cover
Contact Name
Ismi Nurwaqiah Ibnu
Contact Email
ismiibnu@unja.ac.id
Phone
+6285242773354
Journal Mail Official
jurnalkesmasjambi@unja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jl. Tri Brata Pal 11, Pondok Meja, Kec. Metong, Muaro Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Kesmas Jambi
Published by Universitas Jambi
ISSN : 25498053     EISSN : 25805894     DOI : https://doi.org/10.22437/jkmj.v4i2
Core Subject : Health, Social,
Jurnal kesmas Jambi (JKMJ) merupakan jurnal yang nantinya diterbitkan dua kali setahun, dengan topik keilmuan kesehatan masyarakat. Pengelola JKMJ adalah Prodi Kesmas FKM Universitas Jambi. Diharapkan dengan adanya JKMJ ini menjadi sarana publikasi keilmuan kesehatan masyarakat terbaik di Provinsi Jambi dan diharapkan bisa dikembangkan ke arah yang lebih baik kedepannya.JKMJ saat ini sudah mendapatkan nomor ISNN, direncanakan akan dikembangkan menjadi e-jurnal.
Articles 142 Documents
Pengaruh Media Sosial Dalam Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Siswa Perokok Terhadap Pencegahan Stain Gigi Di SMA Negeri 1 Sei Lepan Kabupaten Langkat Tahun 2019 Adi Wika Prasetya; Kintoko Rochadi; Namora Lumongga
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 3 No. 1 (2019): Vol. 3 - No.1 - September 2019
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v3i1.7474

Abstract

Dalam hal mencegah perilaku merokok pada remaja dapat dilakukan tindakan promotif melalui pendidikan kesehatan dengan menggunakan media sosial. Stain gigi adalah noda coklat pada permukaan gigi dan merupakan salah satu masalah estetik. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh media sosial dalam peningkatan pengetahuan dan sikap siswa perokok terhadap pencegahan stain gigi di SMA Negeri 1 Sei Lepan, Kabupaten Langkat. Jenis penelitian adalah quasi experiment dengan rancangan pretest dan posttest. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sei Lepan Kabupaten Langkat, total keseluruhan sampel dalam penelitian ini adalah 76 orang, yaitu kelompok intervensi dan kontrol dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan media sosial secara signifikan (p<0,05) memberikan pengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan sikap siswa perokok terhadap pencegahan stain gigi, dibandingkan remaja yang tidak dilakukan intervensi dengan media sosial. Media sosial lebih efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa perokok terhadap pencegahan stain gigi. Disarankan kepada orang tua untuk menghindari perilaku merokok didepan anak dan memberikan edukasi tentang bahaya merokok yang dapat merusak gigi, pihak sekolah meningkatkan kerja sama dengan orang tua untuk membicarakan perkembangan akademik dan perilaku siswa. Kata Kunci: Media Sosial, Merokok, Stain gigi
Determinan Kejadian Stunting Dan Underweight Pada Balita Suku Anak Dalam Di Desa Nyogan Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2019 Abdul Haris; Adelina Fitri; Ummi Kalsum
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 3 No. 1 (2019): Vol. 3 - No.1 - September 2019
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v3i1.7598

Abstract

Stunting dan Underweight berkaitan dengan peningkatan risiko kesakitan dan penyebab kematian di dunia. Berbagai faktor menjadi penyebab terjadinya, salah satunya adalah faktor kemiskinan yang saat ini dialami suku anak dalam (SAD). Tujuan penelitian untuk mengetahui proporsi dan determinan stunting dan underweight pada balita suku anak dalam di Desa Nyogan Kabupaten Muaro Jambi. Desain penelitian adalah cross sectional. Lokasi di Desa Nyogan Kab. Muaro Jambi menggunakan total populasi, melibatkan 45 balita suku anak dalam berusia 12-59 bulan. Variabel yang diteliti adalah durasi menyusui, riwayat penyakit infeksi, status imunisasi dasar lengkap, sanitasi lingkungan, besar keluarga dan ketersediaan pangan tingkat rumah tangga yang diperoleh dengan wawancara dan pengukuran status gizi dengan indikator BB/U dan TB/U. Analisis data menggunakan uji Chi-Square pada α = 0,05. Ditemukan proporsi stunting 42,2 % dan underweight 17,8 %. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan durasi menyusui dengan kejadian stunting (P = 0,011; PR = 2,92; 95% CI =1,26-6,76 ), dan besar keluarga dengan kejadian underweight (P = 0,033; PR = 4,80; 95% CI = 1,61-14,25). Determinan yang tidak berhubungan dengan kejadian stunting dan underweight adalah riwayat penyakit infeksi, status imunisasi, sanitasi dan ketersediaan pangan. Sebaiknya orang tua balita SAD tetap memberikan ASI hingga balita berusia 2 tahun untuk mencegah stunting dan keluarga Suku Anak Dalam membatasi jumlah anak dengan Keluarga Berencana untuk mencegah underweight. Kata Kunci : Stunting, Underweight, SAD, balita.
Studi Kualitatif Tentang Peran Kepala Puskesmas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Terhadap Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Andy Amir; Dwi Noerjoedianto; Herwansyah Herwansyah
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 3 No. 1 (2019): Vol. 3 - No.1 - September 2019
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v3i1.7646

Abstract

PUSKESMAS sebagai salah satu fasilitas kesehatan tingkat pertama menyediakan berbagai pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Keberadaan PUSKESMAS di setiap wilayah kerja dalam rangka mendukung pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang setingi-tingginya melalui upaya kesehatan masyarakat. Pelayanan kesehatan yang disediakan oleh PUSKESMAS kepada masyarakat meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pencatatan dan pelaporan. Seluruh komponen pelayanan kesehatan dasar di PUSKESMAS ini selanjutnya diatur dalam suatu sistem. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana Peran Kepala PUSKESMAS dalam Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan melibatkan 16 orang pimpinan PUSKESMAS yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas informan memiliki masa kerja diantara 6 – 15 tahun, tingkat pendidikan Sarjana/Profesi, dan telah mengikuti pelatihan manajemen PUSKESMAS. Dapat dideskripsikan bahwa informan mampu menceritakan tentang tahapan perencanaan program kegiatan di PUSKESMAS dengan melibatkan beberapa staf yang terkait. Informan juga mampu menjelaskan begaimana mekanisme pengambilan keputusan, khususnya yang berhubungan dengan pelaksanaan pelayanan di PUSKESMAS. Para kepala PUSKESMAS berupaya untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, karena setiap orang memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Kata Kunci: Peran, Kepala PUSKESMAS, Mutu Pelayanan
Pengaruh Motivasi Ekstrinsik Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana Dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Permata Bunda Medan Tahun 2018 Wahyu Bima Saputra; Juanita Juanita; Siti Saidah Nasution
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 4 No. 1 (2020): Vol. 4 - No. 1 - Maret 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v4i1.8936

Abstract

Kinerja perawat merupakan pelaksanaan tugas profesi yang dilaksanakan sesuai standar. Perawat tidak hanya melakukan asuhan keperawatan, tetapi melaksanakan dokumentasi asuhan keperawatan yang merupakan kinerjanya. Perawat pelaksana kurang memahami pentingnya pendokumentasian asuhan keperawatan, ini terlihat dari pendokumentasian yang tidak dilengkapi perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap kinerja perawat pelaksana dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Permata Bunda Kota Medan. Jenis penelitian ini adalah deksriptif analitik. Popilasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di instalasi rawat inap yaitu sebanyak 106 perawat. Hasil uji regresi logistik didapatkan bahwa ada 3 variabel motivasi yang berpengaruh terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Permata Bunda yaitu supervisi (p=0,006), insentif (p=0,001), dan hubungan antar personal(p=0,019). Di sarankan kepada pimpinan rumah sakit untuk memperbaiki kualitas supervisi dan insentif untuk meningkatkan kinerja perawat dalam memberikan pelayananKata Kunci: Motivasi ekstrinsik, kinerja, perawat
Pengaruh Kompetensi Supervisor dan Penghargaan Terhadap Motivasi Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Permata Bunda Tahun 2018 Muhammad Sofyan; Destanul Aulia; Fazidah Aguslina Siregar
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 4 No. 1 (2020): Vol. 4 - No. 1 - Maret 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v4i1.8937

Abstract

Dalam asuhan keperawatan, perawat harus memiliki kemampuan dan motivasi untuk memberikan layanan terbaik. Dengan kemampuan dan motivasi, perawat akan terdorong untuk melakukan pekerjaannya dengan baik. Survei awal yang dilakukan di Rumah Sakit Permata Bunda, menemukan bahwa lebih dari 45% perawat tidak senang dengan gaya kepemimpinan kepala ruangan yang didominasi oleh metode otoriter. Selain itu, ditemukan bahwa 27 (90%) dari 30 perawatan masih memiliki lowongan. Sampel dan populasi penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di bangsal rawat inap Rumah Sakit Permata Bunda Kota Medan yaitu sebanyak 106 orang. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel kompetensi supervisor memiliki nilai p = 0,056 dan OR 3,201, yang berarti bahwa kompetensi superviso memiliki pengaruh terhadap motivasi kerja perawat dan kompetensi pengawas yang baik akan meningkatkan motivasi kerja perawat sebesar 3,2 kali. Saran kepada pimpinan rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pengawasan untuk meningkatkan motivasi kerja perawat yang akan mempengaruhi peningkatan kualitas kerja dan kualitas pelayanan.Kata Kunci: Motivasi Kerja, Kompetensi Supervisor, dan Penghargaan
Hubungan Strategi Pemasaran Dengan Preferensi Pasien Poliklinik Anak di Rumah Sakit X Medan Nisrina Nisrina; Destanul Aulia; Lita Andayani
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 4 No. 1 (2020): Vol. 4 - No. 1 - Maret 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v4i1.8938

Abstract

Pelayanan yang ditawarkan di rumah sakit merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pilihan pasien. Pelayanan poliklinik anak dengan dokter spesialis anak yang terpercaya merupakan daya tarik rumah sakit bagi pasien. Selain itu, pada survey didapati bahwa pasien cenderung memilih rumah sakit karena saran keluarga, kebiasaan di lingkungannya serta kualitas pelayanan kesehatan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan strategi pemasaran dengan preferensi pasien Poliklinik Anak di Rumah Sakit X Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan melakukan survey analitik (explanatory study) menggunakan pendekatan potong lintang (cross sectional). Penelitian dilakukan di Poliklinik Anak Rumah Sakit X dari bulan Maret 2019 sampai dengan bulan Mei 2019 dengan sampel sebesar 65 orang. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis Chi Square. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel produk (p value=0,001), dan promosi (p value=0,001) memiliki hubungan yang signifikan dengan variabel preferensi pasien di Poliklinik Anak Rumah Sakit X, Pihak rumah sakit disarankan untuk memberikan perhatian pada beberapa unsur kualitas produk pelayanan dan memaksimalkan promosi untuk memperkenalkan layanan kesehatan poliklinik anak.Kata kunci: Preferensi pasien, Strategi pemasaran, Poliklinik anak
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Stunting di Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2019 Willia Novita Eka Rini
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 4 No. 1 (2020): Vol. 4 - No. 1 - Maret 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v4i1.8939

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang muncul sebagai akibat dari keadaan kurang gizi yang terakumulasi dalam waktu yang cukup lama. Stunting berdampak pada tingkat kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit, dan menurunkan produktifitas. Untuk itu perlu adanya upaya pencegahan stunting melalui kegiatan promosi kesehatan yaitu dengan menggunakan media audiovisual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan ibu di Puskesmas Rawasari Kota jambi Tahun 2019. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah quassy experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Rawasari Kota Jambi dari bulan Juni-Juli 2019. Jumlah sampel dalam pnelitian ini sebanyak 40 sampel. Data diperoleh secara langsung wawancara responden dan pengukuran tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan menggunakan media audio visual. Uji statistik yang digunakan adalah uji t- berpasangan. Hasil: Distribusi umur balita <2 tahun 24 responden (60%), jenis kelamin balita perempuan sebesar 25 orang (62,5%), dan respoden yang bekerja sebagai ibu rumah tangga sebesar 30 orang (75%). Dari 40 orang responden, 20% responden memiliki pengetahuan baik pada saat pretest dan meningkat menjadi 55% responden pada saat posttest, 25% responden memiliki pengetahuan cukup tentang stunting pada saat pretest dan meningkat menjadi 32,5% responden pada saat posttest, 55% responden memiliki pengetahuan kurang pada saat pretest dan menurun menjadi 12,5% responden pada saat posttest. Hasil uji statistik menunukan ada perbedaan signifikan tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang stunting dengan media audiovisual ditunjukan dengan nilai p = 0.000.Kata Kunci : stunting, pengetahuan, media audio visual
Aktivitas Minyak Sereh Wangi Sebagai Anti Nyamuk Rd. Halim; Adelina Fitri
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 4 No. 1 (2020): Vol. 4 - No. 1 - Maret 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v4i1.8940

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara tropis di dunia dengan kelembaban udara yang cukup tinggi menjadi pemicu berkembang biaknya nyamuk seperti Aedes aegypti yang merupakan salah satu vektor DBD, Pada tahun 2017 jumlah penderita DBD di Indonesia yang dilaporkan sebanyak 129.650 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 1.071 orang (IR/Angka kesakitan= 50,75 per 100.000 penduduk dan CFR/angka kematian= 0,83%). Dibandingkan tahun 2016 dengan kasus sebanyak 100.347 serta IR 39,80 terjadi peningkatan kasus pada tahun 2015. tanaman serai wangi menghasilkan minyak atsiri yang dikenal sebagai Citronella Oil. mengandung dua senyawa kimia penting yaitu Sitronelal dan Geranniol yang berfungsi sebagai pengusir nyamuk.Jenis Penelitian adalah penelitian Eksperimen Kuasi (Quasi Expriment) dengan rancangan Postest Only Control Group Design. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi. Sampel dalam Penelitian ini adalah minyak sereh wangi dari hasil penyulingan dengan sistem destilasi diformulasikan dengan VCO. Sampel nyamuk Aedes Aegypti dewasa dari hasil kembang biak nyamuk dari telur yang diperoleh dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Baturaja Provinsi Sumatera Selatan dan. Jenis data yang dikumpulkan pada penelitian ini yaitu data hasil pengukuran jumlah gigitan nyamuk dan pemeriksaan komposisi minyak sereh wangi. Diperoleh Hasil Kompoisisi Minyak Sereh Wangi dengan kadar: Citronelal (39,7%), Citronelol, (12,0%) Geraniol (17,6%). Jumlah rata rata nyamuk yang mengigit pada sampel kontrol 9,17, pada sampel perlakuan 0,17, nilai proteksi sebesar 98,3%. Terdapat perbedaan yang bermakna penggunaan formula minyak sereh wangi terhadap pencegahan gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Formulasi minyak sereh wangi dapat diaplikasikan dan masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan untuk ditanami sereh wangi. Kata Kunci : Anti Nyamuk, Sereh Wangi
Umur Sebagai Modifikasi Efek Terhadap Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Dengan Kejadian Kegemukan Pada Wanita Usia Subur Rika Anjani; Ummi Kalsum
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 4 No. 1 (2020): Vol. 4 - No. 1 - Maret 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v4i1.8941

Abstract

Kegemukan meningkat prevalensinya dan merupakan penyebab kelima kematian di dunia. Kegemukan merupakan faktor risiko beberapa penyakit degeneratif. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kegemukan pada wanita usia subur (WUS). Desain penelitian Cross Sectional. Sampel dipilih secara proportional stratified random sampling sebanyak 297 WUS berusia ≥ 18 – 49 tahun yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Pengumpulan data selama September hingga Oktober 2019. Variabel adalah penggunaan kontrasepsi hormonal, usia, stress, pola makan dan aktivitas fisik, diperoleh melalui wawancara dan pengukuran Indeks Massa Tubuh. Analisis menggunakan uji Chi-Square dan uji stratifikasi Mantel Haenzel. Penelitian ini menemukan proporsi kegemukan 33,0% dan pengguna kontrasepsi hormonal 95,3%. Tidak ada hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal (PR = 4,799, 95% CI = 0,721-31,940), umur ibu (PR = 0,804, 95% CI = 0,511-1,264), stress (PR = 0,862, 95% CI = 0,608-1,222), pola makan (PR = 0,766, 95% CI = 0,558-1,078), dan aktivitas fisik (PR = 0,811 dan 0,887, 95% CI = 0,435-1,514 dan 0,596-1,320) dengan kejadian kegemukan. Pengaruh penggunaan kontrasepsi hormonal terhadap kegemukan berbeda menurut kelompok umur.Variabel yang menjadi perancu adalah umur, stress, pola makan dan aktivitas fisik. Perlu penerapan diet seimbang, melakukan aktivitas fisik serta mengelola stress untuk mencegah kegemukan.Kata Kunci : Kegemukan, Kontrasepsi hormonal, WUS, IMT.
Konsep Rumah Tangga BerPHBS Pemukiman Rombong Ganta Pada Suku Anak Dalam Di Kabupaten Merangin M. Ridwan; Oka Lesmana
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 4 No. 1 (2020): Vol. 4 - No. 1 - Maret 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v4i1.8986

Abstract

Budaya melangun warga SAD Jambi pada kesehariannya menjadikan mereka sulit mendapatkan hak-hak sebagai warga Negara. Pemerintah sudah memberikan rumah tetapi akhirnya di tinggal atau di jual. Tujuan penelitian untuk mengembangkan konsep Perilaku hidup bersih dan sehat yang di butuhkan dan dapat diterapkan ketika menghuni rumah sehingga perpindahan dari pemikiman sudung ke pemukiman menetap memiliki ketrampilan dalam menjaga kebersihan. Penelitian kualitatif dengan design studi kasus. Metode pengambilan sampel secara purposive sampling, pengambilan data dengan wawancara mendalam, dan FGD. Analisis Data menggunakan pendekatan content analysis.Warga SAD pada awalnya dari pemukian berpindah (Sudung) ketika menghuni rumah tidak serta merta mampu menyesuaikan sebagaimana fungsi rumah yang sebenarnya. kondisi lingkungan pemukian tidak terawat, perilaku hidup bersih misalnya mencuci tangan pakai sabun. mencuci pakaian. Mandi, memotong kuku. dan memaksakan makanan ternyata belum sepenuhnya masyarakat SAD paham dan mampu melakukan. Dari hasil penelitian ini ketika di berikan rumah maka warga SAD harus di bekali dengan pemahaman tentang kebersihan diri ,dan lingkungan. Penyelesaian Masalah Kesehatan Masyarakat SAD Konsep PHBS bagi warga SAD dapat dilakukan untuk mempercapat perubahan perilaku. Pola pendampingan dengan ‘Live in’ atau tinggal bersama mereka lebih lama dan memberikan contoh sebanyak-banyak akan mempercepat perubahan perilaku warga Suku anak Dalam (SAD)Kata Kunci : Pemberdayaan, SAD, PHBS SAD

Page 5 of 15 | Total Record : 142