus limon dan Citrus aurantifolia terhadap mortalitas kutu kepala (Pediculus humanus capitis). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan mortalitas diamati berdasarkan waktu kematian. Pengujian dilakukan 3 kali pengulangan dengan  2 jenis jeruk yaitu jeruk Citrus limon  dan  Citrus aurantifolia dengan      4 variasi konsentrasi yaitu 25%, 50%, 75% dan 100%. Dilakukan pula pengujian kontrol dengan aquades serta uji pembanding menggunakan pedikulosida kimia dengan kandungan permethrin 1%. Berdasarkan hasil penelitian, waktu yang paling cepat dibutuhkan untuk membunuh kutu kepala dengan pada air perasan jeruk lemon (Citrus limon) dengan rata-rata selama 2 menit sedangkan pada air perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) rata-rata 2 menit 15 detik pada konsentrasi 100%.Kata kunci : Pediculus humanus capitis, Citrus, Mortalitas
IDENTIFIKASI PEWARNA BERBAHAYA (RHODAMIN B, METHANYL YELLOW, MERAH K.3, JINGGA K.1) PADA PEMERAH PIPI (BLUSH ON) herlina, herlina
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pemerah pipi (Blush On) adalah sediaan kosmetik yang digunakan untuk mewarnai pipi dengan sentuhan artistik sehingga dapat meningkatkan etestika dalam tata rias. Pada kosmetik pemerah pipi (Blush On) terkadang ditemukan pewarna berbahaya seperti Rhodamin B, Methanyl Yellow, Merah K3, dan Jingga K1 yang dapat menyebabkan iritasi jika terkena kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemerah pipi (Blush On) yang beredar di Pasar Percontohan Panorama Kota Bengkulu mengandung pewarna berbahaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kromoatografi Lapis Tipis (KLT). Sampel pada penelitian ini adalah tiga Pemerah pipi (Blush On), setiap sampel ditimbang sebanyak 0,3 g. Hasil penelitian dilihat secara visual dan dibawah lampu UV dengan dihitung nilai Rf yang didapat menunjukkan ketiga sampel memiliki nilai Rf yang berbeda dari nilai Rf bahan baku, sehingga dapat dinyatakan tidak mengandung atau negatif Rhodamin B, Methanyl Yellow, Merah K3 dan Jingga K1. Kata Kunci : Pemerah Pipi, Pewarna dilarang, KLT
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL 70% DAUN SINGKONG (Manihot utilissima Phol) PADA BAKTERI ESCHERICHIA COLI Rikomah, Setya Enti
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tanaman yang secara tradisional digunakan sebagai obat diare adalah daun singkong (Manihot utilissima Phol), diare salah satunya disebabkan oleh e.coli. Penelitianinibertujuanuntukmengetahui daya hambat ekstraketanoldaunsingkong (ManihotutilissimaPhol) pada bakteriEscherichia Coli.Daunsingkong (ManihotutilissimaPhol)diekstrakdenganmetodemaserasidengan pelarut yang digunakan yaitu etanol 70% . Ujidaya hambat antibakteridilakukandenganmetodedifusicakramdiameter6mmpada bakteriEscherichia Coli. Konsentrasiekstrakdaunsingkong(ManihotutilissimaPhol) yang digunakanadalah 10 μg/ml, 50 μg/ml, 100 μg/ml, 500 μg/ml, 1000 μg/ml dalam pelarut DMSO 10%, kontrol positif (+) menggunakankloramfenikol 0,3 % dan kontrol negatif (-) mengunakan DMSO 10%. Kemudian diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37º C. Zona bening diukur dibandingan dengan standar katagori penghambat. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS.HasilpenelitianmenunjukanekstrakdaunsingkongmemilikiaktivitasantibakteripadaEscherichia Colidengan diameter zona hambat 1,65 mmpadakonsentrasi 1000μg/mlyang terbaik,data statistic signifikan 0,17>0,05 tidak berbeda signifikan.

Page 5 of 36 | Total Record : 356