cover
Contact Name
ahmad zain
Contact Email
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JMI
ISSN : 2303145X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal MADANI Institute menerima kontribusi tulisan yang berkaitan dengan studi-studi Politik, Hukum, ekonomi, Pendidikan, Sosial dan Budaya baik berupa artikel, laporan penelitian maupun tinjauan buku.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 188 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI MELALUI COOPERATIVE LEARNING TIPE WHAT’S MY LINE KELAS V SD Hamim
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 2 No. 1 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was based on the low value of the results of repeated Islamic Education ( PAI) on the subject of Conduct commendable deeds , it is marked number of students who achieve the KKM is still low at 70 % . Though the expected target is 100 % . This research aimed at using models Jigsaw Cooperative Learning in a learning mode of Islamic Education ( PAI ) fifth grade elementary school subjects Doing commendable deeds . The method used in this study was Classroom Action Research ( CAR), which adapted the model of Kemmis and Mc . Taggart with two cycles, each cycle performed two acts . The research subjects were students in grade 28 in total V. . The results using the model of Type Jigsaw Cooperative Learning in History teaching duapeningkatan Prophet shows that improvement in the quality of teaching and improving student learning outcomes . 1 cycle of learning process is still less than optimal quality of learning due to lack of communication skills among students in the group , while in the second cycle students seemed to enjoy the learning process and are very happy to work within their own group , so that the students' grades in the history of the Prophet's teaching has increased
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL COOPERATIF LEARNING INVESTIGASI KELOMPOK KELAS I SD .SUTANI
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 2 No. 1 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problems to be examined in this study is an increase in student achievement in cooperative learning model Learning Methods Investigation Group on Student Class I includes procedures Implementation of action plan , action, observation and reflection . Classroom action research was conducted in three cycles . TOD : .The data collection technique is the technique of observation and evaluation at the end of each lesson . The subjects were students of class I SD SSN East Cengkareng , West Jakarta 07 Morning totaling 30 students . observations using the observation sheet that the information obtained in the learning activities of students has increased each cycle , it can be seen from the average value of learning activities in each cycle , namely the pre-cycle average of 54.6 , an average first cycle 74.7 , the cycle II 82 , and the third cycle was 84 . 3 . Investigating the application of learning methods to improve the learning outcomes of group operations of addition and subtraction of numbers . This can be seen from the graph the increase in the average test score of students before and after the use of Group Investigation method to an increase of each cycle , the pre-cycle , shows the average results of individual test is 49 , the first cycle shows the average results of individual tests is 57.Sedangkan on the second cycle showed an increase in the value of 75 , and the third cycle reaches 84.33 . KKM when determined by the school is 70 .Based on the research results , it was concluded that the application of this approach to learning can develop a way of thinking , creativity , mathematics achievement
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MODEL KOOPERATIF TIPE CONCEPT SENTENCE SISWA KELAS V SD M. SALEH
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 2 No. 1 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the preliminary study , that the Fifth Grade Students of SDN 08 Morning Duri Pulo Central Jakarta Academic Year 2011/2012 low reading ability and difficulty in reading comprehension . low value of Indonesian material test results Writing a simple dialog , it is characterized by the value of students under the KKM . KKM has been determined at 65 , and only a few students achieve mastery KKM . Similarly, teachers in presenting the material still monotonous lectures and students just listen .Research on the use of cooperative learning model concept learning sentence Writing a simple dialogue between two or three characters with attention to the content as well as its role . Based on these problems , the objectives to be achieved are : 1 ) Knowing how the application of cooperative learning model sentence in the material concept of creative writing plays ; 2 ) Knowing implementation concept learning modelkooperatiftipe sentence in creative writing material plays ; 3 ) determine the increase results student learning after using the learning model concept kooperatiftipe sentence . The method used in this research is Classroom Action Research ( CAR), which adapted the model of Kemmis & Mc . Taggart with three cycles, each cycle performed in one action . The results showed improvement in student learning outcomes . In the first cycle of students achieving an average of 41.8 . In the second cycle increased with an average value of 65 and the third cycle the average value reaches 74 or as many as 85 % of students who achieved KKM . Based on the results of this study concluded that the use of cooperative learning model concept sentence type can improve learning outcomes Indonesian
KEPEMIMPINAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM PEMBINAAN PROFESIONALISME GURU Ahmad Zain Sarnoto; Nanang Gunadi
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 2 No. 1 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan pendidikan adalah kemampuan menggerakkan semua personil satuan pendidikan dalam melaksanakan tugas pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pedagogik atau tindakan (tingkah laku) di antara individu-individu dan kelompok-kelompok yang menyebabkan mereka bergerak ke arah tercapainya tujuan-tujuan pendidikan Tanggung jawab guru tersebut pada gilirannya menuntut manajemen sekolah untuk secara sinambung mengembangkan profesionalitas guru, lantaran bukan saja pada satu sisi subject matter jadi bertambah luas, namun mengajar itu sendiri jadi lebih kompleks dan lebih menantang. Siswa sebagai mitra guru dalam mengembangkan ilmu, yang pada dirinya memiliki rasa tanggung jawab untuk lebih berhasil dan lebih baik dari generasi sebelumnya, merupakan sisi lain yang menantang guru untuk lebih berhasil dan lebih baik dari generasi sebelumnya, merupakan sisi lain yang menantang guru untuk selalu memberi materi yang relevan dan up-to-date
IMPLIKASI TEOLOGIS PROFESI GURU DALAM PENDIDIKAN Ahmad Zain Sarnoto
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesi guru bisa jadi akan menempati surga yang sangat tinggi disamping para Nabi, jika ia mampu memberikan pelayananan pendidikan yang baik dan benar. Karena dari hasil didikannya itu, murid akan mengamalkan dengan baik dan benar atas ilmu yang diterimanya. Nabi pernah bersabda, ” Barang siapa yang menunjukan kebaikan, maka ia akan mendapatkan ganjaran dari orang yang melaksanakan kebaikan tersebut ”. Namun, profesi guru bisa jadi akan menempati keraknya neraka yang paling dasar, karena ia telah mendidik dan mengajarkan suatu ilmu yang salah, sehingga muridnya tersebut melaksanakan suatu ilmu dengan tidak baik dan tidak benar. Maka penting untuk mengupas ”makna-makna guru” yang ada dalam khazanah Islam, sebagai landasan dan ikatan etis teologis bagi guru-guru dalam menjalankan profesinya dibelantara dunia pendidikan. Makna lain sebutan guru yaitu ”mua’allim” yang diambil dari kata dasar ’ilm yang berarti menangkap hakikat sesuatu. Guru dalam khazanah Islam memiliki beberapa kompetensi dasar yaitu, sebagai ustad (profesor ) yang memegang teguh komitmen profesi, sebagai guru yang bermakna optimal dalam transfer ilmu teoritis dan hikmah ilmu, sebagai murrabi yang mampu menciptakan dan mengatur pendidikan ke arah lebih baik, sebagai mudarris yang berarti memberantas kebodohan mereka, dan sebagai muaddib yang berarti guru sebagai orang yang beradab untuk membangun peradaban masa depan.
PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN METODE MEMPOTO SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN DASAR-DASAR BAHASA JERMAN BAGI SISWA KELAS X6 SMA N 51 JAKARTA (MEMPOTO SUATU ISTILAH ATAS AKRONIM MEMANFAATKAN MEDIA POTONGAN FOTO CHRISTINE CORIWATI HUTABARAT
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mempoto adalah akronim dari memanfaatkan media potongan foto. Dalam hal ini peneliti akan mencoba menerapkannya dalam peningkatan pembelajaran Bahasa Jerman. Kenyataan di lapangan yang kita saksikan hingga saat ini jarang sekali guru yang mengajar Bahasa Jerman menggunakan alat peraga, dalam pembelajaran. Berbagai alasan selalu dikemukakan, misalnya tidak cukup waktu untuk membuat atau mengadakan alat peraga tersebut, tidak tersedia dana, dll. Ada pula yang mengemukakan alasan bahwa penggunaan alat peraga pembelajaran tidak cukup berarti dalam meningkatkan motivasi dan prestasi siswa. Penelitian ini tidak bermaksud membuktikan secara empiris asumsi atau anggapan yang dikemukakan di atas. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dengan menerapkan tindakan penggunaan alat peraga gambar /foto. Sedangkan rumusan hipotesis tindakannya adalah: Pembelajaran Bahasa Jerman menggunakan alat peraga gambar /foto dapat berfungsi sebagai sarana belajar yang dapat meningkatkan minat belajar siswa dan keberhasilan siswa. Tindakan dilakukan sebanyak 3 tahapan atau siklus, dengan refleksi motivasi dan hasil belajar masing-masing siklus menunjukkan adanya peningkatan. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya motivasi belajar
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 130 JAKARTA HELLY SRI HIDAYATI
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran PKn merupakan pelajaran yang mempunyai peran sangat penting dalam pembentukan nilai-nilai siswa di masa yang akan dating. Melalui mata pelajaran PKn, siswa diharapkan mempunyai mental yang kuat, sehingga dapat mengatasi segala permasalahan dan persoalan yang akan di hadapi Namun, penggunaan metode klasik pada pembelajaran PKn yang mana guru terlalu menekankan pada ceramah dan memberikan pengetahuan kepada siswa yang pasif menjadikan PKn sebagai pelajaran yang monotong dan kurang menarik perhatian siswa. Akhirnya, siswa tidak memahami secara utuh mata pelajaran PKn dan hanya bisa menghafal dan tidak bisa berfikir secara cerdas serta kreatif. Akibatnya, nilai akhir yang dicapai siswa tidak seperti yang diharapkan. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: a) apakah pembelajaran menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran PKn di SMPN 130 Jakarta Barat, b) bagaimana pembelajaran menggunkan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil pemahaman siswa pada mata pelajara PKn di SMPN 130 Jakarta Barat? Sedang tujun dari penelitian ini adalah: a) ingin mengetahui peningkatan pemahaman siswa setelah diterapkanya metode pembelajaran koopertaif tipe STAD. Penelitian ini mengguanakan penelitan tindkan (action research) sebanyak tiga siklus, dan kesimpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif tipe STAD dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dan peningkatan pemahaman siswa di kelas VIII, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran PKN
PENERAPAN ROLE PLAYING MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TENTANG SALAT FARDU KELAS III SD M.YASIN
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of the method Playing Role ( Role Playing ) is a proposed solution to improve learning outcomes Islamic Education ( PAI ) in the third grade students of SDN 19 East Cengkareng West Jakarta evening . This study was conducted in two cycles , with details of the preparation of the first and second cycles as follows: ( 1 ) Make a plan that makes learning devices ( RPP - 1 , interview guides , test questions, KBM teacher assessment ) , ( 2 ) action ( KBM teacher in class ) , ( 3 ) observation ( assessment by kolaboarator for KBM ) and ( 4 ) Reflection , discusses the advantages and disadvantages for teaching and learning between teacher educators and collaborators . Data obtained from formative tests , student interviews and assessment collaborator / observer . Second cycle executed as in the first cycle with a different material . From the research data obtained by the increase of PBM cycle of learning outcomes 1 , namely the class average 60.90 . These results no increase in the average value when compared to pre- cycle obtain the average value of 52.20 . Similarly, the number of students who are able to master the material above SKBM ( 70 % ) at the end of cycle 2 number of 20 students or 60.00 % . Average grades in cycle 2, there was an increase from the first cycle that becomes 70.30 . Based on the data obtained from the results of this study , proves that by applying the method of playing a role ( role playing) , has been able to improve students' understanding of Islamic Religious Education ( PAI ) in the third grade students of SDN 19 East Cengkareng West Jakarta evening . Although these results have not reached the expectations that have been determined , because of some of the students' learning activities remains largely below 70 %.
UPAYA PENINGKATAN PARTISIPASI SISWA MELALUI METODE TUTOR SEBAYA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS 8-1 SMP NEGERI 130 JAKARTA MARINTANG GAJA
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan prinsip student centered peserta didik merupakan pusat daru suatu kegiatan belajar. Hal ini dikenal dengan istilah cara belajar siswa aktif, terjemahan dari student active learning, yang maknakan adalah bahwa proses pembelajaran akan lebih berhasil apabila peserta  didik secara aktif melakukan latihan langsung dan relevan dengan tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan Berdasarkan  hasil tes kondisi awal pada matapelajaran PLKJ ada 10 siswa yang belum mencapai KKM, 23 siswa sudah mencapai dan melampaui KKM. Dari 23 siswa dipilih 3 siswa yang mempunyai nilai melampui batas KKM menjadi tutor. Ketiga tutor tesebut cukup baik menjelaskan kepada teman-temanya di dalam kelompok masing-masing. Secara keseluruhan ketiga tutor menguasai materi dan dapat mentransfer ilmunya kepada teman-temannya dan diskusinya berjalan dengan lancar
UPAYA MEMAHAMI BIOLOGI SEBAGAI ILMU MELALUI IMPLEMENTASI KERJA KELOMPOK BAGI SISWA KELAS X6 SMA NEGERI 51 JAKARTA ROSMITA TARIGAN
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi belajar kelompok yang dikembangkan saat ini adalah mengacu pada bidang studi yang masuk UN dan yang dianggap sulit bagi pandangan siswa. Salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit dan masuk dalam UN adalah mata pelajaran biologi. Biologi merupakan salah satu pelajaran yang kurang mendapatkan tempat dihati siswa Kelas X-6 SMA N 51 Jakarta, karena mata pelajaran biologi dianggap sulit dan kurang menarik, sehingga membawa dampak terhadap rendahnya hasil belajar siswa Kelas X-6. Kegiatan belajar kelompok di SMA N 51 Jakarta belum dikembangkan dan dibina secara sehingga hanya bersifat sukarela dan belum dilakukan evaluasi terhadap perkembangan dari belajar optimal, pengawasan serta kelompok tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah a) Untuk mengetahui tentang strategi belajar kelompok yang diterapkan pada siswa Kelas X-6 SMA N 51 Jakarta dalam belajar biologi. b) Untuk mengetahui apakah belajar kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas X-6 SMA N 51 Jakarta dalam belajar biologi. c) Untuk mengetahui kontribusi belajar kelompok terhadap hasil belajar siswa Kelas X-6 SMA N 51 Jakarta dalam belajar biologi. Hasil penelitian ini adalah bahwa belajar kelompok memberikan masukan yang beragam dari sudut pandang yang berbeda antara anggota kelompok, sehingga siswa diajarkan untuk bisa saling berdiskusi dan mengutarakan pendapatnya. Dengan melalui diskusi dalam mengerjakan soal dan memecahkan masalah Biologi yang dihadapinya, maka siswa diajarkan untuk musyawarah. Terbukti dengan belajar kelompok, siswa Kelas X-6 mampu meningkatkan hasil belajarnya

Page 6 of 19 | Total Record : 188


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 2 (2024): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal : Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 2 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 1 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 11 No. 2 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 11 No. 1 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 2 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 1 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 9 No. 2 (2020): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2020): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2020): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Agama Vol. 8 No. 2 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Agama Vol. 7 No. 2 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 2 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya More Issue