cover
Contact Name
ahmad zain
Contact Email
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
ahmadzain@jurnalmadani.or.id
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JMI
ISSN : 2303145X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal MADANI Institute menerima kontribusi tulisan yang berkaitan dengan studi-studi Politik, Hukum, ekonomi, Pendidikan, Sosial dan Budaya baik berupa artikel, laporan penelitian maupun tinjauan buku.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 188 Documents
STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING GROUP METODE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI TAHAPAN PERKEMBANGAN MANUSIA SISWA KELAS VIII-2 SMP NEGERI 3 JAKARTA SELATAN Dwi Desi Rima Irani
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memahami strategi dalam pemberdayaan kegiatan problem solving secara berkelompok merupakan salah satu strategi belajar yang sering dipakai oleh siswa sekolah menengah. Kegiatan problem solving secara berkelompok yang banyak dipraktekkan saat ini adalah dengan cara pembagian kelompok belajar yang terdiri dari beberapa siswa dengan melaksanakan kegiatan belajar yang bertempat dirumah guru maupun di salah satu anggota kelompok belajar. Hasil penelitian ini adalah bahwa belajar kelompok memberikan masukan yang beragam dari sudut pandang yang berbeda antara anggota kelompok, sehingga siswa diajarkan untuk bisa saling berdiskusi dan mengutarakan pendapatnya. Dengan melalui diskusi dalam mengerjakan soal dan memecahkan masalah IPA Terpadu yang dihadapinya, maka siswa diajarkan untuk musyawarah. Terbukti dengan belajar kelompok, siswa Kelas VIII-2 mampu meningkatkan hasil belajarnya
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS DALAM KEMAMPUAN MEMBUAT ESSAI PENDEK MELALUI PERMAINAN KARTU KATA SISWA KELAS IX-1 SMP NEGERI 3 JAKARTA SELATAN Edi Rosadi
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini terlihat bahwa kemampuan membuat essai pendek siswa kelas IX-1 SMP Negeri 3 Jakarta Selatan sebagian besar masih pasif, hanya beberapa peserta didik yang aktif. kemampuan membuat essai pendek Inggris, dari 36 peserta didik anak yang tuntas hanya 20% (12 dari 36 siswa). Dengan demikian siswa yang mengalami kegagalan membutuhkan perbaikan agar dapat mencapai prestasi yang diharapkan. Dalam hal ini penulis menggunakan kartu kata sebagai penunjang untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik untuk menyampaikan dan mengeksplorasi kemampuan membuat essai pendeknya. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, yang mana menghasilkan nilai rata-rata kelas yang meningkatb pada siklus 1 sebesar 6,75 dari indikator keberhasilan sebesar 6,5. Terdapat 38,89% siswa yang tuntas atau memiliki nilai di atas 7,00. Sedangkan di siklus 2 telah terjadi peningkatan rata-rata nilai kelas keseluruhan menjadi 7,76 dan 100% siswa memiliki nilai sama dengan atau lebih besar dari 7,0. Hal tersebut menunjukkan bahwa diketahui metode penggunaan kartu kata dapat meningkatkan kemampuan kebahasaan siswa kelas IX-1 SMP Negeri 3 Jakarta Selatan dengan esai sederhana berbentuk procedure.
PENERAPAN METODE INKUIRI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA PELAJARAN IPS SEJARAH PADA SISWA KELAS VII-3 SMP NEGERI 3 JAKARTA SELATAN Hartini
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berpikir merupakan aspek yang tidak bisa dipisahkan dalam pembelajaran. Hampir disetiap subjek mata pelajaran dibutuhkan keterampilan berpikir, termasuk di dalam mata pelajaran sejarah. Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu modal intelektual yang sangat penting bagi setiap orang terutama dalam bidang pendidikan yang mana banyak dibutuhkan dalam menganalisis setiap materi yang diberikan. Pada kenyataannya banyak siswa yang tidak mampu untuk memanfaatkan potensi tersebut terutama dalam pembelajaran sejarah. Persepsi dan konsepsi sebagai perantara dari pengalaman langsung dan konsep abstrak dalam pikiran dan merefleksikan siklus umum inkuiri yang bermula dari kegiatan mendefinisikan masalah, melakukan eksplorasi, mengintegrasikan gagasan dan berakhir pada pengambilan keputusan dan mengaplikasikan gagasan. Gambaran tersebut terlihat bahwa metode inkuiri sebagai strategi pembelajaran yang melatih keterampilan berpikir siswa dalam memahami materi pelajaran dan juga memberikan penekanan pada pentingnya keterlibatan pengalaman siswa secara langsung dalam proses pembelajaran
STUDI PENGAMATAN ATAS GURU MATEMATIKA DALAM MEMAHAMI PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 DI SDN TEBET TIMUR 15 PAGI JAKARTA SELATAN Haryadi
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan, merupakan salah satu dari permasalahan pendidikan yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia sekarang ini. Berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional, baik dengan pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, pengadaan buku dan alat pelajaran, sarana pendidikan serta perbaikan manajemen sekolah. Dengan berbagai usaha ini ternyata belum juga menunjukan peningkatan yang signifikan. Pekerjaan mendidik dan melatih harus dimulai pada masa bayi, oleh karena pada saat itu pikirannya paling mudah diajar dan pelajaran-pelajaran yang diberikan akan diingat, oleh karena itu di atas bahu semua orang tua terdapat tanggung jawab untuk memberikan pendidikan jasmani, mental, dan rohani. Setelah anak mulai duduk dibangku sekolah, peran orang tua tidak dapat dilepaskan. Sikap orang tua corak hubungan yang terjadi antara orang tua dan anak serta bagaimana perhatian orang tua terhadap sekolah, maka semua ini akan berpengaruh terhadap hasil belajar anak. Menurut Piaget bahwa : “Anak-anak dalam rentang usia 7-11 tahun baru mampu berpikir sistematis mengenai benda-benda dan peristiwa-peristiwa yang konkrit”. Perhatian kepada anak bukan hanya pemberian makanan, minuman, pakaian tetapi juga yang lebih penting lagi adalah pemberian kasih sayang orang tua yang penuh dan sabar dalam mendampingi anaknya sehari-hari. Segala problem atau masalah anak yang merasa ada kesulitan terhadap penyelesaian pada pelajaran matematika dapat diatasi dengan bimbingan dan perhatian dari orang tua. Orang tua harus selalu menyediakan waktu untuk menyelesaikan masalah anak, sehingga anak terbimbing dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami dalam pelajaran
TANTANGAN PENGELOLAAN PESANTREN DALAM ERA GLOBAL Ahmad Zain Sarnoto
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata kekola pondok pesantren dalam era global mendapat tantangan berat dan paling urgent yang harus dibenahi oleh pesantren sebagai langkah antisipatif tersebut adalah pembenahan pola manajemen, sebab pola manajemen pesantren cenderung dilakukan secara insidental dan kurang memperhatikan tujuan-tujuannya yang telah disistematisasikan secara hirarkis. Sistem manajemen pendidikan pesantren biasanya dilakukan secara alami dengan pola manajerial yang tetap (sama) dalam tiap tahunnya. Masih banyak pesantrenyan belum melakukan Perubahan-perubahan mendasar dalam pengelolaan pesantren.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS PADA PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN MELALUI METODE SOSIODRAMA DI KELAS VI SDN KLENDER 16 PAGI Akhmad Taufieq H
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dengan tujuan memiliki mutu yang tinggi untuk menciptakan kehidupan yang cerdas, damai, terbuka, berdemokrasi, dan mampu bersaing sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan semua warga negara Indonesia, dengan mempelajari Ilmu Pengetahuan Sosial akan mengajak siswa menuju kehidupan yang akan dijalani dengan sikap, prilaku dan tindakan dilakukan membawa budaya sendiri sehingga tidak tercabut dari budaya bangsa Indonesia. Berdasarkan syarat profesi sebagai guru tersebut, maka jelas masih banyak pendidik yang belum atau tidak sesuai dengan profesi yang dijalankannya seperti keahlian yang disyaratkan pada jenjang tertentu tetapi karena kebijakan pemerintah masih dijumpai pendidik yang belum atau tidak sesuai dengan persyaratan tersebut, dan berdasarkan masalah-masalah yang timbul inilah menggugah penulis melakukan penelitian tindakan kelas terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan di Kelas VI SDN Klender 16 Pagi dilihat dari Metode pembelajaran dalam kompetensi dasar kemampuan mengenal dan menghargai perjuangan para tokoh dalam kompetensi dasar kemampuan mengenal dan menghargai perjuangan para tokoh dalam mempertahankan kemerdekaan. Melihat luasnya permasalahan dan untuk mengefektifkan hasil penelitian serta mengingat keterbatasan waktu, maka tidak semua faktor yang mempengaruhi hasil belajar IPS dapat diteliti secara keseluruhan, maka fokus penelitian terdapat pada mata pelajaran IPS pada Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan di kelas VI SDN Klender 16 Pagi dengan menggunakan metode sosiodrama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang akan dipecahkan adalah sesuai dengan judul peningkatan hasil belajar IPS pada perjuangan mempertahankan kemerdekaan melalui metode sosiodrama. Bahan catatan yang dibuat dengan prosedur tindakan kegiatan baik dalam perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi dan perbaikan pada setiap siklus menggunakan tekhnik kolaborasi antar unsur-unsur yang terkait diantaranya : guru sebagai subjek sekaligus objek penelitian, siswa, rekan sejawat dan pihak terkait lainnya.
UPAYA MENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE PEMBELAJARAN COOPERATIF LEARNING DI SMP 41 JAKARTA SELATAN Amin Trisnanto
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbicara merupakan salah satu aspek keterampilan dalam Bahasa Indonesia yang sangat penting. Oleh karena itu, meningkatkan keterampilan berbicara dalam pelajaran Bahasa Indonesia harus dilakukan dengan maksimal.  Berdasarkan pengamatan langsung oleh peneliti ke sebuah sekolah di daerah Jakarta  tepatnya di kelas VII SMPN 41 Jakarta Selatan, peneliti menyimpulkan beberapa masalah yang terdapat dalam kegiatan pembelajaran di kelas tersebut diantaranya : Pembelajaran Bahasa Indonesia aspek keterampilan berbicara terlihat timpang, kesempatan berbicara tidak merata, dan terdapat dominasi pada beberapa orang siswa tertentu. Kebanyakan siswa sulit didorong untuk berbicara. Rasa tanggung jawab siswa terhadap tugas yang diberikan terlihat kurang. Masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengolah maksud dan pikirannya ke dalam susunan kalimat yang efektif dan bisa dimengerti orang. Masih banyak siswa yang mengalami kesulitan membangun komunikasi dalam kelompok ataupun di depan kelas, baik itu mengemukakan pendapat maupun memberi tanggapan. Guru mengalami kesulitan dalam menyajikan pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif dan menyenangkan. Hampir semua siswa tidak konsisten dalam menggunakan Bahasa Indonesia karena bahasa komunikasi yang digunakan dalam kesehariannya adalah bahasa ibu, yaitu bahasa daerah Jakarta . Fokus masalah penelitian pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia dalam keterampilan berbicara adalah masih banyak siswa yang mengalami kesulitan untuk berbicara mengungkapkan ide, gagasan dan perasaannya dengan baik dan lancar, baik itu di dalam diskusi kelompok maupun di depan kelas
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG PENGURANGAN MELALUI PENGGUNAAN KARTU BERGAMBAR Budi Ichtiarti
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi, penggunaan matematika tidak terlepas dalam kehidupan sehari-hari, oleh karena itulah konsep-konsep dasar matematika harus dikuasai siswa sejak dini, yang akhirnya terampil dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengurangan adalah salah satu operasi hitung yang mulai diajarkan di kelas 1 (satu) Sekolah Dasar. Biasanya guru menjelaskan konsep pengurangan terpisah dengan masalah sehari-hari, sehingga sulit diterima siswa. Hal tersebut menyebabkan pembelajaran tidak bermakna, padahal operasi pengurangan harus sudah dikuasai oleh siswa untuk melanjutkan ke pembelajaran selanjutnya. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk melihat apakah hasil belajar matematika siswa kelas I Sekolah Dasar dalam menyelesaikan soal pengurangan meningkat bila menggunakan permainan kartu bergambar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SDN Utan Kayu Selatan 16 Pagi, Jakarta dengan jumlah siswa 39 orang. Sementara observer dalam penelitian ini adalah 2 orang guru kelas, yang akan membantu melakukan pengamatan selama peneliti melaksanakan pembelajaran dengan penggunaan kartu bergambar. Hasil penelitian ini adalah bahwa kualitas dan kuantitas pembelajaran dapat diukur melalui format pengamatan proses belajar mengajar, sedangkan nilai keberhasilan dari siswa adalah nilai hasil belajar atau post test. Pengefektifan alat bantu kartu bergambar sangat diperlukan dalam menanamkan konsep pengurangan di kelas satu SD, sehingga memudahkan siswa untuk dapat menyelesaikan permasalahan pengurangan di kelas-kelas berikutnya maupun pada pembelajaran selanjutnya. Dengan menggunakan alat bantu kartu bergambar dalam penanaman konsep pengurangan, siswa dapat memahami dengan benar nilai angka suatu bilangan sehingga mengerti arti pengurangan dan dapat melakukan pengurangan dengan benar. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa PTK adalah suatu cara yang tepat untuk mengetahui secara langsung kekurangan baik dari siswa maupun dari guru yang mengajar. Keberhasilan ditunjukkan dengan adanya kemajuan yang bermakna dari siklus I sampai siklus ke III atau yang terkahir
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR IPA TENTANG ENERGI DAN PERUBAHANNYA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DI KELAS II SDN KEBON MANGGIS 01 PAGI Parto
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu komponen dari pendidikan adalah pembelajaran adalah pembelajaran di sekolah, yang meliputi beberapa bidang studi atau mata pelajaran yang sudah diajarkan sejak siswa menduduki bangku sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Salah satu mata pelajaran yang telah diajarkan sejak di bangku sekolah dasar adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Berdasarkan permasalahan di atas dilakukan penelitian tindakan kelas untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode keterampilan proses dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA di SD Negeri Kebon Manggis 01 Pagi. Berdasarkan latar belakang di atas, dapat diidentifikasi area sebagai berikut: Apakah IPA masih dianggap pelajaran yang sulit dan pelajaran yang dianggap tidak menyenangkan? Mengapa Motivasi belajar IPA siswa rendah? Mengapan siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar mata pelajaran IPA? Bagaimana peran guru dalam memberikan motivasi belajar kepada siswanya? Bagaimana penerapan pendekatan keterampilan proses di kelas?. Dari identifikasi area penelitian, maka didapatkan fokus penelitian sebagai berikut:“Apakah metode keterampilan proses dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SDN Kebon Manggis 01 Pagi?” Berdasarkan pembatasan masalah sebagaimana telah diuraikan di atas, maka perumusan masalah yang akan dicari pemecahannya melalui penelitian tindakan ini adalah: “Bagaimana meningkatkan motivasi belajar siswa dalam melalui metode keterampilan proses pada pelajaran IPA di kelas II SDN Kebon Manggis 01 Pagi
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA DENGAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING PADA SISWA KELAS IV SDN KLENDER 16 PAGI Subaryati
Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi tidak akan lepas dari perkembangan dalam bidang IPA. Perkembangan dari bidang IPA tidak mungkin terjadi bila tidak disertai dengan peningkatan mutu pendidikan IPA, sedangkan selama ini pelajaran IPA dianggap sebagai pelajaran yang sulit. Motivasi tidak hanya menjadikan siswa terlibat dalam kegiatan akademik, motivasi juga penting dalam menentukan seberapa jauh siswa akan belajar dari suatu kegiatan pembelajaran atau seberapa jauh menyerap informasi yang disajikan kepada mereka. Dari latar belakang di atas maka penulis dalam penelitian ini mengambil judul “Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Dengan Metode Pembelajaran Penemuan Terbimbing Pada Siswa Kelas IV SDN Klender 16 Pagi, Jakarta Tahun Pelajaran 2014/2015”. berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: Pembelajaran dengan penemuan terbimbing memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (65,22%), siklus II (78,26%), siklus III (91,30%). Penerapan metode pembelajaran penemuan terbimbing mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode pembelajaran penemuan terbimbing sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar

Page 8 of 19 | Total Record : 188


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 2 (2024): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal : Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 2 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 12 No. 1 (2023): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 11 No. 2 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 11 No. 1 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 2 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 10 No. 1 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud Vol. 9 No. 2 (2020): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2020): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 9 No. 1 (2020): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Agama Vol. 8 No. 1 (2019): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Agama Vol. 7 No. 2 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 7 No. 1 (2018): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 2 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 2 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 5 No. 2 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2016): JURNAL: Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2015): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2014): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): JURNAL: Politik, Hukum, Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2013): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2012): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya More Issue