cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI Sri Wahyuni; Fathurrahman Fathurrahman; Niken Widyastuti Hariati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.5646

Abstract

Zat besi (Fe) merupakan unsur terpenting dalam pembentukan hemoglobin pada sel darah merah. Ibu hamil dikatakan anemia apabila kadar hemoglobin <11 gr/dl. Anemia pada ibu hamil berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin serta dapat menimbulkan komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Pencegahan anemia dengan pemberian tablet zat besi minimal 90 tablet selama kehamilan. Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap ibu dan dukungan keluarga dengan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet zat besi (Fe) di wilayah kerja UPT Puskesmas Beruntung Baru Kabupaten Banjar. Observasional analitik desain cross sectional. Sampel semua ibu hamil trimester III. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling sebanyak 37 orang. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman ?=0,05. Rata-rata ibu hamil berumur 20-35 tahun (83,8%), pendidikan SMA/MA/SMK (67,7%), tingkat pengetahuan ibu cukup (43,2%), sikap ibu tergolong negatif (51,4%), tidak ada dukungan keluarga (67,6%) dan ibu hamil tidak patuh (73,0%). Uji korelasi menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan, dukungan keluarga (p>0,05) dengan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet zat besi (Fe) kecuali sikap ibu (p<0,05). Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga sedangkan sikap ibu ada hubungan yang bermakna secara statistik dengan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet zat besi (Fe).
FORMULASI KRIM EKSTRAK ETANOL TANGKAI DAUN TALAS(COLOCASIA ESCULENTA L.) TERHADAP LUKA SAYAT PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) GALUR WISTAR Wahyuni Wahyuni; Hilmiati Wahid; Resti Febriana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.5721

Abstract

Salah satu tanaman yang dapat menjadi pilihan sebagai obat penyembuhan luka yaitu tangkai daun talas (Colocasia esculenta L.) Kandungan fitokimia tangkai daun talas yaitu flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, steroid, dan terpenoid diduga mampu membantu menyembuhkan luka. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui ekstrak etanol tangkai daun talas (Colocasia esculenta L.) yang  dapat diformulasikan menjadi sediaan krim serta stabil secara fisik dan kimia serta untuk mengetahui konsentrasi optimal formula sediaan krim ekstrak etanol tangkai daun talas (Colocasia esculenta L.) yang  digunakan sebagai penyembuhan luka sayat pada tikus  putih (Rattus norvegicus) galur wistar. Metode penelitian ini yaitu eksperimen laboratorium menggunakan ekstrak etanol tangkai daun talas (Colocasia esculenta L.) yang diformulasikan menjadi sediaan krim pada konsentrasi 5%, 10% dan 15 %  dengan desain Pretest-Posttest dengan kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan Uji organoleptis, uji homogenitas, uji daya lekat, uji daya sebar, uji pH, uji Viskositas sebelum dan sesudah cycling test memenuhi persyaratan dan stabil. Pada uji efektivitas penyembuhan luka sayat pada tikus  putih (Rattus norvegicus) pada 15 hewan uji yang dibagi dalam lima kelompok menunjukkan bahwa pada konsentrasi 15 % yang memberikan efektivitas penyembuhan luka sayat yang paling cepat selama 14 hari pengukuran. Dapat disimpulkan bahwa  Ekstrak etanol tangkai daun talas talas (Colocasia esculenta L.) dapat diformulasikan dalam sediaan krim serta stabil secara fisik dan kimia dengan konsentrasi paling optimal formula sediaan krim yang dapat digunakan untuk penyembuhan luka sayat yaitu formula sediaan krim dengan konsentrasi 15%.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASIHAN II BANTUL YOGYAKARTA Sulkarnaen Sulkarnaen; Edi Sampurno; Winda Rofiyati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.5737

Abstract

Penderita hipertensi memiliki banyak tanda gejala dalam aspek psikologis maupun fisik. Salah satu gangguan psikologis pada pasien dengan hipertensi adalah kecemasan  yang akan mempengaruhi kulaitas tidur penderita hipertensi  menjadi lebih buruk.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kasihan II  Bantul dengan sampel terdiri 107 responden lansia dengan hipertensi yang dipilih dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner tingkat kecemasan dan kualitas tidur. Teknik analisis data menggunakan Kendall Tau.Penelitian ini menunjukan sebagian besar sampel adalah termasuk dalam kategori kecemasan sedang yaitu sebanyak 38 responden (35,5%), dan sebagian besar adalah termasuk kategori kualitas tidur buruk yaitu sebanyak 58 responden (54,2%). Hasil uji korelasi Kendall Tau diperoleh nilai P value 0.000 ?0.05, yang artinya terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta.Penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta
GAMBARAN PENGETAHUAN ANGGOTA KORPS SUKARELA (KSR) PMI UNIT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO TENTANG TRIAGE BENCANA SETELAH DIBERIKAN EDUKASI MENGGUNAKAN BUKU SAKU Sinta Nuriyah Dewi Saputri; Nurul Fatwati Fitriana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.5904

Abstract

Triage merupakan pengetahuan mendasar yang harus dikuasi oleh seorang relawan bencana. Triage merupaka proses pengkajian klinik singkat dalam menentukan waktu dan urutan pasien yang harus ditangani terlebih dahulu penelitian ini berfokus pada tingkat pengetahuan relawan karena tingkat pengetauan seorang relawan dapat berpengaruh pada ketrampilanya pada saat melakukan triage, Untuk mengetahaui Gambaran Pengetahuan Anggota Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Muhammadiyah Purwokerto Tentang Triage Bencana Setelah Diberikan Edukasi Menggunakan Buku Saku, Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian eksperimental melalui pendekatan one case study, populasi sebanyak 50 responden dengan menggunakan teknik total sampling, Tingkat pengetahuan Anggota Korps Sukarela (KSR) PMI Unit UMP sesudah diberikan buku saku triage bencana 48 responden (96%) memiliki kategori tingkat pengetahuan baik dan 2 responden (4%) memiliki kategori tingkat pengetahuan cukup, Gambaran tingkat pengetahauan anggota Korps Sukarela (KSR) PMI Unit UMP sesudah diberikan buku saku triage bencana 48 responden (96%) memiliki kategori tingkat pengetahuan baik dan 2 responden (4%) memiliki kategori tingkat pengetahuan cukup.
TANTANGAN DAN ISU STRATEGIS SUMBER DAYA KESEHATAN MANUSIA KESEHATAN PADA PUSKESMAS DI INDONESIA Asti Nur Attriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.6102

Abstract

Sumber daya manusia kesehatan berperan penting sebagai upaya kesehatan dalam mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) adalah tenaga kesehatan dan tenaga penunjang kesehatan yang terlibat dan bekerja serta mengabdikan dirinya dalam upaya dan manajemen kesehatan. Indonesia menghadapi tantangan terkait transisi epidemiologi selama tiga dekade terakhir. Dilihat dari beban penyakit (burden of diseases) yang diukur dengan Disability Adjusted Life Years (DALYs). Hal tersebut saat berpengaruh terhadap SDMK karena sumber daya manusia kesehatan merupakan suatu hal yang penting dalam pembangunan kesehatan dan pengelolaan system kesehatan nasional. Kondisi sumber daya manusia kesehatan di puskesmas saat ini diketahui belum mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia, terutama pada daerah 3T yaitu daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan isu strategis sumber daya manusia kesehatan pada puskesmas. Penelitian dilakukan dengan metode kajian literatur dari berbagai buku, artikel jurnal, dan regulasi melalui Google dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan dan isu strategis sumber daya manusia kesehatan pada puskesmas meliputi ketersediaan dan distribusi SDM kesehatan, kualitas SDM kesehatan; serta task shifting dan multitasking. Oleh karena itu perlu adanya kebijakan terkait pemenuhan SDM kesehatan seperti insentif, mengatur masa bakti, dan pengembangan karir SDM kesehatan agar permasalahan terkait SDM kesehatan di Indonesia tidak ada lagi.
GAMBARAN ANALISIS PEMBANGUNAN KESEHATAN DI INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Alvian Dicky Irawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.6103

Abstract

Pembangunan nasional secara optimal dapat tercapai apabila pembangunan kesehatan dapat terwujud. Hubungan keduanya sangat jelas dalam pelaksanaan pembangunan nasional karena masyarakat yang sehat dapat memiliki pendidikan yang lebih baik, produktivitas tenaga kerja yang lebih tinggi, pendapatan dan tabungan yang lebih baik, perilaku dan kondisi hidup yang lebih sehat, serta stabilitas sosial yang lebih stabil. Pembangunan kesehatan di Indonesia harus menjadi prioritas agar pembangunan nasional berhasil. Pembangunan nasional yang tidak memperhatikan pembangunan kesehatan, memiliki tingkat keberhasilan yang lebih rendah dibandingkan dengan pembangunan nasional yang memperhatikan kesehatan. Dalam pelaksanaannya, pembangunan kesehatan di Indonesia yang dimuat dalam RPJMN 2020-2024 menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengancam kondisi kesehatan masyarakat, terlebih lagi saat masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pembangunan kesehatan di Indonesia dalam RPJMN 2020-2024 pada masa pandemi Covid-19. Manuskrip ini disusun dengan menggunakan metode penelitian studi literatur (literature review) dengan mengumpulkan data dari berbagai artikel jurnal, textbook, website dan regulasi terkait pembangunan kesehatan di Indonesia selama masa pandemi Covid-19. Situasi pandemi COVID-19 telah berdampak parah pada semua bidang kehidupan, salah satunya bidang kesehatan. Kehadiran pandemi Covid-19 meningkatkan risiko masalah kesehatan yang ada, sebab tertundanya pelaksanaan pencapaian target dalam pembangunan kesehatan di Indonesia seperti masalah kesehatan ibu dan anak, masalah gizi masyarakat, pencegahan dan pengendalian penyakit, serta penguatan sistem kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan rencana pendukung agar RPJMN 2020-2024 dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang direncanakan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK UMUR 35-59 BULAN DI WILAYAH PUSTU PANIARAN KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN 2022 Mastiur Julianti B; Esther Siringo ringo; Indah Yani Br Tambunan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.6412

Abstract

Data yang diperoleh di Desa Paniaran kecamatan Siborongborong kabupaten Tapanuli Utara tahun 2022 anak yang berumur 35-59 Bulan sebanyak 64 Orang yang stunning dengan pengetahuan Ibu baik 18 orang (45%) cukup 14 orang (35%) dan kurang 8 orang (20%).  Berdasarkan frekuensi stunting 12 orang (30%) dan tidak stunting 28 orang (70%).  Untuk mengetahui pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada anak umur 35-59 bulan di Desa Paniaran Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan penelitian analitik korelasional yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan jumlah populasi 64 orang. Berdasarkan hasil penelitian didapat pada tingkat pengetahuan dominan baik 18 orang (45%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang kejadian stunting di wilayah Pustu Paniara Kabupaten Tapanuli Utara pada Tahun 2022 dengan nilai p-value sebesar 0,001.  
ANALISIS PENERAPAN STRATEGI BAURAN PEMASARAN 7P UNTUK PENINGKATAN KUNJUNGAN RAWAT JALAN DIMASA PANDEMI COVID-19 DI KLINIK GRIYA HUSADA BEKASI TAHUN 2021 Shofwatunida Shofwatunida; Dwi Nurmawaty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i1.6429

Abstract

Kunjungan rawat jalan poli umum di Klinik Griya Husada (tidak termasuk layanan pemeriksaan rapid test dan swab PCR) di tahun 2019 – April 2021 telah terjadi penurunan jumlah kunjungan rawat jalan dari target yang dirumuskan manajemen. Penelitian ini mencoba mendeskripsikan strategi pemasaran dengan pola bauran pemasaran yang meliputi 7P (Product, Price, Promotion, Place, People, Process, dan Physical Evidence) untuk menjamin terlaksananya operasional klinik dalam memberi dan menjaga mutu pelayanan kesehatan yang akan berdampak pada peningkatan kunjungan rawat jalan di Klinik Griya Husada. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui teknik in- depth interview, observasi, dan data sekunder. Informan dalam penelitian ini berjumlah empat orang yang dipilih melalui teknik puprosive sampling antara lain informan kunci adalah Penanggungjawab Rawat Jalan & Bagian Pemasaran, informan utama adalah Kepala Klinik dan informan pendukung petugas administrasi dan pasien.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemasaran yang dilakukan belum ada program khusus, pelaksanaannya masih mengacu pada prioritas publik yang dipromosikan,bauran (place) lokasi klinik strategis sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat, bauran (prduct) produk pelayanan yang tersedia di klinik cukup lengkap, bauran (price) tarif klinik cukup terjangkau serta sudah sesuai dengan fasilitas yang diberikan, bauran (people) pelayanan yang diberikan oleh SDM klinik cukup memuaskan bagi pasien, bauran (process) proses yang berlaku di klinik cukup baik, tidak berbelit-belit dan tidak membingungkan pasien, serta bauran (physical evidence) fasilitas klinik yang menarik dan lingkungan sekitar klinik cukup bersih, namun lahan parkir belum memadai sempit. Bauran (promotion) promosi yang dilakukan klinik kurang maksimal dimasa pandemi covid-19, karena kurangnya informasi yang diberikan tentang klinik serta belum ada inovasi layanan khusus dan menarik untuk dimasa pandemi covid-19. Diharapkan pihak klinik dapat meningkatkan upaya promosi melalui media cetak seperti brosur atau leaflet dan dapat diletakkan di tempat pendaftaran maupun di tempat strategis lainnya yang mudah di akses oleh pengunjung dan melalui media online seperti website dikembangkan untuk pendaftaran online dan instagram yang selalu aktif untuk update informasi maupun ajakan untuk menarik pengunjung berobat di Klinik Griya Husada.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA Meilitha Carolina; Wenna Araya; Putria Carolina; Dhea Permatasari Iskandar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.6448

Abstract

Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia dari suku Dayak Kalimantan. Daun sungkai mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menurunkan tekanan darah dan mempengaruhi kerja dari Angiotensin Converting Enzym (ACE) yang dapat vasodilatasi. Seduhan daun sungkai dapat dijadikan salah satu terapi komplementer berbasis kearifan lokal yang dapat untuk menurunkan tekanan darah, dengan meminum rutin seduhan daun sungkai diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah. Penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Seduhan Daun Sungkai terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Time Series Design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang berada di wilayah Puskesmas UPT Puskesmas Pahandut Palangka Raya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 responden terdiri satu kelompok eksperimen yaitu lansia hipertensi pada posyandu lansia berusia 45-74 tahun. Analisis uji statistik Wilcoxon, didapatkan hasil penelitian tekanan darah sebelum dan setelah diberikan seduhan daun sungkai menunjukkan angka sig .(2-tailed) dengan nilai p value = 0,000 < ? 0,01 menunjukkan bahwa seduhan daun sungkai efekttif untuk menurunkann tekanan darah pada lansia hipertensi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan daun sungkai efektif terhadap perubahan tekanan darah yang mampu menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia dari suku Dayak Kalimantan. Daun sungkai mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menurunkan tekanan darah dan mempengaruhi kerja dari Angiotensin Converting Enzym (ACE) yang dapat vasodilatasi. Seduhan daun sungkai dapat dijadikan salah satu terapi komplementer berbasis kearifan lokal yang dapat untuk menurunkan tekanan darah, dengan meminum rutin seduhan daun sungkai diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah. Penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Seduhan Daun Sungkai terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Time Series Design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang berada di wilayah Puskesmas UPT Puskesmas Pahandut Palangka Raya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 responden terdiri satu kelompok eksperimen yaitu lansia hipertensi pada posyandu lansia berusia 45-74 tahun. Analisis uji statistik Wilcoxon, didapatkan hasil penelitian tekanan darah sebelum dan setelah diberikan seduhan daun sungkai menunjukkan angka sig .(2-tailed) dengan nilai p value = 0,000 < ? 0,01 menunjukkan bahwa seduhan daun sungkai efekttif untuk menurunkann tekanan darah pada lansia hipertensi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan daun sungkai efektif terhadap perubahan tekanan darah yang mampu menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TENTANG PENANGANAN PERTAMA KEJANG DEMAM PADA ANAK DI KABUPATEN SIMALUNGUN Nabilah Siregar; Derma Wani Damanik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.6450

Abstract

Kejang demam merupakan penyakit yang rentan dialami oleh anak-anak khususnya balita. Di Indonesia tahun 2017, kejang demam dialami oleh anak di bawah lima tahun sekitar 2,5%. Orangtua merupakan orang yang terdekat dengan anak dan dituntut untuk memiliki pengetahuan dan sikap yang baik tentang pencegahan dan penanganan penyakit pada anaknya. Penanganan yang salah pada anak yang kejang demam dapat menyebabkan timbulnya kondisi kegawatdaruratan lain seperti aspirasi, cedera atau syok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap orangtua tentang penanganan pertama kejang demam pada anak. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 40 orangtua yang memiliki balita di Desa Tanjung Pasir Kabupaten Simalungun. Analisa data menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 17 orang (42,5%) dan sikap negatif sebanyak 24 orang (60%), serta terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap orangtua tentang penanganan pertama kejang demam pada anak (p value 0,000). Pengetahuan berhubungan dengan sikap orangtua tentang penanganan pertama kejang demam pada anak. Pengetahuan yang baik akan menimbulkan sikap yang baik dalam penanganan pertama kejang demam pada anak di rumah. Diharapkan petugas kesehatan khususnya perawat memberikan meningkatkan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap orang tua tentang penanganan pertama anak dengan kejang demam.  

Page 24 of 435 | Total Record : 4346