cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
TINJAUAN PELEPASAN INFORMASI MEDIS KEPADA PIHAK KETIGA DI RS ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH Mutia Motik; Daniel Happy Putra; Nanda Aula Rumana; Puteri Fanya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.6978

Abstract

Pelepasan informasi medis adalah suatu prosedur melepaskan, memberikan dan mengungkapkan data atau informasi medis. Pelepasan informasi medis digunakan untuk kebutuhan klaim asuransi, visum, penelitian dan kebutuhan medis lainnya. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih melaksanakan pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga yaitu pihak asuransi, Pendidikan, kepolisian, legalisir surat kematian dan kebutuhan informasi medis lainnya. Pada pelaksaan pelepasan informasi medis sudah memiliki SPO akan tetapi SPO tidak menjelaskan secara detail. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pelaksanaan pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga di Rumah. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelepasan informasi medis dibagi menjadi 5 yaitu kepada pihak asuransi, Pendidikan, kepolisian, legalisir surat kematian dan kebutuhan informasi medis lainnya. Persyaratan yang dibutuhkan memiliki perbedaan pada masing-masing pihak, dalam menjamin aspek kerahasiaan SPO yang tercantum belum dilaksanakan secara detail dan faktor penghambat dalam pelaksaan adalah petugas pelepasan hanya satu orang, pasien tidak mengetaui persyaratan selain itu terdapat pengisian formulir ke DPJP membutuhkan waktu yang cukup lama dan ruang pelepasan informasi medis berada di unit rekam medis bersamaan dengan petugas-petuga lainnya. Sehingga dapat disimpulkan diperlukan penyusunan kembali SPO secara rinci terkait pelepasan informasi medis kepada masing-masing pihak.
TINJAUAN KELENGKAPAN REKAM MEDIS RAWAT INAP PADA KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI RUMAH SAKIT ANGKATAN LAUT MARINIR CILANDAK Nur Fadilah; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya; Muniroh Muniroh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.7008

Abstract

Rekam medis harus dibuat secara tertulis dan terisi dengan lengkap guna dapat dipergunakan untuk keperluan khusus. Di Rumah Sakit Angkatan Laut Marinir CilandakĀ  masih ditemukan rekam medis yang pengisiannya masih belum lengkap padahal rekam medis sangat penting sebagai sumber informasi untuk mengindeks rekam medis serta menyiapkan laporan ke rumah sakit dan Dinas Kesehatan. Data yang dianalisis adalah rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, analisis yang dipakai adalah analisis kuantitatif kelengkapan rekam medis. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 81 rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue didapatkan total kelengkapan rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue sebesar 90,12% dan 4 komponen analisis kuantitatif yaitu identitas pasien diisi dengan lengkap 86,41%, laporan penting di isi lengkap 92,59%, autentifikasi penulis diisi lengkap 85,18%, catatan yang baik di isi lengkap 96,29%. Peningkatan pengisian kelengkapan rekam medis dapat dilakukan dengan cara sosialisasi hasil pengisian rekam medis kepada dokter dan perawat, komite rekam medis sehingga menyadari bahwa pengisian dengan lengkap dapat menciptakan rekam medis yang berkualitas dan dapat di pertanggung jawabkan keaslian dari rekam medis tersebut.
MANFAAT KELOR (MORINGA OLEIFERA) BAGI KESEHATAN Awari Susanti; Muhammad Nurman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.7287

Abstract

Tanaman herbal fitomedisin diyakini memiliki banyak manfaat dibandingkan obat konvensional dan mendapatkan kembali minat dalam penelitian saat ini. Moringa oleifera adalah tanaman herbal serbaguna yang digunakan sebagai makanan manusia dan alternatif untuk tujuan pengobatan di seluruh dunia. Telah diidentifikasi oleh para peneliti sebagai tanaman dengan banyak manfaat kesehatan termasuk manfaat nutrisi dan obat. Moringa oleifera mengandung asam amino esensial, karotenoid dalam daun, dan komponen dengan sifat nutraceutical, mendukung gagasan untuk menggunakan tanaman ini sebagai suplemen nutrisi atau konstituen dalam persiapan makanan. Beberapa evaluasi nutrisi telah dilakukan pada daun dan batang. Faktor penting yang menjelaskan penggunaan obat dari Moringa oleifera adalah berbagai antioksidan penting, antibiotik dan nutrisi termasuk vitamin dan mineral. Hampir semua bagian dari kelor dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi dengan nilai manfaat lainnya.
KETEPATAN KODE DIAGNOSIS PENYEBAB DASAR KEMATIAN DI RUMAH SAKIT DI INDONESIA : LITERATUR REVIEW Fredrika Welhelmina; Wiwik Viatiningsih; Lily Widjaja; Noor Yulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.7693

Abstract

Pelaporan mortalitas dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan penyakit yang mematikan dan sebagai evaluasi fasilitas pelayanan kesehatan. Dalam memilih kode pada sertifikat medis penyebab kematian perlu diperhatikan agar pelaporan dapat terlaksana secara optimal. Kode yang tepat adalah kode yang sesuai dengan ICD-10 serta dibantu dengan Tabel MMDS. Tujuan dari review ini melihat melihat ketepatan kode diagnosis penyebab dasar kematian dan untuk mengetahui faktor penyebab ketidaktepatan pengodean diagnosis dan pengisian sertifikat medis penyebab kematian di rumah sakit. Metode penelitian ini menggunakan metode literatur review terhadap sejumlah artikel penelitian yang dipublikasikan rentang waktu tahun 2011-2021 dan ditemukan sebanyak 13 artikel jurnal memenuhi kriteria penelitian. Hasil menunjukkan presentasi ketepatan kode diagnosis sebesar 83% dan presentase ketidaktepatan kode diagnosis sebesar 90%. Hasil studi literatur ini juga membahas faktor penyebab ketidaktepatan pengodean diagnosis dan pengisian sertifikat penyebab dasar kematian yaitu faktor Man, Method, Material, Machine, dan Money.
EFEKTIFITAS HYPNOBIRTHING PADA IBU BERSALIN PRIMIPARA TERHADAP APGAR SKOR SATU MENIT PERTAMA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSKD IBU DAN ANAK SITI FATIMAH Syamsuryanita Syamsuryanita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i2.7767

Abstract

Hypnobirthing bertujuan agar ibu dapat melahirkan dengan nyaman dan menghilangkan rasa sakit melahirkan tanpa bantuan obat bius apapun. Hypnobirthing mengekspolarasi mitos bahwa rasa sakit adalah hal yang wajar dan dibutuhkan saat melahirkan normal. Saat wanita yang melahirkan terbebas dari rasa takut. Penelitian ini bertujuan untuk mencari efektifitas hypnobirthing pada ibu bersalin terhadap apgar scor satu menit pertama pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu Dan Anak Siti Fatimah Makassar. Penelitian dilaksanakan bulan November 2020-Januari 2021 di Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak Siti Fatimah Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Eksperiment Two Group dengan rancangan Posttest Only With Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin dan diperoleh sampel sebanyak 30 orang dimana 15 orang yang diberikan hypnobirthing dan 15 orang tidak diberi hypnobirthing dengan pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden dijadikan sampel, ibu yang diberikan hypnobirthing sebanyak 15 orang (50,0%) dan yang tidak diberikan hypnobirthing sebanyak 15 orang (50,0%) dan pada ibu yang diberikan hypnobirthing memiliki apgar skor normal sebanyak 12 orang (80,0%) dan yang memiliki apgar skor tidak normal sebanyak 3 orang (20%), sedangkan pada ibu yang tidak diberikan hypnobirthing memiliki apgar skor normal sebanyak 4 orang (26,67%) dan yang tidak memiliki apgar skor normal sebanyak 11 orang (73,33%). Terdapat efektifitas hypnobirthing pada ibu bersalin terhadap APGAR Scor satu menit pertama pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak Siti Fatimah Makassar. Diharapkan kepada bidan yang bertugas agar lebih meningkatkan perhatiannya dalam memberikan informasi tentang hypnobirthing pada ibu bersalin terhadap APGAR Skor satu menit pertama pada bayi baru lahir.
HUBUNGAN KETERBUKAAN ANTARANGGOTA KELUARGA DENGAN PERILAKU BERISIKO NARKOBA PADA REMAJA DI WILAYAH DEPOK Ritanti Ritanti; Yuri Nurdiantami; Nur Afifah Fajriyah; Sarah Rania Annisa; Hernisa Shofwatulqolbi Ramadhani; Rossa Shafira Nur Sabrina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.9968

Abstract

Perilaku berisiko narkoba merupakan perilaku yang mendukung seseorang mengalami perubahan perilaku menjadi buruk serta menimbulkan risiko gangguan kepribadian hingga penyakit. Perilaku berisiko umumnya sering dijumpai pada remaja, mengingat masa remaja merupakan masa terjadinya perubahan baik secara fisik maupun psikis. Faktor dari timbulnya risiko perilaku narkoba antara lain memiliki temperamen yang tinggi, kontrol impuls yang buruk, dan pola asuh keluarga yang buruk. Keluarga sebagai tempat pendidik pertama dan utama serta ruang untuk saling berinteraksi dengan individu lainnya. Adanya komunikasi satu sama lain dengan kesabaran, kejujuran, dan keterbukaan berperan penting dalam perilaku dari anak atau remaja. Sebaliknya, komunikasi dalam keluarga yang tidak tepat dan dialogis memungkinkan timbulnya hubungan yang tegang bahkan ketidakharmonisan dalam satu keluarga. Tujuan dari adanya penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan keterbukaan antaranggota keluarga dengan perilaku berisiko narkoba, Metode penelitian ini menggunakan metode korelasional kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Kota Depok. Data tiap responden diperoleh dengan menggunakan kuesioner pada 315 remaja di Kota Depok. Adapun hasil penelitian menunjukan tingkat signifikansi senilai 0,000, dimana diartikan memiliki kaitan sangat kuat dan menunjukan korelasi yang positif karena tingkat signifikansi <0,05. Berdasarkan data tersebut didapatkan kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keterbukaan antaranggota keluarga dengan perilaku berisiko narkoba pada remaja di Kota Depok.
PERUBAHAN PENGETAHUAN TERKAIT PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN DI PONDOK PESANTREN Muh Fauzar; Heriyati Heriyati; Hermin Husaeni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i4.7691

Abstract

Pertolongan pertama adalah penanganan atau perawatan awal dari terjadinya suatu penyakit atau kecelakaan. Hal ini dapat biasanya dilakukan oleh orang yang bukan ahli dalam menangani kejadian sakit atau cedera, sampai menunggu pengobatan definitif dapat diakses. Saat ini santri di pondok pesantren Al Hijrah belum terpapar terkait gambaran pertolongan pertama padahal hal tersebut penting untuk diketahui hingga diimplementasikan. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan sekaligus motivasi pembina dan kader UKS untuk berperan aktif dalam pertolongan pertama pada kecelakaan. Jenis penelitian kuantitatif, design eksperimen dengan sampel merupakan santri sebanyak 28 orang yang merupakan kader UKS terdiri dari santri tingkatan aliyah, tsanawiyah, ibtidaiyah dan menggunakan total sampling serta variabel utama adalah pengetahuan. Data dikumpulkan lewat kegiatan pre dan post test, yang diantara tes tersebut diberikan edukasi seputar gambaran pertolongan pertama pada kecelakaan. Dilakukan analisis data dan ditemukan data merupakan data tidak berdistribusi normal sehingga digunakan uji statistik wilcoxon. Hasil diketahui terdapat perbedaan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan edukasi dengan statistik nilai (p) 0019. Kesimpulan : Terdapat distribusi frekuensi kurang pada pengetahuan sebelum pemberian, distribusi frekuensi baik setelah dilakukan edukasi, disarankan kepada kader UKS yang telah diberikan edukasi untuk giat menyebarluaskan informasi kepada santri lainnya terkait pertolongan pertama pada kecelakaan.
ANALISIS KELENGKAPAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT BHAKTI MULIA TAHUN 2022 Budiana Gustiara; Deasy Rosmala Dewi; Puteri Fannya; MuniroH MuniroH
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i4.7885

Abstract

Kelengkapan informasi dalam pengisian rekam medis dapat menjadi masalah, karena rekam medis dapat memberikan informasi terinci tentang apa yang sudah terjadi kepada pasien selama berada di rumah sakit, hal ini pun berdampak pada mutu rekam medis serta terhadap pelayanan yang diberikan terhadap rumah sakit. Syarat rekam medis yang bermutu adalah terkait kelengkapan isian rekam medis. RS Bhakti Mulia telah memiliki Standar Prosedur Operasional tentang pengisian rekam medis rawat inap, namun belum 100% sesuai dan masih terdapat hambatan dalam pelaksanaannya Mengetahui gambaran kelengkapan isi rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Bhakti Mulia.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan cara memberikan gambaran dan menjelaskan hasil yang didapat secara lengkap.Hasil analisis kuantitatif dari 97 rekam medis rawat inapĀ  didapatkan kelengkapannya dengan persentase 78,75%, pada komponen Identifikasi Pasien dengan persentase 89%, Catatan yang Penting dengan persentase 85,25%, Autentikasi Penulis dengan persentase 48,75%, dan Catatan yang Baik dengan persentase 92%.Kesimpulan yang dapat dilihat bahwa pengisian rekam medis rawat inap pada tahun 2022 di RS Bhakti Mulia masih belum mencapai 100% dikarenakan keterbatasan waktu dokter dalam mengisi rekam medis dan sering terlewat beberapa formulir sehingga tidak terisi. ketidaklengkapan dari rekam medis rawat inap yaitu membuat angka review rekam medis rawat inap menjadi tidak bagus dan membuat proses kelanjutan pengobatan terganggu karena riwayat pengobatan pasien tidak lengkap.
TINJAUAN PENGELOLAAN REKAM MEDIS MENGGUNAKAN TEORI HOT-FIT DI RUMAH SAKIT KHUSUS JIWA SOEPRAPTO BENGKULU Syifa Erintan; Daniel Happy Putra; Deasy Rosmala Dewi; Noor Yulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i4.8018

Abstract

Sistem informasi rumah sakit (SIMRS) merupakan suatu sistem teknologi informasi komunikasi yang berkaitan dengan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian informasi, analisis data dan penyimpulan informasi serta penyampaian informasi yang dibutuhkan untuk kegiatan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode HOT- Fit yang menempatkan komponen penting dalam SIMRS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mengevaluasi SIMRS dengan metode Hot-Fit di RSJKO Soeprapto Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek human(manusia) dibutuhkan SDM pada bidang IT yang lebih banyak. Aspek organization(organisasi) pihak rumah sakit belum melakukan evaluasi dan pengawasan rutin terhadap pengelolaan SIMRS. Aspek technology(teknologi), SIMRS di RSJKO Soeprapto Bengkulu sudah mempunyai keamanan sistem yang terjaga. Pada aspek net benefit(manfaat) petugas mengatakan SIMRS memudahkan pekerjaan dan meningkatkan mutu pelayanan pasien. Simpulan dari pnelitian ini adalah pada ada variabel human (manusia), masih kurangnya jumlah petugas dibidang IT, kemampuan petugas dalam mengoperasikan sistem sudah berjalan baik dengan mengikuti pelatihan, petugas merasakan kepuasan dan manfaat dari SIMRS.Pada variabel organization (organisasi), kekurangan tenaga IT dan pihak rumah sakit belum melakukan evaluasi dan pengawasan oleh petugas IT tehadap SIMRS. Pada variabel technology (teknologi), SIMRS sudah memiliki keamanan sistem yang terjamin. Petugas pendaftaran rawat jalan mengeluhkan bahwa terkadang SIMRS tidak bisa melakukan pengeditan data sehingga data yang dihasilkan tidak akurat.Pada variabel net benefit (manfaat), dengan adanya SIMRS petugas merasakan manfaat yang positif dengan mempermudah pekerjaan.
TINJAUAN KEPUASAN PENGGUNA DALAM MENGGUNAKAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME) DI RUMAH SAKIT SILOAM BALIKPAPAN Hanif Andini; Adi Widodo; Nanda Aula Rumana; Laela Indawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i4.8021

Abstract

Rekam Medis Elektronik (RME) adalah teknologi informasi yang digunakan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) dalam mengumpulkan, menyimpan, mengolah dan peng-akses-an data rekam medis pasien dari berbagai sumber data medis di fasyankes. Rumah Sakit Siloam Balikpapan sendiri telah menggunakan RME sejak tahun 2017. Salah satu bentuk evaluasi sistem yaitu melakukan pengukuran tingkat kepuasan pengguna terhadap sistem. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna terhadap sistem RME di Rumah Sakit Siloam Balikpapan, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah staf yang dapat mengakses dan dapat menggunakan sistem RME, dimana besaran sampel yang didapat dari hasil penghitungan jumlah populasi yaitu berjumlah 76 orang. Pengumpulan sampel dilakukan dengan menggunakan sistem random sampling. Teknik pengumpulan data dengana cara wawancara adapun intrumen pengumpulan data yaitu berupa kuisioner. Hasil dari penelitian terhadap 5 dimensi didapat kepuasan pengguna terhadap dimensi dimensi isi (content) sebesar 53,9%, dimensi keakuratan (accuracy) sebesar 56,5%, dimensi tampilan (format) sebesar 69,7%, dimensi ketepatan waktu (timeliness) sebesar 50% dan dimensi kemudahan dalam penggunaan (ease of use) sebesar 82,9%. Hasil akhir kepuasan pengguna terhadap sistem RME di Rumah Sakit Siloam Balikpapan didapatkan hasil 52,6% pengguna merasa puas dan 47,4% pengguna merasa tidak puas.

Page 26 of 435 | Total Record : 4346