cover
Contact Name
Ismi Nurwaqiah Ibnu
Contact Email
ismiibnu@unja.ac.id
Phone
+6285242773354
Journal Mail Official
jurnalkesmasjambi@unja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jl. Tri Brata Pal 11, Pondok Meja, Kec. Metong, Muaro Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Kesmas Jambi
Published by Universitas Jambi
ISSN : 25498053     EISSN : 25805894     DOI : https://doi.org/10.22437/jkmj.v4i2
Core Subject : Health, Social,
Jurnal kesmas Jambi (JKMJ) merupakan jurnal yang nantinya diterbitkan dua kali setahun, dengan topik keilmuan kesehatan masyarakat. Pengelola JKMJ adalah Prodi Kesmas FKM Universitas Jambi. Diharapkan dengan adanya JKMJ ini menjadi sarana publikasi keilmuan kesehatan masyarakat terbaik di Provinsi Jambi dan diharapkan bisa dikembangkan ke arah yang lebih baik kedepannya.JKMJ saat ini sudah mendapatkan nomor ISNN, direncanakan akan dikembangkan menjadi e-jurnal.
Articles 142 Documents
Analisis Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan di UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi Tahun 2020 Larasati Hazairin; Novi Berliana; H. Parman Parman
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 1 (2021): Vol. 5 - No. 1 - Maret 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i1.12397

Abstract

Peningkatan mutu pelayanan publik adalah titik penting sebagai ujung akhir dari keseluruhan reformasi administrasi pemerintah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran analisis kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan di UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi Tahun 2020. Penelitian ini bersifat Deskriptif Kuantitatif dengan metode IPA (Importance Performance Analysis). Penelitian ini dilakukan di UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi pada bulan Agustus sampai denga September 2020. Sampel penelitian adalah pelanggan di UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi sebanyak 90 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental teknik. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Teknik pengumpulan data dengan pemberian kuesioner melalui wawancara. Data dianalsis menggunakan Diagram Kartesius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata gambaran tingkat kepuasan pelanggan berdasarkan lima dimensi mutu pelayanan adalah sebesar 86,57%. Hasil penelitian dari dimensi kehandalan adalah 79,20%, dimensi ketanggapan adalah 84,20%, dimensi keyakinan adalah 89,23%, dimensi empati adalah 88,08% dan dimensi berwujud adalah 92,13%. Diharapkan UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dari lima dimensi kualitas pelayanan yaitu kehandalan, ketanggapan, keyakinan, empati dan berwujud, agar dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Kata Kunci :Kehandalan, Ketanggapan, Keyakinan, Empati dan Berwujud
Determinan Keluhan Konjungtivitis Pada Pekerja Las Di Kecamatan Jelutung Kota Jambi Siti Suherni; Muhammad Syukri; Dwi Noerjoedianto; Budi Aswin
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 1 (2021): Vol. 5 - No. 1 - Maret 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i1.12398

Abstract

Konjungtivitis merupakan peradangan pada konjungtiva yang disebabkan oleh sinar ultraviolet yang berasal dari proses pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan keluhan konjungtivitis pada pekerja Bengkel Las Kecamatan Jelutung Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada 53 pekerja las di Wilayah Kecamatan Jelutung Kota Jambi pada bulan September-Oktober 2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan dari 53 responden terdapat 28 orang (52,8%) dengan keluhan konjungtivitis. Hasil analisis Chi-square menunjukkan adanya hubungan bermakna masa kerja (P-Value 0.009), lama paparan (P-Value 0,007) dengan keluhan konjungtivitis. Variabel yang tidak berhubungan dengan keluhan konjungtivitas adalah penggunaan APD (P-Value 0,0758). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara masa kerja, lama paparan dengan keluhan konjungtivitis pada pekerja bengkel las Kecamatan Jelutung Kota Jambi. Kata Kunci : Masa kerja, Lama paparan, pekerja las, konjungtivitis
Determinan Perilaku Lansia Dalam Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi Tahun 2020 Raden Muhammad Ifwazan Darusman; Guspianto Guspianto; La Ode Reskiaddin
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 1 (2021): Vol. 5 - No. 1 - Maret 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i1.12399

Abstract

Posyandu lansia merupakan sebuah program puskesmas yang ditujukan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi lansia dengan melibatkan peran serta masyarakat dan berbagai sektor. Laporan Dinas Kesehatan Kota Jambi tahun 2018 menunjukkan cakupan pelayanan kesehatan lansia di Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi hanya sebesar 85,5% yaitu masih dibawah target SPM (100%). Data kehadiran lansia perbulan tahun 2019 di posyandu lansia Cempaka Harum dan Anggrek wilayah kerja Puskesmas Payo Selincah sangat rendah yaitu hanya 8 orang (2,1%) dan 7 orang (0,41%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan perilaku lansia dalam pemanfaatan posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, menggunakan teknik pengambilan sampel proportionate random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 orang lansia. Penelitian dilakukan pada bulan juni hingga juli tahun 2020. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diketahui 73,5% lansia tidak memanfaatkan posyandu. Hasil uji statistik chi-square diketahui p- value pengetahuan sebesar 0,408 (> 0,05), sikap sebesar 0,718 (> 0,05), jarak sebesar 0,000 (< 0,05), dukungan keluarga sebesar 1,000 (> 0,05) dan peran kader sebesar 0,000 (< 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor jarak dan peran kader dalam pemanfaatan posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi. Kata Kunci : Lansia, Posyandu lansia, Jarak, Peran Kader
Studi Kualitatif Gangguan Pendengaran Akibat Bising / Noise Induced Hearing Loss (NIHL) Pada Marshaller Di Bandar Udara Sultan Thaha Kota Jambi Tahun 2020 Bella Armia Putri; Rd. Halim; Helmi Suryani Nasution
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 1 (2021): Vol. 5 - No. 1 - Maret 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i1.12400

Abstract

Kebisingan merupakan salah satu sumber penyebab terjadinya gangguan pendengaran terhadap manusia. Bandar udara dapat menimbulkan kebisingan sebagai hasil dari pencemaran melalui aktivitas lalulintas penerbangan. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil pengukuran tingkat kebisingan dengan alat ukur sound level meter menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kebisingan yang dihasilkan di area apron Bandar Udara Sultan Thaha Kota Jambi sebesar 91,4 dB. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran gangguan pendengaran akibat bising pada marshaller di Bandar Udara Sultan Thaha Kota Jambi tahun 2020. Penelitian dilakukan dengan observasional menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh 2 dari 3 marshaller yang merupakan informan utama dalam penelitian mengalami gangguan pendengaran. 1 dari 2 informan tersebut mengalami gangguan pendengaran akibat bising pada kedua telinganya, sedangkan informan lainnya mengalami gangguan pendengaran akibat bising di telinga sebelah kanan. Informan tidak mengalami gangguan pendengaran akibat bising (telinga normal). Pencegahan hanya dapat dilakukan melalui penggunaan alat pelindung diri terhadap pekerja tetapi masih kurangnya kedisiplinan dalam menerapakan penggunaan APD tersebut. Kata Kunci: Bandar Udara, Gangguan Pendengaran, Kebisingan.
Regulasi Sanitasi Makanan di Kantin Madrasah Ibtidaiyah Kota Bandar Lampung Tahun 2020 Derius Ixroni; Dina Dwi Nuryani; Christin Angelina Febriani
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 1 (2021): Vol. 5 - No. 1 - Maret 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i1.12402

Abstract

Sebanyak 2.897 orang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan dan 1.661 orang diantaranya sakit. Penyebab KLB ditinjau dari jenis pangan siap saji pada tahun 2018 sebanyak 33,93%. Data keracunan pangan dilihat dari kabupaten/kota yaitu 150 kasus keracunan di kota Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Regulasi Sanitasi Makanan Di Kantin Madrasah Ibtidaiyah Kota Bandar Lampung Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif untuk mengetahui penerapan regulasi sanitasi makanan di kantin Madrasah Ibtidaiyah kota Bandar Lampung, dilakukan di 5 Madrasah Ibtidaiyah yang ada di kota Bandar Lampung yaitu MIN 3, MIN 6, MIN 9, MI Hidayatul dan MI Ismaria. Jenis data yang digunakan ialah data primer dengan observasi dan wawancara mendalam, serta data sekunder yaitu telaah dokumen Madrasah yang berkaitan dengan regulasi sanitasi makanan. Disimpulkan bahwa Madrasah Ibtidaiyah Kota Bandar Lampung sudah menerapkan regulasi sanitasi makanan di kantin dan sebagian madrasah membuat peraturan secara tertulis serta mengimplementasikan regulasi sanitasi makanan dengan mensosialisasikan kepedagang kantin. Penanggungjawab kantin juga melakukan pemantauan untuk bahan makanan, penyimpanan bahan makanan, penyimpanan makanan yang telah dimasak serta cara penyajian makanan tersebut. Kata Kunci : Sanitasi makanan, Implementasi Regulasi Sanitasi Makanan, Kantin
Evaluasi Pelaksanaan Layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Dalam Program Pencegahan HIV/AIDS di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi Hubaybah Hubaybah; Evy Wisudariani; Usi Lanita
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 1 (2021): Vol. 5 - No. 1 - Maret 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i1.12403

Abstract

Peningkatan kasus HIV/ AIDS ini diduga salah satunya disebabkan oleh ditutupnya kawasan lokalisasi Payo Sigadung. Pasca ditutupnya Payo Sigadung tahun 2014 lalu, tentunya menjadi salah satu “ancaman” dikarenakan sulitnya petugas kesehatan melakukan kontrol dan pengawasan terhadap pekerja seks komersial (PSK) tersebut. Hal ini dikarenakan kuat dugaan para pekerja seks komersial tersebut masih bekerja dengan sembunyi-sembunyi dan bahkan menyebar ke luar Payo Sigadung seperti di kawasan hiburan malam dan tempat-tempat lain seperti warung remang-remang dan tempat-tempat lainnya. Sehubungan dengan itu tentunya diperlukan inisiatif masyarakat yang memiliki kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Salah satu sarana yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat adalah layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) yang tersedia di Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan Evaluasi Pelaksanaan Layanan VCT dalam Program Pencegahan HIV/AIDS di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi. Studi Kualitatif dengan wawancara mendalam pada Maret-November 2020. Informan dalam penelitian ini yaitu konselor HIV/AIDS, petugas laboratorium/ farmasi, petugas administrasi dan pengunjung layanan VCT.Hasil penelitian yaitu Pelaksanaan layanan VCT, tingkat pengetahuan/ pemahaman informasi, sarana dan prasarana umumnya sudah cukup baik. Perlu adanya evaluasi berkala terhadap pelaksanaan layanan VCT, peningkatan ketrampilan petugas agar dapat menggali informasi lebih dalam dari pasien, perlu adanya peningkatan pengetahuan melalui pelatihan yang rutin. Kata Kunci: HIV/AIDS, VCT, Puskesmas
Indeks Kepuasan Masyarakat Pada Pelayanan Puskesmas Kota Jambi Rumita Ena Sari; Sri Astuti Siregar; Guspianto Guspianto
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 1 (2021): Vol. 5 - No. 1 - Maret 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i1.12404

Abstract

Pelayanan publik harus memuaskan penggunanya yaitu masyarakat. Salah satu bentuk pelayanan publik dalam bidang kesehatan adalah pelayanan puskesmas. Berdasarkan hasil wawancara dengan 30 orang pasien di 5 puskesmas Kota Jambi, pasien mengeluhkan lambatnya pelayanan, petugas yang tidak ramah, waktu tunggu yang lama, kursi ruang tunggu yang sedikit, dan masih banyak masalah lain yang menyebabkan pasien kurang nyaman dan tidak puas dengan pelayanan puskesmasPenelitian ini merupakan penelitian survey dengan sampel sebanyak 2000 responden di 20 puskesmas Kota Jambi. Sampel dihitung dengan rumus survey kepuasan masyarakat sesuai dengan Permenpan RB No 44 Tahun 2017. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan accidental. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan dua puskesmas dengan indeks kepuasan masyarakat “BAIK” yaitu puskesmas simpang empat sipin dan puskesmas pakuan baru. Sebanyak 18 puskesmas dengan indeks kepuasan masyarakat “KURANG BAIK”. Saran dalam penelitian ini agar puskesmas Kota Jambi harus lebih meningkatkan nilai pada setiap unsur secara maksimal sesuai dengan Permenpan No 14 Tahun 2017. Kata Kunci: Indeks, Kepuasan, Masyarakat, Puskesmas
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada Mahasiswa Universitas Jambi Selama Pandemi COVID-19 Esra Sianipar; M. Ridwan; Ismi Nurwaqiah Ibnu; Guspianto Guspianto; La Ode Reskiaddin
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 - No. 2 - September 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i2.13693

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit menular yang cepat menyebar. Di Indonesia terdapat jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 1.863.031 sedangkan di Provinsi Jambi 108 kasus per tanggal 07 Juni 2021. Cuci Tangan Pakai Sabun dapat mencegah penularan COVID-19 di kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada mahasiswa Universitas Jambi selama pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi Cross-Sectional. Jumlah Sampel yang digunakan sebanyak 106 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik Multistage Sampling. Berdasarkan hasil uji statistik, hubungan pengetahuan dan sarana prasarana dengan perilaku CTPS masing-masing memiliki nilai p-value sebesar 0,191 dan 0,804 (p > 0,05) sedangkan untuk hubungan sikap dan dukungan teman sebaya dengan perilaku CTPS memiliki nilai p-value sebesar 0,030 dan 0,000 (p < 0,05). Pengetahuan dan sarana prasarana tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku CTPS, sedangkan sikap dan dukungan teman sebaya memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku CTPS.Kata Kunci: Mahasiswa, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), COVID-19.
Determinan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja Pria (15-24 Tahun) di Indonesia (Analisis SDKI 2017) Ana Sandra Pidah; Ummi Kalsum; Hendra Dhermawan Sitanggang; Guspianto Guspianto
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 - No. 2 - September 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i2.13878

Abstract

Perilaku seks pranikah merupakan salah satu masalah remaja yang sedang menuju dewasa. Transisi sosial dan budaya yang mengakibatkan remaja rentan terpengaruh dampak negatif. Tujuan penelitian menganalisis determinan perilaku seks pranikah pada remaja pria (15-24 tahun) di Indonesia tahun 2017. Penelitian ini menggunakan sebagian data SDKI tahun 2017 dengan desain Cross Sectional. Populasi penelitian yang digunakan adalah remaja pria (15-24 tahun) di Indonesia. Jumlah sampel sebanyak 12.453 remaja pria. Analisis bivariate menggunakan Chi-Square dan analisis multivariate menggunakan regresi logistik berganda model prediksi. Perilaku seks pranikah pada remaja pria sebanyak 7,7%. Faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada remaja pria yaitu umur (POR=4,30;95% CI=3,63-5,10), pendidikan (POR=1,42;95% CI=1,19-1,69), status pekerjaan (POR=2,28; 95% CI: 1,93-2,70), status ekonomi keluarga (POR=1,32;95% CI: 1,09-1,59), pendidikan orang tua (POR=1,35; 95% CI: 1,02-1,77), pengetahuan kesehatan reproduksi (POR=1,47; 95% CI: 1,09-1,97), pengetahuan alat kontrasepsi (POR=0,42;95% CI: 0,34-0,51), sikap (POR=22,01;95% CI: 18,23-26,55), gaya berpacaran (POR= 59,27;95% CI: 35,95-98,26), dan pengaruh teman sebaya (POR=11,96;95% CI: 9,93-14,41). Faktor yang dominan tehadap perilaku seks pranikah remaja pria adalah gaya berpacaran (POR=20,51;95% CI: 12,13-34,69) artinya remaja pria dengan gaya berpacaran berisiko memiliki risiko 20 kali untuk berperilaku seks pranikah. Untuk itu perlu adanya peningkatan edukasi pada remaja mengenai dampak gaya berpacaran yang berisiko serta pergaulan yang salah.Kata Kunci: Perilaku Seks Pranikah, Remaja Pria, SDKI
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Paparan Nitrogen Dioksida (NO2) Pada Penyapu Jalan di Kota Jambi Tahun 2021 Cindy Izzati; Dwi Noerjoedianto; Sri Astuti Siregar
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 - No. 2 - September 2021
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v5i2.14032

Abstract

Nitrogen Dioksida (NO2) masuk kedalam pencemar yang dihasilkan dari berbagai sumber di suatu lingkungan paling utama zona transportasi. Sebagai gambaran umum, zona transportasi ialah penyumbang polutan NO2 sebesar 69% di perkotaan, berikutnya perindustrian serta rumah tangga. Kelompok yang berpotensi besar terserang akibat polusi udara ialah warga yang kerap berlalu-lalang di jalan raya, warga yang bertempat tinggal di tepi jalan raya, maupun warga yang bekerja di dekat jalan raya, satu antara lain adalah pekerja Penyapu Jalan. Desain studi penelitian ini menggunakan metode analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL). Metode ARKL digunakan untuk mengetahui besarnya risiko kesehatan akibat paparan Nitrogen Dioksida (NO2) terhadap Penyapu Jalan di Kota Jambi tahun 2021. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat risiko realtime Penyapu Jalan pada saat penelitian dilakukan pada titik 1 – titik 4 maksimal sebesar 0,0706487. Hasil tersebut seluruhnya menunjukkan nilai RQ yang kurang dari satu (RQ < 1). Untuk lifespan atau pajanan 30 tahun kedepan pada titik 1 – titik 4 maksimal sebesar 0,1513901. Kesimpulan dari penelitian ini artinya saat ini Penyapu jalan di Kota Jambi masih aman berada di lokasi penelitian dalam 7 jam/hari, 365 hari/tahun dan Penyapu jalan di Kota Jambi tetap aman selama maksimal 30 tahun mendatang.Kata Kunci: Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan, Nitrogen Dioksida (NO2), Penyapu Jalan

Page 7 of 15 | Total Record : 142